Anda di halaman 1dari 28

NO Peserta : 18016452310351

Nama : Subkhi

TUGAS MODUL 5 KB 4
1. Permendikbud No 22 tahun 2016 tentang standar proses pembelajaran, kajilah komponen-
komponen RPP minimal? Dan bandingkan dengan RPP contoh, tuliskan kesimpulan hasil
pengamatan Saudara?

Standar proses pembelajaran menurut Permendikbud No 22 tahun 2016 sbb:

a. Identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan;


b. Identitas mata pelajaran atau tema/subtema, mencakup: 1) kelas/semester, 2) materi pokok,
dan 3) alokasi waktu ditentukan berdasarkan keperluan untuk pencapaian KD dan beban
belajar, dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan
KD yang harus dicapai;
c. Kompetensi Dasar, adalah sejumlah kemampuan minimal yang harus dikuasai peserta didik
dalam mata pelajaran tertentu sebagai rujukan penyusunan indikator pencapaian
kompetensi. Kompetensi dasar dalam RPP, merujuk kompetensi dasar yang tercantum dalam
silabus;
d. Indikator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi
untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu. Indikator pencapaian
kompetensi menjadi acuan penilaian mata pelajaran. Indikator pencapaian kompetensi
disusun guru dengan merujuk kompetensi dasar. Dengan pertimbangan tertentu, guru dapat
menentukan tingkatan indikator lebih tinggi dari kompetensi dasar (kemampuan minimal)
yang ditentukan silabus. Pertimbangan tertentu yang dimaksud, antara lain: agar lulusan
memiliki nilai kompetitif, atau kelengkapan fasilitas laboratorium lebih baik dari satuan
pendidikan sejenis. Indikator pencapaian kompetensi dirumuskan dengan menggunakan kata
kerja operasional yang dapat diamati dan/atau diukur, yang mencakup kompetensi
pengetahuan (kognitif), sikap (afektif) dan keterampilan (psikomotor);
e. Tujuan Pembelajaran dirumuskan lebih spesifik atau detail dengan merujuk indikator
pencapaian kompetensi. Jika cakupan dan kedalaman materi pembelajaran sudah tidak dapat
dijabarkan lebih detail dan spesifik lagi, maka tujuan pembelajaran disusun sama persis
dengan indikator pencapaian kompetensi.4
f. Materi pembelajaran memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan, dan ditulis
dalam bentuk butir-butir pokok bahasan/sub pokok bahasan sesuai dengan rumusan
indikator pencapaian kompetensi. Materi pembelajaran secara lengkap dalam bentuk Lembar
Kerja Peserta Didik dapat dilampirkan.
g. Model/Metode pembelajaran, model pembelajaran (lebih luas dari metode, dan mempunyai
sintak jelas) digunakan guru untuk mewujudkan proses pembelajaran dan suasana belajar
yang mengaktifkan peserta didik untuk mencapai kompetensi dasar. Penggunaan model
pembelajaran hendaknya mempertimbangkan karakteristik peserta didik, dan karakteristik
materi pembelajaran. Untuk memperkuat pendekatan ilmiah (scientific), tematik terpadu
(tematik antar matapelajaran), dan tematik (dalam suatu mata pelajaran) perlu diterapkan
pembelajaran berbasis penyingkapan/penelitian (model pembelajaran discovery/inquiry).
Untuk mendorong kemampuan berpikir peserta didik abad 21, baik secara individual maupun
kelompok maka sangat disarankan menggunakan model pembelajaran berbasis pemecahan
masalah (problem based learning). Untuk menstimulan kemampuan ketrampilan dan berkarya
peserta didik, baik secara individual maupun kelompok, maka pemilihan model pembelajaran
berbasis proyek sangat tepat. Tentunya para guru harus memahami berbagai model
pembelajaran lain yang dapat mengaktifkan pengalaman belajar peserta didik.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

h. Media Pembelajaran, berupa alat bantu guru untuk menyampaikan materi pembelajaran,
agar peserta didik termotivasi, menarik perhatian, dan berminat mengikuti pelajaran. Jenis-
jenis media pembelajaran dan karakterisnya, perlu dipahami pada guru, sehingga pemilihan
media pembelajaran dapat mengoptimalkan perhatian dan hasil belajar peserta didik.
i. Sumber belajar, dapat berupa buku cetak, buku elektronik, media yang berfungsi sebagai
sumber belajar, peralatan, lingkungan belajar yang relevan;
j. Langkah-langkah kegiatan pembelajaran, serangkaian aktivitas pengelolaan pengalaman
belajar siswa, melalui tahapan pendahuluan, inti dan penutup. Pada tahapan pendahuluan,
guru melakukan kegiatan: 1) memimpin doa dan mempresensi kehadiran peserta didik, 2)
memberikan apersepsi, 3) menyampaikan tujuan pembelajaran, dan 4) memotivasi peserta
didik. Pada tahapan inti, guru mengelola pembelajaran merujuk pada sintak (prosedur) model
pembelajaran yang dipilihnya. Tahapan penutup, guru melakukan kegiatan: 1) rangkuman
materi pembelajaran, 2) penilaian, dan 3) tindak lanjut pembelajaran berikutnya.
k. Penilaian, penilaian proses belajar dan hasil belajar dikembangkan oleh guru, dilakukan
dengan prosedur :
1) menetapkan tujuan penilaian dengan mengacu pada RPP yang telah disusun;
2) menyusun kisi-kisi penilaian;
3) membuat instrumen penilaian serta pedoman penilaian;
4) melakukan analisis kualitas instrumen penilaian;
5) melakukan penilaian;
6) mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan hasil penilaian;
7) melaporkan hasil penilaian; dan
8) memanfaatkan laporan hasil penilaian.

Hasil dari pengamatan saya jika di bandingkan dengan contoh RPP yang ada pada KB4 Modul 5
sudah sesuai dengan tahapan-tahapan yang ada pada Permendikbud No 22 tahun 2016 karena
didalam RPP tersebut terdapat komponen-komponen sbb :
- Identitas Sekolah
- Identitas Mata Pelajaran
- Kompetensi Dasar
- Indikator Pencapaian Kompetensi
- Tujuan Pembelajaran
- Materi Pokok
- Model Pembelajaran
- Media Pembelajaran
- Langkah-langkah Pembelajaran
- Sumber belajar
- Penilaian Pembelajaran
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

Kesimpulan
Penyusunan RPP yang baik hendaknya memiliki unsur-unsur sbb :

1) Memerhatikan perbedaan individu peserta didik


RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat
intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar,
kebutuhan khu sus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau
lingkungan peserta didik.
2) Mendorong partisipasi aktif peserta didik
Proses pembelajaran dirancang dengan berpusat pada peserta didik untuk mendorong
motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.
3) Mengembangakan budaya membaca dan menulis
Proses pembelajaran dirancang untuk mengembangakan kegemaran membaca, pemahaman
beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.
4) Memberikan umpan balik dan tindak lanjut
RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan remedi dan
pengayaan.
5) Keterkaitan dan keterpaduan
RPP disusun dengan memerlihatkan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi
pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, pencapaian kompetensi, dan sumber belajar
dalam satu keutuhan pengalaman belajar. RPP disusun dengan mengakomodasikan pemb
elajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman
budaya.
6) Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
RPP disusun dengan mempertimbangakan penerapan teknologi informasi dan komunikasi
secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

2.Dalam upaya mengembangkan kemampuan guru dalam menyusun RPP, Saudara diminta
mengkaji panduan penyusunan RPP Versi 2017 di video berikut ini. Buatlah rangkuman
konten tersebut.

Kajian menurut saya dalam panduan penyusunan RPP Versi 2017 adalah sbb:
1. Adanya keterkaitan dan keterpaduan antara Kompetensi Dasar , materi pembelajran,
kegiatan pembelajaran,indikator pencapaian kompetensi,penilaian dan sumber belajar.
2. Identitas berisi antara lain :
a. Nama Sekolah
b. Mata pelajaran
c. Kelas/semester
d. Materi pokok
e. Alokasi waktu
3. Kompetensi inti berisi antara lain :
a. Kompetensi inti yang dikutip dari permendikbub 21 tahun 2016
b. Kompetensi inti mencakup :sikap spiritual,sikap sosial,pengetahuan dan keterampilan
yang berfungsi sebagai pengitegrasi muatan pembelajaran, mata pelajaran atau
program dalam mencapai SKL.
c. Rumusan KI yang dikutip dari permendikbub 21 tahun 2016 sbb:
1.Mata Pelajaran PABP dan PKn dituliskan sbb:
- KI 1 berisi:
Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
- KI 2 berisi:
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif melalui
keteladanan, pemberian nasehat, penguatan, pembiasaan, dan pengkondisian secara
berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
- KI 3 berisi:
Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi pengetahuanfaktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian pada bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
- KI 4 berisi:
Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: efektif, kreatif,
produktif,kritis,mandiri,kolaboratif,komunikatif, dan solutif,
2. Mata Pelajaran selain PABP dan PKn dituliskan sbb:
- Rumusan Kompetensi sikap spiritual adalah “Menghayati dan mengamalkan
ajaran agama yang dianutnya”, dan untuk rumusan sikap sosial adalah
“Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur,disiplin,santun, peduli (Gotong
Royong,kerjasama,toleran, damai), bertanggung jawab,responsif,dan proaktif
dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak
dilingkungan,keluarga,sekolah, masyarakat, dan lingkungan alam
sekitar,bangsa,negara,kawasan regional dan international
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

- KI 3 : Memahami, menerapkan menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan


faktual,konseptual,prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis,spesifik
,detail, dan kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan,teknologi,seni budaya, dan humaiora dengan wawasan
kemanusiaan,kebangsaan,kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan pada bidang kajian
yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk pemecahan masalah.
- KI 4 : Menunjukkan keterampilan menalar,mengolah dan menyaji secara
efektif,kreatif,produktif, kritis, mandiri,kolaboratif,komunikatif dan solutif dalam
ranah konkret dan abstrak terkait perkembangan dari yang dipelajarinya di sekolah
serta mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah keilmuan
4. Kompetensi Dasar dan IPK
- KD dikutib dari Permendikbud No 24 Tahun 2016
- KD merupakan kemampuan minimal dan materi pembelajaran minimal yangharus
dicapai peserta didik untuk suatu mata pelajaran pada masing-masing satuan
pendidikan yang mengacu pada KI.
- IPK dikembangkan dari KD, merupakan kemampuan minimal yang dapat diobservasi
untuk disimpulkan sebagai pemenuhan KD pada KI 1 dan KI 2, dan kemampuan yang
dapat diukur dan/atau diobservasi untuk disimpulkan sebagai pemenuhan KD pada KI
3 dan KI 4.
- IPK disusun menggunakan kata kerja opresional yang dapat diukur/dilakukanpenilaian
sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.
- IPK dari KD pengetahuan menggambarkan dimensi proses kognitif dandimensi
pengetahuan meliputi faktual, konseptual, prosedura, dan/atau metakognitif
- IPK dari KD keterampilan memuat keterampilan abstrak dan/atau ketrampilan
konkret7) Peserta didik boleh memiliki kemampuan di atas yang telah ditetapkan
dalamIPK dan dapat dikembangkan dari LOTS menuju HOTS)
5. TujuanPembelajaran
- dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasionalyang dapat
diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan
- Dituangkan dalam bentuk deskripsi, memuat kompetensi yang hendak dicapai oleh
peserta didik
- Memberikan gambaran proses pembelajaran
- Memberikan gambaran pencapaian hasil pembelajaran
6. MateriPembelajaran
- memuat fakta, konsep/prinsip,dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalambentuk
butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaiankompetensi/IPK
- Ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai sesuia dengan cakupan materi yang termuat
pada IPK atau KD pengetahuan
- Cakupan materi sesuai dengan alokasi waktu yang ditetapkan
- Mengakomodasi muatan lokal dapat berupa keunggulan lokal, kearifan lokal, kekinian
dll yang sesuai dengan cakupan materi pada KD pengetahuan
7. MetodePembelajaran
- Harus mampu mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agarpeserta
didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang
akan dicapai
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

- Menerapkan pembelajaran aktif (peserta didik yang aktif) yang bermuara pada
pengembangan HOTS
- Menggambarkan sintaks/tahapan yang jelas (apabila menggunakan model
pembelajaran tertentu).
- Sesuai dengan tujuan pembelajaran
- Menggambarkan proses pencapaian kompetensi
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

8. MediaPembelajaran
- Berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran
- Mendukung pencapaian kompetensi dan pembelajaran aktif dengan pendekatan
ilmiah
- Sesuai dengan karakterisitik peserta didik
- Memanfaatan teknologi pembelajaran sesuai dengan konsep dan prinsiptekno-
pedagogis
9. Sumber Belajar
Dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajarlain
yang relevan
10. Langkah-langkahPembelajaran
1) Dintegrasi:
a) 4C (kemampuan berkomunikasi, kemampuan berinteraksi,
kemampuanberpikir/lebih luas dari HOTS):
 CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK): PROSES KONSEPTUALISASI,
MENERAPKAN, MENGANALISIS, DAN MENGEVALUASI MELALUI PROSES
BERPIKIR DEDUKTIF DAN INDUKTIF (sintesis dari Scriven dan Paul, 1984;
Facione, dkk., 1995; Scheffer dan Rubenfield, 2000).
 CREATIVITY (KREATIVITAS): KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN SOLUSI, IDE,
KONSEP, TEORI, PROSEDUR, PRODUK. INOVASI ADALAH BENTUK
KREATIVITAS (sintesis antara Fullan, 2013 dan OECD, 2014)
 COLLABORATION (KERJASAMA): KEMAMPUAN KERJASAMA DALAM
KELOMPOK BAIK TATAP MUKA ATAU MELALUI KOMUNIKASI DUNIA MAYA
UNTUK MEMECAHKAN MASALAH, MENYELESAIKAN KONFLIK, MEMBUAT
KEPUTUSAN, DAN NEGOSIASI UNTUK MENCAPAI TUJUAN TERTENTU
(sintesis antara Lai, 2011 dan Dede, 2010)
 COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI): KEMAMPUAN MENGEMUKAKAN
PIKIRANATAU PANDANGAN DAN HASIL LAIN DALAM BENTUK LISAN,
TULISAN, MENGGUNAKAN IT, DAN KEMAMPUAN MENDENGAR,
KEMAMPUAN MEMAHAMI PESAN (revisi dari Fullan, 2013, Canada, 2014)
a) HOTS (kemampuan berpikir)
b) Literasi antara lain pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang
untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan
berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan, dll
c) Karakter
2) Pembelajaran dirancang: interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi
pesertadidik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi
prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan
perkembangan fisik serta psikologis peserta didik
3) Dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup
a) Kegiatan Pendahuluan:
 menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses
pembelajaran;
 memberi motivasi belajar peserta didik secara kontekstual sesuaimanfaat dan
aplikasi materi ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh dan
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

perbandingan lokal, nasional dan internasional, serta disesuaikan dengan


karakteristik dan jenjang peserta didik;
 mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari;
 menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akandicapai; dan
 menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.
b) Kegiatan Inti:
 menggunakan model pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran,
dan sumber belajar yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata
pelajaran.
 Menggunakan pendekatan saintifik atau pendekatan lain yang relevan dengan
karakteristik materi dan mata pelajaran
 Mengembangkan sikap melalui proses afeksi mulai dari menerima, menjalankan,
menghargai, menghayati, hingga mengamalkan (seluruh aktivitas pembelajaran
berorientasi pada tahapan kompetensi yang mendorong peserta didik untuk
melakukan aktivitas tersebut)
 Mengembangkan pengetahuan melalui aktivitas mengetahui, memahami,
menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, hingga mencipta.
 Mengembangkan keterampilan melalui kegiatan mengamati, menanya, mencoba,
menalar, menyaji, dan mencipta.
 Seluruh isi materi mata pelajaran yang diturunkan dari keterampilanharus
mendorong peserta didik untuk melakukan proses pengamatan hingga
penciptaan.
c) Kegiatan Penutup
guru bersama peserta didik baik secara individual maupun kelompok melakukan
refleksi untuk mengevaluasi hal-hal berikut.
 seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk
selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak
langsung dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung.
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas
individual maupun kelompok; dan
 menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan
11. Penilaian HasilBelajar
- Sesuai dengan kompetensi (IPK dan atau KD)
- Sesuai dengan kegiatan yang dilakukan dalam pembelajaran
- Sesuai materi pembelajaran
- Memuat soal HOTS dan soal-soal keterampilan khusus mata pelajaran(misalnya
Agama, Seni Budaya, Bahasa, dll)
- Memuat:
a) Lingkup penilaian: sikap, pengetahuan, keterampilan
b) Teknik penilaian
 Sikap: observasi, jurnal, penilaian diri, penilaian antar teman
 Pengetahuan: tes tulis, tes lisan, penugasan
 Keterampilan: praktik, proyek, portofolio
c) Bentuk instrumen
 Lembar observasi, lembar penilaian diri, lembar penilaian antar teman
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

 Soal pilihan ganda, soal esai, isian singkat, dll (mengembangkan


soalHOTS/tingkat berpikir tinggi dari suatu kemampuan kognitif)
 Rubrik praktik/unjuk kerja, rubric proyek, rubrik portofolio
12. Lampiran
Hal-hal yang mendukung, misalnya
a) uraian materi yang memang diperlukan
b) instrumen penilaian dilengkapi dengan pedoman penskoran, dll
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

YAYASAN GEMA CENDEKIAWAN INDONESIA (YGCI)


SMK MERCUSUAR JAKARTA
TERAKREDITASI “A”
JL.RAYA BEKASI KM 26 UJUNG MENTENG CAKUNG JAKARTA TIMUR

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Nama Sekolah : SMK Mercusuar Jakarta
Mata Pelajaran : Simulasi Digital
Kelas / Semster : X/2
Jumlah Pertemuan : 9 x pertemuan
Alokasi Waktu : 9 x 45 menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukan
sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara
efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai
cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik
untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar
1. Kompetensi Dasar pada KI 1
a. Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan
keteraturan dan kompleksitas alam terhadap kebesaran Tuhan yang
menciptakannya
b. Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai
sumber energi di alam
c. Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama
dalam kehidupan sehari-hari
2. Kompetensi Dasar pada KI 2
a. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif;
jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka;
kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-
hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan percobaan
dan berdiskusi
b. Peduli terhadap keselamatan diri dan lingkungan dengan
menerapkan prinsip dan keselamatan kerja saat melakukan kegiatan
pengamatan dan percobaan di laboratorium lingkungan
3. Kompetensi Dasar pada KI 3
Menerapkan presentasi video untuk branding dan marketing
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

4. Kompetensi Dasar pada KI 4


Menyajikan hasil penerapan presentasi video untuk branding dan
marketing

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Meningkatkan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada ALLAH SWT melalui
pemahaman materi pelajaran tentang Tahapan Proses Pembuatan Presentasi Video
serta manfaatnya bagi kehidupan manusia.
2. Meningkatkan sifat solidaritas dan persaudaraan peserta didik dalam kehidupan
sehari-hari melalui aplikasi materi pelajaran Tahapan Proses Pembuatan Presentasi
Video.
3. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta didik tentang Tahapan Proses
Pembuatan Presentasi Video serta aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
4. Menigkatkan keterampilan peserta didik dalam menggunakan alat Tahapan Proses
Pembuatan Presentasi Video di kehidupan sehari-hari.

D. Materi Pembelajaran

1. Tahapan proses pembuatan video


Pembuatan video memerlukan beberapa tahapan proses meliputi :
a) Praproduksi merupakan tahapan perencanaan
b) produksi merupakan tahapan pengambilan gambar
c) pascaproduksi merupakan tahap penyelesaian video
Untuk memulai praproduksi dibutuhkan beberapa langkah, sebagai berikut:
1) Merumuskan Masalah
Masalah merupakan kesenjangan antara kondisi ideal dengan kondisi nyata.
Kesenjangan dimaksud dapat diamati melalui latihan kepekaan atas kekurangan atau
kelebihan suatu produk yang ada, ditinjau dari beberapa aspek :
● Ukuran
● Bentuk
● Fungsi
● Warna
● Bahan
Bila produk merupakan benda kerja, maka aspek tambahan yang diamati :
● Ketepatan (presisi) produk yang dihasilkan
● Kecepatan kerja
● Kenyamanan
Adapun untuk cara kerja aspek yang harus diperhatikan adalah:
● Efisien
● Waktu
● Kerapian
● Kecepatan
● Ketepatan
● Inovasi

2) Ide
Ide/gagasan adalah rancangan yang tersusun dalam pikiran.
Maka dari itu, pembuatan presentasi video harus dimulai dengan menciptakan sebuah
ide. Ide dan konsep harus dikembangkan berdasarkan masalah
3) Sinopsis
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

Sinopsis adalah suatu peristiwa atau rekaan yang dikisahkan dalam bentuk cerita
singkat, ringkas, padat dan jelas, tanpa menghilangkan unsur – unsur pentingnya.
Dengan membaca sinopsis mendapatkan gambaran utuh dari sebuah cerita.
4) Treatmentt
Treatment adalah langkah menyusun urutan adegan, sehingga adegan tersebut menjadi
cerita yang menarik. Di dalam penyusunan treatment ini tidak dibutuhkan dialog
melainkan menggambarkan kondisi adegan yang harus dilakukan oleh pelaku atau
aktor.
5) Naskah
Naskah adalah suatu teks yang berisi gambaran alur cerita, yang akan terlihat di layar,
naskah dalam pembuatan video dibuat agar sang presenter mengerti detail dari
presentasi yang akan disampaikan. Penulisan naskah dapat disederhanakan sesuai
keperluan tetapi masih dimengerti oleh pendukung yang akan memproduksi.
Karakteristik Media Audio Visual
a. Mampu menghadirkan informasi atau pesan dalam wujud gambar/visual dan
suara secara riil, nyata.
b. Lebih mengutamakan Visual dari pada suara, meskipun tidak bisa lepas dengan
suara yang berperan
Informasi yang disampaikan dapat berupa gambar/visual fakta, kejadian nyata,
Jenis Naskah
1. Non Cerita
a. Berita ( News)
b. Dokumenter
c. Feature
d. Reality Program
2. Cerita
a. Cerita/Drama
b. Hiburan : Musik, Lawak, Kuis dll
c. Iklan(ILM)

Membuat Naskah
Contoh Naskah
INT. DAPUR – SIANG
Andi mempersiapkan bahan masakan dan bumbu -bumbu
Andi
Halo saya Andi, siswa SMK Negeri 37 Jurusan Boga
Kali ini kita akan membahas masakan khas asli Indonesia
Soto, tahukan Anda ada berapa banyak jenis soto di Indonesia ini?
Tiap daerah di Indonesia mempunyai ciri khas soto, Seperti: soto Aceh, soto Medan, soto
Madura, dan banyak lagi, Selain beragam soto di tiap daerah, soto juga mempunyai beberapa
varian nama, sroto di Banyumas, cotto di Makasar, dan saoto di daerah Jawa Tengah
Andi membersihkan tangan dengan lap.
Andi
Dalam video ini saya akan menyampaikan.

1. Proses Pengambilan Gambar


Hal yang harus disiapkan dalam proses produksi:
1) Alat perekam gambar (camcorder)
Peralatan standar perekaman gambar di antaranya:
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

● Kamera (camcorder) untuk merekam gambar dan suara, contoh: kamera profesional,
handycam.
● Tripod, agar kamera tidak bergoyang.
● Lampu kamera untuk menambah cahaya, dalam kondisi kurang cahaya.
● Mikropon untuk merekam suara ketika melakukan pengambilan gambar.
a. Menangkap gambar dengan kamera handycam
Fungsi kamera yaitu mengambil atau merekam adegan-adegan (kegiatan) yang
diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang
melakukan adegan-adegan. Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut
kamerawan
a) Teknik memegang kamera video
Peganglah kamera dengan mantap. Gunakan satu tangan untuk memegang kamera dan
mengoperasikan kontrol zoom, dan tangan yang lain untuk menjaga agar posisi
kamera tidak bergoyang.
b) Zoom
Hindarkan teknik zoom untuk merekam pemandangan yang luas tanpa tripod. Ini
adalah cara dasar untuk menghindari terjadinya guncangan pada gambar.
Dalam proses melakuan zoom in dan zoom out kamerawan terlebih dahulu harus
memastikan angel terakhir dari angel zoom tersebut.
c) Peraturan 5 detik
Peraturan penting dalam merekam adalah, rekamlah dalam waktu yang lebih lama dan
hindarkan gerakan kemera yang tidak perlu. Selalu rekam satu adegan sekurang –
kurangnya dalam 5 detik. Ini akan memudahkan
editor untuk mengambil potongan-potongan gambar yang diperlukan.

d) Fokus, Exposure and White Balance


Periksa selalu fokus dan exposure. Bila menggunakan zoom jauh dan dekat, fokuskan
selalu pada jarak ideal ke objek , kamerawan perlu menyesuaikan keseimbangan
warna putih pada kamera. Proses ini disebut dengan mengatur keseimbangan cerah
putih (white balance) kamera.
e) Tanggal dan Waktu
Jangan pernah memasang tanda tanggal dan waktu pada layar yang terekam,
sebaiknya selalu merekam suara Anda pada awal pengambilan gambar yang
menjelaskan kapan gambar tersebut direkam, lokasi merekam gambar.
f) Gambar pengisi (Cutaways)
Bila Anda merekam sebuah objek, kegiatan ataupun wawancara Anda perlu
mengambil gambar yang lain. Ex: orang yang melihat dan tempatnya.
Prosedur dasar menggunakan kamera
● Hidupkan kamera
● Atur viewfinder
● Masukkan media simpan
● Atur ulang kode waktu
● Atur white balance
● Atur suara, level audio bergerak.
● Pilih objek yang akan direkam
● Atur fokus
● Perhatikan “bingkai” dan komposisi
● Tekan tombol record
● Rekam gambar yang diinginkan
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

● Tekan kembali tombol record atau stop untuk berhenti


Cara mengatur fokus
● Zoom in ke arah objek/subjek yang akan direkam
● Bila menggunakan manual fokus, atur fokus hingga terlihat jelas
● Ukur gambar yang diinginkan
● Pengoperasian harus diulang untuk setiap gambar yang akan direkam
Pertemuan 7

b. Menangkap gambar dengan telepon genggam (Handphone)


Tips menangkap gambar dengan Handphone:
● Lebih dekat ke obyek
● Hati-hati dengan cahaya
● Keseimbangan
● Hindari penggunaan digital zoom
2. Ukuran Gambar
Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar, tingkat emosi,
situasi dan kodisi objek. Ukuran pengambilan gambar selalu berkaitan dengan ukuran
tubuh manusia.
1) Establishing Shot: shot pembuka dari suatu adegan yang memperlihatkan tempat dan
waktu adegan itu berlangsung.
2) Extreme Long Shot (ELS): gambar diambil dari jarak sangat jauh, yang ditonjolkan
bukan objek lagi tetapi latar belakangnya.
3) Very Long Shot (VLS): menunjukkan subjek yang berada di tengah lingkungan
sekitarnya.
4) Long Shoot (LS) : pengambilan secara keseluruhan tubuh dari kepala sampai kaki.

5) Full Shot (FS) : pengambilan gambar objek secara penuh dari kepala sampai kaki.
6) Medium Long Shot (MLS) : gambar diambil dari jarak yang wajar, sehingga jika
misalnya terdapat 3 objek maka seluruhnya akan terlihat.
7) Knee Shot (KS) : pengambilan gambar objek dari kepala hingga lutut
8) Wide Angle (sudut lebar) : ukuran pengambilan gambar yang memasukkan keadaan
sekeliling, jadi sudut lebar akan memberikan pandangan atas keseluruhan keadaan.

9) Mid Shot (MS) : menunjukkan mulai bagian kepala sampai pinggul. Ukuran MS
berfungsi untuk menunjukkan siapa yang sedang melakukan aksi.
10) Medium Close Up (MCU) : menunjukkan mulai bagian kepala sampai bahu. Ini
merupakan standar pengambilan gambar dalam wawancara.
11) Big Close Up (BCU) : pengambilan gambar wajah yang memenuhi layar penampilan
gambar
12) Extreme Close Up (ECU): pengambilan gambar yang terlihat sangat detail seperti
hidung pemain atau bibir atau ujung tumit dari sepatu
13) One Shot (1S) : Pengambilan gambar satu objek
14) Two Shot (2S) : pengambilan gambar dua orang.
15) Three Shot (3S) : pengambilan gambar tiga orang.
16) Group Shot (GS): pengambilan gambar sekelompok orang.
3. Gerakan kamera
a. PAN atau PANNING, yaitu pergerakan kamera secara horizontal, yaitu gerakan kamera
dari kiri ke kanan (PAN KANAN) atau dari kanan ke kiri (PAN KIRI).
b. TILT atau TILTING, yaitu pergerakan kamera secara vertikal
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

c. TRACK IN, yaitu teknik pengambilan gambar yang dimulai dengan cara menggerakan
kamera mendekati objek
d. TRACK OUT, yaitu teknik pengambilan gambar yang dimulai dengan cara
menggerakan kamera menjauhi objek.
Hal yang harus diperhatikan pada pengambilan gambar:
1. Setiap gerak harus memiliki makna yang mendukung kelebihan produk.
2. Kejelian kamera menampilkan bagian utama dan kelebihan produk atau cara kerja.
3. Urutan terjaga kontinuitasnya.
4. Apabila tidak menggunakan tripod atau penyangga kamera, hindari penggunaan zoom
in
5. Untuk memfokuskan Obyek lakukan zoom in
4. Tata Cahaya
Teknik tata cahaya tiga titik (Three Point Lighting) adalah metode standar yang
digunakan dalam media visual seperti video, film dan fotografi.
Jika Anda hanya memiliki satu lampu, jadikan key light. Jika Anda memiliki 2
lampu, satu adalah key light dan yang lain adalah sebagai fill light atau back light.
a. Key light adalah penyinaran terarah yang utama (main source) yang mengenai/jatuh
pada suatu objek. Key light menghasilkan bayangan yang kuat, memberikan tekanan
pada segi yang menarik dari objek dan membentuk dimensi.
b. Fill light adalah penyinaran yang digunakan untuk melunakan bayangan yang
dihasilkan oleh key light. Ini adalah cahaya sekunder yang digunakan untuk mengatur
bayangan agar tidak terlalu keras atau lembut yang diciptakan oleh key light.
c. Back light adalah penyinaran dari belakang subjek (berlawanan arah kamera) diatur
sehingga jatuh mengenai kepala dan bahu dari subjek. Penyinaran ini membentuk
garis tepi dari bentuk subjek sehingga memberi kesan memisahkan subjek dengan latar
belakang.
5. Tata Suara
Tata suara adalah bagian penting dari sebuah produk video, untuk melengkapi sebuah
penjelasan sebuah cerita.
Voice over adalah narasi tambahan yang berupa suara manusia yang membacakan
sebuah cerita/narasi yang berkaitan dengan video yang dibuat.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam perekaman suara:
1. Pastikan peralatan perekaman suara dalam kondisi baik /tidak rusak yang dapat
mengasilkan gangguan suara (noise).
2. Pastikan indikator level audio pada kamera bekerja.
3. Jangan melakukan aktifitas yang tidak perlu yang dapat menyebabkan suara, hingga
menggangu proses perekaman.

6. Screen recording
Selain menggunakan kamera, gambar bergerak dapat juga direkam dengan Screen
recording (merekam layar). Screen recording adalah merekam tampilan yang tampak di
layar atau piranti keluaran visual lainnya. Biasanya ini adalah suatu gambar digital yang
ditangkap oleh aplikasi perekam layar yang dijalankan pada komputer, walaupun dapat
pula dihasilkan oleh kamera atau piranti yang menangkap keluaran video dari komputer.
Screencast O Matic adalah sebuah aplikasi berbasis Java yang digunakan untuk
membuat screencasts pada sistem operasi Windows, Mac, dan Linux.
Screencast O Matic memberikan layanan software gratis yang memungkinkan
pengguna untuk merekam semua tampilan dan gerakan pada layar monitor. Baik gerakan
krusor dan klik indikator, mudah untuk digunakan, dapat menambahkan keterangan atau
komentar dengan mudah.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

Aplikasi ini dapat diunduh (download) di alamat: http://www.screencast-o-


matic.com/ atau langsung merekam secara online di halaman tersebut, dengan mengklik
record dan mengikuti proses berikutnya yang diminta, built in camera (webcam) dapat
digunakan untuk mengambil gambar operator komputer sebagai pemain/presenter.
Aplikasi ini memiliki kemampuan untuk menambahkan sebuah file teks untuk
captioning dan berbagi video dengan audiens. Video dapat disimpan dalam format MP4,
AVI, FLV, atau dan kemudian diunggah (upload) ke Screencast O Matic, web space atau
YouTube.
Anda dapat menggunakan Screencasts O Matic untuk merekam tugas guru yang
menggunakan komputer, presentasi produk, bercerita, dan lain sebagainya.

1) Instalasi Screencast O Matic


a) Pilih Software installer Screencast O Matic, kemudian klik 2 (dua) kali atau klik
kanan kemudian pilih Open.
b) Setelah menu pop-up muncul, pilih tombol Install untuk melanjutkan proses instalasi.
c) Tunggu proses instalasi program selesai dijalankan,
d) Centang check box jika ingin memulai program dan tekan tombol finish,
2) Menggunakan Screencast O Matic
Pilih tombol Use free version untuk ke tampilan awal Screencas O Matic

3) Langkah-langkah proses perekaman layar


NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

a) Tekan atau klik tombol record dan tunggu sampai muncul tulis Go.
b) Mulailah melakukan aktifitas dikomputer yang ingin direkam
c) Untuk berhenti merekam sementara tekan tombol Pause, sedangkan untuk
mengulang perekaman pilih tombol Restart .
d) Bila selesai merekam pilih tombol Done , dan akan tampil menu penyimpanan
file
e) Untuk melihat hasil rekaman tekan tombol Play
4) Pilihan Penyimpanan rekaman layar
 Publish to Screencast O Matic : menyimpan file pada web Screencast O Matic,
hasilnya dapat dilihat oleh masyarakat umum bila komputer terhubung dengan
internet.
 Publish to Youtube : menyimpan file pada server web Youtube
 Publish to Video file : menyimpan pada media penyimpanan lokal, seperti hardisk
atau flashdisk.
a) Tentukan tipe file dari video (Video type) yang akan disimpan (MP4, AVI, FLV dan
GIF),
b) Tentukan ukuran dari file video (Size) Full size, HD Size, dan Rescale width
c) Notes untuk memberi catatan dan Captions (optional)
d) Menu Options untuk menghilangkan teks tambahan, gerakan mouse, suara dari
mikrofon dan gambar dari web cam.
e) “Save Video” dan Pilih nama dan tempat video yang akan disimpan, misal pada
folder My Documents.
f) Tekan tombol Save

Pengambilan Gambar dengan Kamera


Pengambilan gambar!
Urutan :

1. Pengambilan gambar tidak perlu sesuai dengan urutan dalam naskah.


2. Pertahankan Continuity dalam pengambilan gambar.
Continuity adalah kesinambungan cerita dan gambar. Contoh kesinambungan cerita dan
gambar, disampaikan sebagai berikut.
a. Seorang yang tampil dengan baju warna kuning, harus tetap menggunakan baju tersebut
dan tampil yang sama ketika pengambilan gambar yang menggambarkan kelanjutan
gambar terdahulu, meskipun kegiatan penggambilan gambar dilakukan pada hari/waktu
yang berbeda.

b. Arah gerakan dan angel juga harus dijaga agar jangan memberikan kesan berbeda.
Untuk menjaga continuity atau kesinambungan gambar digunakan lembar continuity
1. Mengenal Tahapan Pascaproduksi
pascaproduksi atau editing video merupakan proses menyusun dan menata hasil rekaman
gambar menjadi satu keutuhan berdasakan naskah.
Pekerjaan editing meliputi :
a) Capturing/Importing
Proses memindahkan hasil rekaman gambar dari kamera ke perangkat editing dapat
dilakukan dengan cara capturing/importing. Capturing dilakukan bila hasil rekaman
tidak berupa file video, sedangkan importing dilakukan bila hasil rekaman berupa file
video yang dapat dibaca oleh perangkat editing.
b) Pemotongan
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

proses memotong hasil rekaman gambar untuk mendapatkan hasil potongan video
yang lebih baik
c) Pengaturan Transisi
Transisi merupakan bentuk perpindahan antarpotongan gambar untuk menjaga
kontinyuitas gambar, membentuk suasana, pembeda waktu dan tempat.
d) Pemaduan Suara
Pemaduan suara adalah proses memadukan suara latar kedalam track audio dengan
gambar yang sudah tersusun atau sebaliknya.
e) Rendering
Proses akhir penyatuan hasil editing menjadi satu kesatuan video yang utuh.
Jenis-jenis transisi dalam editing.
a. Cut/Cut To
Cut berfungsi sebagai perpindahan atau transisi dari satu gambar atau adegan ke
adegan yang lain secara langsung. Cut digunakan untuk:
● menyatakan kesinambungan cerita;
● menggambarkan detail objek;
● menciptakan suasana kejadian tegas, tegang, semangat
b. DISSOLVE
Dissolve berfungsi sebagai jembatan potongan gambar yang secara berangsur -
angsur terjadi perpindahan gambar.
Dissolve digunakan untuk:
● menciptakan suasana kejadian romantis, halus, mengalir, sedih;
● menyatakan waktu lampau atau lamunan masa depan.
c. WIPE
Wipe berfungsi sebagai transisi yang menggantikan gambar dengan gambar
berikutnya dengan cara bergerak dari sisi ke sisi lain menggunakan pola bentuk
tertentu. Wipe digunakan untuk:
● menciptakan suasana ceria, bahagia, glamour;
● memberikan kesan retro.
d. FADE/Fading
Fading berfungsi sebagai transisi yang menggantikan gambar dari gelap
perlahan-lahan menjadi tampak gambarnya (fade in) atau dari gambar berubah
secara berangsur-angsur menjadi gelap (fade out). Fade berfungsi untuk:
● sebagai awal dari sebuah adegan;
● membedakan perubahan waktu.

E. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Mendengarkan uraian singkat tentang materi pelajaran yang akan
disampaikan serta mengaitkannya dengan aplikasi dalam kehidupan
sehari-hari, sehingga bisa menambah motivasi peserta didik dalam
mengikuti pelajaran selanjutnya.
4. Menyampaikan ketentuan penilaian yang akan diberlakukan.
5. Memberikan stimulus kepada peserta didik dengan sebuah
pertanyaan tentang Pemahaman, penentuan Presentasi Video,
selanjutnya mengaitkan pertanyaan tersebut dengan materi pelajaran
Pemahaman, penentuan Presentasi Video.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

6. Memberikan penjelasan mengenai manfaat materi pelajaran yang


akan dipelajari dalam kehidupan.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Pemahaman,
penentuan Presentasi Video.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi
Pemahaman, penentuan Presentasi Video.
- Peserta didik mendokumentasikan hasil eksplorasi yang
dilakukan setiap anggota kelompok.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Pemahaman,
penentuan Presentasi Video yang dilakukan setiap anggota
kelompok.

4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil tentang Pemahaman, penentuan Presentasi
Video.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari hasil diskusi seluruh kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan.
3. Guru melakukan penilaian secara klasikal khususnya untuk aspek
sikap yang tercermin selama kegiatan pembelajaran, terutama
kegiatan diskusi kelompok.
4. Guru melakukan penilaian secara klasikal terhadap pemahaman dan
penguasaan peserta didik terhadap penjelasan yang telah
disampaikan dengan memberikan pertanyaan secara lisan.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup
Pertemuan 2 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Cara Membuat
Naskah.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Cara
Membuat Naskah.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Cara Membuat
Naskah yang dilakukan setiap anggota kelompok.
4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil tentang Membuat Naskah.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan


kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup
Pertemuan 3 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Proses
pengambilan gambar.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi
Proses pembuatan presentasi video.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Proses pembuatan
presentasi video yang dilakukan setiap anggota kelompok.

4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Proses pembuatan presentasi video.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian


soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup
Pertemuan 4 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Proses
pengambilan gambar dengan Handphone.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi
Proses pengambilan gambar dengan Handphone.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Proses pengambilan
gambar dengan Handphone yang dilakukan setiap anggota
kelompok.

4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Proses pengambilan gambar dengan
Handphone.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup
Pertemuan 5 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.


4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Tata cahaya
dalam pengambilan gambar.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Tata
cahaya dalam pengambilan gambar.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Tata cahaya dalam
pengambilan gambar yang dilakukan setiap anggota kelompok.
4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Tata cahaya dalam pengambilan gambar.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup
Pertemuan 6 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai
Screenrecording dan manfaatnya.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi
Screenrecording dan manfaatnya.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Screenrecording dan
manfaatnya yang dilakukan setiap anggota kelompok.
4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Screenrecording dan manfaatnya.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup

Pertemuan 7 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Langkah-
langkah Penggunaan Screenrecording.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi
Langkah-langkah Penggunaan Screenrecording.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Penggunaan
Screenrecording yang dilakukan setiap anggota kelompok.
4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Penggunaan Screenrecording.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.


c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup
Pertemuan 8 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Langkah-
langkah Pengambilan gambar dengan kamera.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi
Langkah-langkah Pengambilan gambar dengan kamera.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Pengambilan gambar
dengan kamera yang dilakukan setiap anggota kelompok.
4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Pengambilan gambar dengan kamera.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.

5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

6. Salam penutup
Pertemuan 9 : 2 JP ( 2 x 45 menit)
a. Kegiatan awal : 15 menit
1. Mengucapkan salam pembuka dilanjutkan berdoa bersama.
2. Mengabsen peserta didik.
3. Membahas hasil tugas kelompok peserta didik.
4. Melakukan penilaian terhadap hasil tugas kelompok peserta didik.
5. Melakukan apersepsi terhadap materi pelajaran yang akan diberikan
selanjutnya, serta mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari,
sehingga motivasi siswa akan meningkat.
b. Kegiatan Inti : 60 menit
1. Mengamati :
- Peserta didik mendengarkan penjelasan mengenai Tahap
Pascaproduksi.
2. Mengumpulkan informasi / mencoba :
- Peserta didik diberikan kesempatan untuk Mengeksplorasi Tahap
Pascaproduksi.
3. Menalar / Mengasosiasi :
- Peserta didik Membuat kesimpulan tentang Tahap Pascaproduksi
yang dilakukan setiap anggota kelompok.
4. Mengkomunikasikan :
- Peserta didik dalam setiap kelompok diarahkan untuk
Menyampaikan hasil Tahap Pascaproduksi.
- Masing-masing kelompok menyajikan hasil diskusi di depan
kelas.
5. Menanya :
- Peserta didik dari kelompok lain diberi kesempatan untuk
bertanya pada kelompok penyaji.
- Kelompok penyaji menanggapi pertanyaan kelompok lain.
c. Kegiatan Akhir : 15 menit
1. Peserta didik mendengarkan penjelasan dari guru mengenai
kesimpulan akhir dari tugas yang diberikan ke setiap kelompok.
2. Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya
seputar materi pelajaran yang telah diberikan sebelumnya.
3. Guru melakukan penilaian individu peserta didik terhadap latian
soal yang telah diberikan.
4. Guru melakukan penilaian sikap peserta didik secara klasikal.
5. Guru memberikan tugas kelompok kepada peserta didik.
6. Salam penutup

F. Penilaian
Penilaian peserta didik dilakukan terhadap aspek-aspek berikut :
a. Aspek pengetahuan, dilakukan dengan tes tertulis, terutama hasil ulangan harian,
serta hasil tugas kelompok maupun individu. Peserta didik dianggap telah
menacapai KKM (Kriteria Ketuntasan Belajar) jika telah mencapai nilai 2,51 –
2,84 (B-), dengan menggunakan rentang nilai berikut :
Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan
Rentang Angka Huruf
3,85 – 4,00 A
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

3,51 – 3,84 A-
3,18 – 3,50 B+
2,85 – 3,17 B
2,51 – 2,84 B-
2,18 – 2,50 C+
1,85 – 2,17 C
1,51 – 1,84 C-
1,18 – 1,50 D+
1,00 – 1,17 D

Adapun rubrik penilaian aspek pengetahuan sebagai berikut :


Nomor Uraian Skor
1 Jawaban betul sempurna 4
2 Sebagian besar jawaban betul, namun 3
masih ada sebagian kecil jawaban
yang salah
3 Sebagian besar jawaban salah, namun 2
masih ada sebagian kecil jawaban
yang betul
4 Jawaban sama sekali salah, tetapi 1
peserta didik telah mencoba
mengerjakan dibuktikan dengan
menuliskan jawabannya
5 Peserta didik tidak menjawab sama 0
sekali

Ketentuan penilaiannya = jumlah skor di bagi jumlah soal, selanjutnya


konversikan ke dalam huruf sebagaimana tercantum dalam tabel di atas.

b. Aspek sikap, dilakukan dengan melakukan pengamatan secara komprehensif


terhadap seluruh peserta didik selama pelajaran berlangsung, khususnya pada saat
diskusi kelompok. Adapun rubrik penilaiannya adalah sebagai berikut :
Nomor Uraian Skor
1 Peserta didik aktif bekerja sama dalam 4
kelompok, dibuktikan dengan sering
memberikan masukan, giat dalam
melakukan pekerjaan kelompok,
menghargai pendapat teman yang lain,
dan seterusnya.
2 Peserta didik tidak sepenuhnya aktif 3
dalam kelompok, dibuktikan dengan
sesekali terlihat bekerja sama dan
membantu pekerjaan kelompok, serta
menghargai pendapat teman.
3 Peserta didik cenderung tidak aktif 2
dalam kerja sama kelompok,
dibuktikan dengan duduk bersama
kelompok dan memperhatikan
pekerjaan kelompoknya, serta masih
NO Peserta : 18016452310351
Nama : Subkhi

menghargai pendapat teman yang lain.


4 Peserta pasif dalam kelompok, tetap 1
duduk bersama kelompoknya, namun
acuh terhadap pekerjaan kelompok.
5 Peserta didik tidak terlibat sama sekali 0
dalam pekerjaan kelompok,
dibuktikan dengan tidak duduk
bersama kelompoknya.

c. Aspek keterampilan, dilakukan dengan mengamati keterampilan peserta didik


dalam menggunakan alat ukur suatu besaran. Adapun rubrik penilaian
keterampilan sebagai berikut :
Nomor Uraian Skor
1 Peserta didik dapat menguasai 4
keterampilan sepenuhnya, serta
mampu menujukkan cara kerjanya
secara tepat kepada guru.
2 Peserta didik tidak sepenuhnya 3
terampil, masih terdapat sedikit
kesalahan dalam prosedurnya.
3 Peserta didik cenderung tidak 2
terampil, namun bisa melakukan
prosedurnya, walaupun masih terdapat
banyak kesalahan.
4 Peserta didik belum terampil sama 1
sekali.

G. Media/Alat, Bahan dan Sumber Belajar


a. Media/Alat : LCD Projector, laptop, screen (layar), sound system. Bahan
tayangan/lembar balik.
b. Modul / literatur
c. Bahan tayangan / lembar balik
d. LCD dan laptop untuk kegiatan diskusi dan presentasi
e. Perangkat penilaian

Mengesahkan: Diverifikasi: Jakarta, 4 Januari 2017


Kepala Sekolah WAKA I Guru Mata Pelajaran

Drs.H.O. Fahruroji,MM …………….. Subkhi,S.Kom