Anda di halaman 1dari 3

STRATEGI PELAKSANAAN VULVA HYGIENE

Nama : Ika Julianty. A

NIM : R014172016

Nama Pasien : Ny. N

Ruangan : Kamar 411 Kelas 1 RSP Unhas

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi Klien
a. DS :
1) Klien mengeluh banyak lendir di saluran pernapasannya
2) Klien mengeluh nyeri di lutut sebelah kanan
3) Klien merasa tidak nyaman dengan popok yang belum diganti

b. DO :
1) Klien tampak sesak dan terpasang nasal kanul
2) Klien tampak kesulitan mengeluarkan lendir
3) Klien tampak batuk
4) Vulva klien tampak kotor
5) Tubuh sebelah kanan klien tidak bisa digerakkan
6) TD : 140/90, HR : 82, RR : 22, S : 36oC
2. Diagnosa Keperawatan
Resiko infeksi

3. Tujuan
Untuk mencegah infeksi dan memberi rasa nyaman

4. Intervensi tindakan
Perawatan perineum (vulva hygiene)
B. Strategi Komunikasi dalam tindakan keperawatan
1. Orientasi
a. Salam
Assalamualaikum selamat pagi bu, perkenalkan saya ika mahasiswa perawat dari
Unhas. Namanya siapa bu? Kapan tanggal lahirnya bu? Bisa saya cek gelangnya bu?

b. Validasi
Bagaimana perasaaanya hari ini bu? Bagaimana tidurnya tadi malam bu?

c. Kontrak
Pagi ini saya mau bersihkan area kelaminnya ya bu karena tadi waktu saya buka
popoknya ibu agak kurang bersih di bagian kelaminnya ibu. Boleh saya bersihkan bu?
Kurang lebih waktunya sekitar 5 menit. Setelah dibersihkan baru kita pasang popok
barunya ya bu. Bagaimana bu?

2. Fase Kerja
a. Tujuan tindakan
Tujuan dari tindakan perawatan perineum adalah untuk mencegah infeksi dan
memberikan rasa nyaman.
b. Prinsip tindakan
1) Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan pada klien dan keluarga
2) Menjaga privasi klien
3) Mencuci tangan dan mengenakan handscoen
4) Memberi alas perlak
c. Prosedur kerja
1) Menjelaskan langkah-langkah tindakan
2) Mencuci tangan
3) Mempersiapkan alat dan memasang sampiran
4) Mengatur posisi klien
5) Meletakkan perlak di bawah bokong klien
6) Menjaga privasi klien dengan menutup area dari pinggang ke atas dan hanya
membuka area yang akan dibersihkan
7) Menggunakan sarung tangan bersih
8) Menggunakan tangan non dominan untuk membuka labia mayora dan tangan
dominan memegang tisu basah atau waslap yang telah dibasahi sebelumnya.
9) Bersihkan area vulva dari labia mayora bagian kiri dan kanan kemudian labia
minora ke kiri dan kanan serta dari klitoris ke anus
10) Keringkan area yang sudah di bersihkan dengan menggunakan kasa kering
11) Merapikan klien dan mengembalikan klien ke posisi semula
12) Merapikan peralatan
3. Terminasi
a. Evaluasi
Jadi sudah saya bersihkan ya bu kelaminnya. Bagaimana perasaanya bu? Jadi
setelah ini sudah bisa kita pasang ya bu popoknya

b. Rencana tindak lanjut


Rencananya besok pagi saya akan bersihkan kembali daerah kelaminnya ya bu
sebelum ibu mengganti popok lagi.
c. Kontrak yang akan datang
Kira-kira jam berapa ibu akan ganti popok besok bu? Baik, jadi saya akan
kembali sekitar jam 07.00 wita ya bu. Kalau begitu saya pamit dulu bu.

Anda mungkin juga menyukai