Anda di halaman 1dari 8

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Hakikat pembangunan nasional adalah menciptakan manusia

Indonesia seutuhnya serta pembangunan seluruh masyarakat Indonesia

menuju masyarakat adil dan makmur berdasarkan pancasila dan Undang-

Undang Dasar 1945, oleh karna itu pembangunan di bidang kesehatan

harus dilaksanakan sebagai bagian integral dari pembangunan nasional.

Pada dasarnya pembangunan nasional di bidang kesehatan berkaitan

erat dengan peningkatan mutu sumber daya manusia yang merupakan

modal dasar dalam melaksanakan pembangunan. Salah satu indikator

untuk menentukan derajat kesehatan suatu bangsa di tandai dengan

tinggi rendahnya Angka Kematian Ibu dan Bayi.(1)

Menurut data world health organization (WHO) pada tahun 2011

mencatat bahwa setiap tahun Angka Kematian Ibu (AKI) lebih dari 300

hingga 400/100.000 kelahiran hidup, perempuan meninggal di sebabkan

oleh: perdarahan sebanyak 28%, eklamsia sebanyak 12%, abortus

sebanyak 13%, infeksi sebanyak 15% dan partus lama sebanyak 8%.

Rupture perineum merupakan suatu keadaan dimana keadaan

terputusnya kontiunitas jaringan yang terjadi pada hampir persalinan

pertama dan tidak jarang juga terjadi pada persalinan berikutnya.

Keadaan ini bila tidak ditangani dengan baik bisa terjadi infeksi dan
2

perdarahan yang dapat mengakibatkan tingginya mortalitas dan

morbiditas ibu.

Berdasarkan data yang telah diuraikan sebelumnya maka penulis

tertarik untuk membuat studi kasus dengan judul Manajemen Asuhan

Kebidanan Post Natal Care Fisiologi Pada Ny “S” Dengan Nyeri Luka

Perineum Di Puskesmas kassi-kassi Makassar tanggal 05 maret 2016.

B. Ruang Lingkup Penulisan

Pembahasan studi kasus ini, menggunakan pendekatan proses

Manajemen Asuhan Kebidanan Post Natal Care Fisiologi Pada Ny “S”

Dengan Nyeri Luka Perineum Di Puskesmas kassi-kassi Makassar

tanggal 05 maret 2016.

C. Tujuan

1. Tujuan umum

Dapat melaksanakan Manajemen Asuhan Kebidanan Post

Natal Care Fisiologi Pada Ny “S” Dengan Nyeri Luka Perineum Di

Puskesmas kassi-kassi Makassar tanggal 05 maret 2016.

2. Tujuan khusus

a. Dapat melaksanakan pengumpulan data dasar Dapat melakukan

identifikasi diagnosa / masalah aktual Pada Ny “S” Dengan Nyeri

Luka Perineum Di Puskesmas kassi-kassi Makassar tanggal 05

maret 2016.
3

b. Dapat melakukan identifikasi diagnosa/masalah potensial Pada Ny

“S” Dengan Nyeri Luka Perineum Di Puskesmas kassi-kassi

Makassar tanggal 05 maret 2016.

c. Dapat menyusun rencana tindakan Manajemen Asuhan Kebidanan

Post Natal Care FisiologiPada Ny “S” Dengan Nyeri Luka Perineum

Di Puskesmas kassi-kassi Makassar tanggal 05 maret 2016.

d. Dapat melakukan Manajemen Asuhan Kebidanan Post Natal Care

FisiologiPada Ny “S” Dengan Nyeri Luka Perineum Di Puskesmas

kassi-kassi Makassar tanggal 05 maret 2016.

e. Dapat melakukan evaluasi Manajemen Asuhan Kebidanan Post

Natal Care Fisiologi pada Pada Ny “S” Dengan Nyeri Luka

Perineum Di Puskesmas kassi-kassi Makassar tanggal 05 maret

2016.

f. Dapat melakukan pendokumentasian Manajemen Asuhan

Kebidanan Post Natal Fisiologi Pada Ny “S” Dengan Nyeri Luka

Perineum Di Puskesmas kassi-kassi Makassar tanggal 05 maret

2016.

D. Manfaat Penulisan

1. Manfaat ilmiah

Di harapkan studi kasus ini dapat menjadi sumber informasi dan

memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan dapat digunakan

sebagai bahan acuan .


4

2. Manfaat bagi institusi

Sebagai salah satu studi kasus yang dapat menambah wawasan

semua mahasiswa program D III Kebidanan Universitas Muslim

Indonesia Makassar serta menambah bahan kepustakaan bagi yang

membutuhkan acuan pembanding dan penanganan pada kasus nyeri

ruptur perineum.

3. Manfaat bagi penulis

Penulisan studi kasus ini merupakan pengalaman ilmiah yang

berharga dan dapat meningkatkan pengetahuan dan menambah

wawasan tentang penanganan nyeri luka perineum.

E. Metode Penulisan

Penulisan studi kasus ini menggunakan beberapa metode yaitu:

1. Studi Kepustakaan

Untuk mempelajari literatur – literatur yang berkaitan dan relevansi

dengan studi kasus ini dan mengambil data dari internet tentang nyeri

luka perineum.

2. Studi Kasus

Melakukan studi kasus Pertama Pada Ny “S” Dengan Nyeri

Luka Perineum Di Puskesmas kassi-kassi Makassar dengan

menggunakan pendekatan manajemen kebidanan.Untuk memperoleh

data akurat maka penulis menggunakan tekhnik :

a) Anamnese
5

Penulis melakukan tanya jawab dengan klien, suami dan keluarga

yang dapat membantu memberikan informasi yang di butuhkan.

b) Pengkajian Psikososial

Meliputi : pengkajian status emosional, respon terhadap kondisi yang

di alami serta pola interaksi klien terhadap keluarganya petugas

kesehatan dan lingkunganya.

c) Pemeriksaan fisik dilakukan secara sistematis di mulai dari kepala

sampai kaki yang meliputi :

1) Inspeksi

Inspeksi adalah proses observasi yang sistematis yang tidak

hanya terbatas pada penglihatan tetapi juga meliputi indra

penciuman dan pendengaran

2) Palpasi

Palpasi adalah menyentuh atau menekan permukaan luar tubuh

dengan jari.

3) Perkusi

Perkusi adalah melakukan ketukan langsung atau tidak langsung

pada permukaan tubuh tertentu untuk memastikan informasi

tentang organ atau jaringan yang ada di bawahnya.

4) Auskultasi
6

Auskultasi adalah mendengarkan bunyi dalam tubuh dengan

bantuan stetoskop dengan menggambarkan dan

menginterpretasikan bunyi yang di dengar.(7)

d) Pemeriksaan penunjang

Pemeriksaan penunjang meliputi : pemeriksaan laboratorium.

3. Studi Dokumentasi

Dalam hal ini mengumpulkan data atau informasi yang berhubungan

dengan laporan studi kasus ini, seperti mempelajari status kesehatan

klien yang bersumber dari catatan dokter, bidan, dan pemeriksaan

penunjang lainnya.

4. Diskusi

Penulis melakukan tanya jawab atau pembahasan dengan dosen

pembimbing studi kasus dan petugas kesehatan yang bertugas di

ruangan yang berhubungan dengan studi .

F. Sistematika Penulisan

Adapun sistematika yang di gunakan dalam penulisan studi kasus

terdiri dari lima bab dengan susunan sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.

B. Ruang Lingkup Penulisan.

C. Tujuan .

1. Tujuan Umum.
7

2. Tujuan khusus.

D. Manfaat Penulisan.

E. Metode Penulisan.

F. Sistematika Penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA.

A. Tinjauan teori.

1. Tinjauan tentang masa nifas.

a. Pengertian masa nifas.

b. Tujuan masa nifas.

c. Tahapan dalam masa nifas.

d. Peran dan tanggung jawab bidan.

e. Kebijakan program nasional masa nifas.

f. Perubahan fisiologis masa nifas.

g. Perubahan psikologis pada ibu nifas

h. Kebutuhan dasar ibu pada masa nifas.

2. Tinjauan tentang rupture.

a. Pengertian ruptur perineum.

b. Faktor-faktor penyebab terjadinya ruptur perineum.

c. Tingkatan ruptur perineum.

d. Patofisiologi nyeri pada ruptur perineum.

e. Respon tingkah laku terhadap nyeri dan Penanganan nyeri.

B. injauan islam tentang masa nifas.


8

C. Tinjauan teori manajemen asuhan kebidanan.

1. Pengertian manajemen.

2. Tahapan Dalam Manajemen Kebidanan.

3. Dokumentasi Asuhan Kebidanan.

D. Kewenangan bidan tentang penjahitan luka perineum.

BAB III TINJAUAN KASUS.

1. Pengumpulan data dasar.

2. Intrepetasi data untuk identifikasi diagnosa / masalah aktual.

3. Identifikasi diagnosa / masalah potensial.

4. Identifikasi perlunya tindakan segera / kolaborasi.

5. Rencana asuhan kebidanan.

6. Implementasi.

7. Evaluasi.

BAB IV PEMBAHASAN

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan.

B. Saran.

DAFTAR PUSTAKA