Anda di halaman 1dari 15

RANCANGAN AKTUALISASI

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL GOLONGAN III


SUB-DIREKTORAT KERJASAMA DALAM NEGERI
DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL

Oleh:
DITYA YUIKA MARGA SAPUTRI S.Si
NIP.: 199304092017122003

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA HUKUM DAN HAM


BEKERJASAMA DENGAN
LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA
PELATIHAN DASAR CALON PNS GOLONGAN III ANGKATAN III
JAKARTA, TAHUN 2018

i
RANCANGAN AKTUALISASI
LATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL
PADA SUB-DIREKTORAT KERJASAMA DALAM NEGERI
DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL

Oleh:
Nama : Ditya Yuika Marga Saputri, S.Si
NIP : 199304092017122003
Jabatan : Calon Analis Kekayaan Intelektual
Unit Kerja : Sub-Direktorar Jenderal Kekayaan Intelektual
Mentor : Anang Pratama Widiarsa, S.Sn., M.Sn
Coach : Haidan, S.Pd.I., M.Ag.

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA HUKUM DAN HAM


KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA
2018

i
LEMBAR PENGESAHAN
RANCANGAN AKTUALISASI
PELATIHAN DASAR CALON PNS GOLONGAN III

Nama : Ditya Yuika Marga Saputri, S.Si


NIP : 199304092017122003
Unit Kerja : Sub Direktorat Kerjasama Dalam
Negeri
Direktorat Kerjasama dan
Pemberdayaan Kekayaan Intelektual
Direktorat Jenderal Kekayaan
Intelektual

Telah diuji di depan Tim Penguji


Pada Hari Kamis tanggal 28 Juni 2017

Penguji, Mentor,

Haddryson, S.H., M.H. Anang Pratama Widiarsa, S.Sn., M.Sn


NIP. 19740205 199303 1 001 NIP. 19840107 201012 1 001

Mengetahui
Coach, Kabid Evaluasi Pusat Teknis dan Kepemimpinan
BPSDM

Haidan, S.Pd. I., M.Ag. ………………………...


NIP. 19600630 198302 1 002 NIP. ………………………

ii
1. BAB RANCANGAN AKTUALISASI
1.1 Identifikasi Permasalahan / Isu
1.1.1 Unit Kerja
Nama : Ditya Yuika Marga Saputri
NIP : 199304092017122003
Unit Kerja/Tempat Magang : Sub-Direktorat Kerjasama Dalam Negeri,
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual

Gambar 1. Struktur Organisasi Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan Kekayan Intelektual

1.1.2 Identifikasi Isu


a. Pengelolaan dokumen kerjasama belum informatif
Pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual dilakukan kerjasam baik itu kerjasama
dalam negeri maupun kerjasama dalam negeri guna meningkatkan pelindungan pada
inovasi yang dilakukan masyarakat. Bentuk-bentuk kerjasama tersebut terutama pada

1
kerjasama dalam negeri dapat dilakukan dengan instansi pemerintah maupun non-
pemerintah.

Pengelolaan dokumen kerjasama hanya dilakukan dengan menyusun dokumen fisik


tanpa adanya sistem untuk membuat informasi kerjasama untuk mudah diakses dan
dipahami oleh pegawai DJKI khususnya pada direktorat kerjasama. Sehingga dengan
kondisi tersebut sering kali terjadi kendala pada lamanya proses pencarian informasi
terkait kerjasama tertentu.
b. Sistem korespondensi belum terkelola secara digital
Koordinasi inter organisasi, antar organisasi dan juga masyarakat dilakukan dengan
menggunakan persuratan sebagai sarana komunikasinya. Bukti komunikasi ini perlu
dilakukan pengelolaan dengan baik karena dapat digunakan sebagai dasar untuk
menentukan keputusan dalam organisasi. Bentuk pengelolaan persuratan ini masih
terfokus pada sub-bagian Tata Usaha di setiap direktorat namun belum ada pengelolaan
secara sistematis pada sub-direktorat lainnya. dokumentasi terkait surat masuk atau
keluar dan isi disposisi masih direkam dengan catatan buku, sehingga pencarian
informasi terkait persuratan menjadi lambat.
c. Data base terkait sentra KI dan pecatatan pendirian sentra KI belum diintegrasikan
dengan sistem digital
Sentra KI sebagai salah satu penunjang untuk meningkatkan permohonan KI yang
biasanya terdapat pada perguruan tinggi atau pusat penelitian lembaga tertentu.
Keberadaan sentra KI ini masih kurang maksimal terkait informasi pendiriannya, dan
belum semua perguruan tinggi, pusat penelitian atau lembaga/instansi terkait
mempunyai sentra KI.

1.1.3 Isu yang Diangkat


Berdasarkan pada beberapa isu di atas maka penulis akan menetapkan isu yang akan dipilih
dengan menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, Growth). Perlu diketahui
bahwa metode USG adalah salah satu alat untuk menyusun urutan prioritas isu yang harus
diselesaikan. Caranya dengan menentukan tingkat urgensi keseriusan,dan perkembangan
isu dengan menentukan skala nilai 1 – 5 atau 1 – 10. Isu yang meiliki total skor tertinggi

2
merupakan isu prioritas. Untuk lebih jelasnya, pengertian urgency, seriousness, dan growth
dapat diuraikan sebagai berikut:
a. Urgency: Seberapa mendesak isu tersebut harus dibahas dikaitkan dengan waktu yang
tersedia serta seberapa keras tekanan waktu tersebut untuk memecahkan masalah yang
menyebabkan isu tadi.
b. Seriousness: Seberapa serius isu tersebut perlu dibahas dikaitkan dengan akibat yang
timbul dengan penundaan pemecahan masalah yang menimbulkan isu tersebut atau
akibat yang menimbulkan masalah-masalah lain kalau masalah penyebab isu tidak
dipecahkan. Perlu dimengerti bahwa dalam keadaan yang sama, suatu masalah yang
dapat menimbulkan masalah lain adalah lebih serius bila dibandingkan dengan suatu
masalah lain yang berdiri sendiri.
c. Growth: Seberapa kemungkinan kemungkinan nya isu tersebut menjadi berkembang
dikaitkan kemungkinan masalah penyebab isu akan makin memburuk kalau dibiarkan.

Berikut adalah hasil analisa isu yang terjadi pada Sub-Direktorat Kerjasama Dalam Negeri
pada Direktorat Jenderal Kekayan Intelektual :
Tabel 3.1 Analisa USG
Penilaian
No Isu Total Prioritas
Urgensi Seriuosness Growth
Pengelolaan dokumen
1 4 4 3 11 II
kerjasama belum informatif
Data base sentra KI dan
pencatatan sentra KI belum
3 5 5 3 13 I
terintegrasi dengan sistem
digital
Surat masuk dan surat
2 keluar belum terkelola 4 3 2 9 III
secara digital

Keterangan :
Tabel 3.2 Skala Penilaian USG
Urgency Seriousness Growth
5 = Sangat Penting 5 = Sangat Gawat 5 = Sangat Cepat
4 = Penting 4 = Gawat 4 = Cepat
3 = Cukup Penting 3 = Cukup Gawat 3 = Cukup Cepat
2 = Kurang Penting 2 = Kurang Gawat 2 = Kurang Cepat
1 = Tidak Penting 1 = Tidak Gawat 1 = Tidak Cepat

3
Berdasarkan hasil analisa USG dapat diketahui bahwa prioritas tertinggi pada isu data base
terkait sentra KI dan pecatatan pendirian sentra KI belum diintegrasikan dengan sistem
digital. Penulis menggunakan hasil analisa tersebut untuk diangkat sebagai isu yang akan
diselesaikan pada rencana aktualisasi ini.

Berdasarkan pada tingkat urgency, isu sentra KI sangat penting terkait dengan salah satu
upaya peningkatan permohonan kekayaan intelektual pada bidang khususnya pendidikan
(perguruan tinggi), dampaknya dari permasalahan yang berlarut ini menyebabkan tingkat
motivasi dari masyarakat untuk berkarya menurun diakibatkan karena kurangnya
penyaluran kekayaan intelektual untuk dilindungi. Sedangkan pada tingkat growth segera
dapat ditangani agar meningkatkan motivasi berkarya masyarakat.

1.1.4 Gagasan Pemecahan Isu


Pada isu data base terkait sentra KI dan pecatatan pendirian sentra KI belum diintegrasikan
dengan sistem digital, penulis yang bertindak sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil
mengajukan beberapa gagasan pemecahan masalah yang dapat dijabarkan sebagai berikut
:
1. Pembuatan data base sentra KI yang terintegrasi dengan semua pegawai KSDN
2. Memaksimalkan pencatatan pendirian sentra KI dengan mengupayakan sosialisasi
sentra KI menggunakan media sosial
3. Membuat sistem pencatatan online sentra KI

4
1.2 Rancangan Aktualisasi
1.2.1 Daftar Rancangan Aktualisasi
Unit Kerja : Sub-Direktorat Kerjasama Dalam Negeri
Direktorat Kerjasama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual
Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual
Identifikasi Isu : 1. Pengelolaan dokumen kerjasama belum informatif
2. Data base sentra KI dan pencatatan sentra KI belum terintegrasi dengan sistem digital
3. Surat masuk dan surat keluar belum terkelola secara digital
Isu yang Diangkat : Data base sentra KI dan pencatatan sentra KI belum terintegrasi dengan sistem digital

Gagasan Isu : 1. Pembuatan data base sentra KI yang terintegrasi dengan semua pegawai KSDN
2. Memaksimalkan pencatatan pendirian sentra KI dengan mengupayakan sosialisasi sentra
KI menggunakan media sosial
3. Membuat sistem pencatatan online sentra KI

5
Tabel 3.3 Rancangan Aktualisasi
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil Keterkaitan Substansi Kontribusi Terhadap Visi Penguatan
Kegiatan Mata Pelatihan dan Misi Organisasi Nilai-nilai
Organisasi

1 Koordinasi dengan 1. Melapor pada atasan - Notulensi hasil - Penyampaian - Berkontribusi dalam - Melatih
atasan dan rekan terkait isu dan diskusi gagasan dan isu mewujudkan visi kejujuran
kerja terkait data gagasan - Arahan dengan sopan, organisasi, yaitu dalam
sentra KI yang telah penyelesaiannya penyelesaian isu ramah dan “Menjadi Institusi bekerja
tecatat 2. Meminta arahan - Persetujuan atasan hormat Kekayaan Intelektual - Melakukan
penyelesaian isu Nilai : etika yang menjamin presentasi
dengan
3. Menyusun konsep publik kepastian hukum dan baik dapat
penyelesaian isu - Dalam diskusi menjadi pendorong meningkat-
4. Meminta persetujuan memohon arahan inovasi, kreatifitas, kan
atasan atasan dilakukan dan pertumbuhan profesio-
5. Melakukan evaluasi dengan tutur ekonomi nasional” nalisme
pada setiap hasil Bahasa - Berkontribusi dalam Menjadi lebih
kegiatan Indonesia yang mewujudkan misi solid dalam
baik dan benar organisasi, yaitu kelemba-gaan
Nilai : “Mewujudkan
nasionalisme pelayanan dan
- Hasil dari penegakan kekayaan
diskusi akan intelektual yang
digunakan berkualitas.”
sebagai acuan
pelaksanaan
tugas
Nilai
: manajemen
ASN

2 Pengumpulan data 1. Berkoordinasi - Daftar - Dalam - Berkontribusi dalam - Melatih


sentra KI yang akan dengan rekan kerja informasi dari pengumpulan mewujudkan visi kejujuran
diarsipkan terkait data sentra KI data yang data dilakukan organisasi, yaitu dalam
dibutuhkan dengan teliti dan “Menjadi Institusi bekerja
hati-hati demi Kekayaan Intelektual

6
2. Membaca dengan - Data mengenai menjamin yang menjamin - Melakukan
seksama informasi nama sentra KI, informasi yang kepastian hukum dan presentasi
pada SK sentra KI alamat sentra didapat adalah menjadi pendorong dengan
3. Melakukan KI, e-mail, dan benar inovasi, kreatifitas, baik dapat
pengecekan struktur Nilai : dan pertumbuhan meningkat-
kan
kelengkapan data organisasi komitmen mutu ekonomi nasional” profesio-
pencatatan sentra KI - Membangun - Berkontribusi dalam nalisme
4. Membuat daftar kerjasama mewujudkan misi Menjadi lebih
informasi dari data dengan rekan organisasi, yaitu solid dalam
yang akan kerja terkait “Mewujudkan kelemba-gaan
dimasukkan pengumpulan pelayanan dan
data penegakan kekayaan
Nilai : WOG intelektual yang
- Dalam berkualitas.”
pengumpulan
data dilakukan
dengan
professional dan
penuh tanggung
jawab agar data
yang dihasilkan
sesuai dengan
yang diharapkan
Nilai :
akuntabilitas
3 Penyusunan konsep 1. Mengklasifikasikan - arsip dokumen - penyusunan - Berkontribusi dalam - Melatih
data base sentra KI sentra KI digital sentra KI konsep dasar mewujudkan visi kejujuran
berdasarkan provinsi - media data base organisasi, yaitu dalam
2. Pengisian kolom penyimpanan dilakukan “Menjadi Institusi bekerja
informasi nama data digital dengan Kekayaan Intelektual - Melakukan
sentra KI, alamat e- memperhatikan yang menjamin presentasi
dengan
mail, dan kontak pegawai yang kepastian hukum dan baik dapat
yang bisa dihubungi membutuhkan menjadi pendorong meningkat-
3. mengungggah data terkait informasi inovasi, kreatifitas, kan
base sentra KI apa saja yang dan pertumbuhan profesio-
dengan cloud storage penting ekonomi nasional” nalisme

7
4. mengintegrasikan nilai : pelayanan - Berkontribusi dalam Menjadi lebih
cloud storage sentra publik mewujudkan misi solid dalam
KI dengan e-mail - dalam organisasi, yaitu kelemba-gaan
masing-masing penyusunan data “Mewujudkan
pegawai KSDN base diharapkan pelayanan dan
semua pegawai penegakan kekayaan
dapat berbagi intelektual yang
informasi yang berkualitas.”
sama
nilai : WOG
4 Melakukan 1. malakukan - informasi - dalam
pembaharuan isi data pengecekan secara terkait sentra KI pembaharuan
base sentra KI berkala mengenai selalu update informasi sentra
informasi sentra KI KI dilakukan
2. melakukan secara berkala
pembaharuan data dan tepat waktu
sentra KI nilai :
pelayanan
publik
5 Koordinasi dengan 1. penyampaian isu dan - Notulensi hasil - Penyampaian - Berkontribusi dalam - Melatih
atasan terkait gagasan pemecahan diskusi gagasan dan isu mewujudkan visi kejujuran
pembuatan sistem masalah pada atasan - Arahan dengan sopan, organisasi, yaitu dalam
pencatatan sentra KI 2. meminta pendapat penyelesaian ramah dan “Menjadi Institusi bekerja
berbasis online penyelesaian isu isu hormat Kekayaan Intelektual - Melakukan
presentasi
3. meminta persetujuan Persetujuan Nilai : etika yang menjamin
dengan
gagasan atasan publik kepastian hukum dan baik dapat
penyelesaian isu - Dalam diskusi menjadi pendorong meningkat-
memohon arahan inovasi, kreatifitas, kan
atasan dilakukan dan pertumbuhan profesio-
dengan tutur ekonomi nasional” nalisme
Bahasa - Berkontribusi dalam Menjadi lebih
Indonesia yang mewujudkan misi solid dalam
baik dan benar organisasi, yaitu kelemba-gaan
Nilai : “Mewujudkan
nasionalisme pelayanan dan
penegakan kekayaan

8
- Hasil dari intelektual yang
diskusi akan berkualitas.”
digunakan
sebagai acuan
pelaksanaan
tugas
Nilai :manajemen
ASN
6. Pembuatan sistem 1. Penetapan format - Spreadsheet - Dalam - Berkontribusi dalam
pencatatan sentra KI pencatatan online untuk pembuatan mewujudkan visi
dengan sistem online 2. Pembuatan sistem pencatatan sistem organisasi, yaitu
pencatatan sesuai sentra KI pencatatan sentra “Menjadi Institusi
format yang KI online Kekayaan Intelektual
ditetapkan dengan dilakukan yang menjamin
menggunakan dengan kepastian hukum dan
spreadsheet pertimbangan menjadi pendorong
3. Berkoordinasi kemudahan inovasi, kreatifitas,
dengan pengelola masyarakat dan pertumbuhan
web www.dgip.go.id dalam mencatat ekonomi nasional”
untuk sentra KInya - Berkontribusi dalam
menghubungkan Nilai : mewujudkan misi
sistem pendaftaran komitmen mutu organisasi, yaitu
dengan web “Mewujudkan
4. Melakukan uji coba pelayanan dan
spreadsheet penegakan kekayaan
intelektual yang
berkualitas.”

7 pemeliharaan 1. Melakukan - Daftar - Dalam - Berkontribusi dalam


pencatatan sentra KI pengecekan secara informasi dari pemeliharaan ini mewujudkan visi
online berkala pencatatan data yang dilakukan organisasi, yaitu
sentra KI dibutuhkan dengan penuh “Menjadi Institusi
2. Mengunduh - Data mengenai tanggung jawab Kekayaan Intelektual
informasi dari nama sentra KI, dan yang menjamin
pencatatan sentra KI alamat sentra profesionalisme kepastian hukum dan
online KI, e-mail, dan menjadi pendorong

9
3. Memperbaharui data struktur agar sistem tetap inovasi, kreatifitas,
base sentra KI organisasi berjalan lancer dan pertumbuhan
Nilai : ekonomi nasional”
akuntabilitas - Berkontribusi dalam
mewujudkan misi
organisasi, yaitu
“Mewujudkan
pelayanan dan
penegakan kekayaan
intelektual yang
berkualitas.”

8 Diseminasi 1. Membuat info grafis - Info grafis - Dalam upaya - Berkontribusi dalam - Melatih
mengenai sentra KI mengenai sentra KI berupa poster diseminasi mewujudkan visi kejujuran
dan pendaftarannya dan manfaatnya mengenai dilakukan organisasi, yaitu dalam
2. Berkoordinasi sentra KI dengan bahasa “Menjadi Institusi bekerja
dengan pidak humas indonesia yang Kekayaan Intelektual - Melakukan
presentasi
untuk sosialisasi baik dan benar yang menjamin
dengan
menggunakan dan menjujung kepastian hukum dan
baik dapat
jejering sosial dan keseponan, menjadi pendorong meningkat-
memperkenalkan sehingga akan inovasi, kreatifitas, kan
sistem pencatatan KI menarik dan pertumbuhan profesio-
online perhatian ekonomi nasional” nalisme
masyarakat - Berkontribusi dalam Menjadi lebih
untuk mewujudkan misi solid dalam
mengetahui lebih organisasi, yaitu kelemba-gaan
lanjut mengenai “Mewujudkan
Sentra KI pelayanan dan
penegakan kekayaan
intelektual yang
berkualitas.”

10
1.2.2 Jadwal Aktualisasi
Tabel 3.4 Jadwal Rencana Aktualisasi

Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4


No. Nama Kegiatan
I II II IV V I II II IV V I II II IV I II II IV V
Koordinasi dengan
atasan dan rekan kerja
1 X X X X X
terkait data sentra KI
yang telah tecatat
Pengumpulan data
2 sentra KI yang akan X X X X X
diarsipkan
Penyusunan konsep
3 X X X X X
data base sentra KI
Melakukan
4 pembaharuan isi data X X X X X X X X X
base sentra KI
Koordinasi dengan
5 atasan terkait X X X X X
pembuatan sistem

11
pencatatan sentra KI
berbasis online

Pembuatan sistem
6 pencatatan sentra KI X X X X X X
dengan sistem online
pemeliharaan
7 pencatatan sentra KI X X X X X X X X X
online
Diseminasi mengenai
8 sentra KI dan X X X X X X X X X
pencatatannya

Keterangan : X = Waktu pelaksanaan kegiatan

Catatan : Urutan Kegiatan berdasarkan waktu pelaksanaannya, dimulai dari yang paling duluan dikerjakan.
Urutan tersebut harus sama (konsisten) dengan urutan kegiatan pada Tabel 1 (Formulir 1)

12