Anda di halaman 1dari 5

Tugas sedimen

1. Jelaskan perbedaan antara aliran laminar dan aliran turbulen dengan disertai
gambar ?
2. Apa yang anda ketahui tentang Reynold number ? jelaskan !
3. Jelaskan dengan disertai gambar yang dimaksud dengan :
a. Aliran turbidit (turbidit flows) ?
b. Aliran derbis ( debris flow)
c. Aliran lumpur ( mud flows)

Jawab :
1. Aliran Laminer

aliran laminer adalah aliran fluida yang bergerak dengan kondisi lapisan-lapisan
yang membentuk garis-garis alir dan tidak berpotongan satu sama lain. Alirannya
relatief mempunyai kecepatan rendah dan fluidanya bergerak sejajar (laminae) &
mempunyai batasan-batasan yang berisi aliran fluida. Aliran laminar adalah aliran
fluida tanpa arus turbulent ( pusaran air ). Partikel fluida mengalir atau bergerak
dengan bentuk garis lurus dan sejajar. Laminar adalah ciri dari arus yang
berkecepatan rendah, dan partikel sedimen dalam zona aliran berpindah dengan
menggelinding (rolling) ataupun terangkat (saltation).

Aliran Turbulen

Aliran turbulen adalah aliran fluida yang partikel-partikelnya bergerak secara


acak dan tidak stabil dengan kecepatan berfluktuasi yang saling interaksi. Akibat
dari hal tersebut garis alir antar partikel fluidanya saling berpotongan. Turbulen
mentransport partikel-partikel dengan dua cara; dengan penambahan gaya fluida
dan penurunuan tekanan lokal ketika pusaran turbulen bekerja padanya.
Keduanya adalah penyebab terjadinya transportasi pasir sepanjang bawah
permukaan
..

2. Reynolds Number adalah rasio gaya inersia terhadap gaya kental di dalam
fluida yang mengalami pergerakan internal relatif karena kecepatan fluida yang
berbeda, yang dikenal sebagai lapisan batas dalam kasus permukaan yang
meloncat seperti bagian dalam pipa .
Sehubungan dengan rezim aliran laminar dan turbulen:
Aliran laminar terjadi pada bilangan Reynolds rendah, di mana kekuatan kental
dominan, dan ditandai oleh gerakan cairan konstan yang konstan;
aliran turbulen terjadi pada bilangan Reynolds yang tinggi dan didominasi oleh
gaya inersia, yang cenderung menghasilkan edam yang kacau, vortisitas dan
ketidakstabilan aliran lainnya.

Dimana :
ρ adalah kerapatan cairan (unit SI: kg / m3)
u adalah kecepatan cairan sehubungan dengan benda (m / s)
L adalah dimensi linier karakteristik (m)
μ adalah viskositas dinamis fluida (PaS atau N · s / m2 atau kg / m · s)
ν adalah viskositas kinematik cairan (m2 / s).

3. a. aliran turbidit
Arus Turbidit,umumnya terjadi di lingkungan dengan kadar air yang
tinggi(Umumnya pada Lingkungan Laut,dapat juga pada Lingkungan Terestris
tertentu(misalkan , Lakustrin),sehingga desnitas sedimen lebih rendah ketimbang
arus debris,karena adanya ambient water,hal ini memungkinkan untuk terjadinya
turbulensi,sehingga pada arus turbidit terdapat head,body,dan tail.

Contoh turbility

Hasil turbility

b. aliran debris
Arus Debris biasanya terjadi pada daerah kering,dimana massa gravitasi jatuh
pada slope dengan densitas sedimen yang sangat tinggi,dengan sedikit air
(biasanya Lingkungan Terestris,dengan Kondisi Iklim arid / semi-arid),sehingga
menghasilkan arus yang amat pekat & memiliki nilai Reynold yang rendah
(Laminar)
Contoh debris

Hasil debris

C. mudflows
Mudflows adalah campuran campuran lumpur, batu-batu, bahan organik, dan
puing-puing lainnya yang tidak beres dengan baik. Mereka memiliki tepi yang
tiba-tiba dan terdefinisi dengan baik, permukaan tidak beraturan, dan penampilan
lobate; mereka mungkin tingginya 3 sampai 6 m (10 sampai 20 kaki). Deposito
semacam itu sangat luas pada penggemar aluvial dan sekitar basis banyak
gunung berapi.

Anda mungkin juga menyukai