Anda di halaman 1dari 5

Pengertian Bendungan

By Admin On February 16, 2012 In Bangunan Air Tagged Bangunan Air Leave a comment

 FACEBOOK
 TWEET
 GOOGLE+
 PINTEREST
 LINKEDIN

Bendungan adalah konstruksi yang dibangun untuk menahan laju


air menjadi waduk,danau ,atau tempat rekreasi.Seringkali bendungan
juga digunakan untuk mengalirkan air kesebuah pembangkit listrik
tenaga air. Kebanyakan dam juga memiliki bagian yang disebut pintu
air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau
berkelanjutan.
Fungsi Bendungan :
1. Sebagai pembangkit listrik
Listrik tenaga air adalah sumber utama listrik di dunia.banyak Negara
memiliki sungai dengan aliran air yang memadai, yang dapat
dibendung.
2. Untuk menstabilkan aliran air /irigasi
Bendungan sering digunakan untuk mengontrol dan menstabilkan
aliran air,untuk pertanian dan irigasi. Bendungan dapat membantu
menstabilkan atau mengembalikan tingkat air danau dan laut
pedalaman.mereka menyimpan air untuk minum dan digunakan
untuk kebutuhan manusia secara langsung
3. Untuk mencegah banjir
Bendungan diciptakan untuk pengendalian banjir.
Contoh: Bendungan Scrivener, Canberra Australia, dibangun untuk
mengatasi banjir 5000-tahunan.
4. Untuk bangunan pengalihan
a.Bendungan juga sering digunakan untuk tujuan hiburan atau
sebagai tempat rekreasi.
Contoh: taman rekreasi bendungan karangkates(malang), bendungan
solorejo(malang),bendungan palasari di (kota Negara/bali).
Macam-macam Bendungan
Berdasarkan fungsinya
a. Bendungan pengelak pendahuluan (primary cofferdam, dike)
Adalah bendungan yang pertama-tama dibangun di sungai pada
waktu debit air rendah agar lokasi rencana bendungan pengelak
menjadi kering yang memungkinkan pembangunannya secara teknis.
b. Bendungan pengelak (cofferdam)
Adalah bendungan yang dibangun sesudah selesainya bendungan
pengelak pendahuluan sehingga lokasi rencana bendungan utama
menjadi kering yang memungkinkan pembangunannya secara teknis.
c. Bendungan utama (main dam)
Adalah bendungan yang dibangun untuk memenuhi satu atau lebih
tujuan tertentu.
d. Bendungan sisi ( high level dam )
Adalah bendungan yang terletak di sebelah sisi kiri dan sisi kanan
bendungan utama yang tinggi puncaknya juga sama. Ini dipakai untuk
membuat proyek seoptimal-optimalnya, artinya dengan menambah
tinggi pada bendungan utama diperoleh hasil yang sebesar-besarnya
biarpun harus menaikkan sebelah sisi kiri dan atau sisi kanan.
e. Bendungan di tempat rendah (saddle dam)
Adalah bendungan yang terletak di tepi waduk yang jauh dari
bendungan utama yang dibangun untuk mencegah keluarnya air dari
waduk sehingga air waduk tidak mengalir ke daerah sekitarnya.
f. Tanggul ( dyke, levee)
Adalah bendungan yang terletak di sebelah sisi kiri dan atau kanan
bendungan utama dan di tempat yang jauh dari bendungan utama
yang tinngi maksimalnya hanya 5 m dengan panjang puncaknya
maksimal 5 kali tingginya.
g. Bendungan limbah industri (industrial waste dam)
Adalah bendungan yang terdiri atas timbunan secara bertahap untuk
menahan limbah yang berasal dari industri.
h. Bendungan pertambangan (mine tailing dam, tailing dam)
Adalah bendungan yang terdiri atas timbunan secara bertahap untuk
menahan hasil galian pertambangan dan bahan pembuatnya pun
berasal dari hasil galian pertambangan juga.
Komponen Bendungan
1. Badan bendungan (body of dams)
Adalah tubuh bendungan yang berfungsi sebagai penghalang air.
Bendungan umumnya memiliki tujuan untuk menahan air, sedangkan
struktur lain seperti pintu air atau tanggul digunakan untuk
mengelola atau mencegah aliran air ke dalam daerah tanah yang
spesifik. Kekuatan air memberikan listrik yang disimpan dalam
pompa air dan ini dimanfaatkan untuk menyediakan listrik bagi
jutaan konsumen.
2. Pondasi (foundation)
Adalah bagian dari bendungan yang berfungsi untuk menjaga
kokohnya bendungan.

Badan Bendungan Badan


Bendungan
3. Pintu air (gates)
Digunakan untuk mengatur, membuka dan menutup aliran air di
saluran baik yang terbuka maupun tertutup. Bagian yang penting dari
pintu air adalah :
a. Daun pintu (gate leaf)
Adalah bagian dari pintu air yang menahan tekanan air dan dapat
digerakkan untuk membuka , mengatur dan menutup aliran air.
b. Rangka pengatur arah gerakan (guide frame)
Adalah alur dari baja atau besi yang dipasang masuk ke dalam beton
yang digunakan untuk menjaga agar gerakan dari daun pintu sesuai
dengan yang direncanakan.

Pintu Air Pintu Air


c. Angker (anchorage)
Adalah baja atau besi yang ditanam di dalam beton dan digunakan
untuk menahan rangka pengatur arah gerakan agar dapat
memindahkan muatan dari pintu air ke dalam konstruksi beton.
d. Hoist
Adalah alat untuk menggerakkan daun pintu air agar dapat dibuka
dan ditutup dengan mudah.

Hoist Bangunan
Pelimpah (Spill Way)
4. Bangunan pelimpah (spill way)
Adalah bangunan beserta intalasinya untuk mengalirkan air banjir
yang masuk ke dalam waduk agar tidak membahayakan keamanan
bendungan. Bagian-bagian penting daribangunan pelimpah :
a. Saluran pengarah dan pengatur aliran (controle structures)
Digunakan untuk mengarahkan dan mengatur aliran air agar
kecepatan alirannya kecil tetapi debit airnya besar.
b. Saluran pengangkut debit air (saluran peluncur, chute, discharge
carrier, flood way)
Makin tinggi bendungan, makin besar perbedaan antara permukaan
air tertinggi di dalam waduk dengan permukaan air sungai di sebelah
hilir bendungan. Apabila kemiringan saluran pengangkut debit air
dibuat kecil, maka ukurannya akan sangat panjang dan berakibat
bangunan menjadi mahal. Oleh karena itu, kemiringannya terpaksa
dibuat besar, dengan sendirinya disesuaikan dengan keadaan
topografi setempat
c. Bangunan peredam energy (energy dissipator)
Digunakan untuk menghilangkan atau setidak-tidaknya mengurangi
energi air agar tidak merusak tebing, jembatan, jalan, bangunan dan
instalasi lain di sebelah hilir bangunan pelimpah.
5. Kanal (canal)
Digunakan untuk menampung limpahan air ketika curah hujan tinggi.
6. Reservoir
Digunakan untuk menampung/menerima limpahan air dari
bendungan.
7. Stilling basin
Memiliki fungsi yang sama dengan energy dissipater.

Kanal Stilling Basin


8. Katup (kelep, valves)
Fungsinya sama dengan pintu air biasa, hanya dapat menahan
tekanan yang lebih tinggi (pipa air, pipa pesat dan terowongan tekan).
Merupakan alat untuk membuka, mengatur dan menutup aliran air
dengan cara memutar, menggerakkan kea rah melintang atau
memenjang di dalam saluran airnya.
9. Drainage gallery
Digunakan sebagai alat pembangkit listrik pada bendungan.