Anda di halaman 1dari 2

Pengertian :

- Trauma abdomen : Adalah cidera fisik dan psikis atau kekerasan yang mengakibatkan
cidera. Trauma Abdomen adalah terjadinya atau kerusakan pada organ abdomen yang dapat
menyebabkan perubahan fisiologis sehingga terjadi gangguan metabolism, kelainan imonologi
dan gangguan faal berbagai organ (NANDA NIC-NOC 2015).
- Kolik Abdomen : Adalah gangguan pada aliran normal isi usu sepanjang traktus
intestinal (Nettina, 2001) Obstruksi terjadi ketika ada gangguan yang menyebabkan
terhambatnya aliran isi usus ke depan tetapi peristaltiknya normal (Reeves, 2001).

Etiologi :

- Trauma Abdomen :
1. Luka akibat terkena tembakan
2. Luka akibat tikaman benda tajam
3. Luka akibat tusukan
4. Terkena kompresi atau tekanan dari luar tubuh
5. Hancur (tertabrak mobil)
6. Terjepit sabuk pengaman karna terlalu menekan perut
7. Cidera akselerasi/deserasi karena kecelakaan olahraga
- Kolik Abdomen :
1. Mekanis
a. Adhesi (Pelengketan pascabedah (90% dari obstruksi mekanik)
b. Karsinoma
c. Volvulus
d. Intususepsi
e. Obstipasi
f. Polip
g. Striktur
2. Fungsional (non mekanis)
a. Ileus paralitik
b. Lesi medulla spinalis
c. Enteritis regional
d. Ketidakseimbangan elektrolit
e. Uremia

Pemeriksaan Penunjang :

- Trauma Abdomen :
1. Pemeriksaan Rontgen
2. Diagnostik Peritoneal Lavage (DPL)
3. Ultrasound diagnostic (USG)
4. CT Scan Abdomen
- Kolik Abdomen :
1. Sinar X abdomen.
2. Barium enema.
3. Penurunan kadar serum Natrium, kalium dan klorida akibat muntah; peningkatan hitung
SDP dengan nekrosis, srangulasi atau peritonitis dan peningkatan kadar serum amylase
karena iritasi pancreas oleh lipatan usus.
4. Arteri gas darah.