Anda di halaman 1dari 27

RANCANGAN AKTUALISASI

NILAI-NILAI DASAR PROFESI PEGAWAI NEGERI SIPIL


DI KANIM .............................................................

Disusun Sebagai Prasyarat Memenuhi Kelulusan


Pada Latihan Dasar CPNS Golongan III

Disusun oleh:
NAMA :
NIP :
JABATAN :
UNIT KERJA :
CORE ISU :
MENTOR/ATASAN :
COACH : SUGIANTO, A. KS., MP
KELAS/NO ABSEN :

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA HUKUM DAN HAM


PELATIHAN DASAR CPNS GOLONGAN III KANWIL DKI JAKARTA
2018
LEMBAR PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI
NILAI-NILAI DASAR PROFESI ASN
KANTOR IMIGRASI ..................

OLEH :
NAMA PESERTA
Peserta Latihan Dasar CPNS Golongan III
NIP.

Telah diseminarkan pada tanggal ..................2018


Di Kantor Wilayah Hukum dan HAM DKI Jakarta

PENGUJI, MENTOR,

(SUWANDI, SH, MH ) (........................................)


NIP......................... NIP.

An. Kepala Badan Pengembangan


Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM,
COACH, Kepala Bidang Evaluasi ,

(___________________)
(SUGIANTO, A.KS, MP) NIP.
NIP. 196610091989101001
KATA PENGANTAR

Segala Puji dan syukur kehadirat Allah SWT atas hidayah-Nya sehingga
penulis mampu menyelesaikan Rancangan Aktualisasi yang akan dilaksanakan di
tempat penulis bertugas yakni di Unit Carly Kanim Soekarno-Hata. Penyusunan
Rancangan Aktualisasi ini sebagai syarat untuk melakukan aktualisasi nilai-nilai dasar
Aparatur Sipil Negara pada Pendidikan dan Latihan (DIKLAT) Latsar Golongan III
Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta
Penyusunan Rancangan Aktualisasi oleh penulis tidak terlepas dari bantuan
dan bimbingan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini penulis mengucapkan
terimakasih kepada :
1. ..................................................................................................................
2. Bapak Sugianto, A.KS., MP selaku Coach yang telah banyak membimbing,
membagi ilmu dan pengalamannya dalam penyusunan laporan ini
3. Segenap Widyaiswara selaku Tenaga Pengajar dan Panitia Penyelenggara
Diklatsar CPNS
4. Seluruh rekan-rekan peserta Diklat Latsar Golongan III Tahun 2018, terutama
pada rekan atas kerjasamanya selama masa pendidikan latsar
Menyadari rancangan aktualisasi tidak terlepas dari kekurangan, maka
penulis mengharapkan kritik dan saran demi perbaikan agar rancangan aktualisasi
ini nantinya dapat memberi manfaat dalam bidang pekerjaan dan penerapannya di
lapangan serta mampu dikembangkan lebih lanjut.

Jakarta, Juni 2018

Penulis
NIP.
DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR BAGAN
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Tujuan dan Manfaat
C. Ruang Lingkup Aktualisasi (SKP, perintah atasan dan inisiatif sendiri)
D. Data Diri
BAB II DESKRIPSI ORGANISISASI
A. Profil Organisasi dan Dasar Hukum
B. Visi dan Misi Organisasi
C. Struktur Organisasi
D. Tugas dan Pokok Organisasi
E. Unit Tempat Peserta Bekerja
BAB III TINJAUAN PUSTAKA DAN CORE ISU
A. Konsepsi Habituasi
B. Nilai-Nilai Dasar Aneka
C. Identifikasi Isu dan Problem Solving
D. Analisis Dampak
BAB IV RANCANGAN AKTUALISASI
A. Rancangan Aktualisasi berdasarkan SKP, Perintah Atasan dan Inisiatif
Sendiri Izin Atasan
B. Jadwal Kegiatan
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dalam rangka pelaksanaan cita-cita bangsa dan mewujudkan tujuan
negara sebagaimana tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 perlu dibangun karakter Aparatur Sipil
Negara yang memiliki integritas, profesional, netral dan bebas dari intervensi
politik, bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu
menyelenggarakan pelayanan publik bagi masyarakat dan mampu
menjalankan peran sebagai unsur perekat persatuan dan kesatuan bangsa.
Maka, dibentuklah UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.
Dalam UU No.5 Tahun 2014, Aparatur Sipil Negara atau yang disingkat
ASN adalah profesi bagi pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan
perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. ASN berfungsi sebagai
perencana, sebagai pelaksana sekaligus sebagai pengawas dan pengendali
dalam pelaksanaan pembangunan bangsa. ASN melaksanakan kebijakan
publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian sesuai dengan
peraturan perundang-undangan yang berlaku, memberikan pelayanan publik
yang profesional dan berkualitas serta adil agar tercipta persatuan dan
kesatuan.
Persepsi masyarakat pada saat ini terhadap kualitas pelayanan ASN
masih belum memuaskan dan terkesan memiliki alur pelayanan yang berbelit,
prosedur yang kurang jelas bahkan tidak jarang terkesan mempersulit
masyarakat awam. Kondisi demikian menyebabkan kurang positifnya citra
kinerja ASN. Banyak kinerja ASN yang masih kurang disiplin, kurang
bertanggung jawab dengan pekerjaannya, lebih mementingkan kepentingan
pribadi dibanding kepentingan masyarakat dan tak jarang terjerumus dalam
kasus korupsi maupun kasus pelanggaran hukum lainnya.
Menyikapi situasi tersebut Pemerintah mulai melakukan pembenahan
dan pengetatan aturan untuk meningkatkan profesionalitas para ASN. Langkah
awalnya dengan melakukan proses perekrutan model sistem CAT (Computer
Assisted Test) sebagai modal dasar untuk menciptakan ASN yang bersih dari
KKN dengan SDM yang berkualitas. Lebih lanjut selain proses rekrutmen
dengan model baru, diberlakukan pula Latihan Dasar CPNS pola baru. Latsar
pola baru ini diharapkan meningkatkan kualitas ASN yang berlandaskan pada
nilai-nilai dasar yang meliputi: Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu dan Anti Korupsi yang kemudian dapat disingkat menjadi
ANEKA. Oleh karena itu peserta Latihan Dasar CPNS mampu menjadi Aparatur
Sipil Negara yang profesional sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayanan
publik dan sebagai perekat dan pemersatu bangsa.
Setelah mempelajari dan memahami kelima nilai dasar, peserta diklat
latsar dituntut untuk memliki nilai-nilai dasar tersebut sebagai pedoman dan
prinsip yang menjadi landasan dalam menjalankan profesinya sebagai ASN.
Untuk menunjang aktualisasi nilai-nilai dasar profesi ASN terlaksana dengan
baik, maka peserta diklat latsar perlu membuat Rancangan Aktualisasi kelima
dasar tersebut yang dituangkan dalam dokumen Rancangan Aktulisasi yang
kemudian akan diaktualisasikan di tempat tugas masing-masing. Ada harapan
besar bahwa nilai-nilai dasar ASN yang sudah diaktualisasi bisa menjadi suatu
pembiasaan (habituasi) dalam setiap pelaksanaan tugas ASN
Seiring berjalannya waktu pada Diklat Latsar kali ini mengalami
perubahan baru yang di atur dalam Peraturan Kepala LAN No. 25 Tahun 2017
tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil
Golongan III. Pengembangan terhadap konsep diklat terintegrasi sejalan
dengan perkembangan dinamika tuntutan jabatan dan penguatan terhadap
kompetensi bidang sesuai dengan formasi jabatan yang ditetapkan maka
nomenklatur Diklat Latsar diubah menjadi Pelatihan Dasar Calon PNS,
Peserta.Pola baru yang terdapat pada diklat golongan III ini wajib mengikuti
Struktur Kurikulum Pembentukan Karakter PNS, yang terdiri dari:
1. Agenda Sikap dan Perilaku Bela Negara
Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran mata pelatihan
Kesehatan Jasmani dan Mental, Tata Upacara Sipil dan Keprotokolan, dan
Kesiapsiagaan secara terintegrasi. Setelah mempelajari mata pelatihan
tersebut, peserta menerapkannya sebagai proses pembentukan sikap
perilaku sebagai PNS Profesional selama penyelenggaraan pelatihan
2. Agenda Nilai–Nilai Dasar PNS
Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran mata Pelatihan
Akuntabilitas PNS, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu, dan Anti
Korupsi. Setelah mempelajari mata Pelatihan tersebut, peserta melakukan
studi lapangan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap
pembelajaran internalisasi Nilai-Nilai Dasar PNS.
3. Agenda Kedudukan dan Peran PNS Dalam NKRI
Kemampuan tersebut diperoleh melalui pembelajaran mata Pelatihan
Manajemen ASN, Pelayanan Publik, dan Whole of Government. Setelah
peserta mempelajari mata Pelatihan tersebut, peserta melakukan studi
lapangan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap
pembelajaran Pengetahuan tentang Kedudukan dan Peran PNS dalam NKRI.
4. Agenda Habituasi
Agenda pembelajaran ini memfasilitasi agar peserta melakukan proses
aktualisasi melalui pembiasaan diri terhadap kompetensi yang telah
diperolehnya melalui berbagai mata Pelatihan yang telah dipelajari

Saat ini peserta Diklat Latsar ditugaskan di Kantor Imigrasi ........ . Dalam
pelaksanaannya, penulis menjadi ...... Kanim ........ merupakan tempat
untuk ............................................................... Dengan disusunnya rancangan
kegiatan aktualisasi prinsip-prinsip dasar profesi yang akan dilaksanakan pada
Unit ......Kanim Soeta pada 80 hari kerja kedepan, diharapkan para Calon
Aparatur Sipil Negara dapat memahami, mengaktualisasikan dan
mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar profesi Aparatur Sipil Negara
(ASN) dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan di lingkungan instansi pemerintah
terkait sesuaian dengan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) sehingga mampu
memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat secara luas sebagai abdi
Negara.
B. Tujuan dan Manfaat
1. Tujuan Aktualisasi nilai-nilai dasar profesi Aparatur Sipil Negara ini adalah
untuk :
a. Mengerti dan memahami lebih dalam tentang nilai-nilai profesi Aparatur
Sipil Negara yang mencankup Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika publik,
Komitmen mutu, dan Anti korupsi (ANEKA).
b. Memperoleh pengalaman nyata tentang penerapan nilai dasar ANEKA
dalam bentuk Sikap dan Perilaku dan Disiplin, dalam Kedudukan dan
perannya sebagai anggota ASN yang akan diterapkan di instansi tempat
bekerja.
c. Bisa mengaktualisasi kelima nilai dasar yang diperoleh dari latihan Dasar
CPNS golongan III terkait tugas yang diamanatkannya
2. Manfaat dari aktualisasi bagi Aparatur Sipil Negara adalah:
a. Mampu menerapkan nilai-nilai Akuntabilitas sehingga memiliki tanggung
jawab dan integritas terhadap tugas dan jabatan
b. Mampu menerapkan nilai-nilai Nasionalisme sehingga bekerja atas dasar
semangat nilai-nilai Pancasila
c. Mampu menjunjung tinggi standar etika publik dalam pelaksanaan tugas
dan jabatan
d. Mampu menerapkan Nilai-nilai Komitmen Mutu sehingga mewujudkan
pelayanan yang prima di lingkungan kerja
e. Mampu Menerapkan Nilai-nilai Anti korupsi sehingga dapat mewujudkan
sikap disiplin serta menjaga kedisiplinan

C. Ruang Lingkup Aktualisasi


Penulisan ini dibatasi pada kegiatan yang terkait SKP, Perintah Atasan dan
Inisiatif sendiri atas izin atasan di unit kerja bagian .......yang mengandung nilai-
nilai dasar profesi PNS yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen
mutu, dan anti korupsi pada Kantor Imigrasi Kelas III Bekasi dengan adanya
kontribusi pada Visi dan Misi organisasi dan penguatan nilai – nilai organisasi
Kementerian Hukum dan HAM, Kami PASTI !
D. Data Diri
1. Mentor/Atasan

Nama :
NIP :
Jabatan :
N0 HP :
EMAIL :
2. Coach/Pembimbing

Nama : Sugianto, A.KS., MP

NIP : 19661009 198910 1 001

Pangkat/Gol.Ruang : Pembina / IV a

Jabatan : Widyaiswara Madya

Unit Kerja : BPSDM Hukum dan HAM

3. Peserta

Nama :

NIP :

Pangkat/Gol.Ruang :

Jabatan :

Unit Kerja :
BAB II
DESKRIPSI ORGANISASI

A. Profil Organisasi dan Dasar Hukum


Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta merupakan salah satu
Kantor Imigrasi terbesar di Indonesia dengan jumlah pegawai terbanyak yaitu
453 pegawai. Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta membawahi
Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandar Udara tersibuk di Indonesia. Bandara
Internasional Soekarno-Hatta adalah salah satu Pintu Gerbang utama
penerbangan Internasional yang berfungsi sebagai pelabuhan Pendaratan dan
Keberangkatan bagi Penumpang Warga negara Indonesia dan Warga Negara
Asing. Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta berada di bawah
tanggung jawab Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta berada di dua terminal
yaitu:
1. Terminal 2 (Kedatangan dan Keberangkatan)
2. Terminal 3 (Kedatangan dan Keberangkatan)
Dalam pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bandara Soekarno-Hatta, peran
Keimigrasian dipayungi oleh Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang
keimigrasian serta Permenkumham No.44 Tahun 2015 tentang Tata Cara
Pemeriksaan Masuk dan Keluar Wilayah Indonesia di Tempat Pemeriksaan
Imigrasi. Penerapan prinsip SELECTIVE POLICY yang berarti bahwa hanya orang
asing yang membawa manfaat yang diberikan izin masuk harus selaras dengan
peran Imigrasi dalam menjalankan TRI FUNGSI IMIGRASI yang antara lain
pelayanan masyarakat, penegakkan hukum dan fasilitator pembangunan sangat
mendukung terciptanya kondisi pemerintahan yang kondusif dan maju.
Kegiatan keimigrasian di TPI Bandara Soekarno-Hatta dapat diidentifikasi
sebagai berikut:

1. Perlintasan Orang
Kedatangan & keberangkatan penumpang melalui TPI Soetta sekitar 30.000
orang terdiri dari kedatangan 15.000 orang & keberangkatan 15.000 orang.
2. Perlintasan Alat Angkut
Perlintasan alat angkut yang datang maupun berangkat sebanyak 184 kali
penerbangan yang dilaksanakan penerbangan asing maupun nasional.
3. Kegiatan keimigrasian
Kegiatan Keimigrasian di TPI Soetta dilaksanakan oleh 3 unit masing-masing
Unit A, B, dan C yang setiap unitnya dikepalai oleh seorang Kepala Seksi Unit
setara eselon IV dengan anggota sebanyak 130 orang per unit.
4. Jam Kerja
Setiap unit terbagi menjadi shift pagi yang dimulai dari pukul 06.00 wib s.d
16.00 wib dan shift sore yang dimulai dari pukul 16.00 wib s.d 06.00 wib,
dengan rincian 2 (dua) unit operasional dan 1 (satu) unit libur.

B. Visi dan Misi Organsasi


C. Struktur Organisasi

D. Unit Tempat Peserta Bekerja


BAB III

TINJAUAN PUSTAKA DAN CORE ISU

A. Kosepsi Habituasi

...............................................................................................................
B. Nilai-Nilai Dasar ANEKA
Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini dituntut untuk mampu bekerja secara
profesional, yaitu mampu memenuhi standar kompetensi jabatannya sehingga
dalam melaksanakan tugas jabatannya mampu bertindak secara efektif dan
efisien. Standar kompetensi yang harus dipenuhi meliputi aktualisasi nilai-nilai
dasar profesi ASN itu sendiri, yakni akuntabilitas, nasionalisme, etika publik,
komitmen mutu dan anti korupsi.
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok atau
institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya, yaitu
menjamin terwujudnya nilai-nilai publik. Nilai-nilai publik tersebut adalah :

a) Mampu mengambil pilihan yang tepat dan benar ketika terjadi konflik
kepentingan
b) Memiliki pemahaman dan kesadaran tentang netralitas ASN
c) Memperlakukan warga Negara secara sama dan adil
d) Menunjukkan sikap dan perilaku yang konsisten dan dapat diandalkan

2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah semangat kebangsaan, ASN dituntut untuk dapat
mementingkan kepentingan Negara dan masyarakat diatas kepentingan
pribadi atau golongan. Pemerintah juga berperan untuk memperoleh
masukan dari masyarakat atas pelayanan yang dilaksanakan. Empat unsur
yang mengaspirasi pembentukan nasionalisme adalah :

a) Pencapaian persatuan nasional


b) Pencapaian kemerdekaan
c) Mandiri
d) Menjaga keunikan nasional

3. Etika Publik
Etika publik adalah refleksi tentang standar/ norma yang menentukan
baik/ buruk, benar/ salah perilaku, tindakan dan keputusan untuk
mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab
pelayanan publik. Pelayan publik yang profesional tidak hanya memiliki
kompetensi teknis serta sifat leadership, namun juga wajib memiliki etika
publik yang baik. Dengan penerapan kode etik ASN, perilaku pejabat publik
harus berubah ke arah yang lebih baik, diantaranya :

a) Berubah dari dilayani menjadi melayani


b) Berubah dari wewenang menjadi peranan
c) Menyadari bahwa jabatan publik adalah amanah yang harus
dipertanggungjawabkan bukan hanya di dunia tapi juga kepada Tuhan
YME
4. Komitmen Mutu
Komitmen Mutu adalah janji pada diri kita sendiri atau pada orang
lain yang tercermin dalam tindakan kita untuk menjaga mutu kinerja
pegawai. Komitmen mutu merupakan pelaksanaan pelayanan publik dengan
berorientasi pada kualitas hasil, dipersepsikan oleh individu terhadap
produk/jasa berupa ukuran baik/buruk. Bidang apapun yang menjadi
tanggungjawab ASN semua harus dilaksanakan secara optimal agar dapat
memberi kepuasan kepada masyarakat. Setelah mengikuti pembelajaran ini,
peserta diharapkan mampu memahami tindakan yang menghargai
efektivitas, efisiensi, mengandung inovasi, dan kinerja yang berorientasi
mutu, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Indikatornya adalah peserta dapat:

a) memahami tindakan yang menghargai efektivitas, efisiensi, inovasi dan


kinerja berorientasi mutu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan
pelayanan publik;
b) menunjukan sikap perilaku kinerja kreatif dan inovatif yang berorientasi
mutu dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

5. Anti Korupsi
Anti korupsi adalah tindakan atau gerakan yang dilakukan untuk
memberantas segala tingkah laku atau tindakan yang melawan norma-norma
dengan tujuan memperoleh keuntungan pribadi, merugikan Negara atau
masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung. KPK bersama
dengan para pakar telah melakukan identifikasi nilai-nilai dasar anti korupsi,
dan dihasilkan sebanyak Sembilan nilai anti korupsi yaitu ; jujur, peduli,
mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani dan adil.
Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta diharapkan mampu membentuk
sikap dan perilaku yang amanah, jujur, dan mampu mencegah terjadinya
korupsi di lingkungannya. Indikatornya adalah peserta dapat:

a) menyadari dampak perilaku dan tindak pidana korupsi bagi kehidupan diri
pribadi, keluarga, masyarakat, dan bangsa;
b) menjelaskan cara-cara menghindari perilaku dan tindak pidana korupsi;
c) menjelaskan pembangunan sistem integritas untuk mencegah terjadinya
korupsi di lingkungannya; dan
d) mengaktualisasikan nilai dasar anti korupsi bagi kehidupan diri pribadi,
keluarga, masyarakat, dan bangsa.
C. Identifikasi Isu dan Problem Solving
1. Identifikasi Isu
Calon Pegawai Negeri Sipil yang ditempatkan sebagai pelaksana Sub
Bidang (sesuaikan dengan SK jabatan saudara sebagai apa dan apa saja
SKPnya) pekerjaan sehari-hari yaitu: 1), ... 2) .....3) .......
4) ........5)..........6)......7)........
Berdasarkan pengalaman bekerja selama 3 bulan membantu pimpinan
sebagai salah satu petugas di Unit Kerja Saudara dirasakan adanya hal yang
perlu diperbaiki/ ditingkatkan dalam pelaksanaan tugas jabatannya dengan
penyusunan isu sebagai berikut:
1. ........................................................................
2. ........................................................................
3. ........................................................................
Beberapa permasalahan diatas dapat dipecahkan dengan metode
enviromental scanning. Enviromental scanning yaitu sikap peduli terhadap
masalah dalam organisasi dan mampu memetakan hubungan kausalitas yang
terjadi. Berdasarkan data tersebut dapat dijabarkan beberapa isu
permasalahan, antara lain:
Kriteria
No Isu Permasalahan Total
Urgency Seriousness Growth
1.
2
3

Berdasarkan hasil analisis USG di atas, maka dapat dikatakan pokok


permasalahannya yaitu “....................................................................”
2. Problem Solving
(rencana apa saja yang akan dilaksanakan untuk memecahkan masalah dari isu
yang paling krisual )
D. Analisis Dampak
(anda analisis jika kondisi tersebut tidak segera di tangani dampak apa saja yang
terjadi dst)
BAB IV
RANCANGAN ANGTUALISASI

A. Rancangan Aktualisasi Berdasarkan SKP, Perintah Atasan dan Inisiatif Sendiri Izin Atasan
Aparatur Sipil Negara (ASN) saat ini dituntut untuk mampu bekerja secara profesional, yaitu mampu memenuhi standar
kompetensi jabatannya sehingga dalam melaksanakan tugas jabatannya mampu bertindak secara efektif dan efisien. Standar
kompetensi yang harus dipenuhi meliputi aktualisasi nilai-nilai dasar profesi ASN itu sendiri, yakni akuntabilitas, nasionalisme,
etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi. Dalam membuat penyusunan rancangan aktualisasi ini, peserta mengambil
sumber dari SKP, perintah atasan, dan inisiatif pribadi sebagai dasar dalam pelaksanaan aktualisasi saat di tempat tugas/magang
dengan rincian sebagai berikut:

KONTRIBUSI
PENGUATAN
NILAI-NILAI TERHADAP VISI
NO KEGIATAN TAHAPAN KEGIATAN OUTPUT NILAI-NILAI
DASAR DAN MISI
ORGANISASI
ORGANISASI
1 2 3 4 5 6 7
A Berdasarkan SKP
1 Menyusun dan a. Menerima surat undangan atau Dalam membaca surat atau Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
memantau acara informasi kegiatan yang akan menerima informasi mengenai Nasionalisme, misi organisasi organisasi yang
pimpinan dihadiri oleh pimpinan undangan kegiatan atau acara Etika Publik, yaitu terpenuhi pada
b. Membaca surat undangan atau pimpinan saya akan berupaya untuk Komitmen Mutu meningkatkan kegiatan ini
informasi kegiatan yang akan selalu teliti, dan menyusun acara pelayanan yaitu
dihadiri oleh pimpinan tersebut sesuai dengan tanggal Keimigrasian Profesional,
c. Mencatat kegiatan yang akan terdekat untuk mempermudah saya yang prima Akuntabel,
dihadiri pimpinan pada papan dalam memantau kegiatan yang akan dapat Sinergi dan
kegiatan dihadiri oleh pimpinan untuk Inovasi
terpenuhi.
d. Memasukan kegiatan tersebut selanjutnya di informasikan kepada
ke dalam form untuk laporan pimpinan dengan memperhatikan
tahunan mengenai kegiatan kesopanan dan etika yang baik dalam
pimpinan menyampaikannya.
e. Mengarsipkan surat undangan Bukti fisik berupa undangan kegiatan
f. Menginformasikan kegiatan yang akan dihadiri pimpinan, saya
tersebut kepada pimpinan arsipkan untuk menjadi bukti fisik
g. Mengingatkan kembali dalam pembuatan laporan diakhir
pimpinan ketika kegiatan akan tahun yang dengan inisiatif saya
terlaksana dalam waktu dekat memasukan kegiatan tersebut ke
dalam form mengenai kegiatan
pimpinan sebagai bentuk tanggung
jawab saya dalam melaksanakan
pekerjaan sesuai dengan pasal 5 UU
ASN tentang kode etik dan kode
perilaku ASN.
2 Memeriksa surat keluar a. Menerima surat yang akan Dalam membaca isi surat yang saya Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
baik eksternal maupun ditandatangani oleh pimpinan terima dari konseptor/Kaur Nasionalisme, misi organisasi organisasi yang
internal yang akan b. Membaca isi surat yang TU/Kasubsi saya akan memperhatikan Komitmen Mutu yaitu terpenuhi pada
ditandatangani diterima dengan teliti dalam penulisan isi surat meningkatkan kegiatan ini
pimpinan c. Memilah surat yang bersifat tersebut sesuai dengan ejaan yang yaitu
pelayanan
penting, segera dan biasa disempurnakan (EYD) dan format Keimigrasian Profesional,
d. Memeriksa paraf konseptor yang sesuai dengan tata naskah dinas. yang prima Akuntabel, dan
surat, Kaur TU, atau Kasubsi Dalam memeriksa surat keluar Sinergi
e. Menyerahkan surat yang akan eksternal maupun internal yang akan dapat
ditandatangani kepada ditandatangani pimpinan saya akan terpenuhi.
pimpinan selalu cermat, disiplin, bertanggung
f. Menerima surat yang sudah jawab dengan mengarsipkan pula
ditandatangani oleh pimpinan surat yang sudah ditandatangani oleh
g. Mengarsipkan surat yang sudah pimpinan agar sesuai dengan pasal 5
ditandatangani pimpinan UU ASN tentang kode etik dan kode
perilaku ASN.
3 Mengetik surat/dokumen a. Menerima surat yang harus Dalam menerima perintah pimpinan Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
dinas yang langsung ditanggapi atau menerima untuk mengetik surat/dokumen dinas Nasionalisme, misi organisasi organisasi yang
diperintahkan pimpinan perintah pimpinan saya terima dengan etika yang baik, Etika Publik, yaitu terpenuhi pada
b. Membaca isi dan maksud dari memahami terlebih dahulu isi dan Komitmen meningkatkan kegiatan ini
surat tersebut atau maksud dari surat yang akan Mutu, pelayanan yaitu
memahami maksud dari ditanggapi atau maksud konsep dari Anti Korupsi Keimigrasian Profesional,
konsep surat yang akan surat yang harus saya kerjakan dan yang prima Akuntabel,
dikerjakan diinginkan oleh pimpinan agar lebih Sinergi, dan
dapat
c. Mengetik surat efektif dan efisien. Inovasi
terpenuhi.
d. Menyerahkan surat kepada Dalam mengetik surat/dokumen
pimpinan untuk tersebut saya akan sangat teliti dalam
ditandatangani menggunakan penulisan sesuai
e. Menerima surat yang sudah dengan ejaan yang disempurnakan
ditandatangani oleh pimpinan (EYD) dan dengan format yang sesuai
f. Diberikan nomor surat keluar dengan Tata Naskah Dinas juga akan
untuk selanjutnya di masukan saya selesaikan berdasarkan target
ke dalam buku ekspedisi yang diperintahkan oleh pimpinan
pengiriman surat keluar atau tanpa menunda – nunda pekerjaan
di simpan dalam file Surat yang dapat menyebabkan jam kerja
Keluar di Personal Computer menjadi berlebih, tidak efektif dan
g. Mengirimkan surat tersebut efisien dalam menggunakan waktu
baik via email maupun layanan kerja yang ada.
ekspedisi

4 Mengarsipkan surat – a. Menerima surat penting yang Dalam mengarsipkan surat-surat Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
surat penting pimpinan harus di arsipkan dalam file penting pimpinan akan saya lakukan Nasionalisme, misi organisasi organisasi yang
Kepala Kantor dengan cermat, disiplin dan Etika Publik yaitu terpenuhi pada
b. Membaca surat penting yang bertanggung jawab sesuai dengan meningkatkan kegiatan ini
akan di arsipkan pasal 5 UU ASN tentang kode etik dan pelayanan yaitu
c. Mengurutkan berdasarkan kode perilaku ASN juga menjaga Keimigrasian Profesional,
tanggal kerahasiaan surat penting tersebut yang prima dapat Akuntabel, dan
d. Mengarsipkan surat penting apabila bersifat rahasia. terpenuhi. Sinergi
pimpinan kedalam odner
5 Memeriksa dokumen a. Memeriksa paraf Pejabat Dalam memeriksa paraf pada Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
keimigrasian yang akan Imigrasi pada dokumen dokumen keimigrasian yang akan di Etika Publik, misi organisasi organisasi yang
ditandatangani pimpinan keimigrasian yang akan tandatangani oleh pimpinan saya Komitmen Mutu yaitu terpenuhi pada
ditandatangani pimpinan akan teliti, cermat, efektif dan efisien meningkatkan kegiatan ini
b. Menyesuaikan jumlah begitupun dalam memeriksa pelayanan yaitu
dokumen keimigrasian yang kesesuaian jumlah dan data dokumen Keimigrasian Profesional,
akan ditandatangani pimpinan keimigrasian tersebut yang tercantum yang prima dapat Akuntabel, dan
dengan yang tercantum pada pada buku ekspedisi sebagai rasa terpenuhi. Sinergi
buku ekspedisi tanggung jawab. Yang terakhir, saya
c. Menyerahkan kepada pimpinan menjaga sopan santun dan etika yang
dokumen keimigrasian yang benar kepada pimpinan dalam
akan ditandatangani setelah menyerahkan dokumen keimigrasian
diperiksa yang telah siap ditandatangani
pimpinan.
6 Memeriksa portal, a. Membuka aplikasi portal Dalam memeriksa aplikasi portal Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
simaya, dan email Ditjenim/Simaya/Email dan Ditjenim/Simaya/email saya akan Etika Publik, misi organisasi organisasi yang
memeriksa surat atau berita cermat supaya tidak ada informasi Komitmen Mutu yaitu terpenuhi pada
yang ditujukan untuk Kantor dan berita terlewat yang ditujukan meningkatkan kegiatan ini
Imigrasi Kelas III Bekasi untuk Kantor Imigrasi Kelas III Bekasi. pelayanan yaitu
b. Menyimpan file surat atau Sebagai bentuk responsibiliti saya Keimigrasian Profesional,
berita pada folder yang akan selalu menyimpan file surat yang prima Akuntabel,
disediakan untuk menjadi arsip tersebut pada arsip elektronik Sinergi, dan
dapat
elektronik (digitalisasi) demi menjaga Inovasi
terpenuhi.
c. Mencetak surat atau berita keefektivitasan dan keefisienan dalam
yang ditujukan untuk Kantor pengarsipan file surat yang masuk
Imigrasi Kelas III Bekasi melalui aplikasi portal/simaya/email.
d. Hasil yang sudah dicetak Dan tidak akan menyebarluaskan
digabungkan dengan surat jenis informasi yang bersifat rahasia.
masuk lainnya untuk diproses
lebih lanjut
B Perintah Atasan
1 Memproses surat masuk a. Menerima surat masuk yang Dalam memilah surat masuk saya Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
untuk Kantor Imigrasi ditujukan untuk Kantor Imigrasi akan selalu teliti dan cermat dengan Etika Publik, misi organisasi organisasi yang
Kelas III Bekasi Kelas III Bekasi membaca isi surat tersebut terlebih Komitmen Mutu yaitu terpenuhi pada
b. Membaca isi surat dengan dahulu untuk selanjutnya dicatat meningkatkan kegiatan ini
seksama dalam buku Agenda Surat Masuk. pelayanan yaitu
c. Memilah surat masuk Setelah surat di disposisi oleh Keimigrasian Profesional,
berdasarkan sifatnya (penting, pimpinan, saya akan menyerahkan yang prima Akuntabel, dan
segera, biasa) kepada masing – masing subseksi Sinergi
dapat
d. Menuliskan informasi surat dengan mengedepankan etika saya
terpenuhi.
masuk kedalam buku agenda dalam menyampaikan surat yang
Surat Masuk telah di disposisi oleh pimpinan.
e. Memberikan lembar disposisi
pada surat masuk termasuk
indeks surat
f. Memasukan surat masuk ke
pimpinan untuk di disposisi ke
sub seksi
g. Menerima surat yang telah di
disposisi oleh pimpinan
h. Menuliskan surat yang telah di
disposisi oleh pimpinan ke
dalam buku agenda Surat
Masuk
i. Menuliskan surat yang telah di
disposisi pimpinan ke dalam
buku ekspedisi setiap sub seksi
j. Menyerahkan surat masuk
kepada masing – masing sub
seksi
2 Memasukan berita a. Membuat isi berita yang akan Dalam membuat isi berita yang akan Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
kegiatan atau ditampilkan pada laman ditampilkan pada laman website, saya Nasionalisme, misi organisasi organisasi yang
memperbaharui website akan memperhatikan tata cara Etika Publik, yaitu terpenuhi pada
informasi Kantor Imigrasi b. Memilah dan editing foto penulisannya sesuai dengan ejaan Komitmen Mutu meningkatkan kegiatan ini
Kelas III Bekasi di Website kegiatan yang disempurnakan (EYD), dan pelayanan yaitu
www.imigrasibekasi.com c. Meminta persetujuan atasan memperhatikan keakuratan dari isi Keimigrasian Profesional,
atas redaksi yang akan berita tersebut untuk menjaga yang prima Akuntabel,
ditampilkan pada laman kualitas mutu dari informasi yang Sinergi,
dapat
website. disampaikan dengan mengedepankan Transparan dan
terpenuhi.
d. Meng-upload berita yang sudah kode etik saya sebagai PNS yang Inovasi
disetujui ke laman website sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun
2014 tentang ASN.
3 Membuat Notulen rapat a. Menghadiri atau ikut serta Dalam membuat notulen rapat saya Akuntabilitas, Pada kegiatan ini Nilai-nilai
dalam rapat akan sangat cermat, teliti dan Nasionalisme, misi organisasi organisasi yang
b. Menyimak rapat dengan bertanggung jawab atas semua isi Etika Publik, yaitu terpenuhi pada
seksama dari notulen tersebut. Supaya efektif Komitmen Mutu meningkatkan kegiatan ini
c. Mengetik semua pembahasan dan efisien dalam membuat notulen pelayanan yaitu
dalam rapat rapat saya akan menuliskan seluruh Keimigrasian Profesional,
d. Mencetak notulen yang sudah isi pembahasan dalam rapat tersebut yang prima Akuntabel,
dibuat lalu di tandatangani dengan bahasa yang baik dan benar Sinergi, dan
dapat
e. Mengarsipkan notulen rapat sesuai dengan ejaan yang Inovasi
terpenuhi.
pada odner Notulen yang disempurnakan (EYD) tanpa
tersedia mengurangi dan menambahkan hal –
hal atau pembahasan yang tidak
terjadi dalam rapat untuk menjaga
etika dalam hal kejujuran dan
tanggung jawab sebagai seorang PNS
yang terdapat dalam UU Nomor 5
tahun 2014 tentang ASN. Yang
terakhir dikarenakan membuat
notulen adalah perintah pimpinan
dan tidak tercantum dalam SKP saya,
maka setelah saya selesai membuat
notulen saya akan mengarsipkannya
sebagai bentuk tanggung jawab saya
kepada pimpinan.
C. Inisiatif Sendiri izin
Atasan
1 No Kegiatan
Juni

A Berdasarkan SKP
2 1. Menyusun dan memantau acara pimpinan
2
dst 3
dst

B. Jadwal Kegiatan
Kegiatan-kegiatan dalam rancangan aktualisasi akan dilaksanakan di tempat kerja secara berurutan selama 80 (delapan puluh)
hari dimulai sejak tanggal ..... Juni s/d ..... 2018 dengan jadwal sebagai berikut :
BAB V
PENUTUP

A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA