Anda di halaman 1dari 9

Vershire Company

Overview
Vershire Company merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri
pengemasan, perusahaan ini terdiversifikasi menjadi beberapa divisi. Salah satunya
adalah divisi alummunium can yang merupakan perusahaan manufaktur alumunium
terbesar di US. Divisi dibedakan berdasarkan produk yang di hasilkannya setiap divisi
memiliki dua manajer utama yaitu manajer pemasaran dan manufaktur. Dibawah manajer
manufaktur terdapat manajer pabrik yang tersebar di berbagai daerah. Manajer pemasaran
juga mamiliki beberapa district yang juga tersebar di beberapa daerah.
Setiap divisi di vershire company diberi tanggungjawab dan pengendalian penuh
atas divisinya kecuali dua hal yaitu penambahan modal dan hubungan tenaga kerja.
Angaran merupakan alat kendali untuk divisi agar usaha yang mereka lakukan sesuai
dengan dan untuk mencapau tujuan perusahaan.
Anggaran terdiri dari dua jenis yaitu penjualan dan manufaktur, yang
penyusunannya melalui beberapa tahapan dengan pola bottom up. Pengukuran dan
evaluasi kinerja dilakukan setiap bulan melalui laporan evaluasi kinerja. Evaluasi dan
pengukuran ini dilakukan oleh manajer pabrik untuk kemudian diberikan kepada manajer
corporate untuk direview. Terdapat insentif bagi para manajer, insentif tersebut diberikan
berdasarkan pengukuran kinerja dengan menggunakan standar tertentu dan tingkat laba.

Industry Analysis
Industri pengemasan terutama pengemasan kaleng alumunium tergolong industri
yang kurang atraktif dan sangat kompetitif. Jika di analisis dengan menggunakan porter
five forces akan dapat kita lihat bahwa industri ini sangat kompetitif. Intensy of rivalry
among existing competitors pada industri ini sangat tinggi, karena perusahaan dalam
industri ini hamper tidak ada yang unggul karena mempunyai teknologi dan kualitas
produk yang sama. Bargaining power of buyer juga tinggi karena konsumen dapat
dengan mudah untuk berpindah ke perusahaan lain, bahkan kenbanyakan konsumen
memenuhi kebutuhannya dari beberapa supplier. Bargaining power of supplier disini juga
tinggi, karena hanya terdapat empat supplier aluminium sehingga mau tidak mau
perusahaan harus menjalin kontrak jangka panjang dan supplier bias saja memainkan
harga. Namun, threat of new entry dan substitutes product tergolong moderate dan
rendah, investasi pada industri ini lumayan besar dan hanya dengan skala ekonomi yang
besar perusahaan dapat efisien. Hal ini menjadi penghalamg bagi para pemain baru untuk
masuk ke industri ini. Sampai saat ini belum ada produk pengganti untuk alumunium can,
karen industri ini memiliki beberapa keunggulan yaitu, produksinya yang efisien, mudah
untuk dibentuk, mengurangi masalah rasa, dapat menghemat biaya transpostasi karena
ringan, dan dapat di daur ulang.
Strategi yang diambil oleh vershire company adalah strategi low cost. Dimana
biaya produksi ditekan agar lebih efisien sehingga dapat memberikan harga rendah
kepada konsumen.

Discussion Question
1. Outline strengths and weakness of Vershire Company planning and control
system
- Kekuatan:
- Vershire company merupakan perusahaan yang berada dalam industri
yang sangat kompetitif. Seperti yang telah diuraikan melalui analisis porter
diatas bahwa perusahaan yang berada dalam industri alumunium can tidak ada
yang mempunyai posisi kuat. Jumlah penjualan produknya sangat dipengaruhi
oleh perubahan harga jual, luas pasar industri ini juga kurang luas karena
banyaknya competitor dan bargaining power dari pembeli yang amat tinggi.
Untuk tipe perusahaan yang menghadapi kondisi semacam ini lebih baik
untuk menggunakan budget yang berjangka pendek karena kondisi tidak
stabil. Vershire menggunakan budget dengan tipe jangka pendek sehingga
sudah baik dalam hal perencanaanya.
- Perencanaan anggraan baik penjualan maupun produksi dilimpahkan
kepada masing-masing divisi dan pabrik, sehingga anggaran sesuai dengan
kebutuhan masing-masing divisi dan pabrik.
- Perencanaan anggaran dibuat secara tahap demi tahap yang sangat teliti
dengan berbagai macam kondisi dan dampaknya, sehingga kecil kemungkinan
anggaran akan meleset.
- Perencanaan melibatkan peran seluruh level manajer, dan dikendalikan
oleh staff controller sehingga kecil kemungkinan untuk terjadi
penyalahgunaan anggaran.
- Pengendalian untuk pusat biaya operasional lebih diarahkan untuk
meminimalisir biaya-biaya operasi yaitu dengan jalan menetapkan besarnya
biaya standar yang selanjutnya digunakan sebagai tlok ukur.
- Kelemahan:
- Prosedur perencanaan dan pengusulan anggaran terlalu berbelit-belit
sehingga membutuhkan waktu yang lama
- Penilaian prestasi seharusnya dipakai sebagai alat untuk mengukur
efisiensi sehingga manajer pabrik tidak melakukan hal-hal yang mengurangi
mutu dan kualitas untuk memenuhi standar efisiensi.
- Penilaian prestasi dan kinerja manajer pabrik yang menggunakan tingkat
profitabilitas kurang baik. Karena membandingkan antar pabrik yang mungkin
jenis produk dan kapasitas pabriknya berbeda.
- Insentif bagi manajemen memunculkan kompetisi di dalam pabrik antara
lini produksi dan departemen untuk mengejar efisiensi biaya.
2. Prepare a timeline (May to December) diagram tracing the activities in the budget
process at Vershire Company

Pada tahapan ini semua tren dibuat


Setiap general manajer divisi mengaukan
untuk dua tahun kedepan dan
laporan pendahuluan yang berisi ramalan
dengan prediksi kondisi untuk
penjualan, penghasilan, dan modal yang
antisipasi
diperlukan untuk tahun depan

Forecast meliputi penjualan,


Staff riset pasar pusat mengembangkan pendapatan, dan budget serta
penilaian pasar yang lebih formal, setelah itu kondisi ekonomi, dampaknya, dan
forecast yang sudah lengkap di berikan market share. Hal ini dibuat
kepada setiap divisi untuk di review dengan alas an agar perusahaan
dapat meramalkan keadaan yang
akan terjadi dan mengambil
langkah untuk mengantisipasi.

Fore cast ini disusun di kantor


pusat karena untuk memastikan
asumsi yang digunakan sama
sehingga semua forecast penjualan
wajar dan dapat dicapai.

Setiap manajer divisi menyusun forecast Informasi budget diminta


penjualan masing-masing, setiap district dari masing-masing district
diminta untuk membuat forecast penjualan atau staf karena mereka
tahun depan, setelah itu forecast penjualan yang lebih mengerti akan
dari seluruh district di konsolidasi oleh kebutuhannya. Setelah itu
manajer divisi dikonsolidasi oleh manajer
divisi untuk direview oleh
vice president marketing
hal ini bertujuan untuk
mengontrol dan
memastikan budget telah
sesuai.

Setelah semuanya setuju, budget


Langkah selanjutnya forecast penjualan
tersebut menjadi target, dan setiap
setiap divisi deserahkan ke kantor pusat
district diberi tanggungjawab
untuk di review dan disetujui
sesuai porsinya.
Di level pabrik, penjualan dikategorikan menurut harga, volume, dan pengguna akhir.
Setelah disetejui
Halpada tingkat divisi untuk
ini memudahkan dan membuat rencana produksi.
corporate budget penjualan kemudian
diwujudkan ke dalam budget penjualan setiap
pabrik
Setelah estimasi penjualan dibuat, Laba dihitung dari penjualan
selanjutnya membuat budget untuk laba dikurangi variable cost dan
kotor, biaya tetap, dan pendapatan sebelum fixed overhead budget
pajak (budget biaya umum).
Manajer pabrik
bertanggungjawab atas
budget profit hal ini
dimaksudkan agar
memotivasi para manajer
menghasilkan produk yang
berkualitas agar laku
dipasaran.

Sebelum budget dari pabrik diusulkan, Hal ini sangat penting agar
controller staff mendatangi pabrik untuk pada saat mempresentasikan
mendaptkan pemahaman mengenai kondisi controller staff lebih dapat
pabrik dan memastikan budget telah sesuai menjelaskan kepada manajer
dengan tujuan perusahaan corporate.

Pada tanggal 1 September budget pabrik di Jika budget kurang sesuai


usulkan kepada manajer per divisi untuk dengan harapan manajer,
dikonsolidasikan dan di presentasikan kepada manajer pabrik akan diminta
general manajer divisi. untuk melakukan
pengurangan agar budget
sesuai dengan standar yang
telah dibuat sebelumnya.

Budget yang telah disetujui dikirimkan Setelah budget disetujui dan


kepada CEO untuk kemudian diterima, akan susah bila ada
dikonsolidasikan dan diusulkan kepada perubahan. Masalah yang
dewan komisaris pada pertemuan dewan muncul kemudian diharpkan
komisaris di bulan Desember akan dapat diselesaikan oleh para
staff lapangan. Hal ini bertujuan agar para manajer divisi dan pimpinan district lebih
berhati-hati dalam membuat anggaran.
3. Should the Vershire plant managers be held responsible for profits?Why? Why
not?
Aktivitas produksi/manufaktur biasanya digolongkan ke dalam kegiatan
pusat biaya, penilaian prestasi manajemen dilakukan atas dasar perbandingan
prestasi pengelolaan biayanya dengan standar biaya dan anggaran biaya overhead.
Namun, masalah dapat timbul karena prestasi biaya standar sesungguhnya tidak
dapat dipakai sebagai ukuran tentang seberapa baik pelaksanaan kegiatan
produksi. Sebagai contoh pengendalian mutu mungkin tidak begitu baik, produk-
produk yang berada di bawah standar mutu mungkin saja dapat diloloskan dalam
usaha untuk memenuhi biaya standar atau ada kemungkinan tidak ada motivasi
untuk menghasilkan produk yang sulit atau untuk meningkatkan produksinya.
Selain itu, dalam divisi atau pabrik dapat terjadi kompetisi untuk menekan biaya
agar dikatakan lebih efisien.
Jika memang prestasi manajer pabrik diukur dengan membandingkan
dengan standar tertentu ataupun dengan efisiensi dan efektivitasnya dalam
menghasilkan produk, harus ada aktivitas pengendalian mutu yang dilakukan oleh
orang yang berada di luar bagian manufaktur. Perusahaan dapat menerapkan total
quality manajemen sehingga mutu produksi dapat terjamin. Dengan adanya TQM
para manajer pabrik harus dapat menjaga kualitas dan juga dapat meningkatkan
kuantitas.
Apabila hal ini sulit dilakukan yang dapat dilakukan adalah dengan
mengukur prestasi kegiatan manufaktur dengan tingkat laba. Walaupun besarnya
volume penjualan yang mempengaruhi tingkat laba dipengaruhi oleh beberapa
faktor yang berada diluar kendali manajer produksi. Alternative ini juga memiliki
beberapa kelemahan antara lain dapat terjadinya persaingan antar divisi dan
pabrik untuk mendapatkan keuntungan dan persaingan untuk memperoleh
konsumen hal ini dikhawatirkan dapat menghancurkan perusahaan.
Manajer pabrik dapat diberi tanggungjawab untuk menghasilkan laba, jika
tidak ada jaminan kualitas untuk produk dan faktor-faktor yang mempengarauhi
laba dapat dikendalikan oleh manajer pabrik.
4. How do you assess the performance evaluation system contained in exhibit 2 and
3?
System evaluasi kinerja yang terdapat dalam exhibit 2 dan 3 sudah baik,
jika manajer pabrik diberi tanggungjawab menghasilkan laba, maka prestasi akan
diukur berdasarkan tigkat laba. Namun, masih ada kekurangan yaitu tidak adil
jika membangdingkan laba dan biaya untuk semua pabrik. Karena produk yang
dihasilkan dan kapasitas pabrik tidak sama satu dengan yang lain. Seharusnya
laba dan biaya diperbandingkan antar pabrik dengan produk yang sama dan
kapasitas yang sama pula.
Jika manajer pabrik tidak diberi tanggungjawab laba, maka system
evaluasi kinerja pada exhibit 2 tidak perlu mengunakan item penjualan, hanya
biaya standard dan biaya aktual saja untuk melihat berapa variansnya. Untuk
exhibit 3 juga demikian, tidak perlu ada analisis sales dan perbandingan profit
antar pabrik cukup biayanya saja. Penilaian prestasi seharusnya dipakai sebagai
alat untuk memastikan bahwa anggaran yang sudah disetujui bersama tidak akan
dilebihkan tanpa persetujuan dari pihak manajemen bukan untuk mengukur
efisiensi sehingga manajer pabrik tidak melakukan hal-hal yang mengurangi mutu
dan kualitas untuk memenuhi standar efisiensi

5. On balance, would you redesign the management control structure at Vershire


Company? If so, how and why?
Struktur pengendalian manajemen pada vershire company sudah baik, baik
struktur organisasi maupun, system penganggarannya, maupun pengukuran
kinerjanya. Hanya terdapat beberapa kelemahan, misalnya pada tahapan penyusunan
anggaran terkesan sangat berbelit-belit namun hal tersebut ditujukan agar panggaran
disusun dengan teliti dan sesuai kebutuhan. Untuk itu saya merekomendasikan
beberapa hal untuk memperbaiki system pengendalian manajemen pada vershire
company.
a. Untuk pabrik yang berada dalam lokasi yang tidak jauh bias menggunakan
satu manajer poabrik saja, karena struktur perusahaan yang sekarang kurang
efisien. Begitu pula pada district tidak perlu menggunakan banyak manajer
district.
b. Salah satu penilaian kinerja menggunakan di vershire company standar biaya,
seharusnya menggunakan evaluasi tambahan yaitu menggunakan evaluasi
kualitas, skedul produksi, dan keputusan memakai atau membeli. Untuk itu
perusahaan dapat menggunakan total quality management agar kualitas
produk terjamin dan dapat lebih baik
c. Dalam melakukan evaluasi kinerja dan memberikan insentif kepada manajer
menggunakan tingkat laba, seharusnya perusahaan mengelompokkan pabrik-
pabrik yang sejenis dan seukuran agar penilaian kinerja lebih adil.
d. Penilaian prestasi seharusnya dipakai sebagai alat untuk memastikan bahwa
anggaran yang sudah disetujui bersama tidak akan berubah tanpa persetujuan
dari pihak manajemen. Bukan untuk mengukur efisiensi yang kadang
menyebabkan manajer pabrik melakukan hal-hal yang dapat mengurangi
kualitas untuk memenuhi standar efisiensi saja.