Anda di halaman 1dari 11

PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN

(PPG DALJAB)

Tugas M5KB1 Model Pembelajaran

Andy Prayoga, S.Kom


18230552310001
SMK NEGERI 1 DOMPU

PROGRAM STUDI TEKNOLOGI KOMPUTER DAN INFORMATIKA – 523


TAHUN 2018
Tugas M5 KB1
Berdasarkan berbagai model yang telah dipelajari sebelumnya, berikut ini contoh kegiatan
pembelajaran yang dapat Anda amati!

Tugas:
1. Identifikasi berbagai tahapan yang dilakukan guru pada kegiatan pembelajaran tersebut!
2. Analisislah sintak pembelajaran yang muncul pada kegiatan pembelajaran tersebut!
3. Tentukanlah model pembelajaran apa yang digunakan oleh guru dalam pelaksanaan
pembelajaran pada video tersbeut!
4. Simpulkan model pembelajaran pada video tersebut, serta jelaskan mengapa penerapan
model tersebut menjadi efektif dalam pelaksanaan pembelajaran pada video!
5. Susunlah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan penerapan dan
pengembangan model yang sama dengan contoh pada video sesuai disiplin ilmu Anda!

I. Tahapan yang dilakukan Guru dalam Video tersebut adalah :


 Memberikan Salam
 Memberikan semangat kepada Peserta Didik
 Penumbuhan Karakter dan Sikap Spiritual Peseta Didik
 Penumbuhan Karakter, Bebersihan dan Kerapihan Peserta Didik
 Periksa Absensi Pesera Didik
 Menyampaikan Materi dan Tujuan Pembelajaran
 Pre Test / Apersepsi mengasah Kemampuan Awal Peserta Didik
 Pengelompokkan Peserta Didik
 Sintaks 1. Mengidentifikasi Masalah
 Sintaks 2. Menetapkan Masalah
 GLS (Gerakan Literasi Sekolah) Membudayakan membaca Peserta Didik
 Kolaborasi Diskusi dan Memecahkan Masalah
 Sintaks 3. Kolaborasi Mengembangkan Solusi
 Sintaks 4 Melakukan Tindakan Strategis
 Sintaks 5. Melihat Ulang dan Evaluasi
 Penarikkan Kesimpulan
 Post Test Mengasah pengetahuan pembelajaran Peserta Didik tentang Materi Hari ini
 Penumbuhan Karakter dan Sikap Spiritual Peseta Didik
II. Sintaks 1. Mengidentifikasi Masalah
Guru menjelaskan tujuan pembelajaran, menjelaskan kebutuhan yang diperlukan dan
memotivasi siswa terlibat pada aktivitas pemecahan masalah yang dipilihnya.
Siswa menginventarisasi dan mempersiapkan kebutuhan yang diperlukan dalam proses
pembelajaran. Siswa berada dalam kelompok yang telah ditetapkan.
Pada saat mulai pembelajaran, guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara jelas,
menumbuhkan sikap positif terhadap pelajaran. Guru menyampaikan bahwa perlu adanya
elaborasi tentang hal-hal sebagai berikut:
 Tujuan utama dari pembelajaran adalah tidak untuk mempelajari sejumlah informasi
baru, namun lebih kepada bagaimana menyelidiki masalah-masalah penting dan
bagaimana menjadikan pebelajar yang mandiri.
 Permasalahan yang diselidiki tidak memiliki jawaban mutlak ”benar”. Sebuah
penyelesaian yang kompleks memiliki banyak penyelesaian yang terkadang
bertentangan.
 Selama tahap penyelidikan dalam pembelajaran, siswa didorong untuk mengajukan
pertanyaan dan mencari informasi dengan bimbingan guru.
 Pada tahap analisis dan penyelesaian masalah siswa didorong untuk menyampaikan
idenya secara terbuka.
Guru perlu menyajikan masalah dengan hati-hati dengan prosedur yang jelas untuk
melibatkan siswa dalam identifikasi. Hal penting di sini adalah orientasi kepada situasi
masalah menentukan tahap untuk penyelidikan selanjutnya. Oleh karena itu pada tahap ini
presentasi harus menarik minat siswa dan menimbulkan rasa ingin tahu

Sintaks 2. Menetapkan Masalah


Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan
dengan masalah tersebut. Siswa membatasi permasalahannya yang akan dikaji.
Pemecahan suatu masalah yang membutuhkan kerjasama dan sharing antar anggota
mendorong siswa untuk belajar berkolaborasi. Oleh sebab itu, guru dapat memulai kegiatan
pembelajaran dengan membentuk kelompok-kelompok siswa dimana masing-masing
kelompok akan memilih dan memecahkan masalah yang berbeda. Prinsip-prinsip
pengelompokan siswa dalam pembelajaran kooperatif dapat digunakan dalam konteks ini
seperti: kelompok harus heterogen, pentingnya interaksi antar anggota, komunikasi yang
efektif, adanya tutor sebaya, dan sebagainya. Hal penting yang dilakukan guru adalah
memonitor dan mengevaluasi kerja masing-masing kelompok untuk menjaga kinerja dan
dinamika kelompok selama pembelajaran. Selanjutnya guru dan siswa menetapkan
subtopik-subtopik yang spesifik, tugas-tugas penyelidikan, dan jadwal.

Sintaks 3. Kolaborasi Mengembangkan Solusi


Pada fase ini guru membantu siswa dalam mengumpulkan informasi dari berbagai
sumber, siswa diberi pertanyaan yang membuat mereka berpikir tentang suatu masalah dan
jenis informasi yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah tersebut. Siswa diajarkan
untuk menjadi penyelidik yang aktif dan dapat menggunakan metode yang sesuai untuk
masalah yang dihadapinya, siswa juga perlu diajarkan apa dan bagaimana etika penyelidikan
yang benar.
Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, untuk mendapatkan
penjelasan dan pemecahan masalah. Siswa melakukan inkuiri, investigasi, dan bertanya untuk
mendapatkan jawaban atas permasalahan yang dihadapi

Sintaks 4 Melakukan Tindakan Strategis


Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan laporan serta membantu siswa
untuk berbagai tugas dalam kelompoknya. Siswa menyusun laporan dalam kelompok dan
menyajikannya dihadapan kelas dan berdiskusi dalam kelas
Hasil karya yang dimaksud lebih dari sekedar laporan tertulis, termasuk hal-hal seperti
rekaman video yang memperlihatkan situasi yang bermasalah dan solusi yang diusulkan,
model-model yang mencakup representasi fisik dari situasi masalah atau solusinya, dan
program komputer serta presentasi multimedia. Selain beberapa hal tersebut, dapat pula
dilakukan dengan cara lain, newsletter misalnya, merupakan cara yang ditawarkan untuk
memamerkan hasil-hasil karya siswa dan untuk menandai berakhirnya proyek-proyek
berbasis masalah

Sintaks 5. Melihat Ulang dan Evaluasi


Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka
dan proses-proses yang mereka gunakan. Siswa mengikuti tes dan menyerahkan tugas-tugas
sebagai bahan evaluasi proses belajar
Fase terakhir PBL ini melibatkan kegiatan-kegiatan yang dimaksudkan untuk membantu
siswa menganalisis dan mengevaluasi proses berpikirnya sendiri maupun keterampilan
investigative dan keterampilan intelektual yang mereka gunakan. Selama fase ini, guru
meminta siswa untuk merekonstruksikan pikiran dan kegiatan mereka selama berbagai fase
pelajaran. Tantangan utama bagi guru dalam tahap ini adalah mengupayakan agar semua
siswa aktif terlibat dalam sejumlah kegiatan penyelidikan dan hasil-hasil penyelidikan ini
dapat menghasilkan penyelesaian terhadap permasalahan tersebut.

III. Model Pembelajaran Problem Based Learning yang digunakan pada Video tersebu.
Karena terdapat masalah pada Neraca dalam Video tersebut dan ada Solusi yang
diberikan agar bagaimana cara cek Neraca agar sama.

IV. Model Pembelajaran Problem Based Learning


Merupakan pembelajaran yang menggunakan berbagai kemampuan berpikir dari peserta
didik secara individu maupun kelompok, serta lingkungan nyata (autentik) untuk mengatasi
permasalahan sehingga menjadi bermakna, relevan, dan kontekstual (Tan Onn Seng,
2000).Problem Based Learning untuk pemecahan masalah yang kompleks, problem-
problem nyata dengan menggunakan pendekataan studi kasus.Peserta didik melakukan
penelitian dan menetapan solusi untuk pemecahan masalah (Bernie Trilling & Charles Fadel,
2009: 111).
TujuanPembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan dalam menerapkan konsep-
konsep pada permasalahan baru/nyata, pengintegrasian konsep High Order Thinking Skills
(HOTS) yakni pengembangan kemampuan berfikir kritis, kemampuan pemecahan masalah,
dansecara aktif mengembangkankeinginan dalam belajar dengan mengarahkan belajar diri
sendiri dan keterampilan (Norman and Schmidt).Pengembangan kemandirian belajar dapat
terbentuk ketika peserta didik berkolaborasi untuk mengidentifikasi informasi, strategi, dan
sumber-sumber belajar yang relevan untuk menyelesaikan masalah.
Model PBL menyuguhkan situasi atau berbagai masalah otentik yang mendorong
siswa untuk melakukan investigasi dan penyelidikan. Putu Arnyana (2004) mendeskripsikan
pembelajaran berbasis masalah tersebut sebagai pembelajaran yang dirancang berdasarkan
masalah riil kehidupan yang bersifat tidak tentu, terbuka, dan mendua.
Model pembelajaran ini dilandasi oleh teori konstruktivistik yang mengakomodasi
keterlibatan siswa dalam belajar dan pemecahan masalah otentik. Pada model ini dalam
pemerolehan informasi dan pengembangan pemahaman tentang topik-topik, siswa belajar
bagaimana mengkonstruksi kerangka masalah, mengorganisasikan dan menginvestigasi
masalah, mengumpulkan dan menganalisis data, menyusun fakta, mengkonstruksi
argumentasi mengenai pemecahan masalah, dan bekerja secara individual atau kolaborasi
dalam pemecahan masalah.
Mengacu pada pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa model
pembelajaran berbasis masalah merupakan kerangka konseptual tentang proses
pembelajaran yang menggunakan masalah-masalah riil dalam kehidupan nyata (otentik),
bersifat tidak tentu, terbuka dan mendua untuk merangsang dan menantang siswa berpikir
kritis untuk memecahkannya. Dalam pemecahan masalah tersebut, sebagaimana
dikemukakan oleh Tan (dalam Rusman, 2014), siswa menggunakan berbagai macam
kecerdasan yang diperlukan untuk melakukan konfrontasi terhadap tantangan dunia nyata,
kemampuan untuk menghadapi segala sesuatu yang baru dan kompleksitas yang ada.
Suatu pembelajaran dikatakan menerapkan model PBL jika pembelajaran tersebut
memiliki ciri-ciri sebagaimana dikemukakan oleh Putu Arnyana (2004) sebagai berikut: a)
terdapat kegiatan mengajukan pertanyaan atau masalah, b) pembelajaran terfokus pada
keterkaitan antar disiplin, c) penyelidikan autentik, d) siswa menghasilkan produk berupa
karya nyata seperti laporan, e) kerjasama, siswa bekerjasama kelompok.
V. RPP Problem Based Learning

PEMERINTAH KABUPATEN DOMPU


DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHTAGA
SMK NEGERI 1 DOMPU
JALAN SULTAN HASANUDDIN NO.21 TELP. (0373) 21126 Dompu 84217
Email : smkn1dompu@@yahoo.com atau smkn1dompu-ntb@yahoo.co.id
Website : www.smkn1dompu.sch.id

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Identitas Sekolah : SMK Negeri 1 Dompu


Mata Pelajaran : Sistem Operasi
Kelas / Semester : X / Ganjil
Pertemuan Ke- : 17 s/d 19
Alokasi Waktu : 3 (3 x 40 Menit)
Standar Kompetensi : Sistem Operasi
Karakter siswa yang diharapkan : Jujur, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Rasa Ingin Tahu,
Menghargai Prestasi, Tanggung Jawab

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan Mengamalkan perilaku jujur, disiplin,tanggungjawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator
1.1. Memahami nilai-nilai keimanan dengan menyadari hubungan keteraturan dan
kompleksitas alam dan jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
1.2. Mendeskripsikan kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai sumber energi di alam
1.3. Mengamalkan nilai-nilai keimanan sesuai dengan ajaran agama dalam kehidupan sehari-
hari
2.1. Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat;
tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli
lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam
melakukan percobaan dan berdiskusi
2.2. Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan
3.1. Memahami prosedur pencarian kesalahan pada sistem operasi closed source
a. Jenis-jenis kerusakan saat instalasi sistem operasi (Pertemuan 17-18)
b. Pencarian kesahalan pada hasil instalasi sistem operasi (Pertemuan 18-19)
1.3Menyajikan prosedur pencarian kesalahan pada sistem operasi closed source
a. Menyajikan informasi mengenai jenis-jenis kerusakan saat instalasi sistem operasi
b. Menyajikan informasi mengenai kesalahan pada hasil instalasi sistem operasi

C. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui praktek diharapkan peserta didik mampu memahami dan menemukan jenis-jenis
kerusakan saat melakukan instalasi sistem operasi
2. Melalui praktek diharapkan peserta didik mampu memahami dan menemukan kesalahan
pada hasil instalasi sistem operasi

D. Materi Pembelajaran
Prosedur Pencarian Kesalahan Pada Sistem Operasi Closed Source

1. Jenis-jenis kerusakan saat instalasi sistem operasi closed source


2. Pencarian kesalahan pada hasil instalasi sistem operasi

E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scintifict learning
2. Strategi : Cooperatif learning
3. Model : Problem based learning
4. Metode : Diskusi kelompok, ceramah, tanya jawab dan penugasan

F. Media, Alat, dan Sumber Pembelajaran


1. Media
a. Power Point
b. Internet

2. Alat/Bahan
a. laptop
b. LCD
c. Whiteboard
d. Spidol
e. Komputer
f. Software

3. Sumber Belajar
a. Madcoms, 2003.Dasar teknis instalasi jaringan komputer.Madiun:Penerbit Andi
b. Fauziah,2011.RPL 1 Rekayasa Perangkat Lunak SMK Kelas X, Bogor:Yudhistira

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan 17

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu

A. Pendahuluan 1. Siswa menjawab sapaan guru, berdoa dan


mengordinasikan diri siap belajar
2. Guru dan siswa bertanya jawab berkaitan dengan
identitas diri yang dibutuhkan sebagai warga negara
yang baik
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan 15 menit
memberikan penjelasan tentang manfaat menguasai
materi pembelajaran
4. Guru menyampaikan pokok-pokok/cakupan materi
pembelajaran

B. Inti Mengamati 20 menit


1. Tayangan tentang prosedur pencarian kesalahan pada
sistem operasi closed source

Menanya 15 menit
1. Mengajukan pertanyaan terkait pencarian kesalahan
pada sistem operasi closed source

Mengeksplorasi 15 menit
1. Mengeksplorasi jenis-jenis kerusakan saat instalasi
sistem operasi closed source

Mengasosiasi
1. Menyimpulkan hasil analisis jenis-jenis kerusakan
20 menit
sistem operasi closed source

Mengkomunikasikan 20 menit
1. Menyampaikan hasil diskusi tentang analisis struktur
file, keandalan dan kinerja file
C. Penutup 1. Siswa menyimpulkan materi pembelajaran yang telah di
pelajari 15 menit
2. Siswa merefleksikan penguasaan materi yang telah
dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi
3. Siswa mengerjakan evaluasi
4. Siswa menyepakati tugas yang harus dilakukan
berkaitan dengan sebutuhan dan spesifikasi dalam
merakit PC

Pertemuan 18

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu

A. Pendahuluan 1. Siswa menjawab sapaan guru, berdoa dan


mengordinasikan diri siap belajar
2. Guru dan siswa bertanya jawab berkaitan dengan
identitas diri yang dibutuhkan sebagai warga negara
yang baik 15 menit
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan
memberikan penjelasan tentang manfaat menguasai
materi pembelajaran
4. Guru menyampaikan pokok-pokok/cakupan materi
pembelajaran
B. Inti Mengamati 20 menit
1. Tayangan tentang prosedur pencarian kesalahan pada
sistem operasi closed source

Menanya
1. Mengajukan pertanyaan terkait pencarian kesalahan
pada sistem operasi closed source 15 menit

Mengeksplorasi
1. Mengeksplorasi jenis-jenis kerusakan saat instalasi
sistem operasi closed source 15 menit
2. Mengeksplorasi hasil pencarian kesalahan pada hasil
instalasi sistem operasi closed source

Mengasosiasi
1. Menyimpulkan hasil analisis jenis-jenis kerusakan 20 menit
sistem operasi closed source
2. Menyimpulkan hasil analisis hasil pencarian kesalahan
pada hasil instalasi sistem operasi closed source

Mengkomunikasikan
1. Menyampaikan hasil diskusi tentang analisis struktur 20 menit
file, keandalan dan kinerja file
C. Penutup 1. Siswa menyimpulkan materi pembelajaran yang telah di
pelajari
15 menit
2. Siswa merefleksikan penguasaan materi yang telah
dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi
3. Siswa mengerjakan evaluasi
4. Siswa menyepakati tugas yang harus dilakukan
berkaitan dengan sebutuhan dan spesifikasi dalam
merakit PC

Pertemuan 19

Kegiatan Deskripsi Alokasi

Waktu

A. Pendahuluan 1. Siswa menjawab sapaan guru, berdoa dan


mengordinasikan diri siap belajar
2. Guru dan siswa bertanya jawab berkaitan dengan
identitas diri yang dibutuhkan sebagai warga negara
yang baik 15 menit
3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan
memberikan penjelasan tentang manfaat menguasai
materi pembelajaran
4. Guru menyampaikan pokok-pokok/cakupan materi
pembelajaran
B. Inti Mengamati 20 menit
1. Tayangan tentang prosedur pencarian kesalahan pada
sistem operasi closed source

Menanya
1. Mengajukan pertanyaan terkait pencarian kesalahan
pada sistem operasi closed source 15 menit

Mengeksplorasi
1. Mengeksplorasi hasil pencarian kesalahan pada hasil
instalasi sistem operasi closed source 15 menit

Mengasosiasi
1. Menyimpulkan hasil analisis hasil pencarian kesalahan
20 menit
pada hasil instalasi sistem operasi closed source

Mengkomunikasikan
1. Menyampaikan hasil diskusi tentang analisis struktur 20 menit
file, keandalan dan kinerja file
C. Penutup 1. Siswa menyimpulkan materi pembelajaran yang telah di
pelajari
2. Siswa merefleksikan penguasaan materi yang telah
dipelajari dengan membuat catatan penguasaan materi 15 menit
3. Siswa mengerjakan evaluasi
4. Siswa menyepakati tugas yang harus dilakukan
berkaitan dengan sebutuhan dan spesifikasi dalam
merakit PC
H. Penilaian
1. Jenis/teknik penilaian
2. Bentuk instrumen dan instrumen
a. Bentuk instrumen
1) Test : Test Uraian
b. Instrumen
1) Test (Terlampir)
3. Pedoman penskoran (Terlampir)
Dompu, 18 Juli 2016

Ka. Program Keahlian, Guru Mata Pelajaran,

Sofyan Hadi, S.Kom Andy Prayoga, S.Kom

NIP : 19800915 200803 1 002 NIP. 19830407 201001 1 030

Mengetahui;

Kepala SMKN 1 Dompu

Nusa Tenggara Barat,

Abdullatif, S.Pd, S.E, M.Si

NIP. 19661231 198903 1 188

Anda mungkin juga menyukai