Anda di halaman 1dari 9

Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi dalam bdang keamanan berkembang dengan
sangat pesat akhir-akhir ini. Pembuatan aplikasi pengaman hotel dengan
keistimewaan khusus ini sangat berkaitan erat dengan adanya kebutuhan dalam
dunia industri modern yang menuntut adanya suatu alat dengan kemampuan yang
tinggi dan dapat membantu manusia dalam membuat keamanan pada suatu
tempat.

Kemampuan dari alat ini sangat sesuai dengan tingkat dan jenis keperluan.
Misalnya suatu aplikasi membuka pintu dengan cara memasukkan password,
pendeteksi asap rokok, dan pengingat waktu sholat. Kemampuan-kemampun
tersebut akan memberi tampilan pada suatu alat yang dnamakan Liquid Crystal
Display (LCD)

Oleh karena itu untuk mengetahui bagaimana cara kerja dari suatu LCD
maka dilakukan praktikum agar mahasiswa memahami cara kerja Liquid Crystal
Display (LCD) sebagai modul penampil karakter sederhana.

B. Tujuan
Setelah melaksanakan percobaan, maka diharapkan dapat :
1. Mengakses perangkat digital I/O Liquid Cristal Displays (LCDs).
2. Memprogram perangkat digital I/O dengan berbagai macam cara.
Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

BAB II
TEORI DASAR

A. Pengertian Liquid Crystal Display

Display elektronik adalah salah satu komponen elektronika yang berfungsi


sebagai tampilan suatu data, baik karakter, huruf ataupun grafik. LCD (Liquid
Cristal Display) adalah salah satu jenis display elektronik yang dibuat dengan
teknologi CMOS logic yang bekerja dengan tidak menghasilkan cahaya tetapi
memantulkan cahaya yang ada di sekelilingnya terhadap front-lit atau
mentransmisikan cahaya dari back-lit. LCD (Liquid Cristal Display) berfungsi
sebagai penampil data baik dalam bentuk karakter, huruf, angka ataupun grafik.

LCD adalah lapisan dari campuran organik antara lapisan kaca bening
dengan elektroda transparan indium oksida dalam bentuk tampilan seven segment
dan lapisan elektroda pada kaca belakang. Ketika elektroda diaktifkan dengan
medan listrik (tegangan), molekul organik yang panjang dan silindris
menyesuaikan diri dengan elektroda dari segmen. Lapisan sandwich memiliki
polarizer cahaya vertikal depan dan polarizer cahaya horisontal belakang yang
diikuti dengan lapisan reflektor. Cahaya yang dipantulkan tidak dapat melewati
molekul-molekul yang telah menyesuaikan diri dan segmen yang diaktifkan
terlihat menjadi gelap dan membentuk karakter data yang ingin ditampilkan.

Gambar 2.1 tampilan fisik LCD


Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

B. Bagian-bagian LCD

Berikut adalah bentuk dari bagian dalam LCD :

a. Komponen penyusun LCD

Gambar 2.2 Penampang Komponen Penyusun LCD


Keterangan:
1. Film dengan polarizing filter vertical untuk memolarisasi cahaya yang
masuk.
2. Glass substrate yang berisi kolom-kolom elektroda Indium Tin
Oxide (ITO).
3. Twisted nematic liquid crystal (kristal cair dengan susunan terpilin).
4. Glass substrate yang berisi baris-baris elektroda Indium Tin Oxide
(ITO).
5. Film dengan polarizing filter horizontal untuk memolarisasi cahaya
yang masuk.
6. Reflektor cahaya untuk memantulkan cahaya yang masuk LCD
kembali ke mata pengamat.
7. LCD yang ada dipasaran dikategorikan menurut jumlah baris yang
dapat digunakan pada LCD yaitu 1 baris , 2 baris , dan 4 baris yang
dapat digunakan hingga 80 karakter. Umumnya LCD yang digunakan
adalah LCD dengan 1 kontroler yang memiliki 14 pin. Deskripsi pin
dapat dilihat pada gambar dibawah ini
Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

b. Konfigurasi pin LCD

Gambar 2.3 Konfigurasi pin LCD


Keterangan pin:
1. VSS : digunakan untuk menyalakan LCD (ground)
2. VDD : digunakan untuk menyalakan LCD ( +5 V )
3. VEE : digunakan untuk mengatur tingkat contrast pada LCD
4. RS : menentukan mode yang akan digunakan (0 = instruction
input , 1 = data input)
5. R/W : menentukan mode yang akan digunakan (0 = write , 1 =
read)
6. EN : enable ( untuk clock )
7. D0 : data 0
8. D1 : data 1
9. D2 : data 2
10. D3 : data 3
11. D4 : data 4
12. D5 : data 5
13. D6 : data 6
14. D7 : data 7 ( MSB )

C. Pengendali /Kontroler LCD (Liquid Cristal Display)


Dalam modul LCD (Liquid Cristal Display) terdapat microcontroller yang
berfungsi sebagai pengendali tampilan karakter LCD (Liquid Cristal Display).
Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

Mikrokontroler pada suatu LCD (Liquid Cristal Display) dilengkapi dengan


memori dan register. Memori yang digunakan mikrokontroler internal LCD
adalah :
c. DDRAM (Display Data Random Access Memory) merupakan memori tempat
karakter yang akan ditampilkan berada.
d. CGRAM (Character Generator Random Access Memory) merupakan
memori untuk menggambarkan pola sebuah karakter dimana bentuk dari
karakter dapat diubah-ubah sesuai dengan keinginan.
e. CGROM (Character Generator Read Only Memory) merupakan memori
untuk menggambarkan pola sebuah karakter dimana pola tersebut merupakan
karakter dasar yang sudah ditentukan secara permanen oleh pabrikan pembuat
LCD (Liquid Cristal Display) tersebut sehingga pengguna tinggal
mangambilnya sesuai alamat memorinya dan tidak dapat merubah karakter
dasar yang ada dalam CGROM.

Register kontrol yang terdapat dalam suatu LCD diantaranya adalah:


 Register perintah yaitu register yang berisi perintah-perintah dari
mikrokontroler ke panel LCD (Liquid Cristal Display) pada saat proses
penulisan data atau tempat status dari panel LCD (Liquid Cristal Display)
dapat dibaca pada saat pembacaan data.
 Register data yaitu register untuk menuliskan atau membaca data dari atau ke
DDRAM. Penulisan data pada register akan menempatkan data tersebut ke
DDRAM sesuai dengan alamat yang telah diatur sebelumnya.
Pin, kaki atau jalur input dan kontrol dalam suatu LCD (Liquid Cristal
Display) diantaranya adalah :
 Pin data adalah jalur untuk memberikan data karakter yang ingin
ditampilkan menggunakan LCD (Liquid Cristal Display) dapat
dihubungkan dengan bus data dari rangkaian lain seperti mikrokontroler
dengan lebar data 8 bit.
Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

 Pin RS (Register Select) berfungsi sebagai indikator atau yang menentukan


jenis data yang masuk, apakah data atau perintah. Logika low menunjukan
yang masuk adalah perintah, sedangkan logika high menunjukan data.
 Pin R/W (Read Write) berfungsi sebagai instruksi pada modul jika low tulis
data, sedangkan high baca data.
 Pin E (Enable) digunakan untuk memegang data baik masuk atau keluar.
Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

BAB III
METODE PERCOBAAN
A. Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan pada praktikum antara lain :
Tabel 3.1 Alat dan bahan

No Alat dan Komponen Jumlah Satuan


Laptop/PC lengkap dengan
1. 1 Buah
aplikasi Proteus dan Arduino
2. Modul I/O LCD 1 Buah
3. Papan Arduino USB 1 Buah
4. Kabel USB 1 Buah
5. Kabel penghubung 1 Buah
6. Sumber tegangan 5 Volt/DC 1 Buah
7. LCD 1 Buah

B. Gambar Rangkaian Percobaan


1. LCDs

Gambar 3.1 Rangkaian simulasi LCD pada aplikasi Proteus


Laboratorium Elektronika Digital dan Mikrokontroler 2016

C. Prosedur Percobaan
1) Membuat rangkaian Atmega16 dengan LCD HD 44780 seperti pada
gambar 3.1 di aplikasi proteus,
2) membuka IDE Arduino, kemudian mengetikkan kode program untuk
LCD dengan hasil keluaran berupa karakter, baik itu angka ataupun huruf,
3) meng-compile menggunakan verify button (tanda centang pada IDE
Arduino) untuk mengecek ada atau tidaknya error/kesalahan dalam
pengetikan kode program,
4) memindahkan program dari IDE Arduino ke rangkaian simulasi LCD di
aplikasi Proteus,
5) mengklik tombol start untuk memulai simulasi rangkaian,
6) Apabila simulasi LCD sudah berhasil, maka selanjutnya menyiapkan alat
dan bahan yang akan digunakan pada praktikum,
7) menyusun komponen-komponen praktikum seperti pada gambar 3.1,
8) menghubungkan pin-pin LCD ke pin Arduino menggunakan kabel
jumper,
9) menghubungkan board Arduino Uno dengan komputer menggunakan
kabel USB,
10) Meng-upload program ke Arduino dengan cara, memilih File>Uploadto
I/O board, atau tekan tombol tanda panah pada jendela IDE Arduino.
11) mengambil hasil data percobaan.