Anda di halaman 1dari 28

PERANCANGAN PROPOSAL BISNIS

 Apakah Pengertian Proposal Bisnis


 Manfaat Proposal Bisnis
 Aspek-Aspek yang mempengaruhi dari Proposal bisnis
 Menyusun Proposal Bisnis pembuatan Bps

BAB I
PENDAHULUAN

2.1 Pengertian Proposal Bisnis


Proposal adalah usulan rencana kegiatan. Kata proposal berasal dari bahasa Inggris to
propose yang artinya mengajukan. Dengan demikian pengertian proposal memiliki arti
sederhana sebagai suatu bentuk pengajuan atau permohonan, penawaran baik berupa ide,
gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk mendapatkan dukungan ijin,
persetujuan, dana, dan lain sebagainya (Hariwijaya, 2005:12-13). Sebagai bentuk pengajuan,
proposal bernilai penting dan strategis karena merupakan awal yang menentukan keberhasilan
suatu rencana program (usaha atau kegiatan). Karenanya, banyak orang atau lembaga
menjadikan proposal sebagai "senjata ampuh" untuk menunjukkan apa saja ide, rencana kegiatan
(usaha), dan program yang ditawarkan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.Proposal
memiliki fungsi yang sangat penting bagi perseorangan atau lembaga yang akan melakukan
usaha, program, atau kegiatan. Fungsi dari proposal adalah sebagai berikut:

 Fungsi proposal untuk melakukan penelitian yang berkenaan dengan agama, sosial,
politik, ekonomi, budaya, dan sebagainya.
 Fungsi proposal untuk mendirikan usaha kecil, menengah, atau besar.
 Fungsi proposal untuk mengajukan tender dari lembaga-lembaga pemerintah atau swasta.
 Fungsi proposal untuk mengajukan kredit kepada bank.
 Fungsi proposal untuk mengadakan acara seminar, diskusi, pelatihan, dan sebagainya.
Ada banyak jenis proposal yang berkaitan dengan aktifitas manusia dikehidupan ini. Secara
umum, berikut ini proposal yang biasa dibuat dan diajukan banyak orang:

 Proposal bisnis, contohnya proposal pendirian usaha.


 Proposal proyek, contohnya proposal pengajuan dana kepada lembaga donor.
 Proposal penelitian, contohnya proposal skripsi, tesis, dan disertasi.
 Proposal kegiatan, contohnya proposal kegiatan seminar, pelatihan, dan lomba.

2.1.1 Manfaat Proposal Bisnis

1. Mencari dana di bank atau lembaga perkreditan

2. Mendapatkan investor

3. Membangun bisnis baru

4. Memperluas bisnis

5. Menetapkan tujuan & mensosialisasikannya kepada anggota tim perusahaan

6. Memasuki persaingan bisnis

7. Merencanakan strategi & arah perusahaan

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Beberapa orang kesulitan menyusun proposal bisnis, karena terkesan rumit, memakan
banyak waktu, atau memang malas membuatnya. Tidak sedikit pula mereka menyusun proposal
bisnis hanya saat mereka memerlukan tambahan modal. Sebenarnya manfaat proposal bisnis
(business plan) jauh lebih banyak dari itu. Berikut adalah manfaat proposal bisnis bagi usaha
Anda.
1. Anda akan terus berjalan di strategi yang benar
Sangat sulit untuk terus berjalan di strategi jika tidak ada perencanaan. Dengan proposal bisnis
setidaknya Anda dapat menuliskan poin-poin utama strategi Anda dan menjadikannya sebagai
peta bisnis Anda.
2. Tujuan bisnis menjadi jelas
Tujuan menjadi jelas dengan mendefinisikan target pasar, target keuntungan, target pengunjung
dan lain-lain. Tujuan Anda bukan lagi angan-angan, namun objektif dalam bentuk angka yang
dapat terukur dengan jelas.
3. Perkiraan dan estimasi Anda menjadi lebih terarah
Estimasi Anda sebelumnya tentang potensi pasar, penjualan, biaya produksi dan lain-lain
semuanya menjadi mudah untuk diorganisir.
4. Prioritas bisnis lebih terfokus
Saat bisnis sudah berjalan, terkadang ada beberapa prioritas yang harus diutamakan pada hal
tertentu. Dengan membuat proposal bisnis Anda bisa melihat semua elemen saling terkait satu
dengan yang lainnya, sehingga prioritas yang kurang perlu dapat direvisi kembali.
5. Memahami lebih dalam hubungan elemen satu dengan lainnya
Ada beberapa hal yang memang sangat berkaitan erat, misalnya saat Anda meluncurkan produk
terbaru Anda, tentunya harus disesuaikan dengan ketersediaan biaya marketing Anda. Sehingga
Anda menjadi lebih paham bagian yang saling mempengaruhi satu dengan yang lain.
6. Memantau target dengan jelas
Dengan proposal bisnis Anda dapat memantau target waktu yang sudah Anda tetapkan
sebelumnya, sehingga semuanya dapat berjalan sesuai rencana.

7. Mengetahui siapa yang bertanggung jawab


Dengan proposal bisnis Anda menjadi tahu siapa yang bertanggung jawab terhadap
pekerjaannya, sehingga setiap fungsi bisnis dikendalikan oleh orang yang sudah Anda percayai
dan mampu mengatur semuanya.
8. Pengaturan personil menjadi lebih mudah
Seiring berjalannya bisnis Anda, maka Anda akan mengetahui apakah hasil yang dicapai sudah
sesuai dengan apa yang diharapkan sebelumnya, sehingga Anda lebih mudah mereview kinerja
personil Anda melalui pencapaian bisnis Anda yang sudah tercatat.
9. Pengaturan casflow yang lebih baik
Anda menjadi mudah mengatur semua keuangan Anda. Melalui pembukuan dan perencanaan
yang baik, Anda dapat mengontrol semua pengeluaran dan estimasi pembelanjaan, sehingga
semuanya menjadi lebih efisien.
10. Pengambilan keputusan menjadi lebih matang
Menyusun business plan membuat Anda lebih proaktif. Jangan menunggu hal-hal di luar dugaan
terjadi. Rencanakan semuanya, sehingga Anda siap ketika semua peristiwa itu datang kepada
Anda.
2.1.2 Aspek-Aspek yang mempengaruhi dari Pembuatan Bps
Menemukan ide bisnis merupakan anugerah yang tidak terhingga, karena dalam kenyataannya
tidak gampang menemukan ide bisnis. Namun jika ide hanya sebatas bayang-bayang, Anda tetap
tidak akan bisa merealisasikannya dalam bisnis yang nyata. Para pengusaha top yang kini
namanya muncul di berbagai media bisnis, seringkali tidak pernah memikirkan tahapan-tahapan
dalam merealisasikan ide. Bahkan banyak pula anggapan bahwa kalau mau berwirausaha tidak
usah membuat rencana macam-macam, nanti malah kandas di tengah jalan.

Mungkin banyak yang membuat rencana macam-macam tapi rencana cuma sebatas rencana,
sehingga realisasinya memang nol besar. Apabila hal ini yang terjadi tentu anggapan di atas
menjadi benar. Padahal dalam teorinya, bisnis sekecil apapun tetap memerlukan perencanaan
untuk dapat merealisasikan ide bisnis yang lebih matang.

Tujuan membuat rencana bisnis adalah untuk memastikan jalannya operasi bisnis yang tepat dan
memberikan dorongan pada rencana-rencana departemen atau divisi. Selain itu juga untuk
memutuskan rute yang diperlukan organisasi dalam mencapai tujuannya sekaligus menentukan
standar untuk menentukan kinerja bisnis. Yang tidak kalah penting adalah untuk memperoleh
dukungan dari konsumen, investor bahkan pihak-pihak lainnya.

Dalam perspektif Philip Kotler, setidaknya ada beberapa prosedur standar untuk dapat
merealisasikan ide bisnis yang benar dalam bentuk rencana bisnis untuk merealisasikan bisnis.
Yaitu : pembangkitan gagasan, penyaringan, pengembangan dan pengujian konsep, strategi
pemasaran, analisa bisnis, pengembangan produk, pengujian pasar, dan komersialisasi. Dengan
kata lain, rencana bisnis untuk merealisasikan ide memang menjadi hal yang sangat penting
dalam bisnis. Boleh saja ide yang diperoleh sangat brilliant dan luar biasa, tetapi tetap saja harus
dikaji dalam berbagai hal, terutama aspek ekonomis, teknis, dan masa depannya.

Aspek ekonomis
Aspek ini mencakup analisis pasar, penjualan, biaya produksi, maupun profit margin.Faktor ini
sangat penting, karena mempengaruhi tingkat keputusan untuk merealisasikan ide menjadi bisnis
yang sesungguhnya. Aspek ini akan mengkaji sejauh mana tingkat keuntungan yang diperoleh,
dengan daya serap pasar yang ada dan kemampuan memiliki modal untuk menjalankan
operasional bisnis. Meskipun idenya luar biasa, tetapi kalau dalam perhitungannya merugi, ya
buat apa ? Karena itu, Anda harus paham betul, bagaimana Anda menghasilkan income, dan
berapa biaya yang akan dikeluarkan.

Aspek teknis
Aspek ini sangat penting untuk mengukur kemampuan untuk menjalankan bisnis dengan baik.
Apakah dengan modal yang ada, sudah mampu memproduksi barang atau jasa yang bisa dijual ?
bagaimana dengan kemampuan sumber daya manusianya ? apakah semua kekuatan yang
dimiliki mampu memberikan nilai tambah yang lebih baik kepada konsumen dibandingkan
dengan usaha-usaha sejenis lainnya ? Suatu rencana bisnis yang baik, akan memberikan peluang
yang lebih baik, sekaligus meminimalisasi kemungkinan kegagalan bisnis.

Masa depan bisnis


Aspek ini akan mengkaji lebih komprehensif mengenai masa depan bisnis Anda. Jangan sampai,
kita tahu bahwa bisnis yang digeluti adalah bisnis musiman, namun perencanaan yang diterapkan
adalah untuk bisnis yang permanen. Ini tentu nantinya akan menganggu aspek teknis. Belum lagi
dengan harapan-harapan konsumen yang selalu akan lebih maju dan up to date. Apakah mampu
bisnis yang kita jalankan nanti menyerap pasar seperti ini ? Inilah aspek penting yang harus
diperhatikan secara seksama dan dituangkan dalam rencana bisnis.
Sekali lagi, Anda jangan percaya dengan saran yang berkata “Lupakan rencana bisnis, cukup
jalankan saja,” karena Anda bisa kejeblos ke hutan belantara bisnis yang serba tidak pasti. Lebih
baik jika Anda menguji kelayakan rencana bisnis Anda kepada orang-orang yang lebih sukses
dan lebih berpengalaman dalam bisnis, dan kemudian Anda menjadi sukses.

Kunci penting menuju kesuksesan bisnis adalah dengan memahami kesuksesan bisnis dan
menirunya. Tenggelamkan diri Anda dalam buku-buku dan majalah-majalah kewirausahaan serta
bisnis. Lihatlah bagaimana para entrepreneur bekerja, perhatikan apa yang mereka katakan, dan
tirulah. Tidak ada waktu untuk menemukan kembali roda bisnis. (*/entrepreneur.com/AS)

2.1.3 Menyusun Proposal Bisnis pembuatan Bps


Hal ini sangatlah penting sekali karena sebuah proposal bisnis memiliki manfaat yang
sangat besar sekali bila anda dapat memaksimalkan fungsi dari sebuah proposal bisnis tersebut.
Pembuatan sebuah proposal bisnis lebih baik dilakukan sebelum anda mendirikan suatu usaha/
bisnis. Sebuah proposal bisnis tidak hanya berfungsi untuk pengajuan dana ke investor saja tapi
sebuah proposal bisnis juga berfungsi membantu anda dalam mengidentifikasi pasar serta jenis
bisnis atau usaha yang akan anda dirikan.

Dalam pengajuan dana usaha atau pinjaman modal bisnis, proposal bisnis juga berfungsi sebagai
sarana informasi kepada calon investor sehingga mampu memberikan gambaran tentang usaha
yang sedang atau akan anda jalankan.
Pihak investor tidak akan ragu untuk menginvestasikan dana mereka untuk bisnis atau usaha
anda, jika proposal bisnis yang anda buat berbobot atau berkualitas, sehingga mampu
meyakinkan mereka untuk menanamkan modalnya ke usaha anda.

Proposal bisnis memiliki beberapa tugas, tugas yang pertama yakni sebagai panduan akan
usaha anda, paling tidak sebelum anda membuat bisnis riilnya, anda sudah membuat proposal
bisnis yang didalamnya terdapat pengaturan usaha tersebut secara rinci dan tepat. Dan dengan
adanya proposal bisnis tersebut, anda bisa menganalisa dan menerapkan perubahan-perubahan
agar usaha/ bisnis anda nanti lebih menguntungkan. Dan tugas yang kedua sebagai dokumentasi
akan pendanaan dengan tujuan untuk memajukan usaha anda dan meningkatkan keuntungan bagi
usaha yang anda jalankan.

Contoh Cara Membuat Proposal Bisnis

Pada dasarnya sebuah proposal bisnis adalah suatu media komunikasi yang dapat berfungsi
informative, dokumentatif dan sebagainya. Adapun proposal bisnis yang baik yakni sebuah
proposal yang mampu memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada lembaga/instansi atau
orang atau siapapun yang terlibat atau mempunyai suatu relevansi yang kuat dengan usaha/bisnis
yang akan kita jalankan.

Berikut adalah sekilas info tentang langkah-langkah membuat sebuah proposal usaha :
 Pendahuluan
 Profil perusahaan, meliputi : Jenis usaha, nama perusahaan, lokasi tempat usaha.
 Struktur organisasi
 Produk perusahaan, meliputi : Jenis produk, pembuatan produk, keunggulan sebuah produk
 Target pasar
 Promosi dan pemasaran
 Laporan keuangan
 Penutup
 Lampiran, meliputi : Biodata pemilik usaha dan surat perjanjian
Contoh Proposal Bisnis Pembuatan Bps

1. Latar Belakang

Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan angka kematian ibu (AKI) yang
relatif masih tinggi dan kurang dari sasaran lahir hidup yang sudah ditentukan. Kematian ibu
juga masih banyak diakibatkan faktor resiko tidak langsung berupa keterlambatan (Tiga
Terlambat), yaitu terlambat mengambil keputusan dan mengenali tanda bahaya, terlambat
dirujuk, dan terlambat mendapat penanganan medis. Salah satu upaya pencegahannya adalah
melakukan persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Program Persiapan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Ditjen Binkesmas Depkes RI
merupakan intervensi inovatif yang akan memberi hasil guna yang tinggi apabila dilaksanakan
secara tepat dan didukung oleh semua pihak yang terkait. Salah satu upaya strategis dalam P4K
adalah mempromosikan dan menyediakan pelayanan persalinan yang berkualitas di setiap
fasilitas kesehatan.
Sekarang ini, di Indonesia banyak sekali lulusan bidan yang mendirikan BPS (Bidan Praktik
Swasta), baik di perkotaan maupun di pedesaan. Maka tak khayal lagi untuk mendirikan sebuah
BPS harus bersaing ketat dengan BPS lain yang mempunyai keunggulan masing-masing. Oleh
karena persaingan yang ketat tersebut, kami berusaha mendirikan dan mengembangkan sebuah
BPS dengan konsep yang berbeda daripada BPS lainnya. Konsep yang akan kami gunakan
adalah “Unique dan Different”. Kami juga mempertimbangkan beberapa pelayanan di dalam
BPS kami terkait dengan persiapan pendirian, pembukaan dan pengembangan klinik kami.
BPS yang akan kami dirikan mempunyai pelayanan yang unggul ketimbang BPS lainnya. Bisa
dikatakan BPS kami cukup sempurna yang dapat memberikan pelayanan yang tak hanya
memuaskan klien akan tetapi melebihi target yang kami inginkan.
Pelayanan yang kami berikan kepada masyarakat tak hanya dikunjungi klien untuk ANC dan
Partus saja, akan tetapi hadir dengan konsep baru yang berkualitas. Lokasi pendirian BPS kami
juga strategis. Oleh karena itu, BPS kami juga menambahkan beberapa sarana seperti ruangan
untuk senam hamil dan nifas, baby spa & massage, dan dilengkapi dengan Baby Shop “Mungil”
yang menyediakan berbagai kebutuhan dan perlengkapan bayi. Pelayanan kesehatan yang akan
diberikan meliputi; ANC, Partus sehari, Baby Spa & Massage, KB & Imunisasi, Senam hamil
dan Nifas.
1. Visi, Misi dan Tujuan Rencana Usaha

3.1. Visi dan Misi


VISI
“Mewujudkan pelayanan kesehatan yang Islami, aman, terpercaya, dan terjangkau yang
berdasarkan pada nilai- nilai kepedulian dan kesigapan dalam melayani seluruh golongan dan
lapisan masyarakat.”
MISI
a) Menciptakan suasana pelayanan yang nyaman dan aman bagi pasien, keluarga pasien, dan
para tamu serta pengunjung klinik.
b) Membangun hubungan saling percaya diantara seluruh elemen yang terkait antara mitra
medis pelayanan kesehatan dengan pasien dan keluarganya yang mendukung pola pelayanan
kesehatan yang optimal.
c) Membangun citra pelayanan Klinik di masyarakat luas sehingga klinik mendapatkan simpati
dan rasa percaya masyarakat untuk mendapatkan penanganan medis diklinik.
d) Menyediakan fasilitas pelayanan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat baik dari segi
biaya, letak geografis serta budaya sehingga dapat menjangkau seluruh golongan dan lapisan
masyarakat.
e) Memegang teguh sikap pelayanan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kepedulian dan
kesigapan dalam melayani masyarakat.
3.2. Motto
“Kami melayani dengan setulus hati.”
3.3. Maksud dan Tujuan
1) Tujuan Umum
Mewujudkan BPS sehingga tercipta profesionalisme dan mengoptimalkan seluruh sumber daya
yang dimiliki agar terwujud pelayanan yang prima.
2) Tujuan khusus

1. Membantu program pemerintah dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
2. Terwujudnya pelayan profesional, nyaman, modern, sesuai standar sesuai harapan akan
pelayanan yang diinginkan oleh klien.
3. Mampu memberikan pelayanan yang tepat waktu, tepat sasaran, tepat kebutuhan klien,
tepat biaya.
4. Terwujudnya BPS “Liya Zafirah” sebagai layanan kesehatan yang mendapat kepercayaan
dari klien dan mitra kerja serta menjadi usaha yang menguntungkan sekaligus bermanfaat
dan memenuhi harapan masyarakat.
5. Memudahkan masyarakat umum dilingkungan sekitar klinik bersalin umumnya, dan bagi
keluarga khususnya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil.
1. Analisis SWOT

4.1. Streght (Kekuatan)


1) SDM

1. Lulusan DIII Kebidanan


2. Lulusan DIII Administrasi
3. Lulusan SMA
4. Bidan yang professional qur’ani
5. Sudah memiliki STR dan SIPB
6. Memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun

2) Keuangan dan Pendanaan

1. Memiliki tabungan dari gaji kerja


2. Mendapat bantuan dari keluarga
3. Mendapat pinjaman dari Bank

3) Sarana dan Prasarana

1. Sudah mempunyai lahan untuk mendirikan BPS


2. Peralatan yang digunakan berkualitas
3. Ada sebagian peralatan yang sudah dicicil saat kuliah
4. Terdapat Baby Shop
5. Ruang untuk Baby Spa – massage dan Senam Hamil
6. Parkiran yang luas
7. Mushola besar

4) Lokasi

1. Jarak BPS ke PKU Muhammadiyah I Yogya sekitar 2 km


2. Cukup strategis karena belum ada BPS di daerah sekitar Serangan
3. Strategis karena dekat dengan jalan kota
4. Lokasi mudah dicapai dan mudah ditemukan

5) Kemitraan
Berkolaborasi dengan dokter obgyn dan dokter anak dari PKU Muhammadiyah I Yogya
4.2. Weakness (Kelemahan)
1) Fasilitas kurang lengkap seperti USG
4.3. Opportunity (Peluang)
1) Mempunyai hubungan yang baik dengan warga sekitar Serangan
2) Masih sedikitnya fasilitas kesehatan di dekat Serangan
3) Mempunyai hubungan relasi yang baik dengan PKU Muhammadiyah I Yogya
4.4. Treatht (Tantangan)
1) Masih banyak warga yang datang ke dukun
2) Kebudayaan Jawa masih sangat melekat
3) Banyak warga yang kurang informasi mengenai fasilitas kesehatan
1. Rancangan Produk
5.1. Jenis produk dan Harga
1. ANC
1. Periksa dan konsultasi : Rp 30.000,00
2. Suntik TT : Rp 25.000,00
3. HB sahli : Rp 20.000,00
4. Cek gula darah : Rp 20.000,00
5. Cek urine protein : Rp 20.000,00
6. Senam Hamil : Rp 25.000,00
7. Pelayanan Persalinan : Rp 900.000,00
8. Pelayanan Nifas
1. Perawatan Nifas : Rp 20.000,00
b. Pemeriksaan Nifas : Rp 25.000,00
1. Senam Nifas : Rp 15.000,00
d. Kunjungan Rumah : Rp 25.000,00

1. KB
1. Suntik 1 bulan : Rp 20.000,00
b. Suntik 3 bulan : Rp 25.000,00
1. Pil : Rp 20.000,00
d. IUD
Pasang : Rp 300.000,00
Kontrol : Rp 25.000,00
Lepas : Rp 150.000,00
1. Implan
Pasang : Rp 250.00,00
Kontrol : Rp 25.000,00
Lepas : Rp 150.00,00
1. Bayi dan Balita
2. Tindik : Rp.20.000,00
3. Pijat bayi : Rp.20.000,00
4. Imunisasi : Rp.20.000,00
5. MTBM dan MTBS : Rp 25.000,00
6. Tumbang : Rp.20.000,00
7. Baby Spa anda Massage : Rp 40.000,00
1. Baby Shop : Rp 5.000.000,00
5.2. Tempat/lokasi usaha
Bidan Praktek Swasta ini akan didirikan di Serangan, Ngampilan, Yogyakarta dengan
jarak BPS ke PKU Muh I tidak terlalu jauh (kurang lebih 2 km). Lahan yang akan kami dirikan
ini cukup strategis di daerah kota dan mudah untuk dijumpai.
5.3. Keunggulan atau spesifikasi produk
1) Lingkungan cukup asri karena ada taman
2) Terdapat Baby Spa and Massage
3) Baby Shop dengan harga terjangkau
4) Ruang senam hamil nyaman dan luas
5) Tempat parkir yang luas
6) Mushola cukup besar
7) Mobil ambulans antar jemput 24 jam
1. Strategi Pemasaran Produk
6.1. Langsung
Kegiatan pemasaran akan dilakukan dengan berinteraksi antar individu, saling bertemu antar
muka yang ditujukan untuk menciptakan, memperbaiki, menguasai dan mempertahankan
hubungan pertukaran yang saling menguntungkan dengan pihak lain. Pelayanan dokter dan bidan
kepada pasien semaksimal mungkin dan menggunakan bahasa komunikasi yang santun dan
ramah tamah. Selain itu, pasien selalu diberi kontrak agar kembali berobat di BPS apabila sakit
yang diderita belum sembuh atau obat yang dikonsumsi habis, dan juga apabila akan dirujuk ke
rumah sakit.
6.2. Brosur
Brosur yang berisi ajakan pada masyarakat agar berkunjung di BPS “Liya Zafirah” selain
itu kita juga memasang papan nama BPS “Liya Zafirah” di depan klinik dan juga mencetak
plastik pembungkus obat yang diberi nama BPS kami.
6.3. Memasang spanduk di tempat – tempat umum yang strategis.
6.4. Bekerja sama dengan kelompok PKK di setiap desa untuk mempromosikan ke masyarakat
6.5. Melakukan kunjungan rumah guna melihat perkembangan pasien yang pernah berobat
khususnya pada ibu nifas
6.6. Berperan serta dalam kegiatan POSYANDU
1. Strategi Ketenagaan/ Sumberdaya Manusia (SDM)
7.1. Jenis dan jumlah tenaga yang dibutuhkan
Jenis Jumlah
Bidan 2
Asisten bidan 2
Administrasi 2
Karyawan Baby Shop 3
Cleaning Service, 2
Sopir 1
Juru Masak 2
Total 14
7.2. Persyaratan tenaga kerja yang dibutuhkan
Umum :
1) Ulet
2) Team Work
3) Bertanggung jawab
4) Jujur
5) Berpenampilan menarik
Khusus :
1) Bidan dan asisten bidan
a) Minimal lulusan DIII Kebidanan yang sudah mempunyai STR
b) Sudah mempunyai pengalaman kerja minimal 1 tahun
c) Minimal usia 23 tahun dan maksimal usia 30 tahun
2) Administrasi
a) Minimal lulusan DIII jurusan Administrasi
b) Mempunyai pengalaman kerja minimal 1 tahun
c) Minimal usia 22 tahun dan maksimal usia 27 tahun
d) Mampu dalam menggunakan Microsoft Office minimal Ms. Word dan Ms. Excell.
3) Karyawan Baby Shop
a) Minimal mempunyai ijazah SMA
b) Minimal usia 20 tahun dan maksimal usia 27 tahun
4) Cleaning Service
a) Minimal mempunyai ijazah SMA
b) Minimal usia 20 tahun dan maksimal 30 tahun
5) Juru Masak
a) Pandai memasak
b) Minimal usia 21 tahun
7.3. Rencana Rekruitmen Tenaga Kerja
Mulai
Jenis Pekerjaan Jumlah Perekrutan
No kerja
1 Bidan 2 Perekrutan akan Mulai
diiklankan melalui kerja
2 Asisten Bidan 2 koran mulai tanggal mulai
3 Administrasi 2 24 Desember 2012 tanggal 10
4 Cleaning Service – 5 Januari 2013. Januari
3 Pendaftaran bisa 2013.
5 Karyawan Baby Shop 3 dilakukan ke BPS
6 Juru Masak Liya Zafirah Jl.
2 Wahid Hasyim,
Serangan,
Yogyakarta.
7.4. Rencana Peraturan Kerja
1) Datang tepat waktu
2) Bersikap ramah dan sopan santun kepada pasien
3) Dalam memberi pelayanan, tidak membeda-bedakan status
4) Menggunakan pakaian yang rapi dan sopan.
5) Jika izin harus terdapat alasan yang jelas dan logis.

7.5. Uraian Tugas Ketenagaan


No. Petugas Job Description Tugas

1 Bidan I Direktur 1. Mengawasi dan


bertanggung jawab
terhadap hasil
perkembangan BPS.
2. Bidan jaga

2 Bidan II Ketua Pelaksana 1. Mengawasi kegiatan


operasional BPS
2. Koordinator bidan jaga
3. Membaca laporan
4. Pergantian jadwal jaga
5. Perawatan ibu dan bayi
6. Membuat laporan harian
dan mengontrol obat-
obatan,imunisasi
7. Melakukan ANC,INC
dan pemeriksaaan lain
bila diperlukan

3 Asisten Bidan I Bidan jaga I dan II 1. Membaca laporan


dan II 2. Pergantian jadwal jaga
3. Perawatan ibu dan bayi
4. Membuat laporan harian
dan mengontrol obat-
obatan,imunisasi
5. Melakukan ANC,INC
dan pemeriksaaan lain
bila diperlukan

4 Sekretaris I dan Bagian 1. Mencatat registrasi


II Administrasi pasien
2. Mencatat laporan
keuangan

5 Karyawan Baby Kepala 1. Memantau, mengawasi


Shop 1 dan bertanggung jawab
terhadap Baby Shop
2. Memberikan pelayanan
kepada klien

6 Karyawan Baby Pelayan Memberikan pelayanan kepada


Shop 2 klien
7 Karyawan Baby Kasir Bertanggung jawab atas segala
Shop 3 keuangan yang berada di Baby
Shop
8 Cleaning 2 orang Cleaning 1. Membersihkan (menyapu
Service dan Service & 1 Sopir dan mengepel) seluruh
Sopir ruangan
2. Membersihkan meja dan
kursi dari debu
3. Memantau dan mencatat
suhu kulkas imunisasi
4. Menyirami tanaman
5. 1 sopir untuk siap sedia
mengantar pasien 24 jam.

9 Juru Masak 1. Memasak untuk pasien


dan karyawan
2. Mengantarkan makanan
ke ruang rawat inap

1. Strategi Pembiayaan

8.1. Sumber Pendanaan


1) Modal Pribadi : Rp 75.000.000
2) Dari Orang Tua : Rp 25.000.000
3) Pinjaman Bank : Rp 50.000.000
Total : Rp 150.000.000
8.2. Penghitungan Break Event Point (BEP) dan waktu pencapaiannya
BEP = Modal : Laba rugi
Rp 100.000.000,00 : Rp 48.752.000,00 = 2,051
Jadi, modal dapat dikembalikan kepada Bank selama 2 tahun.

8.3. Rencana Anggaran Biaya

1. a. Pengeluaran

No. Jenis Kebutuhan Jumlah Uang


1 Perizinan ke Dinkes Rp 2.500.000
2 Biaya SIPB dan Rekomendasi IBI Rp 750.000
3 Perlengkapan Tempat Tidur (Bed) Rp 10.000.000
4 Peralatan Persalinan Rp 20.000.000
5 Biaya Obat-obatan Rp 9.000.000
6 Pembelian Bahan Habis Pakai Rp 4.500.000
7 Peralatan Baby Spa & Message Rp 8.000.000
8 Peralatan Senam Hamil Rp 5.000.000
9 Peralatan dan modal Baby Shop Rp 20.000.000
10 Peralatan lain Rp 60.000.000
11 Biaya listrik, air dan telepon Rp 1.500.000
Total Rp 141.250.000
Saldo Rp 8.750.000

1. b. Rencana Anggaran dan Pendapatan Tahun Ke 1


1) Biaya rutin bulanan

1. Tenaga Kerja

Pekerjaan Jumlah Total Gaji


Bidan 1×1.000.000 Rp 1.000.000
Asisten bidan 2×750.000 Rp1.500.000
Administrasi 2×650.000 Rp1.300.000
Karyawanbaby Shop 3×600.000 Rp1.800.000
Cleaning Service 2×500.000 Rp1.000.000
Sopir 1×500.000 Rp500.000
Juru Masak 2×500.000 Rp1.000.000
Total Rp8.100.000

1. Lain-lain

Jenis Jumlah
Air dan listrik Rp 200.000
Telepon Rp 150.000
Internet Rp 100.000
Transport Rp 300.000
Lain-lain Rp 250.000
Total Rp 1.000.000
2) Biaya rutin tahun ke-1

1. Tenaga Kerja : Rp 8.100.000 x 12 = Rp 97.200.000


2. Lain-lain : Rp 1.000.000 x 12 = Rp 12.000.000

TOTAL PENGELUARAN Rp 109.000.000


3) Proyeksi pendapatan tahun ke-1
Pendapatan tahun pertama

1. ANC
2. Periksa dan konsultasi : Rp 30.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 6 Rp 180.000,00
1 tahun 72 Rp 2.160.000,00

1. Suntik TT : Rp 25.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 100.000,00
1 tahun 48 Rp 2.500.000,00

1. HB sahli : Rp 20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 80.000,00
1 tahun 48 Rp 960.000,00

1. Cek gula darah : Rp 20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 80.000,00
1 tahun 48 Rp 960.000,00

1. Cek urine protein : Rp 20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 80.000,00
1 tahun 48 Rp 960.000,00

1. Senam Hamil : Rp 25.000,00

Banyak Total
Lama
1 bulan 6 Rp 150.000,00
1 tahun 72 Rp 1.800.000,00

1. Pelayanan Persalinan : Rp 900.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 3.600.000
1 tahun 48 Rp 43.200.000

1. Pelayanan Nifas
1. Perawatan Nifas : Rp 20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 80.000,00
1 tahun 48 Rp 960.000,00
1. Pemeriksaan Nifas : Rp 25.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 100.000,00
1 tahun 48 Rp 2.500.00,00
g. Senam Nifas : Rp 15.000,00
Lama Banyak Total
1 bulan 4 Rp 60.000,00
1 tahun 48 Rp 720.000,00
h. Kunjungan Rumah : Rp 25.000,00
Lama Banyak Total
1 bulan 3 Rp 75.000,00
1 tahun 36 Rp 900.000,00

1. KB
1. Suntik 1 bulan : Rp 20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 5 Rp 100.000,00
1 tahun 60 Rp 1.200.000,00

1. Suntik 3 bulan : Rp 25.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 100.000,00
1 tahun 48 Rp 1.200.000

1. Pil : Rp 20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 80.000,00
1 tahun 48 Rp 960.000,00

1. IUD

 Pasang : Rp 300.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 2 Rp 600.000,00
1 tahun 12 Rp 3.600.000,00
 Kontrol : Rp 25.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 2 Rp 50.000,00
1 tahun 24 Rp 600.00,00

 Lepas : Rp 150.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 1 Rp 150.000,00
1 tahun 12 Rp 1.800.000,00

1. Implan

 Pasang : Rp 250.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 1 Rp 250.000,00
1 tahun 12 Rp 3.000.000,00

 Kontrol : Rp 25.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 1 Rp 25.000,00
1 tahun 12 Rp 300.000,00

 Lepas : Rp 150.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 1 Rp 150.000,00
1 tahun 12 Rp 1.800.000,00

1. Bayi dan Balita


1. Tindik : Rp.20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 3 Rp 60.000,00
1 tahun 36 Rp 720.000,00

1. Pijat bayi : Rp.20.000,00


Lama Banyak Total
1 bulan 3 Rp 60.000,00
1 tahun 36 Rp 720.000,00

1. Imunisasi : Rp.20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 7 Rp 140.000,00
1 tahun 84 Rp 1.680.000,00

1. MTBM dan MTBS : Rp 25.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 4 Rp 100.000,00
1 tahun 48 Rp 1.200.00,00

1. Tumbang : Rp.20.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 3 Rp 60.000,00
1 tahun 36 Rp 720.000,00

1. Baby Spa anda Massage : Rp 35.000,00

Lama Banyak Total


1 bulan 10 Rp 350.000,00
1 tahun 120 Rp 4.200.000

1. Baby Shop : Rp 5.000.000,00

Lama Total
1 bulan Rp 6.000.000,00
1 tahun Rp 72.000.000,00
TOTAL PEMASUKAN : Rp 153.320.000,00

1. c. Perkiraan laba rugi tahun ke-1

Pendapatan tahun pertama : Rp 153.320.000,00


Pengeluaran tahun pertama : Rp 109.000.000,00
Laba sebelum pajak : Rp 44.320.000,00
Pajak pendapatan (10%) : Rp 4.432.000,00
Total laba netto : Rp 48.752.000,00

1. Strategi Kemitraan

9.1. Bekerjasama dengan PKU Muh I Yogya,


1) Merujuk setiap ada kegawatdaruratan, dan merujuk pasien dengan kasus diluar
kewenangan bidan
2) Bekerjasama dalam pembuangan limbah medis
9.2. Bekerjasama dengan apotik
9.3. Bekerjasama dengan toko alat kesehatan
9.4. Bekerjasama dengan laboratorium
9.5. Bekerjasma dengan dukun didaerah sekitar, dengan menempatkan bidan sebagai penolong
persalinan dan dukun dialih fungsikan dari penolong persalinan menjadi mitra dalam merawatan
bayi.
Dan membuat kesepakan dimana dukun akan selalu merujuk ke bidan apabila ada ibu hamil dan
akan melahirkan.dengan sistem bagi hasil antara bidan dan dukun.
9.6. Menjalin kerjasama dengan organisasi kemasyarakatan
9.7. Membangun kerjasama dengan pemerintah daerah mulai dari tingkat kelurahan sampai
tingkat provinsi

1. Strategi Monitoring, Evaluasi dan Pengendalian Usaha

1) Evaluasi kinerja karyawan

1. Untuk bidan, ada pemberian bonus tambahan uang setiap ada partus
2. Pemberian reward kepada karyawan yang berprestasi dengan nominal uang
3. Pengawasan langsung kepada bidan sesuai dengan SOP dan kompetensi bidan

2) Kuisioner pasien : membagikan lembar kuisioner kepada pasien tentang kualitas pelayanan
yang diberikan oleh karyawan.
3) Mengadakan meeting bulanan
4) Mengadakan meeting tahunan

1. Jadwal Rencana Usaha

Jenis Kegiatan Tahun 2013 bulan ke-


1 2 3
Tahap I (Perencanaan)
V
1. Pembuatan
Proposal V
2. Perizinan

Tahap II (Pelaksanaan)
V
1. Penyediaan
perlengkapan
praktik V
2. Pelaksanaan
program

Tahap III (Evaluasi)


V
1. Penulisan Laporan
2. Penyerahan V
Laporan

1. Lampiran

1) Lain-lain

JENIS ALAT JUMLAH


Peralatan Tidak Steril

Tensimeter 2
Stetoskop bioculer 2
Stetoskop monoculer 2
Timbangan dewasa 1
Timbangan bayi 1
Pengukur panjang bayi 1
Termometer 2
Oksigen dengan regulator 1
Amubag dengan masker resusitasi 1/1
Penghisap lendir 2
Lampu/Sorot 1
Penghitung nadi 2
Sterilisator 1
Bak Instrumen dengan tutup 3
Reflex hammer 1
Alat pemeriksaan Hb Sahli 1
Set pemeriksaan urine(protein+reduksi) 1
Pita pengukur 2
Plastik penutup instrument steril 2
Sarung tangan karet untuk mencuci alat 2pasang
Apron/celemek 2
Masker 1 dus
Pengaman mata 2
Sarung kaki plastic 2
Infuse set 30
Standard infuse 2
Semprit disposable 10
Tempat kotoran/sampah 3
Tempat kain kotor 2
Tempat plasenta 2
pot 2
Piala ginjal/bengkok besar kecil 2/2
Sikat, sabun ditempatnya 2
Kertas lakmus 1 set
Vacumekstraktor set 1
Semprit glyserin 1
Gunting perban 2
Kain pengukur darah 1
Stapel lidah 1
IUD KIT 1
Implant KIT 1
Gregaji obat 2
Handuk bayi 10
Topi bayi 4
Selimut bayi 10
Peralatan Steril
Klem Pean 3
½ koher 3
Korentang 3
Gunting tali pusat 3
Gunting benang 3
Gunting episiotomy 3
Kateter karet/metal 2/2
Pincet anatomi pendek dan panjang 2/2
Tenacukum/kochel tang 1
Pincet chirurgic 3
Speculum vagina 2
Mangkok metal kecil 2
Pengikat tali pusat 2
Penghisap lender 10
Tampon tang dan tampon vagina 1/1
Pemegang jarum 3
Jarum otot dan jarum kulit 2/2
Sarung tangan 15 pasang
Benang sutra+catgut 2/2
Doek Steril 6
Bahan Habis Pakai

Kapas
Kais kasa
Plester
Handuk
Pembalut wanita
Underpad
Peralatan Pencegahan Infeksi

Safety box 1
Tempat untuk sampah terkontaminasi basah 3
dan kering
Ember untuk larutan klorin 1
Ember untuk mendekontaminasi peralatan 2
Ember plastic dan sikat untuk 2
membersihkan alat
DTT set 1
Tempat penyimpanan alat bersih yang 2
tertutup rapat

Peralatan Lain

Bed untuk VK 2
Bed periksa 1
Bed untuk pasien nifas 2
Lemari es untuk menyimpan obat 1
Rak obat 1
Kursi 10
Meja kerja 3
Lemari pasien 2
Tv 21 inchi 3
AC 3
Box bayi 2
Kipas angin 2
LCD 1
Layar 1
Matras 5
Bantal tidur 6
Bantal menyusui 2
CD panduan senam 2
Linen

sprei 12
taplak meja 3
sarung bantal 12
gorden untuk pemisah ranjang 2
perlak plastik 6
Obat-obatan

Untuk Pelayanan KB :
5
 Pil KB
 KB injek 3 bulan 5 ampul
 KB injek 1 bulan 5 ampul
 Kondom Fiesta
5
Untuk Pelayanan imunisasi bayi
1
 HB0 / pack (24 bh)
1
 DPT / pak ( 24 bh )
 HB Combo / pack ( 24 bh) 1
 Campak / pack ( 24 bh ) 1
 Polio / pack ( 12 bh )
1
Obat anti pendarahan:

 Oxytocin
 Metil ergometrin 30
30
Analgesik :

 Paracetamol 10 strip
 Amoxicilin 10 strip
 Asam Mefenamat 10 strip
Spuit 1 cc / pack ( 100 bh ) 1pack
Spuit 3 cc / pack ( 100 bh ) 1pack
Spuit 5 cc / pack ( 100 bh ) 1 pack
Spuit 10 cc / pack ( 100 bh ) 1 pack
Alcohol besar 3 botol
Betadhine 3 botol

Laundry
Deterjen
Pemutih 3 kg
pengharum 1
2
Formulir Yang Disediakan
Formulir Inform Consent
Formulir ANC
Formulir patograf
Formulir persalinan/nifas/KB
Buku register: ibu, bayi, anak, KB
Formulir laporan
Formulir rujukan
Formulir surat kelahiran
Formulir permintaaan darah
Buku KIA
Formulir keterangan hamil untuk cuti
melahirkan
Formulir kematian

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Proposal adalah usulan rencana kegiatan. Kata proposal berasal dari bahasa
Inggris to propose yang artinya mengajukan. Dengan demikian pengertian proposal
memiliki arti sederhana sebagai suatu bentuk pengajuan atau permohonan, penawaran
baik berupa ide, gagasan, pemikiran, maupun rencana kepada pihak lain untuk
mendapatkan dukungan ijin, persetujuan, dana, dan lain sebagainya
Kritik dan saran

Dalam penyusunan proposal ini, penyusun banyak mengalami kendala, maka


penyusun sangat mengharapkan adanya kritik dan saran demi penyempurnaan
proposal ini.