Anda di halaman 1dari 31

Flow Maps

Disampaikan oleh :

Ari Cahyono, M.Sc.


Departemen Sains Informasi Geografi
Fakultas Geografi
Universitas Gadjah Mada
Ingat hukum di geografi
• first law of Geography, Waldo Tobler once said: “Geographical
movement is critically important. This is because much change in the
world is due to geographical movement. Movement of people, ideas,
money, energy or material”.
Peta invasi Napoleon
Peta aliran
• Peta aliran cocok dipergunakan untuk menyajikan arus suatu nilai
yang dipetakan dari suatu tempat ke tempat lainnya
• Pemetaan aliran dimulai oleh Henry Drury Harness pada tahun 1837
• Penggunaan peta aliran semakin berkembang seiring peran dari studi
ekonomi geografi
• Dalam desain peta aliran perlu mempertimbangkan sistem proyeksi,
penskalaan garis, simbolisasi dan desain legenda
• Peta aliran juga disebut peta dinamik
• Tebal garis digunakan pembuat peta untuk menunjukkan jenis (data
kualitatif) dan seberapa besar (data kuantitatif) dari suatu pergerakan
Peta aliran untuk data kualitatif
• Garis aliran tidak terskalakan
• Memiliki pucuk arah untuk mengindikasikan arah pergerakan
• Garis biasanya memiliki ketebalan, warna, shading yang seragam
• Garis dinamakan streamlines.
• Biasanya dipergunakan untuk menunjukkan rute pelayaran, rute
penerbangan, arus laut, arus migrasi, dll
• Perbedaan jenis elemen yang dipetakan dengan perbedaan warna
Peta aliran untuk data kuantitatif
• Tebal garis dan kecerahan garis menunjukkan perbedaan besar unit
variabel terpetakan
• Semakin tebal garis menunjukkan kuantitas yang lebih besar
• Semakin gelap menunjukkan kuantitas yang lebih besar
• Variabel warna bisa tidak menggunakan 1 warna misalkan untuk
menunjukkan kepadatan lalulintas, misal hijau untuk lengang, kuning
lalulintas ramai lancar, merah menunjukkan padat
Aspek-aspek dalam peta aliran
1) Rute arus/aliran, yang dapat diwakili secara tepat, umum, atau tidak
sama sekali
2) Jenis arus/aliran, biasanya nominal, seperti kategori produk yang
dikirim dari satu titik ke titik lain, atau moda transportasi.
3) Arah gerakan, sering ditunjukkan oleh panah pada garis aliran
4) Nilai pergerakan, bisa untuk data kualitatif maupun kuantitatif
(rasio, ordinal)
INTERNATIONAL CRUDE OIL FLOW, 1980 (THOUSAND BARRELS PER DAY).
No legend is used on this map, but the lines are labeled to indicate the magnitude of fl ow.
Tipe flow maps
• Tipe radial
• Tipe network
• Tipe distributive
Tipe radial
• Radial flow maps
• are easily distinguished
by a radial or spoke-like
pattern,
• especially when the
features and places
mapped are nodal in
• form. Present-day traffi c
volume maps fi t into
this category
Tipe distributive
Tipe distributif
Tipe network
Strategi pembuatan flow maps (dent et al,
2009)
1) Flow lines are the highest priority in visual/graphic importance.
2) Smaller fl ow lines should appear on top of larger flow lines if they must cross
or overlap.
3) Arrows are necessary if direction of fl ow is critical to map meaning.
4) If the data permit the map designer control in line placement, lines should be
placed in a manner that balances the entire map (that is, not too top-heavy,
bottom-heavy, and so on).
5) Land and water contrasts are essential (if the mapped area contains both).
6) Projection, its center and aspect, are used to direct readers’ attention to the fl
ow pattern important to the map’s purpose
7) All information should be kept simple, including flow line scaling.
8) Legends should be clear and unambiguous, and include units where necessary
Contoh simbol flow maps
Contoh-contoh model lain flow maps
•Baker flow map of fluid flows
•Blood flow maps, see history of neuroimaging
•Flow map or solution operator
•Process flow map of a manufacturing process
•Sankey diagram in petroleum engineering
•Transportation flow maps
•XSL flow maps, see XSL Formatting Objects
•Continuous vector-based flows. These are composed of the variable
magnitude and direction that can change at any point. For example,
wind is a continuous vector-based flow because at any point in the
atmosphere we can consider the speed and direction at which it flows
Contoh-contoh tampilan flow maps

Traffic flows in Zeeland


Cara pembuatan flow maps
• Manual
• Digital :
• Dengan ArcGIS :
• bisa dengan tool : XY to line
• Bisa dengan ekstensi : Distributive Flow Maps
• Dengan QGIS : plugin FlowMapper plugin
• Dengan stand alone software :
• Tobler's Flow Mapper :http://www.csiss.org/clearinghouse/FlowMapper/
• Census flow mapper : https://flowsmapper.geo.census.gov/map.html
• Flow Map : http://flowmap.geo.uu.nl/
TERIMA KASIH
Ari Cahyono, M.Sc.
aricahyono@ugm.ac.id
aricahyono.staff.ugm.ac.id