Anda di halaman 1dari 19

RENCANA USULAN KEGIATAN (RUK)

P3 DIARE dan ISP ( Infeksi Saluran Pencernaan )


TAHUN 2018

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI


DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS PLOSOKLATEN
Jl. Raya Brenggolo No.204 Kec.Plosoklaten Kediri 64175
Phone (0354) 3101970 Email :uptdpkmplosoklaten@gmail.com
KATA PENGANTAR

Puskesmas Plosoklaten dalam rangka melaksanakan 5 program esensial dari


beberapa program kesehatan yang dilaksanakan di Puskesmas Plosoklaten dibebani
dengan target program yang diharapkan dapat tercapai dengan baik dalam kurun waktu
yang telah ditentukan.

Sebagai upaya memenuhi target tersebut diharapkan adanya suatu sistim yang
terarah yang berisi susunan rencana kegiatan pokok Puskesmas yang akan dilaksanakan
selama satu Tahun yang dikenal dengan nama R U K (Rencana Usulan Kegiatan.

R U K berfungsi mengontrol atau memberi petunjuk bagi petugas untuk


melaksanakan kegiatan, dimana dan bagaimana kegiatan itu dilaksanakan.

Sudah barang tentu terwujudnya R U K tahun ini berkat bantuan dari semua pihak,
untuk itu kepada semua pihak yang membantu menyelesaikan R U K ini kami ucapkan
terima kasih.

Mudah-mudahan apa yang telah kami buat ini dapat dipergunakan sebagai bahan
yang bisa dipertimbangkan sebagai alat pemantau program. Usul dan saran sangat kami
harapkan dari kesempurnaan penyusunan R U K di masa yang akan datang.

Plosoklaten, Januari 2017

Penanggung Jawab Program

Mufti Iskandar, Amd.Kep.


NIP 19890702 201101 1 002

1
BAB I

PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
Perencanaan adalah suatu usaha menyusun serangkaian kegiatan
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan memanfaatkan sumber
daya yang ada secara efektif dan efisien. Dengan adanya perencanaan,
sumber daya yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal demi mencapai
tujuan.
Dalam tata kelola Puskesmas perencanaan ini dikenal dengan istilah
Rencana Usulan Kegiartan ( RUK ) yang mengesankan bentuk perencanaan
tradisional karena fokus pada perencanaan hilir yaitu kegiatan – kegiatan.
Dalam perkembangannya RUK semakin sarat dengan pola
perencanaan strategis. Ditambah kondisi lingkungan makro yang
mensyaratkan Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) dan pencapaian MDG’s
yang harus dicapai Puskesmas, sehingga penyusunan perencanaan haruslah
mampu mengarahkan agar hasil kinerja Puskesmas nantinya dapat memenuhi
SPM dan capaian MDG’s tersebut.
Bagi Puskesmas Plosoklaten terutama program Diare dan ISP, situasi
tersebut merupakan momentum untuk mendokumentasikan hal-hal yang
melatar belakangi proses perencanaan dalam RUk Puskesmas agar dapat
didistribusikan pada yang berkepentingan guna membangun partisipasi dan
peran serta kesemuanya bermula dari Visi dan Misi Puskesmas Plosoklaten..

2. Tujuan
a. Agar Penanggung Jawab Program Diare Puskesmas Plosoklaten dapat
melaksanakan kegiatan dengan efisien dan efektif sesuai dengan tujuan
yang telah ditetapkan.
b. Agar Kepala Puskesmas dan Penanggung Jawab Diare dapat
melaksanakan pemantauan dan penilaian kegiatan secara benar dan
terarah

2
c. Penderita Diare dapat ditolong dengan lebih cepat dan mengurangi
kemungkinan terjadinya kematian pada balita karena dehidrasi.

3. VISI DAN MISI PUSKESMAS

 Visi :
“ Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Yang Profesional Dan Optimal
Menuju Masyarakat Sehat “
 Misi :
1. Peningkatan mutu pelayanan dan managemen kesehatan;

2. Peningkatan perkembangan sumber daya manusia secara profesional;

3. Peningkatan kwalitas pelayanan dengan penuh keihklasan , kejujuran


untuk mencapai pelayanan yang Optimal;

4. Peningkatan Upaya kesehatan yang bersumberdaya masyarakat


dengan perilaku hidup bersih dan sehat;

 Motto :

“ Selalu Ramah, Senyum, Salam Dan Sapa Dalam Pelayanan”

 Tata Nilai :

“JOSS” ( Jujur, Optimis, Semangat, Sukses)

 Jujur
Sebagai insan yang beriman UPTD Puskesmas Plosoklaten selalu
memberikan pelayanan dengan tidak membedakan kelas
 Optimis
Maju bersama memberikan pelayanan standart
 Semangat
Mempunyai inovasi untuk maju dan meningkatkan kualitas pelayanan
 Sukses
Bersama-sama ingin menggapai derajat kesehatan yang optimal

3
BAB II
ANALISA SITUASI

2.1 Data Umum Peta Wilayah Puskesmas

4
2.2 Data Geografi
UPTD Puskesmas Plosoklaten dibangun pada tahun 1962 di Jl. Raya
Brenggolo No. 204 Plosoklaten
1. Luas Wilayah : Kec. Plosoklaten 88,59 Km2
Wilayah UPTD Puskesmas Plosoklaten ( + 29,21
Km2 )
2. Batas Wilayah :
Utara : Kecamatan Gurah
Selatan : Kecamatan Wates
Barat : Kecamatan Gurah
Timur : Kecamatan Puncu
3. Kondisi Geografis
Topografis : 100 % Dataran Rendah
4. Orbitasi dan Jarak tempuh
a. Jarak dengan Ibu Kota Kecamatan : 4 Km
Waktu tempuh : 15 menit
b. Jarak dengan Ibu Kota Kabupaten : 12 Km
Waktu tempuh : 30 menit
c. Jarak UPTD PKM Plosoklaten dengan Dinkes Kab. : 12 Km
Waktu tempuh : 30 Menit
d. Jarak UPTD PKM Plosoklaten dengan RSUD Pare : 21 Km
Waktu tempuh : 45 Menit

5. Kondisi Wilayah
Kondisi UPTD Puskesmas Plosoklaten dapat ditempuh dengan
transpotasi darat seperti: sepeda, sepeda motor, mobil dll, angkutan
umum ke desa-desa belum ada. Telepon sudah masuk, sinyal HP baik.
Semua sudah ada jaringan listrik.
6. Pembagian Wilayah Kerja
a. Wilayah UPTD Puskesmas Plosoklaten ( +29,21 Km2 ) terbagi atas 9
Desa
1. DesaGondang : 299,60 Km2
2. Desa Kayunan : 234,33 Km2
3. Desa Panjer : 123,34 Km2

5
4. Desa Brenggolo : 336,60 Km2
5. Desa Klanderan : 287,90 Km2
6. Desa Kawedusan : 419,90 Km2
7. Desa Donganti : 48,15 Km2
8. Desa Jarak : 596,21 Km2
9. Desa Ploso Kidul : 574,97 Km2

b. Jarak Desa dan Waktu Tempuh


NO NAMA DESA JARAK WAKTU TEMPUH
1 Gondang 5 km 10 menit
2 Kayunan 5 km 10 menit
3 Panjer 3 km 7 menit
4 Brenggolo 2 km 5 menit
5 Klanderan 3 km 7 menit
6 Kawedusan 5 km 10 menit
7 Donganti 3 km 7 menit
8 Jarak 7 km 12 menit
9 Ploso Kidul 5 km 10 menit

2.3 Data Demografi


a. Jumlah Penduduk UPTD Puskesmas Plosoklaten : 34.996 Jiwa

NO DESA L P JUMLAH

1 Gondang
2.423 2.214 4.637

2 Kayunan
2.003 1.816 3.819

3 Panjer
746 599 1.345

4 Brenggolo
2.816 2.563 5.379

5 Klanderan
1.719 1.541 3.260

6
6 Kawedusan
2.605 2.508 5.113

7 Donganti
332 330 662

8 Jarak
4.347 3.341 7.688

9 Ploso Kidul
1.545 1.546 3.089

Jumlah 18.536 16.458 34.996

Tabel Jumlah penduduk th. 2016 menurut Proyeksi penduduk th 2010 menurut
jenis kelamin .

b. Jumlah Kepala Keluarga : 12.770 KK


c. Jumlah Penduduk Total Miskin : 12.693 Jiwa
d. Jumlah Kepala Keluarga Miskin (KK) : 4.617 KK
e. Jumlah Anggota Keluarga Miskin : 12.693 orang
f. Jumlah yang mempunyai kartu Jamkesmas : 10.134 orang
g. Jumlah Ibu Hamil : 582 orang
h. Jumlah Ibu Hamil miskin : 138 orang
i. Jumlah Bayi (< 1 tahun) : 559 bayi
j. Jumlah Anak Balita (1-4 tahun) : 2.170 anak
k. Jumlah Wanita Subur : 6.193 orang
l. Jumlah Pasangan Usia Subur : 6.431 pasang
m. Jumlah Ibu Bersalin : 534 orang
n. Jumlah Ibu Nifas : 519 orang
o. Jumlah Ibu Meneteki : 890 orang

2.4 PUSTU (PUSKESMAS PEMBANTU)


a. Pustu Desa Jarak
PenanggungJawab : Nining SN.S.ST
b. Pustu Desa Kawedusan
PenanggungJawab : Sri Istiyani,S.ST.
c. Pustu Desa Gondang
Penanggung Jawab : Aminarti,S.ST.

7
2.5 POLINDES
NO. POLINDES BIDAN DESA
1 Kayunan Suprihati,Amd.Keb.
2 Jarak Amrih Kristin H,S.ST.
3 Ploso Kidul Enny Andreastuti,Amd.Keb.
4 Brenggolo Atik Wahyuni,Amd.Keb.
5 Klanderan Khusnul Khotimah,S.ST.

2.6 Peran Serta Masyarakat


A. JumlahPosyandu Balita
a. Desa Gondang : 4 pos (wijaya kusuma, bugenvil, anggrek bulan,
flamboyan)
b. Desa Kayunan : 2 pos (mawar 1, mawar 2)
c. Desa Panjer : 5 pos (kamboja, melati, mawar, tulip, nusa indah)
d. Desa Brenggolo : 1 pos
e. Desa Klanderan : 3 pos (melati, kenanga, anggrek)
f. Desa Kawedusan : 3 pos (kanthil, kamboja, kenanga)
g. Desa Donganti : 4 pos (sehat, bahagia, sejati, sejahtera)
h. Desa Jarak : 7 pos (dahlia 1, dahlia 2, dahlia 3,matahari 1,
matahari 2, matahari 3, matahari 4)
i. Desa Ploso Kidul : 4 pos (kenanga, dahlia, kanthil, cempaka)
B. JumlahPosyanduLansia
a. Desa Gondang : 4 pos (sejahtera 1, sejahtera 2, sejahtera 3,
sejahtera 4)
b. Desa Kayunan : 2 pos (mawar 1, mawar 2)
c. Desa Panjer : 5 pos (kamboja, melati, mawar, tulip, nusa indah)
d. Desa Brenggolo : 1 pos
e. Desa Klanderan : 3 pos (melati, kenanga, anggrek)
f. Desa Kawedusan : 3 pos (kanthil, kamboja, kenanga)
g. Desa Donganti : 4 pos (sehat, bahagia, sejati, sejahtera)
h. Desa Jarak : 7 pos (dahlia 1, dahlia 2, dahlia 3,matahari 1,

8
matahari 2, matahari 3, matahari 4)
i. Desa Ploso Kidul : 4 pos (kenanga, dahlia, kanthil, cempaka)

2.7 Jumlah Kader


a. PosyanduBalita : 200 orang
b. PosyanduLansia : 114 orang
c. Jumlah Kader Jumantik : 200orang

2.8 Data Kesehatan Lingkungan


a. Depot Air Isi Ulang : 4
b. Hotel : 0
c. Terminal : 0
d. Pasar : 2
e. Swalayan : 3
f. RumahMakan/Warung : 39
g. Pest Control : 0
h. Pondok Pesantren : 3
i. Batra : 0
j. TPS : 0

2.9 Sarana Kesehatan


a. Rumah Sakit Umum : 0 buah
b. Poliklinik/Balai pengobatan swasta : 2 buah
c. Dokter Praktek Swasta
1. PraktekDokterUmum : 3 buah
2. PraktekDokter Gigi : 0 buah
d. BidanPraktekSwasta : 12 buah
e. Apotik : 3 buah
f. Praktek Bersama Dokter Spesialis : 0 buah

9
2.10 Sarana dan Prasarana
1. Puskesmas Induk : 1 buah
2. Puskesmas Pembantu : 3 buah
3. Polindes : 4 buah
4. Poskesdes : 1 buah
5. Mobil Ambulance/Pusling : 1/1 buah
6. Sepeda Motor : 3 buah
7. Daya Listrik ( PLN ) : 13200 VA
8. Telepon : 1 buah
9. Radio Telekomonikasi : 0 buah
10. Mesin Fogging : 1 buah
11. Air bersih ( PDAM ) : 0 buah

2.11 Capaian Program diare

Target Tahun Target


Satuan Total Sasaran Pencapaian
Kegiatan 2016 (T) Sasaran
sasaran (S) (ToS) (P)
dalam % (Tx S)

1. Cakupan pelayanan
100% Balita 746 746 475
Diare balita

2. Angka penggunaan
100% Balita 475 475 80
oralit

3. Angka Penderita
diare balita yang diberi 80% Balita 475 380 64
tablet Zinc

10
BAB III
ANALISA MASALAH PROGRAM DIARE Dan ISP

1. IDENTIFIKASI MASALAH

NO Jenis Kegiatan Target Pencapaian Kesenjangan


1. Cakupan pelayanan 109
584 475
Diare balita
2. Angka penggunaan 395
475 80
oralit
3. Angka Penderita diare
balita yang diberi tablet 380 64 316
Zinc

2. PRIORITAS MASALAH

NO Kriteria kurangnya pemberian kurangnya Cakupan pelayanan


oralit pada balita pemberian zinc Diare pada balita
kurang
1. U 3 2 3
2. S 4 4 2
3. G 3 2 2

U+S+G 10 8 7

11
3. PERUMUSAN MASALAH
- Masih kurangnya pemberian oralit pada balita di puskesmas plosoklaten tahun 2016.
- Masih kurangnya pemberian zinc selama 10 hari pada balita di puskesmas plosoklaten tahun 2016.
- Masih kurangnya cakupan pelayanan diare pada balita di puskesmas plosoklaten tahun 2016.
4. AKAR PENYEBAB MASALAH

MANUSIA DANA METODE


 Kurang pengetahuan
 Diare sudah tidak menjadi  Kurangnya penyuluhan
masyarakat tentang
perhatian utama  Pencatatan pemberian oralit di
pentingnya oralit posyandu kurang
 Petugas / Kader belum
terbiasa memberikan oralit

Masih kurangnya
pemberian oralit
pada balita di
puskesmas
plosoklaten tahun
2016

SARANA
LINGKUNGAN
 Kurangnya leaflet tentang
diare dan isp

12
MANUSIA DANA METODE
 Kurang pengetahuan masyarakat
tentang perlunya zinc untuk balita  Kurangnya sosialisasi
penggunaan zinc
 Petugas tidak biasa meresepkan
zinc

Masih kurangnya
pemberian zinc
selama 10 hari
pada balita di
puskesmas
plosoklaten tahun
SARANA
2016
LINGKUNGAN
 Kurangnya leaflet tentang
 Masyarakat masih
diare
menganggap diare tidak
berbahaya

13
MANUSIA DANA METODE
 Petugas belum rutin mencatat
kesakitan diare di posyandu  Kurangnya pencatatan dan
pelaporan balita diare di
posyandu

Masih kurangnya
cakupan pelayanan
diare pada balita di
puskesmas
plosoklaten tahun
2016

SARANA
LINGKUNGAN
 Belum adanya buku khusus
kesakitan diare di posyandu

14
5. PENETAPAN CARA PEMECAHAN MASALAH

NO Prioritas Masalah Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan Pemecahan Masalah Ket


Masalah
1. kurangnya pemberian 1. Kurang pengetahuan 1. Penyuluhan ke 1. Melakukan penyuluhan ke
oralit pada balita masyarakat tentang masyarakat masyarakat lewat posyandu
pentingnya oralit ataupun langsung
2. Petugas / Kader belum 2. Refreesing diare ke 2. Melakukan refreesing ke kader
terbiasa memberikan oralit kader posyandu manfaat oralit
3. Kurangnya penyuluhan
4. Belum tersebarnya oralit ke
posyandu
5. Kurangnya leaflet tentang
diare dan isp
2. kurangnya pemberian 1. Petugas belum terbiasa 1. Sosialisasi ke petugas 1. Sosialisasi kepada petugas
zinc meresepkan zinc 1 x 1 tentang pemberian zinc
selama 10 hari
2. Kurang pengetahuan
masyarakat tentang
perlunya zinc untuk balita
3. Kurangnya sosialisasi
penggunaan zinc
4. Kurangnya leaflet tentang
diare
5. Masyarakat masih
menganggap diare tidak
berbahaya

15
3 Masih kurangnya 1. Petugas belum rutin 1. Evaluasi laporan diare 1. Meminta ke bidan desa laporan
cakupan pelayanan mencatat kesakitan diare di bidan desa kasus diare
diare pada balita posyandu 2. Mengusulkan buku 2. Mengusulkan buku register p3m
2. Kurangnya pencatatan dan register p3m untuk untuk posyandu
pelaporan balita diare di posyandu
posyandu
3. Belum adanya buku khusus
kesakitan diare di posyandu

16
IV. RENCANA USULAN KEGIATAN

Kebutuhan Sumber daya Sumber


Upaya Indikator
No Kegiatan Tujuan Sasaran Target Pembia
Kesehatan Keberhasilan
yaan
Dana Alat Tenaga
1 kurangnya Sosialisasi dan Meningkatkan Masyarakat 10x / tahun Transport 50.000 x ATK PP diare Pengetahuan BOK
pemberian refreshing Diare pengetahuan 10 = 500.000 masyarakat
oralit masyarakat meningkat,
tentang diare balita dengan
dan mencgah dehidrasi
dehidrasi menurun
Refreesing Kader 1x / tahun Transport 25.000 x ATK PP diare Pengetahuan BOK
kader 40 = 1.000.000 Kader
Konsumsi 20.000 x meningkat,
40 = 1.000.000
Nara sumber
150.000 x 1 =
150.000
Validasi data Sinkronisasi Penanggung 1x/ Transport 110.000 Kenda- PP Diare Data sinkron BOK /
SPM diare ke data di Jawab pasien / x 1 = 110.000 raan dan antara JKN
dinas kesehatan puskesmas dan Program tahun data puskesmas
dinas kesehatan Dinkes dan dinas
2 Kurangnya Sosialisasi dan Petugas Medis dan 2x / tahun - ATK PP diare Oralit dan zinc -
pemberian evaluasi meresepkan paramedis diberikan
Zinc pada pemberian zinc Zinc pada balita pada balita
balita ke petugas diare diare
3 kurangnya Evaluasi Meningkatkan Bidan desa 3x / tahun - - PP Diare Pelaporan -
cakupan laporan diare pelaporan diare diare setiap
pelayanan bidan desa bulannya
diare pada Mengusulkan Untuk KPA 1x / tahun Buku 10x25.000 = ATK PP Diare Buku laporan JKN
balita buku register pencatatan 250.000 tersedia dan
p3m untuk pesakitan terisi
posyandu

17
BAB IV

PENUTUP

KESIMPULAN

Dari hasil pembahasan di depan, masalah yang harus diatasi adalah


rendahnya pemakaian zinc pada balita, pasien diare mendapatkan oralit untuk
mencegah dehidrasi, DDHB terlaksana, Balita dari bumil HbsAg Reaktif diberikan
vaksin. Kasakitan karena diare dan ISP dapat teratasi dengan baik dan tidak terjadi
keparahan / kematian.

Demi teratasinya masalah dari program – program Puskesmas dengan melihat


penyebab utama sangat diharapkan adanya kerjasama dan peninjauan kembali dari
sektor dan program terkait agar semua kegiatan program tercapai target sesuai
dengan yang telah ditetapkan

18