Anda di halaman 1dari 5

Merancang Instalasi Kabel Bawah Tanah

Nama mahasiswa : Rizki Adi Setiawan


Dosen pembimbing : Djodi Antono

Alamat email : Rizkisetiawan10@yahoo.co.id


Jurusan Teknik Elektro Polines prodi listrik kelas lt-1a
Jln. Prof. Sudarto Tembalang Semarang INDONESIA

Intisari 1. KABEL IKAT (BALTED CABLE)


Pemasangan instalasi kabel bawah tanah ini berguna sebagai
pembuangan arus ketika terjadi beban lebih. Terkadang kita 2. KABEL H (HOCLSTADTER, SERCENED CABLE)
tidak mengetahui apa fungsi dari pemasangan instalasi bawah
3. KABEL ISOLASI SINTETIS
tanah itu sendiri. Yang kita ketahui instalasi bawah tanah itu
adalah grounding. Kita tidak mengetahui jenis kabel yang 4. KABEL ISOLASI MINYAK (OIL FILLED CABLE)
digunakan dalam pemasangan kabel bawah tanah. Kita tidak
disarankan untuk sembarangan dalam pemasangan kabel bawah 5. KABEL SL (SEPARATED LEAD) DAN SA (SEPARATED
tanah karena Jenis kabel yang digunakan pada pemasangan ALUMINIUM)
bawah tanah yaitu kabel yang tahan akan rembesan air. Di
dalam instalasi terutama pada rumah tangga kita di sarankan 6. KABEL H.S.L. .
adanya pemasangan kabel bawah tanah agar ketika terjadi
SALURAN BAWAH TANAH (UNDERGROUND LINES)
beban lebih tidak akan membahayakan diri kita.
SALURAN DISTRIBUSI YANG MENYALURKAN ENERGI LISTRIK
Keywords: Instalasi kabel bawah tanah,grounding. MELALUI KABEL YANG DITANAM DIDALAM TANAH. KATEGORI
SALURAN DISTRIBUSI SEPERTI INI ADALAH YANG FAVORITE
PENDAHULUAN
UNTUK PEMASANGAN DI DALAM KOTA, KARENA BERADA
Jaringan distribusi bawah tanah dewasa ini telah banyak DIDALAM TANAH, MAKA TIDAK MENGGANGGU KEINDAHAN
digunakan, terutama untuk perkotaan atau wilayah tertentu KOTA DAN JUGA TIDAK MUDAH TERJADI GANGGUAN AKIBAT
yang menonjolkan unsur estetika. Hal ini disebabkan, KONDISI CUACA ATAU KONDISI ALAM. NAMUN JUGA MEMILIK
distribusi bawah tanah tersembunyi dibandingkan dengan KEKURANGAN, YAITU MAHALNYA BIAYA INVESTASI DAN
saluran udara dan lebih handal. SULITNYA MENENTUKAN TITIK GANGGUAN DAN
Salah satu dari penggunaan jaringan distribusi bawah tanah PERBAIKANNYA. KEDUA CARA PENYALURAN MEMILIKI
adalah untuk jaringan distribusi perumahan (underground KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN MASING- MASING.
residential distribution
= URD). Beberapa fasilitas juga menggunakan konstruksi KEUNTUNGAN YANG DAPAT DIPEROLEH DARI SUATU
jaringan bawah JARINGAN BAWAH TANAH ADALAH BEBASNYA KABEL DARI
tanah seperti industri dan pusat-pusat layanan komersial. GANGGUAN POHON, SAMBARAN PETIR MAUPUN DARI
Penggunaan lain dari saluran bawah tanah seperti jaringan GANGGUAN MANUSIA. KABEL-KABEL BAWAH TANAH YANG
yang melewati sungai, jalan tol atau pada persilangan saluran DIGUNAKAN PUN BANYAK SEKALI JENISNYA SELAIN
transmisi. [1] DISEBABKAN BAHAN-BAHAN ISOLASI PLASTIK YANG TERUS
BERKEMBANG MAKA SELALU SAJA ADA TAMBAHAN JENIS-
I. JENIS KABEL BAWAH TANAH JENIS KABEL BARU.

. JENIS KABEL BAWAH TANAH KABEL SALURAN BAWAH TANAH


MENURUT JUMLAH DAN SUSUNAN HANTARANNYA, KABEL SISTEM LISTRIK DARI SALURAN DISTRIBUSI BAWAH TANAH
BAWAH TANAH MELIPUTI : DENGAN KABEL BANYAK RAGAMNYA. DAHULU, SISTEMNYA
DI JEPANG ADALAH SISTEM TIGA-FASA TIGA KAWAT DENGAN
- KABEL HANTARAN TUNGGAL (SINGLE – CORE CABLE)
NETRAL YANG TIDAK DITANAHKAN. SEKARANG, SISTEM
- KABEL TIGA HANTARAN (THREE – CORE CABLE) PEMBUMIANNYA ADALAH DENGAN TAHANAN TINGGI ATAU
DENGAN REACTOR KOMPENSASI, UNTUK
- KABEL SEKTORAL (SECTOR CABLE) MENGKOMPENSASIKAN ARUS PEMUAT PADA KABEL GUNA
- KABEL DENGAN NETRAL KONSENTRIS MENJAMIN BEKERJANYA RELE SERTA GUNA MEMBATASI
BESARNYA TEGANGAN LEBIH. DI EROPA SISTEM PEMBUMIAN
JENIS KABEL YANG SERING DI GUNAKAN PADA SISTEM
DENGAN REACTOR BANYAK DIPAKAI, SEDANG DI AMERIKA
SALURAN DISTRIBUSI YAITU PADA TEGANGAN KERJA 6 KV
SISTEM PEMBUMIAN LANGSUNG ATAU SISTEM PEMBUMIAN
SAMPAI 30 KV DAN SALURAN SUB TRANSMISI PADA
DENGAN TAHANAN YANG KECIL BANYAK DIGUNAKAN. JUGA
TEGANGAN KERJA 30 KV SAMPAI 220 KV ADALAH :
DI JEPANG SEKARANG BANYAK TERLIHAT SISTEM AMERIKA
YANG TERAKHIR ITU DIPAKAI, TERUTAMA UNTUK SALURAN
KABEL DIATAS 66 KV.

DALAM SISTEM KELISTRIKAN SALURAN DISTRIBUSI


MERUPAKAN RANTAI PENGHUBUNG ANTARA PUSAT-PUSAT
PEMBANGKIT TENAGA MENUJU PUSAT BEBAN MALALUI
GARDU INDUK TRANSMISI DAN DISTRIBUSI.
BERDASARKAN CARA PEMASANGANNYA SALURAN SISTEM
DISTRIBUSI DAPAT DIBAGI DALAM TIGA KELOMPOK,
YAITU: SALURAN UDARA (OVERHEAD LINE), SALURAN KABEL
BAWAH LAUT (SUBMARINE CABLE) DAN SALURAN KABEL
TANAH. PADA SISTEM SALURAN KABEL BAWAH TANAH,
PENYALURAN TENAGA LISTRIK MELALUI KABEL-KABEL
SEPERTI KABEL BAWAH LAUT DENGAN BERBAGAI MACAM
ISOLASI PELINDUNGNYA. SALURAN KABEL BAWAH TANAH INI
DIBUAT UNTUK MENGHINDARI RESIKO BAHAYA YANG TERJADI
PADA PEMUKIMAN PADAT PENDUDUK TANPA MENGURANGI
KEINDAHAN LINGKUNGAN.INTI DARI SUATU KABEL ADALAH
PENGHANTAR FASE, BERIKUTNYA PELINDUNG PENGHANTAR,
ISOLATOR KABEL, SELANJUTNYA PELINDUNG ISOLATOR,
NETRAL DAN TERAKHIR LAPISAN PEMBUNGKUS.
KEBANYAKAN KABEL DISTRIBUSI ADALAH PENGHANTAR
TUNGGAL. JENIS KABEL YANG BIASANYA DIGUNAKAN ADA . KONSENTRIS
DUA JENIS, YAITU KABEL NETRAL KONSENTRIS
(CONCENTRIC NEUTRAL CABEL) DAN KABEL DAYA (POWER
CABLE). KABEL NETRALALUMINIUM, ISOLASI DAN NETRAL.

Klasifikasi Kabel Tenaga


Untuk penyaluran tenaga listrik dibawah tanah
digunakan kabel tenaga (power cable). Jenis
kabel tenaga banyak sekali, namun demikian
dapat diklasifikasikan menurut beberapa kelompok
berikut :

a. Kelompok menurut kulit pelindungnya


(armor) misalnya, kabel bersarung timah hitam
(lead sheahted), kabel berkulit pita baja(steel-tape
armored).
b. Kelompok menurut konstruksinya misalnya:
plastik dan karet (jenis BN,EV,CV) kabel padat
(jenis belt,H,SL,SA), kabel jenis datar (flat-type),
kabel minyak (oil-filled).
c. Kelompok menurut penggunaan, misalnya,
kabel saluran (ductdraw-in), kabel taruh (direct-
laying), kabel laut (submarine),kabel corong
utama (main shaft),kabel udara (overhead). KABEL TANAH
KABEL TANAH IALAH SATU ATAU BEBERAPA BAGIAN
HANTARAN YANG BERISOLASI, BERPELINDUNG MEKANIS DAN
BERSELUBUNG LUAR YANG DALAM PENGGUNAANNYA
DITANAM/DIPASANG DI DALAM TANAH. (PLN OPERASI &
PEMELIHARAAN JARINGAN DISTRIBUSI, 1995:01)
KABEL TANAH ADALAH SALAH SATU / BEBERAPA
KAWAT YANG DIISOLASIKAN, SEHINGGA TAHAN TERHADAP
TEGANGAN TERTENTU ANTARA PENGHANTAR YANG SATU
DENGAN PENGHANTAR YANG LAIN ATAUPUN
PENGHANTAR DENGAN TANAH SERTA DIBUNGKUS DENGAN SECARA LANGSUNG ATAS EFISIENSI SALURAN
PELINDUNG, SEHINGGA TERHINDAR DARI PENGARUH- TRANSMISI/ DISTRIBUSI.
PENGARUH KIMIA LAIN YANG ADA DALAM TANAH. OLEH
KARENA KABEL TANAH TERSEBUT BEROPERASI DALAM D. KONSTANTA DIELEKTRIK
TANAH, MAKA KOMPONEN TERMASUK KABEL HARUS
MERUPAKAN KARAKTERISTIK BAHAN ISOLASI YANG
MAMPU BEROPERASI SECARA TERUS MENERUS KARENA
MENETUKAN KERUGIAN DIELEKTRIK SEBAGAI FUNGSI
MEMILIKI PERSYARATAN ISOLASI YANG KHUSUS UNTUK
FREKUENSI.
MELINDUNGINYA DARI SEGALA BENTUK KELEMBABAN SERTA
PENGARUH PENGARUH LAIN YANG TERDAPAT DIDALAM TANAH. E. KETAHANAN TERHADAP AIR.
PENGGUNAAN SALURAN KABEL TEGANGAN MENENGAH F. KETAHANAN TERHADAP KORONA DAN IONISASI
(SKTM) DINILAI MAMPU MENCIPTAKAN KEINDAHAN DAN
KENYAMANAN TATA KOTA MESKIPUN INVESTASI YANG MENENTUKAN KETAHANAN ISOLASI TERHADAP
DIPERLUKAN RELATIF TINGGI, PEMELIHARAAN CUKUP RUMIT, TEGANGAN TINGGI DALAM FREKUENSI DAYA ATAU
NAMUN PEMILIHAN PENGGUNAAN SKTM TETAP AKAN DALAM BENTUK IMPULS.
DIPERLUKAN TERUTAMA DARI SEGI ESTETIKA DAN
PEMBEBASAN TANAH. G. FLEKSIBILITAS MEKANIS.
INSTALASI (PEMASANGAN) KABEL DALAM TANAH DAPAT H. KONDISI SEKITAR TEMPAT INSTALASI.
DILAKUKAN DENGAN PENANAMAN LANGSUNG ATAU MELALUI
I. BIAYA (KABEL, ALAT PENYAMBUNG DAN INSTALASI).
SALURAN PELINDUNG. INSTALASI KABEL TANAH DENGAN
PENANAMAN LANGSUNG, YAITU KABEL SECARA
LANGSUNG, TANPA MENGGUNAKAN SALURAN PELINDUNG
CARA PEMASANGAN KABEL TANAH TANAM
(DUCT ATAU PIPA), DITANAM DI DALAM TANAH..KONDISI
LANGSUNG :
PEMASANGAN KABEL MEMPENGARUHI KEMAMPUAN
MEMBAWA ARUSNYA. KONDISI PEMASANGAN INI ANTARA DI TEPI JALAN/TROTOAR
LAIN MELIPUTI SUSUSAN PELETAKAN KABEL, PENTANAHAN
KABEL PRIMER
SELUBUNG LOGAM (SHEATH) / PELINDUNG (SHIELD), JARAK
ANTAR KABEL, KEDALAMANAN PENANAMAN, DAN KONDISI KEDALAMAN GALIAN ALUR KABEL YANG AKAN DILEWATI
TANAH. [1] . KABEL PRIMER DITENTUKAN ± 80 CM ATAU SESUAI
PERATURAN PEMDA SETEMPAT (CONTOH JAKARTA ± 130 CM);
JENIS ISOLASI KABEL TANAH
A) LEBAR GALIAN BAGIAN ATAS ALUR KABEL
UNTUK MELAKUKAN PEMILIHAN ISOLASI YANG SESUAI = ± 40 CM
DENGAN KEBUTUHAN, DIPERLUKAN EVALUASI ATAS
DATA-DATA SEBAGAI BERIKUT : (NGAPULI, 1988:03) B) LEBAR GALIAN BAGIAN BAGIAN BAWAH ALUR KABEL
= ± 30 CM [2]
A. SIFAT FISIS DAN PENUAAN
METODE PENANAMAN KABEL BAWAH TANAH
MERUPAKAN SIFAT YANG MENUNJUKAN KETAHANAN
ISOLASI DALAM KONDISI KERJA. FAKTOR INI ERAT
HUBUNGANNYA DENGAN UMUR KABEL.
ADA TIGA METODE SEBENARNYA UNTUK PENANAMAN KABEL
SECARA LANGSUNG YAITU MENGGUNAKAN ALAT BAJAK
B. TAHANAN ISOLASI (VIBRATORY PLOWING), PENGGALIAN/MEMBUAT PARIT
(TRENCHING) DAN PENGEBORAN (BORING).
MERUPAKAN UKURAN TERHADAP KEBOCORAN
ISOLASI, SEHINGGA TURUT MENETUKAN BESARNYA DI LUAR NEGERI MENGGUNAKAN ALAT BAJAK ATAU
KERUGIAN DIELEKTRIK ATAU EFISIENSI DARI PADA SUATU (VIBRATORY PLOWING) ADALAH METODE YANG PALING
POPULER. ALAT BAJAK DENGAN MATA PISAU KHUSUS
SALURAN TRANSMISI/DISTRIBUSI. FAKTOR YANG
MEMBELAH TANAH. KABEL DIULUR MELALUI TABUNG DALAM
BIASANYA DINYATAKAN DENGAN TAHANAN JENIS
MATA PISAU DAN DITEMPATKAN DI TANAH YANG TELAH
ISOLASI. BAHAN ISOLASI UMUMNYA MEMPUNYAI
TERBAJAK SERAYA ALAT BAJAK MELANGKAH MAJU. KARENA
KOEFESIEN SUHU NEGATIF, YAITU TAHANAN ISOLASI TANAH BISA LANGSUNG KEMBALI MENUTUP – WALAU TIDAK
TURUN DENGAN NAIKNYA SUHU. KARENA ITU SEPERTI SEDIA KALA – MAKA TIDAK BANYAK KERUSAKAN
PERSYARATAN TAHANAN JENIS ISOLASI BIASANYA YANG TERJADI DIBANDING MELAKUKAN PENGGALIAN. BENAR-
DIBERIKAN PADA SUHU KERJA BAHAN TERSEBUT. BENAR METODE YANG PALING MUDAH, NAMUN UNTUK
INSTALASI KABEL BAWAH TANAH DALAM SKALA KECIL
C. FAKTOR DAYA BIAYANYA AKAN LEBIH MAHAL JIKA KITA TIDAK MEMILIKI
MERUPAKAN PERBANDINGAN ANTARA DAYA AKTIF DAN ALAT BAJAK KHUSUS TERSEBUT. [3]
DAYA SEBENARNYA. JADI MERUPAKAN UKURAN . Pengaman Kabel Bawah Tanah
Disebabkan bahwa jaringan distribusi bawah tanah  Bilamana terjadi gangguan, tidak mudah untuk
kebanyakan merupakan feeder radial dengan sumber daya menemukan tempat gangguan terjadi. Lagipula,
terletak pada satu ujung saja, sehingga untuk melakukan reparasi pada kabel yang rusak, sangat
pengamanannya cukup digunakan relay arus lebih saja. sulit karena mengganggu lalu1lintas kendaraan,
Pada sistem yang mempunyai dua sumber daya yang sehingga menambah masalah kemacetan lalu1lintas.
terletak di kedua ujungnya pengamanan dengan [4]
menggunakan relay arus lebih tidak memenuhi syarat.
Penggunaan relay impedansi pada kabel tanah juga tidak
akan memberikan hasil yang baik karena tahanan gangguan
relatif lebih besar dibandingkan tahanan fase kabel, sehingga
Konstruksi Saluran Bawah Tanah
penggunaan relay impedansi sering mengalami kegagalan.
Pada kabel tanah gangguan yang terjadi adalah gangguan
permanen sehingga tidak boleh digunakan relay penutup balik 1. Pemasangan Kabel Bawah Tanah Beberapa faktor
(recloser), karena penggunaan penutup balik pada gangguan penting yang perlu diingat pada saat pemasangan kabel
permanen memberikan dampak yang dapat merusak peralatan. adalah : (PLN Operasi & Pemeliharaan Jaringan Distribusi,
Untuk pengamanan kabel tanah yang mempunyai sumber 1995:18)
daya pada kedua ujungnya dipakai relay differensial yang
membandingkan besar arus pada kedua ujungnya. . a. Sebelum meletakkan kabel, isolasinya harus diperiksa
dengan megger sebagai pemeriksaan pencegahan
Alat Pelacak Ground Penerating Radar (GPR) kemungkinan adanya kerusakan.

Penggunaan GPR untuk mendeteksi lokasi gangguan b. Penggulungan kabel harus diputar searah dengan tanda
pada jaringan bawah tanah disebut dengan otomata. Hasil panah
yang didapat dari GPR adalah file gambar, dengan
menerapkan konsep otomata akan diketahui dan dilacak pola yang ada padanya. Jika tanda itu tidak ada, penggulungan
difraksi file gambar yang diperoleh dari GPR, sehingga dapat harus diputar searah dengan akhiran kabel di dalam dan
diketahui kedalaman dan jari-jari (diameter) dari kabel berlawanan arah dengan akhiran luar.
listrik.
Gambar alat pelacak Ground Penerating Radar (GPR)
c. Kabel harus diambil dari bagian puncak penggulungan
dengan tanjakan penyangga, jika perlu penggulungan direm
guna menghindari putaran terlalu cepat.

d. Jika perlu dipindahkan, penggulungan kabel harus


dipindahkan dengan roda-roda kabel.

e. Jari-jari pemasangan harus dibuat sebesar mungkin.


Jari-jari pemasangan harus sesuai dengan yang dianjurkan
dalam IS :

1225-1967.
Keuntungan atau kelebihan berupa:
f. Pada cuaca dingin kabel harus dipanasi sebelum ditangani.
 Kabel tanah tidak terlihat, maka tidak mengganggu Kabel tersebut harus dipasang ketika suhunya diatas 0 °C (32
pemandangan atau lingkungan. Hal ini penting untuk °F) dan tidak boleh turun dari suhu tersebut selama 24 jam.
kota yang padat penduduknya seta padat lalu1lintas
kendaraan. g. Harus dibuat percobaan kelembaban pada bahan
penyambungan sebelum penyambungan.
 Pengoperasiannya lebih mudah karena tidak
terpengaruh oleh hujan, petir, atau angin rebut. h. Bila kabel disambungkan dengan kabel yang sudah
Sedangkan kerugian atau kekurangan adalah : terpasang, jajaran teras dari ujung yang lain harus berlawanan
arah, jadi jika satu ujung searah jarum jam, ujung yang lain
harus berlawanan dengan jarum jam. Hal ini perlu untuk
 Harganya yang tinggi, lebih lebih untuk tegangan
menghindari teras ketika sedang menyambung.
yang tinggi.
Adapun cara memasang instalasi penerangan jalan umum
dengan pemasangan bawah tanah :

Pemasangan PJU dengan cara Under ground cabel ( kabel


bawah tanah )

Penghantar yang bisa digunakan :

•Pemasngan penghantar sistem under groun harus


mengikuti ketentuan pemasangan kabel tanah sesuai PUIL
2000

•NYY bisa ditanam dengan cara diberi pelindung (pipa,


pasir + bata,dll ). tetapi sangat dihindari apa bila dipasang di
daerah yang rawan tekanan mekanis (Contoh penyebrangan
jalan atau perempatan jalan )

•NYFGBY bisa ditanam langsung ditanah karena kabel


jenis ini sudah dilengkapi prisai baja yang bisa melindungi
terhadap gangguan mekanis.

•CATATAN Kabel instalasi jenis NYM bukanlah jenis kabel


tanah, karena itu dalam keadaan bagaimanapun tidak boleh
ditanam di dalam tanah. [5]

II. KESIMPULAN
Pada instalasi penerangan terutama instalasi pada
bangunan rumah tangga dan penerangan jalan di
sarankan agar terpasang instalasi kabel bawah tanah
yang berfungsi sebagai aliran arus yang menuju
tanah atau disebut dengan grounding jika terjadi
beban lebih akan lebih aman dan tidak
membahayakan diri sendiri atau orang lain.

REFRENSI
[1] http://www.google.com/url?
sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&ved=0CDwQFj
AC&url=http%3A%2F%2Fdaman48.files.wordpress.com
%2F2010%2F11%2Fmateri-14-jaringan-distribusi-bawah-
tanah.pdf&ei=_QOaUsCALsT_rQf5ooGQDw&usg=AFQjCN
EDISIfGbWO90xJo8rRRRhKoY0_VQ&bvm=bv.57155469,d
.bmk
[2] http://mobilephoneaccess.blogspot.com/2011/12/instalasi-
kabel-bawah-tanah.html
[3] http://lbdtv.wordpress.com/2010/02/25/instalasi-kabel-
bawah-tanah/
[4]
http://akbarrusdiy.blogspot.com/2010/04/saluran-
bawah-tanah.html
[5] http://konsuilbwi.blogspot.com/2010/10/instalasi-
penerangan-jalan-umum-pju.html