Anda di halaman 1dari 4

PENANGANAN DAN PEMBUANGAN

BAHAN BERBAHAYA
No.Dokumen : C/VIII/SOP/I/2015/
SPO No. Revisi :
Tanggal Terbit :
Halaman : 1/3

PUSKESMAS dr. Syafrinawati


PASAR USANG NIP. 197710051997032001

1. Pengertian Prinsip pengelolaan limbah adalah pemisahan dan pengurangan volume.


Jenis limbah harus diidentifikasi dan dipilah serta mengurangi volume
limbah. Klinis sebagai syarat keamanan yang penting untuk petugas
pembuangan sampah, petugas emergensi dan masyarakat.
2. Tujuan Untuk pedoman petugas dalam penanganan & pembuangan bahan
berbahaya.
3. Kebijakan Sebagai pedoman dalam penanganan dan pembuangan bahan berbahaya,

Penanganan dan pembuangan bahan berbahaya dilakukan sesuai dengan SOP


4. Referensi Pedoman Good laboratory practice
5. Prosedur 1. Petugas melakukan pemisahan limbah B3 dan non B3
2. Petugas mengusahakan menggunakan bahan kimia non B3.
3. Petugas mengunakan kantong plastic hitam untuk limbah non B3.
4. Petugas menggunakan kantong plastic kuning untuk jenis limbah B3
5. Petugas menempatkan limbah B3 jarum , spuit pada safety cabinet.
6. Petugas menempatkan tempat penampungan pada tempat yang aman
7. Petugas membakar semua limbah B3 dan non B3 menggunakan
insenerator.
8. Petugas melakukan sterilisasi alat-alat medis yang telah
terkontaminasi limbah B3 menggunakan sterilisator.
9. Petugas melakukan dekontaminasi pada limbah sisa pemeriksaan
yang mengandung bahan B3 kemudian menaruhnya pada tempat
sampah dengan plastic berwarna kuning.

10. Petugas melakukan desinfeksi meja kerja sebelum dan sesudah


pemeriksaan untuk mencegah kontaminasi bahan berbahaya.

6. Diagram Alir
Petugas melakukan pemisahan limbah
B3 dan non B3

1/3

Petugas
Petugas
Petugasmenggunakan
mengunakan
mengunakan kantong
kantong plastic
plastic
plastickuning
hitam
hitam
untuk jenisuntuk
limbah
untukjenis
jenis
nonlimbah
B3.
limbahnon
B3.B3.
Petugas mengusahakan menggunakan bahan
kimia non B3.

Petugas mengunakan kantong plastic hitam


untuk jenis limbah non B3.

Petugas menggunakan kantong plastic kuning


untuk jenis limbah B3.

Petugas menempatkan tempat penampungan


pada tempat yang aman dan higienis.

Petugas membakar semua limbah B3 dan non


B3 menggunakan insenerator.

Petugas melakukan sterilisasi alat-alat medis


yang telah terkontaminasi limbah B3
menggunakan sterilisator.

Petugas melakukan dekontaminasi pada limbah


sisa pemeriksaan yang mengandung bahan B3.

Petugas melakukan desinfeksi meja kerja


sebelum dan sesudah pemeriksaan untuk
mencegah kontaminasi bahan berbahaya.

7. Dokumen Terkait Kebijakan Kepala puskesmas.

8. Rekaman Historis Perubahan


Tgl. Mulai
No Yang dirubah Isi Perubahan
Perubahan

2/3
PENANGANAN DAN PEMBUANGAN
BAHAN BERBAHAYA
No Dokumen : C/VIII/SOP/I/2015/
DAFTAR No. Revisi :
TILIK Tanggal Terbit :
Halaman :

PUSKESMAS dr. Syafrinawati


PASAR USANG NIP. 197710051997032001

3/3
NO URAIAN KEGIATAN YA TIDAK TB
Apakah :
1. Petugas melakukan pemisahan limbah B3 dan non B3 ?
2. Petugas mengusahakan menggunakan bahan kimia non B3 ?
3. Petugas mengunakan kantong plastic hitam untuk limbah non B3?
4. Petugas menggunakan kantong plastic kuning untuk jenis limbah
B3 ?
5 Petugas menempatkan limbah B3 jarum dan spuit pada safety
cabinet.
6. Petugas menempatkan tempat penampungan pada tempat yang
aman dan higienis ?
7. Petugas membakar semua limbah B3 dan non B3 menggunakan
insenerator ?
8. Petugas melakukan sterilisasi alat-alat medis yang telah
terkontaminasi limbah B3 menggunakan sterilisator ?
9. Petugas melakukan dekontaminasi pada limbah sisa pemeriksaan
yang mengandung bahan B3 ?
10. Petugas melakukan desinfeksi meja kerja sebelum dan sesudah
pemeriksaan untuk mencegah kontaminasi bahan berbahaya ?
Jumlah
CR

……………………………………..

Observer Tindakan

………………………….
NIP. ……………………..

4/3