Anda di halaman 1dari 3

www.muslim.or.

id

Nasehat Syaikh Ibnu Baz Kepada Supporter Klub


Olahraga
muslim.or.id/40696-nasehat-syaikh-ibnu-baz-kepada-supporter-klub-olahraga.html

Yulian Purnama July 5, 2018

Syaikh Abdul Aziz bin Baz


Pertanyaan:

Banyak para pemuda (bahkan juga orang-orang tua) bersemangat menjadi supporter klub-
klub olahraga dengan semangat yang tinggi. Sehingga terhadap memunculkan
percekcokan dan perdebatan di antara mereka. Bahkan terkadang terjadi permusuhan dan
saling mencela di antara mereka. Bagaimana bimbingan anda terhadap masalah ini?
Jazaakumullah khayran.

Jawab:
1/3
Tidak diragukan lagi bahwa semangat menjadi supporter klub-klub olahraga seperti ini
akan menggiring orang kepada banyak pertengkaran, permusuhan dan saling mencela.
Dan tidak diragukan lagi bahwa ini semua merupakan kemungkaran. Karena tujuan dari
olahraga adalah menguatkan badan. Dan hendaknya olahraga itu dibangun di atas hal ini,
yaitu melatih anggota tubuh, menguatkannya, menguatkan saraf, tahan menghadapi
kesulitan, tahan banting, dan semisalnya. Maka tidak layak bagi penggemar dan praktisi
olahraga justru malah saling mencela, saling bertengkar, dan saling berfanatik golongan.
Ini tidak diperbolehkan.

Wajib bagi mereka untuk saling bersaudara. Inilah yang Allah wajibkan atas mereka. Baik
klub mereka menang, ataupun kalah, wajib tetap saling bersaudara. Baik yang menang
adalah klub di fulan, atau klub si alan, wajib tetap saling bersaudara. Karena mereka
adalah saudara (semuslim) secara mutlak. Wajib bagi mereka untuk tidak berkata-kata
kecuali yang baik, dan saling berbincang dengan perkataan yang baik. Dan mencari solusi
untuk menyelesaikan kasus-kasus yang ada dengan metode yang hikmah, bukan dengan
saling mencela, saling bermusuhan dan saling mencaci dengan kata-kata kotor.

Dan tidak layak juga melakukan perbuatan seperti yang dilakukan orang-orang di pasar
sekarang ini, yaitu saling beradu, berteriak-teriak, dan mengganggu orang lain di jalanan,
ini adalah bentuk kegilaan dan kebodohan yang tidak mungkin disetujui oleh orang yang
berakal.

Yang semestinya dilakukan oleh mereka para supporter klub adalah hendaknya mereka
menjadi orang yang berakal. Jika klubnya menang maka hendaknya memuji Allah, dan
tidak bersombong kepada saudaranya. Dan tidak meremehkan saudaranya. Juga tidak
menganggu saudaranya supporter klub lain ataupun orang yang lain.

Dan masalah menang-kalah klub olahraga ini adalah masalah sepele. Jika klub anda
menang atau kalah apakah musuh-musuh Allah menjadi binasa? Tentara Rusia kalah jika
klub anda menang? Apa yang terjadi jika klub anda menang? Apa untungnya jika klub
anda menang?

Maka andaikan orang menggunakan akalnya, ia akan menyadari bahwa menang-kalah


klub olahraga tidak layak jadi sebab permusuhan dan caci-maki atau mengganggu saudara
semuslim. Baik di pasar-pasar maupun di tempat-tempat lain. Mereka mendatangi pasar
dengan mobil-mobil mereka untuk melakukan hal semacam ini, seakan-akan mereka orang
yang tidak berpendidikan. Ini merupakan kekeliruan yang tidak layak dilakukan oleh orang
berakal sama sekali.

Wajib bagi mereka menjadi orang yang berakal ketika berada di mobil, ketika berkata-kata,
dan dalam semua tingkah laku mereka. Baik ketika menang atau ketika kalah. Jika klubnya
menang, memangnya apa untungnya? Apa yang terjadi setelah itu? Apakah Yahudi keluar
dari Palestina? Muslim Afghanistan terbantu dalam mengalahkan Rusia? Apa yang terjadi?

Maka semua ini perkara yang tidak ada nilainya. Namun kita memohon kepada Allah agar
memberikan hidayah kepada kita dan kepada mereka. Kita memohon kepada Allah agar
memberikan kepada kita dan mereka akal yang baik, cara berpikir yang baik serta hidayah
yang sempurna.

2/3
Sumber: https://binbaz.org.sa/fatwas/4265

Penerjemah: Yulian Purnama

Artikel: www.muslim.or.id

Sahabat muslim, yuk berdakwah bersama kami. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik
disini. Jazakallahu khair

3/3