Anda di halaman 1dari 2

PERAN KELUARGA DALAM PENGERTIAN 1.

Gangguan pikiran
PROSES KESEMBUHAN SKIZOFRENIA a. Keyakinan yang tidak
penderita GANGGUAN JIWA sesuai
dengan kenyataan
“skizofrenia” Sekelompok reaksi psikotik
b. Mendengar suara tanpa
yang mempengaruhi berbagai area
fungsi individu, termasuk berfikir dan ada
berkomunikasi, menerima dan Sumber yang jelas
menginterpretasikan realitas, c. Melihat bayang” tanpa
merasakan dan menunjukan emosi ada
serta berperilaku dengan sikap yang Subjek
tidak dapat diterima secara sosial
2. Gangguan perasaan
Faktor Penyebab a. Khawatir yang
berlebihan
b. Sedih yang berlarut-
1. Suasana rumah yang tidak larut
harmonis seperti : tidak PD, c. Gembira yang
sering bertengkar, salah
berlebihan
pengertian, kurang bahagia.
d. Marah yang tidak
2. Pengalaman masa kanak-kanak
beralasan
yang bersifat traumatic
3. Faktor keturunan (genetic)
3. Gangguan tingkah laku
4. Perubahan/kerusakan dalam
a. Gaduh, gelisah,
otak
mengamuk
5. Faktor lain : individu yang tidak
b.Perilaku yang terus
mendapatkan kesempatan &
diulang
fasilitas, tidak dihargai,
Mahasiswi keperawatan c. Menarik diri, mematung
kemiskinan, pengangguran,
d.Kesulitan bahasa,
halipah ketidak adilan, ketidakamanan,
ribut/diam
persaingan yang berat dan
diskriminasi social.

Peran keluarga dalam


Gejala skizofrenia: Kesembuhan penderita
- Meminta dengan baik
a. Menyiapkan lingkungan - Mengungkapkan dengan
rumah dan sekitar yang sehat baik
dan menyenangkan d. Melatih cara spiritual:
b. Mengawasi dan ikut - Berdoa
bertanggung jawab dalam -
pengobatan lanjutan dan kegiatan
pengawasan pemberian obat 3. Waham
dirumah.
c. Membantu mencarikan a. Kembalikan ke realita bila
aktivitas/ kerja untuk waham terjadi
kesibukan klien b. Tidak mengasingkan klien
dan membantu bersosialisasi
keagamaan
Perawatan di rumah c. Jika ketakutan, damping klien
1. Perilaku kekerasan : sampai mampu mandiri
2. Gangguan halusinasi :
a. Mengidentifikasi penyebab, d. Bimbing lien melakukan
tanda dan gejala perilaku kegiatan sesuai kemampuan
kekerasan e. Beri penghargaan
b. Melatih cara fisik yaitu
seperti : 4. Isolasi sosial:
- menarik nafas dalam
- memukul kasur dan
bantal a. Mengidentifikasi penyebab, ,
jenis halusinasi, tanda dan
gejala halusinasi
b. Melatih cara mengontrol
halusinasi dengan cara :
- Mengusir/ menghardik a. Mengidentifikasi penyebab,
- Mengajak bicara tanda dan gejala
c. Melatih cara social atau b. Menjelaskan keuntungan
- Memberi kegiatan/
verbal. dan kerugian berhubungan
kesibukan
- Menolak dengan baik dengan orang lain
(tidak menggunakan c. Melatih berkenalan dengan
kekerasan) orang lain