Anda di halaman 1dari 8

RESUME KEGIATAN

JALAN SEHAT

Hari/Tanggal : Senin, 2 Juli 2018


Tempat : UPTD Griya Werdha Pemkot Surabaya
Waktu : 19.00-20.00 WIB
Kegiatan : Nobar film lawas (ludruk)

A. Acara diikuti oleh :


Lansia mandiri dan parsial care yang berada di UPTD Griya Werdha Pemkot
Surabaya
B. PelaksanaanKegiatan
Waktu Kegiatan Pelaksana
Senin, Nobar film lawas Terlampir
2 Juli 2018 (ludruk)
19.00-20.00 WIB

C. Evaluasi Kegiatan
1. Evaluasi Struktur
a. Kesiapan Materi
Peralatan yang diperlukan : LCD, Proyektor, Sound dan Laptop
b. Kesiapan Pre Planning
Peralatan sudah siap H-1.
c. Peserta yang hadir
Peserta telah hadir di tempat pelaksanaan yaitu :
Senin, 2 Juli 2018 pukul 19.00 sebanyak 20 orang lansia
2. Evaluasi Proses
a. Kegiatan dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah
direncanakan
b. Suasana kegiatan berjalan tertib, semarak, antusias dan lancar tanpa
hambatan. Peserta bersedia mengikuti kegiatan hingga akhir.
c. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat selama kegiatan
berlangsung.

3. Evaluasi Hasil
Pada kegiatan nonton film lawas (ludruk) semua lansia antusias
dan tertawa bersama-sama. Seluruh lansia menginginkan sering diadakan
acara nobar (nonton bareng) film lawas karena sekarang sudah tidak ada
lagi film yang sesuai dengan usia mereka. Selain itu untuk mengantisipasi
agar peserta dapat ikut semua bisa dilaksanakan sore hari karena jika
malam lansia cenderung lelah dan mengantuk.
Senin, 2 Juli 2018
Ketua

Muhammad Bagus Setyawan


NIM. 131723143039

Mengetahui,

Kepala UPTD Griya Werdha Penanggung Jawab Mata Kuliah

Septarti Hendartini, S. Sos Dr. Retno Indarwati, S.Kep. Ns., M.Kep


NIP. 19660918 198901 2 002 NIP. 19780316 200812 2 002
PELAKSANA KEGIATAN

Hari : Senin, 2 Juni 2018


1. Ketua : Nur Sayyid JR
2. Pembawa Acara : Hary Budiarto
3. Fasilitator : Ahmad Asyroful Anam, Nur Sayyid J.R, Muhammad Anis
Taslim, Muhammad Roziqin, Dwi Hartini, Yumiati Ringu
4. Dokumentasi : Erwin Purwanto

DOKUMENTASI
PRE PLANNING
NONTON FILM LAWAS (LUDRUK)

Hari/Tanggal : Senin, 2 Juli 2018


Tempat : UPTD Griya Werdha Jambangan Surabaya
Waktu : 19.00- 20.00 WIB
Kegiatan : Nonton film lawas (ludruk)

A. LATAR BELAKANG

Manusia di usia tua mengalami beberapa masalah, baik masalah fisik maupun masalah
psikologis. Adapun masalah fisik yang dialami oleh lansia diantaranya menurunnya fungsi
tubuh seperti sistem indra, sistem muskuloskeletal, sistem kardiovaskuler, pencernaan, syaraf
maupun reproduksi. Lansia juga akan mengalami penurunan fungsi kognitif diantaranya
penurunan daya ingat, kemampuan belajar, kemampuan pemahaman, pemecahan masalah,
pengambilan keputusan dan motivasi. Sedangkan masalah psikologi yang kerap dialami oleh
lansia mencakup masalah perubahan aspek kepribadian serta perubahan dalam peran serta
masyarakat. Masalah-masalah psikologi yang dialami oleh lansia biasanya menyebabkan
mereka kehilangan minat dan kegembiraan, konsentrasi berkurang, merasa bersalah dan tidak
berguna, pandangan masa depan yang suram dan pesimistis serta menurunnya harga diri dan
kepercayaan diri (Nugroho 2010). Kemunduran-kemunduran psikologis tersebut dapat terjadi
saat lansia mengalami kesendirian, baik karena ditinggal anak, cucu, saudara maupun
pasangan hidup. Kematian pasangan hidup mempengaruhi tingkat dan aktivitas sosial serta
persahabatan yang biasa dilakukan serta mempengaruhi pola hidupnya yang mengalami
perubahan. Perubahan ini menimbulkan efek terhadap penyesuaian diri dan pola kehidupan
dalam keluargaLansia adalah seseorang yang karena usianya mengalami perubahan biologis,
fisik, kejiwaan, dan sosial. Perubahan ini akan memberikan pengaruh pada seluruh
aspek kehidupan, termasuk kesehatannya (Fatimah, 2010). Menua bukanlah suatu penyakit
melainkan proses berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi stressor dari dalam
maupun luar tubuh. Proses penuaan manusia bekerja sangat kompleks di setiap bagiannya
saling mempengaruhi secara fisik dan psikologis (Azizah, 2011).
Sejalan dengan Dalam penelitian yang dilakukan oleh Rosita (2012) tentang stressor sosial
biologi penyebab depresi, disebutkan bahwa stressor internal pada lanjut usia meliputi persepsi
individu dengan gejala berupa kekecewaan maupun kemarahan terhadap anggota keluarganya,
sedangkan lingkungan eksternal meliputi suasana di sekitar seperti kebisingan, kekumuhan dan
lain-lain. Stress dan tekanan sosial juga seringkali menjadi penyebab depresi pada lanjut usia
(Santoso, 2009). Diperkuat dengan penelitian yang dilakukan oleh Rezki dkk (2014) tentang
faktor-faktor penyebab depresi pada lanjut usia, terdapat pengaruh antara kehilangan dan
kecemasan terhadap tingkat depresi pada lanjut usia. Perawat bisa mendukung kesejahteraan
lansia melalui intervensi promosi kesehatan dan tindak keperawatan lain seperti Nobar
(nonton bareng) film jadul (ludruk) dengan begitu lansia akan terhibur dan tertawa
bersama-sama. Selain itu, melalui tertawa juga seseorang mendapatkan tambahan oksigen bagi
sel dan jaringan. Sebaliknya, merasa dan berperilaku murung mengakibatkan pengurangan
oksigen dalam darah.Sel-sel darah menjadi lapar dan kosong, menghasilkan depresi, kecemasan,
dan kemarahan Plutchik, 2002 dalam Anggun & Harlina, 2011). Tertawa dapat mempelebar
pembuluh darah dan mengirim lebih banyak darah hingga ke ujung-ujung dan semua otot
diseluruh tubuh terutama ke otak, sehingga meransang otak mengeluarkan hormon endrphine dan
serotonin yaitu sejenis morfin alami dan juga melatonin membuat yang tubuh menjadi rileks
(Ayu, 2011).
B. Tujuan
Setelah dilakukan tindakan keperawatan nonton film lawas (ludruk) diharapkan lansia
dapat terhibur dan tidak mengalami depresi

A. Plan Of Action
Indikator Waktu/Tem
No Masalah Tujuan Kegiatan Sasaran
Keberhasilan pat
1. Depresi. Setelah Nobar 1. Lansia Lansia Senin
Ditandai dengan: dilakukan (ludruk) dapat di 2 Juli 2018
1. Banyak lansia tindakan mengikuti UPDT Pukul:
yang keperawatan kegiatan Griya 19.00-20.00
menyendiri nonton film dengan baik Werdha Tempat :
2. Banyaknya bareng 2. Lansia Jambang Aula
lansia yang (ludruk) mengatakan an
mengeluh diharapkan senang kategori
bosen berada lansia dapat Mandiri
di panti terhibur dan
dapat tertawa
bersama serta
dapat
bersosialisasi
dengan lansia
yang lainnya

1. Rencana Strategis
Kegiatan jalan sehat pagi dilakukan pada pukul 19.00 – 20.00 WIB. Kegiatan ini
diikuti oleh lansia mandiri dan partial care setelah selesai kegiatan pasien dianjurkan
untuk istirhat malam. Evaluasi dilakukan setelah kegiatan berakhir.
2. Tindakan
Fase Orientasi
a. Memberi salam terapeutik
b. Memperkenalkan diri
1) Evaluasi/validasi
Menanyakan perasaan klien saat ini.
2) Kontrak
a. Perawat menjelaskan tujuan kegiatan memperkenalkan diri
b. Perawat menjelaskan alur kegiatan sebagai berikut :
Lama kegiatan 1 jam
Mahasiswa pelaksana mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai.
Jika ada lansia yang ingin ikut berkontribusi, dipersilahkan namun tidak
diwajibkan.
Tahap Kerja
a. Kontrak waktu
b. Persiapan tempat dan peralatan
c. Pemutaran film
d. istirahat
Tahap Terminasi
a. Evaluasi
1) Perawat menanyakan perasaan lansia setelah dilakukan kegiatan ini.
2) Perawat memberikan pujian atas keberhasilan lansia yang mengikuti
kegiatan
3. Pengorganisasian Kelompok
a. Ketua : Nur Sayyid JR, S.Kep
b. Fasilitator : Hary Budiarto S.Kep
c. Pelaksana : Muhammad Roziqin.S, S.Kep
d. Dokumentasi : Muhammad Anis Taslim, S.Kep
4. Sasaran
Lansia mandiri.dan partial
5. Media
LCD dan Proyektor
6. Metode
7. Susunan Acara
No. Waktu Kegiatan KegiatanPeserta PJ
Pelaksanaan
1 18.00 – 18.30 Persiapan Memperhatikan Pembawa
2 19.00 – 20.00 Pelaksanaan Mengikuti Pemimpin
kegiatan
3 20.00 Penutupan Memperhatikan Pembawa Acara

8. Susunan Tempat
Seluruh kegiatan dilakukan di UPTD Griya Werdha.
D. Evaluasi Kegiatan
1. Evaluasi Struktur
a. Kesiapan Materi
Peralatan yang diperlukan : LCD dan Proyektor
b. Kesiapan Pre Planning
Peralatan sudah siap H-1.
c. Peserta yang hadir
Peserta telah hadir di tempat pelaksanaan yaitu :
Senin, 2 Juli 2018 pukul 19.00 sebanyak 20 orang lansia
2. Evaluasi Proses
a. Kegiatan dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah direncanakan
b. Suasana kegiatan berjalan tertib, semarak, antusias dan lancar tanpa hambatan.
Peserta bersedia mengikuti kegiatan hingga akhir.
c. Tidak ada peserta yang meninggalkan tempat selama kegiatan jalan sehat sore
berlangsung.
3. Evaluasi Hasil
Pada kegiatan nonton film lawas (ludruk) semua lansia antusias dan tertawa
bersama-sama. Seluruh lansia menginginkan sering diadakan acara nobar (nonton
bareng) film lawas karena sekarang sudah tidak ada lagi film yang sesuai dengan usia
mereka. Selain itu untuk mengantisipasi agar peserta dapat ikut semua bisa
dilaksanakan sore hari karena jika malam lansia cenderung lelah dan mengantuk.
Surabaya, 2 Juli 2018
Ketua

Muhammad Bagus Setyawan, S.Kep.


NIM. 131723143039

Mengetahui,

Kepala UPTD Griya Werdha Penanggung Jawab Mata Kuliah

Septarti Hendartini, S. Sos Dr. Retno Indarwati, S.Kep. Ns., M.Kep


NIP. 19660918 198901 2 002 NIP. 19780316 200812 2 002