Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN KUNJUNGAN IBU HAMIL RESTI

UPTD PUSKESMAS BOJONG

A. PENDAHULUAN
Pelayanan kebidanan dasar memerlukan pentingnya
pemberdayaan ibu dan keluarga dengan bantuan Bidan untuk mengatasi
masalah yang mungkin dijumpai selama masa kehamilan, persalinan dan
nifas. Dalam memberikan pelayanan kebidanan dasar juga perlu
diperhatikan bahwa sasaran langsung pelayanan adalah ibu dan janin
serta bayi baru lahir. Pelaksanaan pelayanan KIA mempunyai tugas
untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan konseling terhadap ibu
hamil serta keluarganya agar ibu hamil dapat melalui kehamilannya
dengan sehat dan selamat.
Dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari harus mengacu
pada visi misi serta tata nilai. Adapun visi dari UPTD Puskesmas Bojong
adalah : Menjadikan Puskesmas Bojong sebagai Puskesmas dengan
pelayanan prima menuju Kecamatan sehat 2021. Misi Puskesmas
Bojong :
1) Meningkatkan kinerja sumber daya manusia dan manajemen
Puskesmas.
2) Meningkatkan sarana dan prasarana Puskesmas
3) Mewujudkan lingkungan sehat yang mendorong kesehatan
masyarakat.
4) Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektor dalam
pembangunan berwawasan kesehatan.

Tata nilai Puskesmas Bojong adalah Prima :


1. Profesional : segenap pegawai puskesmas bojong memiliki
kemampuan yang baik sesuai dengan kompetensinya dan
berpegang teguh kepada nilai moral dalam mencapai visi dan misi
yang ditetapkan.
2. Ramah : segenap pegawai puskesmas Bojong melayani dengan
senyum, manis tutur kata dan bersikap menyenagkan agar tercipta
budaya kerja yang positif. .
3. Ikhlas : segenap pegawai puskesmas Bojong dalam melaksanakan
tugasnya bekerja dengan penuh kesungguhan,tanpa paksaan dalam
mensukseskan pembangunan berwawasan kesehatan
4. Melayani : segenap pegawai puskesmas Bojong memiliki komitmen
yang tinggi dengan memberikan pelayanan prima dalam melakukan
pelayanan kesehatan baik promotif ,preventif, kuratif dan rehabilitatif.
5. Akuntabel : segenap pegawai puskesmas Bojong memiliki
kemampuan untuk bekerja efektif, efisien dan bekolaboasi dengan
memberikan ide-ide keatif dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai
dengan prosedur yang berlaku.

B. LATAR BELAKANG
Sebagian ibu hamil tidak pernah memeriksakan kehamilan karena
beberapa alas an mereka perlu dikunjungi kerumahnya sejak kehamilan
muda dan terutama sejak umur kehamilannya 34-36 minggu. Oleh
karena itu, banyak ibu hamil resiko tinggi yang tidak terdeteksi oleh
tenaga kesehatan.

C. TUJUAN
a. Tujuan umum
Mengetahui identitas pasien dan keluarga serta perilaku kehidupan
sehari-hari
b. Tujuan khusus
1. Agar mengetahui secara dini riwayat kehamilan dan persalinan
yang lalu
2. Agar mengetahui umur kehamilan, supaya dapat mengetahui
perkiraan persalinan
3. Agar mengenali sejak dini factor resiko dan resiko tinggi
4. Agar memberikan konseling pada ibu serta keluarga tentang
keadaan kehamilannya
5. Agar memotivasi ibu supaya merencanakan pertollongan
persalinannya dengan tenaga kesehatan
D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan


1 Kunjungan Bulil Resti Anamnesis
Pemeriksaan Fisik
Pemberian Pelayanan
Pencatatan
Pelayanan Tindak Lanjut
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Kegiatan Keterangan
No Pelaksana Program Lintas Program Terkait Lintas Sektor Terkait
Pokok
1 Kunjungan - Anamnesis - Program Gizi - Kader :
Bumil Resti - Pemeriksaan Fisik Untuk memberikan Sebagai patner desa
- Pemberian Pelayanan penyuluhan tentang manfaat dalam pendataan ibu
- Pencatatan fedan gizi yang seimbang hamil termasuk ibu hamil
- Pelayanan Tindak Lanjut pada ibu hamil resiko
- Dokter Puskesmas - Paraji :
Sebagai konsultan di dalam Sebagai patner dalam
penanganan ibu hamil bila ada pelayanan ibu hamil
komplikasi termasuk ibu hamil resiko
tinggi
F. SASARAN
Sasaran dari pelaksanaan program ibu hamil resti adalah : ibu hamil
resiko tinggi

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


2018
No Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Jul Ags Sept Okt Nov Des

1 Kunjungan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
Ibu Hamil
Resti

H. EVALUASI, PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Sasaran ibu hamil resiko tinggi terlayanai dengan baik, taget
kunjungan ibuhamil resiko tinggi tercapai dan terpenuhi oleh tenaga
kesehatan, penjaringan ibu hamil resti terjaring.

I. PENCATATAN DAN PELAPORAN


Dilaksanakan sesuai dengan prosedur pelaksanaan kunjungan
rumah pada ibu hamil resiko tinggi dan dilaporkan ke Puskesmas yaitu
kepala puskesmas sebelum akhir bulan dan melaporkan ke dinas setiap
taggal 2-5 setiap bulannya.