Anda di halaman 1dari 3

BAB V

PENUTUPAN

Setelah menguraikan pembahasan dari kasus stroke pada Yayasan

Pondok Lansia Tulus Kasih tanggal 21 mei 2018, maka pada bab ini didapatkan

kesimpulan dan saran sebagai berikut :

A. KESIMPULAN

1. Pengkajian

Saat dilakukan pengkajian tanggal 21 juni 2018 pukul 10.00 WIB didapatkan

data subjektif: Tn.K Pasien mengeluh tidak dapat menggerakan anggota tubuh

sebelah kiri, pasien mengeluh nyeri lengan kiri dan kaki kiri apabila digerakkan,

pasien mengatakan beberapa aktivitas dibantu oleh pendamping pondok,

pendamping juga mengatakan semua aktivitas mobilisasi pasien dibantu. Pasien

tampak hanya mampu duduk di kursi roda dan di tempat tidur, skala nyeri 3,

kekuatan otot ekstremitas atas 4/1, ekstremitas bawah sulit digerakan, kakikiri tidak

dapat digerakan dan kekuatan otot 3/0, beberapa aktivitas terlihat dibantu

oranglain. Pasien mengalami Keterbaatasan gerak. Sedangkan yang di dapatkan

dari pemeriksaan TTV yaitu: TD: 110/70 mmHg, Nadi: 92x /menit, Respirasi: 17x

menit, Suhu: 36,8 C.

2. Diagnosa Keperawatan

Dari hasil pengkajian diatas penulis muncul dua diagnose yaitu hambatan

mobilitas fisik dan defisit perawatan diri.

69
70

3. Rencana dan Tindakan Keperawatan

Perencanaan dirumuskan berdasarkan prioritas masalah dengan melihat kondisi

dan kesanggupan pasien. Tindakan keperawatan yang dilakukan sesuai rencana

yang ada.

4. Evaluasi

Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 4 hari maka pada tanggal 28

Juni 2018 dilakukan evaluasi. Dari dua diagnosa keperawatan yang muncul.

Masalah teratasi.

B. SARAN

1. Bagi Mahasiswa

Perlunya meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang asuhan keperawatan

lansia dengan masalah utama stroke, sehingga bisa meningkatkan keterampilan

mahasiswa dalam melaksanakan asuhan keperawatan lansia dengan tepat.

2. Bagi Yayasan Pondok Lansia Sehat

Agar dalam memberikan tindakan keperawatan kepada pasien juga harus dilakukan

tindakan-tindakan mandiri perawat, misalnya pasien yang mengalami stroke karena

hipertensi harus diberi diit yang sesuai, pasien dilakukan tindakan ROM setiap hari,

serta tersedianya savety bed untuk pasien yang mempunyai kelemahan gerak

sehingga bisa mencegah terjadinya risiko jatuh dari tempat tidur. Sebaiknya

perawat harus lebih tanggap terhadap masalah yang dikeluhkan pasien dan dapat

memberikan pelayanan keperawatan sesuai dengan kondisi dan respon pasien


71

3. Bagi Institusi

Diharapkan Institusi akademik agar terus mengembangkan dan menambahkan

referensi atau buku untuk para mahasiswanya tentang stroke pada lansia, untuk

mempermudah bagi penulis atau peneliti selanjutnya untuk mendapat sumber-

sumber referensi dan mengembangkan ilmu pengetahuan.