Anda di halaman 1dari 2

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Mikosis


Mikosis adalah infeksi jamur yang bisa mengenai manusia dan juga hewan.
Infeksi ini biasanya timbul dari spora -spora jamur yang terhirup sehingga menjadi
infeksi jamur pada paru ataupun pada kulit. Infeksi jamur (mikosis) ada yang bersifat
superfisial maupun sistemik. Mikosis sistemik dibagi menjadi dua yaitu mikosis sistemik
primer dan oportunistik.
Ada beragam spesies jamur yang bisa menyebabkan mikosis tetapi hampir 70 %
jamur invasif sebagai agen penyebab mikosis oportunistik adalah spesies Candida dan
Aspergillus. Spesies Candida yang paling banyak menyebabkan kandidiasis invasif pada
manusia yaitu Candida albicans (C. albicans). Infeksi sistemik candida (kandidiasis
sistemik) ternyata berhubungan dengan peningkatan angka kematian sebesar 38%,
pemanjangan waktu dan biaya perawatan di rumah sakit.

2.2 Jenis-jenis Mikosis


a. Mikosis superficial
Disebabkan oleh kapang dan penyebarannya terjadi pada permukaan tubuh.
b. Mikosis sistemik
Disebabkan oleh fungi pathogen yang menghasilkan mikrikonidia atau oleh
khamir dan penyebarannya melalui peredaran darah keseluruh jaringan dalam
tubuh.
c. Mikosis dalam (deep mycosis)
Disebabkan oleh fungi yang membentuk mikrokonidia oleh khamir, serta tumbuh
dibagian jaringan yang dalam yang akan membengkak.
d. Mikosis subkutan umumnya ditemukan di negara beriklim subtropis dan tropis.
Mikosis subkutan yang sering dijumpai adalah kromoblastomikosis, sporotrikosis,
misetoma. Kasus yang jarang adalah basidiobolomikosis, faeomikosis,
lobomikosis, dan zigomikosis subkutan.
2.3 Jenis-jenis jamur penyebab Dermatofitosis