Anda di halaman 1dari 12

BAB 2.

PROGRAM KESEHATAN

2.1 STRUKTUR ORGANISASI


KEPALA PUSKESMAS
dr. Retno Handayani
NIP. 19781230 200801 2 011

KEPALA TATA USAHA


Sutarcik
NIP. 19620618 198703 2 007

BENDAHARA PENGELUARAN SISTEM INFORMASI


KOORDINATOR TIM MUTU KEPEGAWAIAN dan UMUM
PEMBANTU PUSKESMAS
drg. Dessy Peksa H Sutarcik drg. Dessy Peksa H Anas Iqbal A, Amd Kep
NIP. 19791227 200801 2 017 NIP. 19620618 198703 2 007 NIP. 19791227 200801 2 017 NIP. -

BENDAHARA JKN
KOORDINATOR UKM KOORDINATOR UKM KOORDINATOR UKP RAWAT Feni Handariyatul M, Amd Keb
ESENSIAL PENGEMABANGAN JALAN NIP. 19850804 201001 2 012
Mulik Winahyu, Amd keb Ida Susilowati, Amd Keb Feni Handariyatul M, Amd Keb
NIP. 19790804 200801 2 018 NIP. 19700922 199203 2 006 NIP. 19850804 201001 2 012 BENDAHARA PEMBANTU
PENERIMA
Sutarcik
NIP. 19620618 198703 2 007
PENANGGUNG JAWAB PENANGGUNG JAWAB PENANGGUNG JAWAB
PROGRAM PROGRAM PROGRAM
BENDAHARA BARANG
1. Promkes 1. UKS 1. Poli Umum Sugiyanto
Inna Kausaria, Amd Keb Suparmiatin Novi Dian Aries S, Amd Kep NIP. 19650822 199103 1 010
2. Kesehatan Lingkungan 2. Kesehatan Jiwa 2. Poli KIA
Novi Dian Aries S, Amd Kep Sugiyanto Mulik Winahyu, Amd Keb
3. Pelayanan KIA/KB/GIZI 3. Kesehatan Gigi Masy 3. Poli Kb
Ely Junah drg. Dessy Peksa H Ely Junah
4. Pencegahan Penyakit Tidak 4. Kesehatan Tradisional 4. Poli Gigi
Menular Inna Kausaria, Amd Keb drg. Dessy Peksa H
Indra sarosa S.kep.,Ns 5. Kesehatan Olah Raga 5. UGD
5. Surveilans & Sentinel SKDR Khairul Anam, Amd Kep Khairul Anam, Amd Kep
Anas Iqbal Adi S, Amd Kep 6. Kesehatan Kerja 6. Kamar Bersaling (VK)
6. Pencegahan & Pengendalian Inna Kausaria, Amd Keb Ida Susilowati, Amd Keb
Penyakit Menular 7. Kesehatan Indera 7. Kamar Obat
Anas Iqbal Adi S, Amd Kep Khairul Anam, Amd Kep Sunarsi
8. Kesehatan Usila 8. Laboratorium Sederhana
Ely Junnah Sugiyanto
9. Perawatan Kesehatan Masy
Siti Nurul S. H, Amd Kep
10. Kesehatan Matra
Khairul Anam, Amd Kep

KOORDINATOR JARINGAN KOORDINATOR JEJARING


PUSKESMAS PUSKESMAS
Inna Kausaria, Amd Keb Indra Sarosa S,Kep.,NS
NIP. 19820527 200801 2 015

PENANGGUNG JAWAB PENANGGUNG JAWAB PROGRAM


1. Pustu Pomo 1. Klinik
Kasniti, Amd Keb 2. Dokter Praktek Mandiri
2. Pustu Tamansari 3. Perawat Praktek Mandiri
Feni Handariyatul M, Amd Keb 4. Bidan Praktek Mandiri
3. Polindes Ampel 5. Laboratorium
Suparmiatin 6.. Apotik
4. Polindes Tamansari
Inna Kausaria, Amd Keb

2.2 VISI DAN MISI


2.2.1 Visi Puskesmas Lojejer
Visi UPT Puskesmas Lojejer adalah “Terwujudnya Pelayanan Kesehatan
Prima Menuju Masyarakat Sehat Dan Mandiri.”
2.2.2 Misi Puskesmas Lojejer
1. Mewujudkan, memelihara dan meningkatkan pelayanan kesehatan yang
bermutu, merata dan terjangkau
3
2. Menggerakkan peran serta masyarakat untuk pembangunan berwawasan
kesehatan
3. Mendorong terwujudya kemandirian masyarakat untuk hidup sehat

2.3 TUJUAN DAN SASARAN


2.3.1 Tujuan
Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 tahun
2014 pembangunan kesehatan yang diselenggarakan di Puskesmas
bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang:
1. Memiliki perilaku sehat yang meliputi kesadaran, kemauan dan kemampuan
hidup sehat
2. Mampu menjangkau pelayanan kesehatan bermutu
3. Hidup dalam lingkungan sehat
4. Memiliki derajat kesehatan yang optimal, baik individu, keluarga, kelompok
dan masyarakat.
2.3.2 Sasaran
Semua penduduk di wilayah puskesmas Lojejer yang meliputi desa Lojejer,
Ampel, danTamansari

2.4 INDIKATOR KEBERHASILAN PROGRAM


Indikator keberhasilan program UPT. Puskesmas Lojejer menggunakan indikator
Renstra, SPM dan Indikator PKP
2.4.1 Renstra UPT. Puskesmas Lojejer
Kondisi
Indikator Kinerja Kondisi
Target Capaian Setiap Tahun kinerja pada
yang Mengacu Pada Kinerja pada
NO Akhir
Tujuan dan Sasaran Awal Periode
Periode
RPJMD RPJMD 2016 2017 2018 2019 2020 2021 RPJMD
1. Program
Peningkatan
Keselamatan Ibu
Melahirkan dan
Anak
1 Cakupan persalinan
92,71% 96% 96% 96% 96% 96% 99% 99%
oleh Nakes
2 Cakupan K4
(pelayanan ANC 84,14% 88% 88% 88% 90% 90% 90% 90%
paripurna)
3 Pelayanan KB aktif 74,31% > 70% > 70% > 70% > 70% > 70% > 70% > 70%
4 Neonatus dengan
komplikasi yang 113,64% 80% 85% 85% 85% 85% 85% 85%
ditangani
5 Komplikasi
kebidanan yang 110,63% 87% 90% 90% 90% 90% 90% 90%
ditangani
6 Cakupan kunjungan
94,94% 95% 96% 96% 96% 96% 96% 96%
bayi
4
7 Penjaringan siswa
94,19% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
SD/MI
8 Pelayanan Nifas 92,69% 95% 95% 95% 95% 95% 95% 95%
9 Cakupan Pelayanan
83,13% 87% 87% 87% 87% 87% 87% 87%
Anak Balita
10 Pelayanan
Kesehatan Pada 31% 37% 42% 48% 54% 60% 60% 60%
Usia Lanjut
11 Angka kematian bayi
6,28 6,14 6,14 6,14 6,14 6,14 6,14 6,14
(AKB)/1000 KH
12 Angka kematian ibu
melahirkan 87,73 87,73 87,73 87,73 87,73 87,73 87,73 87,73
(AKI)/100.000 KH
13 Angka Kematian
0.52 0.52 0.52 0.52 0.52 0.52 0.52 0.52
Balita
14 Kunjungan Neonatus
97% 99% 99% 99% 99% 99% 99% 99%
(KN2)
2. Program Upaya
Kesehatan
Masyarakat
15 Cakupan rawat jalan 19,64 15% 15% 15% 15% 15% 15% 15%
16 Puskesmas
0% 0% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Terakreditasi
17 Prosentase
Pelayanan
Kesehatan yang
sudah memiliki SOP 16 28 40 50
5 (10%) 100% 100% 50 (100%)
(Standar (32%) (56%) (80%) (100%)
Operasional
Prosedur)
Puskesmas
18 Jumla Sarana
Mobilitas Pelayanan
Kesehatan 10 20 30 40 50 - - 50
Ambulance Sesuai
Standart
19 Jumlah desa yang
0 0 50 100 150 200 248 248
memiliki ambulance
20 Mutu Pelayanan
21 -NDR (Net Death < < < < < <
Rate) 24.9 25/100 25/100 25/100 25/100 25/100 25/100 < 25/1000
0 0 0 0 0 0
22 -GDR (Gross Death
87,3 87,3 87,3 87,3 87,3 87,3 60% 60%
Rate)
23 Jumlah Kunjungan :
24 -Kunjungan Rawat
19,8 4% 4% 4% 4% 4% 4% 4%
Jalan
3. Program
Pelayanan
Kesehatan
Penduduk Miskin
25 Pelayanan
kesehatan dasar 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
masyarakat miskin
26 Cakupan Pelayanan
kesehatan rujukan
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
pasien masyarakat
miskin
5
4. Program
Pengadaan
Peningkatan dan
Perbaikan Sarana
dan Prasarana
Puskesmas/Puskes
mas Pembantu dan
Jaringannya
27 Jumlah Peningkatan
Kualitas Sarana
Prasarana
7 25 30 35 40 45 50 50
Pelayanan
Kesehatan Berupa
Gedung Puskesmas
28 Peningkatan Kualitas
dan Penambahan
Jumlah Sarana
Prasarana
134 134 146 158 170 182 198 198
Pelayanan
Kesehatan Berupa
Gedung Puskesmas
pembantu
5. Program Upaya
Kesehatan
Masyarakat
29 Prosentase
Pengadaan obat
84,60% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Esensial, generik
dan Obat.
6. Program
Promosi Kesehatan
dan Pemberdayaan
Masyarakat
30 Posyandu purnama
97,98% 93 93 93 93 93 93 93
dan mandiri
31 D/S balita 84,78% 86 86 86 86 86 86 86
32 Desa Siaga aktif
pada tahap Purnama
dan Mandiri
Desa Siaga Tahap
23 23 43 63 83 103 138 138
Purnama
Desa Siaga Tahap
0 0 10 20 30 40 50 50
mandiri
33 Peningkatan
Polindes/Ponkesdes
135 135 135 135 135 135 135 135
Menjadi Puskesmas
Pembantu
34 Penambahan Jumlah
Sarana Prasarana
Pelayanan 17 30 35 45 55 65 75 75
Kesehatan Berupa
Fasilitas Poskestren
7. Program
Perbaikan Gizi
Masyarakat
35 Cakupan MP-ASI
pada anak usia 6-24 69,6 25 70 71 72 73 75 75
bulan dari keluarga
6
miskin
36 Prosentase Gizi
buruk yang 100 100 100 100 100 100 100 100
mendapat perawatan
37 Persentase Balita
2,2 2,2 2,2 2,2 2,1 2,1 2 2
dengan gizi buruk
38 Persentase
Kecamatan Bebas 51,6 52 55 60 65 70 75 75
rawan gizi
8. Program
Pengembangan
Lingkungan Sehat
39 Persentase sarana
air minum yang
30% 35% 40% 45% 50% 55% 60% 60%
dilakukan
pengawasan
40 Persentase Rumah
Tangga memiliki
akses terhadap 84% 85% 86% 87% 88% 89% 89%
sarana air minum
layak/terlindung
41 Persentase Rumah
Tangga memiliki
akses terhadap 75% 77% 78% 80% 82% 82% 82%
sanitasi
dasar/jamban sehat
42 Persentase
Kecamatan yang
20% 25% 30% 35% 40% 60% 70% 70%
memenuhi kualitas
lingkungan
43 Jumlah
Desa/Kelurahan
65 75 87 99 149 174 174
yang melaksanakan
STBM
44 Persentase Tempat
Umum yang
10% 15% 21% 28% 36% 44% 52% 52%
memenuhi syarat
kesehatan
45 JumlahPuskesmas
yang melakukan
6 16 28 40 50
pengolahan limbah
medis sesuai standar
46 Persentase Tempat
Pengolahan
Makanan(TPM) yang 77% 78% 78% 78,50% 79% 79% 79% 79%
memenuhi syarat
kesehatan
47 Menyalenggarakan
tatanan kawasan 0 0 2 3 4 4 4 4
sehat
9. Program
Pencegahan dan
Penanggulangan
Penyakit Menular
48 Cakupan
Desa/Kelurahan
75% 91% 92% 93% 94% 95% 95% 95%
Universal Children
Immunization (UCI)
7
49 Cakupan
Desa/Kelurahan
Mengalami KLB
yang dilakukan 100 100 100 100 100 100 100 100
penyelidikan
Epidemiologi Kurang
dari 24 Jam
50 Persentase
penurunan kasus 7% 10% 20% 30% 40% 50% 60% 60%
PD3I tertentu
51 Mempunyai
kebijakan
kesiapsiagaan dalam
penanggulangan
0% 0% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
kedaruratan
kesehatan
masyarakat yang
berpotensi wabah
52 Persentase anak
usia 0 sampai 11
bulan yang 91% 91,50% 92% 92,50% 93% 93,50% 94% 94%
mendapat imunisasi
dasar lengkap
53 Persentase sinyal
kewaspadaan dini 65% 70% 75% 80% 90% 100% 100% 100%
yang direspon
54 Melaksanakan upaya
pengendalian vektor 0% 0% 0% 100% 100% 100% 100% 100%
terpadu
55 API per 1.000
<1 <1 <1 <1 <1 <1 <1 <1
penduduk
56 Persentase cakupan
penemuan kasus
82% 85% 88% 91% 95% 95% 95% 95%
baru kusta tanpa
cacat
57 Persentase kasus
45% 47% 50% 52% 55% 58% 61% 61%
HIV yang diobati
58 Presentase
Penemuan Penderita 49% 59% 69% 79% 89% 95% 95% 95%
HIV Baru
59 Cakupan Penemuan
dan Penanganan
Penderita Penyakit
60 AFP 2,43 ≥2 ≥2 ≥2 ≥2 ≥2 ≥2 ≥2
61 Diare 118,49 100 100 100 100 100 100 100
62 Angka keberhasilan
pengobatan TB paru
>85% >85% >85% >85% >85% >85% >85% >85%
BTA positif (Succes
Rate)
63 Incidence Rate DBD
per 100.000 <55 <50 <49 <49 <49 <49 <49 <49
penduduk

8
64 Persentase
Puskesmas yang
melakukan
pemeriksaan dan 0% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 70%
tatalaksana
Pneumonia melalui
program MTBS
10. Program
Pencegahan dan
Penanggulangan
Penyakit Tidak
Menular
65 Persentase
penurunan
6,90% 6,40% 5,90% 5,60% 5,40% 5,20% 5,00% 5,00%
prevalensi merokok
pada usia < 18 tahun
66 Persentase
Puskesmas yang
melaksanakan 10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 70%
pengendalian PTM
terpadu
67 Melaksanakan
kebijakan Kawasan
10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 70%
Tanpa Rokok(KTR)
di sekolah
68 Persentase
Desa/kelurahan yang
melaksanakan
10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 70%
kegiatan Pos
Pembina Terpadu
(Posbindu ) PTM
69 Persentase
perempuan usia 30
sampai 50 tahun
10% 20% 30% 40% 50% 60% 70% 70%
yang dideteksi dini
kanker serviks dan
payudara
11. Program
Peningkatan
Kuantitas dan
Kualitas Pelayanan
Publik
70 Prosentase
Puskesmas yang
memiliki 3 dokter (2 0%(PKM) 0% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
dokter umum dan 1
dokter gigi)
71 Prosentase
Puskesmas yang
0% 0% 14% 30% 60% 80% 100% 100%
memiliki 1 tenaga
Apoteker
72 Prosentase
Puskesmas yang
0% 0% 14% 30% 60% 80% 100% 100%
memiliki 1 tenaga
Asisten Apoteker
73 Prosentase
Puskesmas yang 10% 0% 30% 50% 70% 90% 100% 100%
memiliki 1 tenaga
9
Promosi kesehatan
74 Prosentase
Puskesmas yang
memiliki 1 tenaga 0% 0% 20% 40% 60% 80% 100% 100%
Epidemiologi
Kesehatan
75 Prosentase
Puskesmas dan
Dinas Kesehatan
0% 0% 29,80% 47,30% 64,90% 82,40% 100% 100%
yang memiliki 1
tenaga Administrator
Kesehatan
76 Prosentase
Puskesmas yang
28% 0% 40% 60% 80% 90% 100% 100%
memiliki 1 tenaga
Sanitarian
77 Prosentase
Puskesmas yang
30% 0% 40% 60% 80% 90% 100% 100%
memiliki 1 tenaga
Tenaga Gizi
78 Prosentase
Puskesmas yang
18% 0% 30% 50% 70% 90% 100% 100%
memiliki 1 tenaga
Analis
79 Persentase Jumlah
Tenaga Perawat
Sesuai Dengan 2 Perawat
2 2 4 6 8 10 13
Kebutuhan Ponkesdes
Puskesmas dan
Jaringannya
80 Persentase Jumlah
Tenaga Bidan
Sesuai Dengan
19 PNS 19 19 30 40 50 60 70
Kebutuhan
Puskesmas dan
Jaringannya
81 Persentase Tenaga
Kesehatan dan Non
Kesehatan untuk
5% 7,50% 10% 14% 16% 18% 20% 20%
Mengikuti Pelatihan
Fungsional Umum
dan Tertentu
12. Program
Standarisasi
Pelayanan
Kesehatan
82 Persentase Jaringan
Sistem Informasi
20% 20% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Kesehatan Berbasis
Elektronik
83 Persentase
Penggunaan Aplikasi
20% 40% 60% 80% 100% 100% 100% 100%
Sistem Informasi
Kesehatan
84 Persentase
Pembangunan dan
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Pemuktahiran Data
Dasar Standar
10
Pelayanan
Kesehatan
13. Program
Pelayanan
Administrasi
Perkantoran
85 Tercapainya
Pelayanan
Administrasi
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Perkantoran di
lingkungan
Puskesmas Lojejer
14. Program
Peningkatan
Sarana dan
Prasarana Aparatur
86 Terpeliharanya
Sarana Prasarana
Kesehatan meliputi 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Gedung, Kendaraan,
dll
15. Program
Peningkatan
Disiplin Aparatur
87 Terselenggaranya
Peringatan dan
100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%
Upacara Hari-hari
Besar Nasional
16. Program
Akselerasi
Pencapaian UHC
(Universal Health
Coverage)
88 Persentase
Masyarakat yang
Memahami Program 30% 35% 40% 45% 50% 50%
Jaminan Kesehatan
Nasional

2.4.2 Indikator SPM


JENIS LAYANAN MUTU LAYANAN PENERIMA PERNYATAAN
NO TARGET
DASAR DASAR LAYANAN DASAR STANDAR
1 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Ibu hamil. Setiap ibu hamil
ibu hamil pelayanan mendapatkan pelayanan 100%
antenatal. antenatal sesuai standar.
2 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Ibu bersalin. Setiap ibu bersalin
ibu bersalin pelayanan mendapatkan pelayanan
100%
persalinan. persalinan sesuai
standar.
3 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Bayi baru lahir. Setiap bayi baru lahir
bayi baru lahir pelayanan mendapatkan pelayanan
100%
kesehatan bayi kesehatan sesuai
baru lahir. standar.
4 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Balita. Setiap balita
balita pelayanan mendapatkan pelayanan
100%
kesehatan balita. kesehatan sesuai
standar.
11
5 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Anak pada usia Setiap anak pada usia
pada usia pendidikan skrining pendidikan dasar. pendidikan dasar
dasar kesehatan usia mendapatkan skrining 100%
pendidikan dasar. kesehatan sesuai
standar.
6 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Warga Negara Setiap warga negara
pada usia produktif skrining Indonesia usia 15 Indonesia usia 15 s.d. 59
kesehatan usia s.d. 59 tahun. tahun mendapatkan 100%
produktif. skrining kesehatan
sesuai standar.
7 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Warga Negara Setiap warga negara
pada usia lanjut skrining Indonesia usia 60 Indonesia usia 60 tahun
kesehatan usia tahun ke atas. ke atas mendapatkan 100%
lanjut. skrining kesehatan
sesuai standar.
8 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Penderita hipertensi. Setiap penderita
penderita hipertensi pelayanan hipertensi mendapatkan
kesehatan pelayanan kesehatan 100%
penderita sesuai standar.
hipertensi.
9 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Penderita Diabetes Setiap penderita
penderita Diabetes pelayanan Melitus. Diabetes Melitus
Melitus kesehatan mendapatkan pelayanan 100%
penderita kesehatan sesuai
Diabetes Melitus. standar.
10 Pelayanan Kesehatan Sesuai standar Orang dengan Setiap orang dengan
orang dengan pelayanan gangguan jiwa gangguan jiwa (ODGJ)
gangguan jiwa berat kesehatan jiwa. (ODGJ) berat. berat mendapatkan 100%
pelayanan kesehatan
sesuai standar.
11 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Orang dengan TB. Setiap orang dengan TB
orang dengan TB pelayanan mendapatkan pelayanan 100%
kesehatan TB. TB sesuai standar.
12 Pelayanan kesehatan Sesuai standar Orang berisiko Setiap orang berisiko
orang dengan risiko mendapatkan terinfeksi HIV (ibu terinfeksi HIV (ibu hamil,
terinfeksi HIV pemeriksaan HIV. hamil, pasien TB, pasien TB, pasien IMS,
pasien IMS, waria/transgender,
waria/transgender, pengguna napza, dan
100%
pengguna napza, warga binaan lembaga
dan warga binaan pemasyarakatan)
lembaga mendapatkan
pemasyarakatan). pemeriksaan HIV sesuai
standar.

2.4.3 Indikator PKP


Indikator PKP (Penilaian Kinerja Puskesmas) terlampir

2.5 PROGRAM KESEHATAN DI PUSKESMAS


Adapun program–program Kesehatan UPT. Puskesmas Lojejer yang terdiri dari
program Esensial dan Inovatif adalah :
2.5.1 Program Esensial
Program Esensial di UPT. Puskesmas Lojejer terdiri dari :
1. Upaya promosi kesehatan

12
2. Upaya kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana
3. Upaya perbaiakn gizi masyarakat
4. Upaya P2M
5. Imunisasi
6. Upaya kesehatan lingkungan
7. Upaya pengobatan dasar
2.5.2 Program Inovatif
Program Inovatif di UPT. Puskesmas Lojejer terdiri dari :
1. Upaya Kesehatan gigi dan mulut
2. Upaya Kesehatan Sekolah dan kesehatan olah raga
3. Upaya kesehatan lanjut usia
4. Upaya pengobatan tradisional
5. Upaya kesehatan kerja
6. CHN (Community Health Nurse)
7. Upaya kesehatan Indra
8. Upaya Kesehatan Jiwa
9. Upaya Kesehatan Matra
10. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung
11. Laboratorium

2.6 STRATEGI
Untuk melaksanakan dan mencapai tujuan visi dan misi, strategi yang digunakan
adalah:
2.6.1 Menggerakkan potensi masyarakat dalam meningkatkan derajat
kesehatannya.
2.6.2 Meningkatkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, terjangkau dan
efisien
2.6.3 Meningkatan kualitas manajemen puskesmas, terutama dalam
Perencanaan, Pelaksanaan, Pengendalian dan Evaluasi di tingkat
puskesmas.
2.6.4 Meningkatkan cakupan pelayanan kesehatan dalam segala bentuk upaya
kesehatan yang dilakukan di Puskesmas dan jejaringanya serta Poskesdes
dan Posyandu.

2.7 PEMBIAYAAN
Sumber-sumber pembiayaan yang diterima oleh UPT. Puskesmas Lojejer antara
lain dari:
2.7.1 Pemerintah (Anggaran Pembanguan dan Anggaran Rutin)
1. Pemerintah Pusat

13
a. Tugas Pembantuan (BOK)
b. Dana Program
2. Pemerintah Daerah
a. APBD (Anggaran dari Dinas Kesehatan)
b. Jaminan Kesehatan (BPJS)
2.7.2 Sumber Lain
1. Dana Swasta (program)
2. Dana ADD
3. Apabila sistem JKN telah berlaku akan terjadi perubahan pada system
pembiayaan puskesmas. Pendapatan Puskesmas Lojejer yang berasal dari
pendapatan umum, JKN, dan lain-lain, akan disetor ke kas daerah dan
sebagian akan dimanfaatkan secara langsung oleh puskesmas.

14