Anda di halaman 1dari 18

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Seorang pakar kesehatan dari Filipina, Herminia de Guzman Ladion,

memasukkan kangkung dalam kelompok ‘Tanaman Penyembuh Ajaib’. Selain

menyembuhkan penyakit seperti sembelit karena kandungan seratnya yang tinggi

terutama pada bagian batang, kangkung juga bermanfaat mengatasi masalah seperti

sulit tidur, mimisan, dan keracunan makanan.

Pada prinsipnya setiap orang boleh mengonsumsi kangkung namun dalam

porsi yang wajar. Untuk setiap kali makan sekitar 100 gram katanya.

Nilai nutrisi setiap 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam mengandung air

91,2 gr, energi 28 kkal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr, serat 2 gr,

dan ampas 0,87 gr. Kangkung juga kaya vitamin A, B, C, mineral, asam amino,

kalsium, fosfor, karoten, dan zat besi.

Karena berbagai kandungan itu kangkung memiliki sifat antiracun, peluruh,

perdarahan, diuretik (pelancar kencing), antiradang, dan sedatif (penenang/obat tidur).

Sebab itu, tidak heran bila kita mudah mengantuk setelah makan banyak dengan menu

kangkung.

B. Batasan Masalah
Dalam penelitian ini saya membatasi hanya sampai pemeliharaan tidak sampai pada

pemanenan.

C. Rumusan Masalah
1. Apakah pemberian pupuk kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan

kangkung?

1
2. Apakah pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan

kangkung?
3. Apakah pemberian campuran pupuk kandang dan NPK berpengaruh terhadap

pertumbuhan kangkung?
4. Pada kondisi campuran unsur hara bagaimanakah pertumbuhan kangkung

lebih baik?
D. Hipotesis
1. Pemberian pupuk kandang berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman

kangkung.
2. Pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman

kangkung.
3. Pemberian campuran pupuk kandang dan NPK berpengaruh terhadap

pertumbuhan kangkung.
4. Pertumbuhan kangkung lebih baik pada campuran pupuk kandang dan NPK.

E. Tujuan Penelitian
1. Untuk membuktikan pengaruh pemberian pupuk kandang berpengaruh

terhadap pertumbuhan tanaman kangkung.


2. Pemberian pupuk NPK berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman

kangkung.
3. Pemberian campuran pupuk kandang dan NPK berpengaruh terhadap

pertumbuhan kangkung.
4. Pertumbuhan kangkung lebih baik pada campuran pupuk kandang dan NPK.

F. Manfaat Penelitian
Untuk mengetahui campuran unsur hara yang paling baik untuk pertumbuhan

tanaman kangkung darat .

2
BAB II

KAJIAN TEORI

A. Mengenal Tanaman Kangkung


Kangkung tergolong sayur yang sangat populer, karena banyak peminatnya.

Kangkung disebut juga Swamp cabbage, Water convovulus, Water spinach. Berasal

dari India yang kemudian menyebar ke Malaysia, Burma, Indonesia, China Selatan

Australia dan bagian negara Afrika. Kangkung termasuk suku Convolvulaceae

(keluarga kangkung-kangkungan). Kedudukan tanaman kangkung dalam sistematika

tumbuh-tumbuhan diklasifikasikan ke dalam:

3
Divisio : Spermatophyta

Sub-divisio : Angiospermae

Kelas : Dicotyledonae

Famili : Convolvulaceae

Genus : Ipomoea

Species : Ipomoea reptans

Kangkung (Ipomoea sp.) dapat ditanam di dataran rendah dan dataran tinggi.

Kangkung merupakan jenis tanaman sayuran daun dan termasuk kedalam famili

Convolvulaceae. Daun kangkung panjang, berwarna hijau keputih-putihan yang

merupakan sumber vitamin pro vitamin A.

Gambar 3.1 Tanaman Kangkung Darat

Berdasarkan tempat tumbuh, kangkung dibedakan menjadi dua macam yaitu:

Kangkung darat, hidup di tempat yang kering atau tegalan, danKangkung air, hidup

ditempat yang berair dan basah.

4
Dalam pertumbuhannya kangkung membutuhkan unsur hara seperti:

nitrogen,pospor,kalsium dan juga pupuk.

Kandungan dan manfaat dari NPK(Nitrogen,fosfor,kalium):

a. Nitrogen (N)

Nitrogen keberadaannya mutlak ada untuk kelangsungan pertumbuhan

dan perkembangan tanaman dan dibutuhkan dalam jumlah yang banyak

.Berikut beberapa menfaat nitrogen bagi tanaman:

 Memperlambat pematangan daun


 Menurunkan pH tanah

b. Fosfor (P)

Tidak ada unsure lain yang dapat menggantikan fungsinya dalam

tanaman,sehingga tanaman harus mendapatkan atau mengandung fosfor secara

cukup untuk pertumbuhannya secara normal.Fungsi fosfor bagi tanaman:

Berperan dalam proses fotosintesis,respirasi,transfer dan penyimpanan

energi,pembelahan dan pembesaran sel serta proses-proses di dalam tanaman

lainnya.

c. Kalium(K)

Kalium didalam jaringan tanaman ada dalam bentuk kation dan

bervariasi sekitar 1,7-2,7% dari berat kering daunyang tumbuh secara

normal.Ion K didalam tanaman berfungsi sebagai aktivator dari banyak

enzimyang berpartisipasi dalam beberapa proses metabolism utama tanaman.

d. Pupuk Kandang

Pupuk kandang memiliki manfaat utama yaitu mempertahan struktur

fisik tanah sehingga akar dapat tumbuh dengan baik.

B. Budidaya Tanaman Kangkung

5
Langakah-langkah budidaya tanaman kangkung:
1) Penyiapan bibit
2) Penyiapan Lahan
3) Penaman bibit
4) Pemeliharaan

Dalam hal ini saya membatasi sampai pemeliaharaan tidak sampai kepada

pemanenan.

C. Manfaat Tanaman Kangkung Darat

Bagian tanaman kangkung yang paling penting adalah batang muda dan

pucuk-pucuknya sebagai bahan sayur-mayur. Kangkung selain rasanya enak juga

memiliki kandungan gizi cukup tinggi, mengandung vitamin A, B dan vitamin C serta

bahan-bahan mineral terutama zat besi yang berguna bagi pertumbuhan badan dan

kesehatan.Disamping itu hewan juga menyukai kangkung bila dicampur dalam

makanan ayam, itik, sapi, kelinci dan babi.

Seorang pakar kesehatan Filipina: Herminia de Guzman Ladion memasukkan

kangkung dalam kelompok “Tanaman Penyembuh Ajaib”, sebab berkhasiat untuk

penyembuh penyakit “sembelit” juga sebagai obat yang sedang “diet”. Selain itu, akar

kangkung berguna untuk obat penyakit “wasir”

D. Kerangka Konseptual

Tanaman Kangkung Darat

Petumbuhan

Dipengaruhi Oleh

6
Faktor Internal Faktor Eksternal

Gen Enzim Cahaya Tanah Unsur Hara

BAB III

METODE PENELITIAN

A. Jenis Penelitian
Jenis Penelitian dalam karya tulis ilmiah ini adalah Eksperimen karena ada pengaruh

variabel bebas (pupuk) dan variable terikat (tanaman kangkung)


B. Jadwal Pelaksanaan
1. Penyediaan bibit : 03 Oktober 2014
2. Pengolahan Lahan : 17 Oktober 2014
3. Penanaman : 24 Oktober 2014
4. Pengukuran tanggal : 10-24 November 2014 jam : 09.55 wib.
5. Tempat : SMA N 1 Lembah Gumanti
C. Alat Bahan
a. Polibek bibit
b. NPK
c. Pupuk Kandang
d. Rol/Penggaris
e. Larutan M4 yag telah di campur dengan air secukupnya
D. Cara Kerja
Cara kerja yang saya lakukan dalam karya tulis ilmiah ini :
1. Menyiapkan bibit 10 hari sebelum pengolahan lahan

7
Gambar 3.2 Penyiapan bibit kangkung darat

2. Menyiapkan lahan untuk penanaman kangkung darat ,setelah itu membuat 8

lobang lahan yang akan ditanamami kangkung darat ,pada lobang 1 dan 2

tidak diberikan perlakuan apapun ,pada lobang 3dan 4 saya berikan perlakuan

8
dengan menambahkan pupuk kandang,pada lobang 5 dan 6 saya berikan

perlakuan dengan menampahkan NPK,dan pada lobang 7dan 8 saya berikan

perlakuan campuran pupuk+NPK .Lalu di biarkan beberapa hari.

Gambar 3.3 Penyiapan lahan


3. Langkah selanjutnya yaitu saya menyirami tanah tersebut dengan M4 1 jam

sebelum penanaman.
4. Satu jam telah berlalu saya pun mulai menanam tanaman kangkung pada

lobang yang telah saya siapkan sebelumnya.

Gambar 3.4 Proses penanaman bibit kangkung darat (Ipomea reptans)

9
5. Setelah ditanam tanaman kangkung harus disirami setiap harinya saat musim

kemarau.

Gambar 3.5 Tanaman Kangkung Darat Setelah Beberapa Hari Ditanam


6. Satu minggu setelah penaman barulah diambil data pengukuran tinggi

batang,lebar daun ,dan jumlah daun.

Gambar 3.6 Pengukuran Tanaman Kangkung Darat

BAB IV

DATA DAN PEMBAHASAN

A. Data Penelitian
10
Tabel 4.1 Penagamatan Pertumbuhan Panjang Batang Tanaman Kangkung Darat

(Ipomea reptans)

VARIABEL PENELITIAN
T. T.
NO HARI KE KET.
biasa biasa NPK NPK P.kdg P.kdg NPK+P.kdg NPK+P.kdg
1 2 1 2 1 2 1 2
1 H-1 2 1.9 2.5 3 2.7 2.5 3 3.2
2 H-2 2 2 2.5 3 2.7 2.5 3 3.3
3 H-3 2.1 2.1 2.5 3.1 2.8 2.6 3.1 3.4
4 H-4 2.1 2.1 2.6 3.1 2.9 2.7 3.1 3.5
5 H-5 2.2 2.1 2.6 3.2 2.9 2.8 3.2 3.5
6 H-6 2.2 2.2 2.7 3.2 3 2.9 3.2 3.6
7 H-7 2.3 2.3 2.7 3.3 3.1 3 3.3 3.7
8 H-8 2.3 2.3 2.7 3.3 3.1 3 3.4 3.8
9 H-9 2.4 2.3 2.8 3.4 3.2 3.1 3.5 3.8
10 H-10 2.4 2.4 2.8 3.4 3.2 3.1 3.6 3.9
11 H-11 2.5 2.4 2.9 3.5 3.3 3.2 3.6 3.9
12 H-12 2.5 2.5 2.9 3.5 3.3 3.2 3.7 4
13 H-13 2.6 2.5 3 3.5 3.4 3.3 3.7 4.1
14 H-14 2.6 2.6 3 3.6 3.4 3.3 3.8 4.2
15 H-15 2.7 2.6 3.1 3.7 3.5 3.4 3.9 4.2

Grafik tabel 4.1

11
Dari table dan grafik yang telah dibuat berdasarkan pengukuran yang telah

dilakukan dapat diketahui pertumbuhan panjang batang tanaman kangkung darat

setiap harinya mengalami kenaikan dan kenaikan paling mencolok yaitu pada

tanaman dengan perlakuan tanah+pupuk kandang +NPK.

Tabel 4.2 Pengamatan Pertumbuhan Panjang Daun Tanaman Kangkung Darat

VARIABEL PENELITIAN
T. T.
NO HARI KE KET.
biasa biasa NPK NPK P.kdg P.kdg NPK+P.kdg NPK+P.kdg
1 2 1 2 1 2 1 2
1 H-1 1.1 1 1.2 1.5 2 2 2.1 2.3
2 H-2 1.1 1 1.2 1.5 2 2 2.1 2.3
3 H-3 1.2 1.1 1.3 1.6 2 2 2.2 2.3
4 H-4 1.2 1.2 1.4 1.6 2.1 2 2.2 2.4
5 H-5 1.2 1.2 1.4 1.6 2.2 2.1 2.2 2.4
6 H-6 1.3 1.3 1.4 1.6 2.2 2.1 2.3 2.4
7 H-7 1.3 1.3 1.4 1.7 2.2 2.1 2.3 2.5
8 H-8 1.4 1.4 1.4 1.7 2.3 2.1 2.4 2.5
9 H-9 1.4 1.4 1.5 1.7 2.3 2.1 2.4 2.5
10 H-10 1.4 1.4 1.5 1.8 2.3 2.2 2.5 2.6
11 H-11 1.5 1.4 1.5 1.8 2.3 2.2 2.5 2.6
12 H-12 1.5 1.5 1.6 1.8 2.3 2.3 2.5 2.6
13 H-13 1.6 1.5 1.6 1.9 2.4 2.3 2.6 2.7
14 H-14 1.6 1.5 1.7 1.9 2.4 2.4 2.6 2.7
15 H-15 1.7 1.6 1.7 2 2.5 2.4 2.6 2.8

12
Grafik tabel 4.2

13
Tabel 4.3 Pengamatan Jumlah Daun Tananam Kangkung Darat

VARIABEL PENELITIAN
HARI T.
NO KET.
KE biasa T. biasa NPK NPK P.kdg P.kdg NPK+P.kdg NPK+P.kdg
1 2 1 2 1 2 1 2
1 H-1 2 2 2 2 2 2 3 2
2 H-2 2 2 2 3 2 3 3 2
3 H-3 2 3 3 3 3 3 4 2
4 H-4 3 3 3 3 3 4 4 3
5 H-5 3 3 4 4 4 4 5 3
6 H-6 3 4 4 4 4 5 5 5
7 H-7 4 4 4 5 4 5 6 5
8 H-8 4 4 5 5 4 6 6 5
9 H-9 5 4 5 5 5 6 6 6
10 H-10 5 5 6 6 5 6 7 6
11 H-11 5 5 6 6 6 7 7 7
12 H-12 5 6 6 7 6 7 8 7
13 H-13 6 6 7 7 7 8 8 7
14 H-14 6 7 7 7 7 8 8 7
15 H-15 7 7 8 7 8 8 9 8

Grafik tabel 4.3

B. Pembahasan

14
Dari hasil pengukuran tinggi batang tanaman,panjang daun dan jumlah daun

setiap hari selama 15 hari, tentu dapat kita lihat perbedaan ukuran dari setiap

perlakuan yang diberikan. Pada hari pertama dan kedua perbedaan ukuran tanaman

belum terlihat jelas karena tanaman baru mengalami pertumbuhan. Tetapi pada hari

ketiga dan seterusnya perbedaan ukuran itu terlihat jelas karena pertumbuhan

vegetative dari tanaman yang membutuhkan unsur hara.

Adanya perbedaan pemberian perlakuan menyebabkan tanaman tumbuh

dengan berbeda.Pada tanaman yang diberikan perlakuan Pupuk+NPK batangnya akan

lebih tinggi,daunnya lebih panjang dan banyak di bandingkan dengan tanaman yang

diberikan perlakuan pupuk saja,NPK saja,dan tanaman yang tidak diberikan perlakuan

apapun.

Tetapi jika dilihat dari hasil rata – rata, ada perbedaan selisih antara tanaman

yang diberikan perlakuan Pupuk+NPK dengan tanaman yang hanya diberi pupuk

saja,NPK saja dan yang tidak diberikan perlakuan apapun. Sebagian besar kebutuhan

unsure hara yang tersedia di dalam tanah belum mencukupi kebutuhan yang di

butuhkan tanaman kangkung sehingga tanaman yang diberi perlakuan pupuk+NPK

tumbuh lebih cepat dibandingkan tanaman yang hanya diberi pupuk saja,NPK

saja,dan tanaman yang tidak diberi perlakuan apapun.

15
BAB V

PENUTUP

A.Kesimpulan
Dari hasil pengamatan yang saya lakukan saya dapat menyimpulkan bahwa

tanaman kangkung darat membutuhkan unsur hara untuk pertumbuhannya seperti

pupuk ,nitrogen,fosfor,kalsium.Namun dalam pemakaiannya harus tetap sesuai

dengan dosis dan aturan pakainya.


B.Saran
Sebaiknya agar tanaman tumbuh dengan baik diberikan unsur hara yang di

butuhkannya seperti NPK,pupuk, dll.Namun tetap harus memperhatikan aturan

pemakaiannya.Karena tanaman membutuhkan perawatan yang baik.

16
DAFTAR PUSTAKA

http://kasmadi-kasmadi.blogspot.com/2010/05/kandungan-manfaat-pupuk-npk.html

http://www.google.com/search=tanamankangkung

http://id.wikipedia.org/wiki/Kangkung

http://warnadunia.com

http://www.google.com/tanaman/tanah/kangkung?

17
18