Anda di halaman 1dari 44

BIODATA

Nama Lengkap : Marta Yolanita, Amd. Rad


Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 14 Maret 1982
Pendidikan Terakhir : D3, Universitas Airlangga, Surabaya
Pekerjaan : Pegawai Negeri Sipil
Pengalaman Jabatan : 1. 2003 – 2005 :
Prodia Banjarmasin – Balikpapan
2. 2005 :
Laboratorium Khatulistiwa Balikpapan
3. 2005 - 2007 :
Rumah Sakit Onkologi Surabaya
4. 2007 – sekarang :
Rumah Sakit Umum Daerah Ulin
Banjarmasin
5. Sekretaris PARI Cabang Kal-Sel

Alamat Rumah : Jl. Gerilya, Komplek Graha Mahatama


Blok Mahatama IV No. 27 Banjarmasin
Alamat Kantor : Jl. A. Yani KM. 2,5 No. 43 Banjarmasin
No telepon kantor : 0511 - 3252229
No handphone : 0811 501 3022
TEKNIK PEMERIKSAAN MAMMOGRAFI

Marta Yolanita, Amd.Rad


Definisi mammografi

 Merupakan salah satu teknik pemeriksaan


payudara dengan menggunakan X- Ray
dosis rendah (umumnya bekisar 0,7 mSv),
high kontras, high resolution
 Pemeriksaan mammografi kadang -
kadang perlu di konfirmasi:
-USG
-MRI
Tujuan mammografi

Screening
Diagnostik
Indikasi mammografi
 Screening
 Pasien tidak merasakan gejala dan tidak memiliki keluhan
 Wanita yang beresiko sedang breast cancer, wanita dengan
riwayat keluarga (+), obesitas, dilakukan pada usia mulai 40
tahun
 Wanita dengan high risk yaitu terdapat mutasi BRCA 1 atau
BRCA 2 di lakukan pada usia mulai 30 tahun tapi tidak boleh
kurang atau sama dengan 25 tahun
 Mammografi ulang 1 tahun berikutnya
 Di lakukan 6 bulan sekali untuk USG jika ada diagnosa yang
harus di kontrol/ di awasi perkembangannya
 Proyeksi diambil Craniocaudal (CC) dan Mediolateral Oblik
(MLO) pada setiap payudara
 Diagnostic
 Pasien memiliki keluhan
 Ditemukan abnormalitas pada hasil screening
 Dilakukan dengan 2 proyeksi dan bisa lebih
proyeksi pada payudara yang memiliki
keluhan/temuan yang tidak mencakup posisi
standart mammografi (CC dan MLO)
 Dapat dirujuk/konfirmasi USG,melakukan
stereotactic Biopsy, Tomosynthesis atau MRI
Breast
MAMMOGRAFI DAN USG

 Mammografi bisa mendeteksi gambaran


mikrokalsifikasi pada breast tetapi tidak bisa
mendeteksi kista yang kurang dari 3 mm

 USG bisa mendeteksi gambaran kista yang


sangat kecil tapi tidak bisa mendeteksi
mikrokalsifikasi pada breast
Breast Anatomi
Breast Anatomi
Signs and Symptoms
Mengapa mammografi sangat penting untuk
deteksi dini

1-2 mm 5 mm 10 mm 20 mm 40 mm
 1-2 mm terdeteksi secara regular dengan mammografi

 5 mm bisa terdektsi di awal dengan mammografi

 10 mm terdekteksi dengan pemeriksaan dini secara rutin

 20 mm terdeteksi dengan pemeriksaan diri ssekali

 40 mm palpasi (yang sangat jarang pemeriksaan diri)

Breast Imaging Reporting And Data System (BIRAD)


Kenapa harus mammografi??

1. Gold standart untuk


screaning

2. Memberikan kriteria
kalsifikasi secara
spesifik (jinak/ganas)
Persiapan pemeriksaan mammografi

 Hari ke 10 setelah menstruasi, hindari hari


mendekati menstruasi ( mengurangi rasa sakit
saat di kompresi)

 Pasien di sarankan untuk tidak memakai


bedak, deodoran, body lotion pada area breast
dan axila
Wanita hamil dan menyusui di larang mammografi
Mengapa harus di kompresi ??

Mengurangi overlap
pada jaringan sehingga
memperjelas anatomy
payudara

Mengurangi ketebalan
objek sehingga radiasi lebih
kecil dan mengurangi
scatter radiasi

Imobilisasi payudara
Craniocaudal Projection

 Arah sinar tegak lurus (0º)dengan


film/detektor
 Letakkan film/detektor pada ketinggian
inframammary crease
 Nipple (puting) dan chest wall masuk dalam
penyinaran
 Menghindari lipatan dan kerutan
 Positioning  mammogram
Kriteria craniocaudal projection

 Tampak semua jaringan payudara


termasuk pada bagian sentral,
subareola, dan bagian tengah dari
payudara ( terkadang otot – otot dada
masuk dalam gambaran.
CC (Craniocaudal)
Mediolateral Oblique Projection

 MLO juga dikenal dengan proyeksi


cleopatra

 Arah sinar dan detektor tegak lurus dengan


sudut 45 º sumbu tubuh

 Batas atas axila, apabila payudara terlalu


besar maka akan diambil prioritas bagian
superior
 positioning  mammogram
Kriteria MLO projection

1. Pectoralis muscle sejajar dengan nipple


2. Tidak ada pergerakan dan nipple tampak
3. Payudara tertarik kluar menunjukkan
IMF (Inframammary Fold/Lipatan
Inframammary)
MLO (Mediolateral Obliq)
 Perbedaan jarak PNL
(Pectoralis-Nipple
Line) pada proyeksi
CC dan MLO tidak
boleh lebih dari ±1
cm
Magnification View

 Proyeksi diambil dengan


magnification table.
 Prinsip Magnification
dilakukan dengan cara
menambah OID (objek
image distance)
 Dilakukan untuk
findings
microcalcification
Densitas breast
Pemeriksaan Pasien dengan Augmentasi

 Mammografi akan mencapai 80% -


90% true positive pada pasien tanpa
implant
 Pada pasien dengan implant akurasi
turun hingga 60%
 Karena 85% bagian dari payudara akan
tertutup oleh implant, baik yang berupa
implant ataupun injeksi silikon

 Jumlah image yang diambil akan lebih


dari 2 image/payudara
 Pasien perlu diinformasikan mengenai
konpresi yang akan diberikan
METODE EKLUND

 Pada setiap payudara diambil


masing masing proyeksi posisi
dengan imppant dan tanpa
implant
METODE EKLUND

`
Mammografi dengan augmentasi
 Case 2
Terima kasih

Karena wanita ingin di mengerti


Yuuuk mammografi…..
Quis yuuukkk…

Anda mungkin juga menyukai