Anda di halaman 1dari 9

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

REMATIK

DISUSUN OLEH:

GUSTI AYU PUTU INTEN L


1301050332

PROGRAM STUDY PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KENDEDES MALANG
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN
HIPERTENSI

Topik : Rematik
Sub Topik : Penangan Pada rematik
Hari/Tanggal : Minggu, 27 Mei 2018
Waktu / Jam : 30 Menit
Tempat : Dusun Ngrangin RT 15 RW 04
Peserta : Keluarga Tn. Sodikhin
Penyuluh : Gusti Ayu Putu Inten L

A. Tujuan Intruksional
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit
diharapkan mahasiswa dapat memahami tentang penyakit Reumatik
2. Tujuan Khusus
Setelah diberikan penyuluhan diharapkan mahasiswa mampu:
a. Menjelaskan tentang pengertian Reumatik
b. Memahami tentang penyebab dari Reumatik
c. Memahami tanda dan gejala dari Reumatik
d. Memahami tentang pencegahan dari Reumatik
e. Memahami tentang pengobatan dari Reumatik

B. Materi penyuluhan (terlampir)

C. Metode
1. Ceramah dan Diskusi
2. Tanya jawab

D. Media
1. Leaflet
E. Kegiatan Penyuluhan

No Tahapan Kegiatan pembelajaran Kegiatan peserta


kegiatan
dan waktu
1 Pembukaan 1. Mengucapkan salam 1. Menjawab salam
(5 menit) 2. Memperkenalkan diri 2. Mendengarkan dan
3. Menyampaikan tentang memperhatikan
tujuan pokok materi 3. Mendengarkan dan
4. Menyampaikan pokok memperhatikan
pembahasan 4. Menyetujui
5. Kontrak waktu

2 Kegiatan 1. Menjelaskan Pengertian 1. Mendengarkan dan


Inti tentang Rematik memperhatikan
( 20 menit) 2. Menjelaskan penyebab 2. Mendengarkan dan
Rematik memperhatikan
3. Menjelaskan tanda dan 3. Mendengarkan dan
gejala Rematik memperhatikan
4. Menjelaskan tentang diet 4. Mendengarkan dan
Rematik memperhatikan
5. Menjelaskan penanganan 5. Memperhatikan dan
pada Rematik memahami
6. Memberikan kesempatan 6. Peserta bertanya
pada peserta untuk
bertanya
3 Penutup 1. Melakukan evaluasi 1. Peserta menjawab
( 5 menit ) mengenai materi yang telah
disampaikan 2. Mendengarkan
2. Menyampaikan kesimpulan dan
materi memperhatikan
3. Mengakhiri pertemuan dan 3. Mendengarkan
memberi salam dan menjawab
salam

F. Evaluasi :
1. Struktural
a. Peserta hadir di tempat penyuluhan
b. Penyelenggaraan Penyuluhan dilakukan di rumah Tn. Sodikin RT 15
RW 04
c. Pengorganisasian penyelenggaraan penyuluhan dilakukan 1 hari
sebelumnya (Satuan Acara Penyuluhan)
d. Tidak ada peserta penyuluhan yang meninggalkan tempat sebelum
penyuluhan selesai

2. Proses
a. Peserta antusias terhadap materi penyuluhan, serta peserta yang
terlibat aktif dalam penyuluhan 50% dari yang hadir

3. Hasil
Peserta mengerti dan memahami penjelasan yang diberikan oleh
penyuluh yaitu sesuai dengan tujuan khusus peserta dapat menyebutkan:
a. Pengertian Rematik
b. Penyebab Rematik
c. Tanda dan gejala Rematik
d. Diet Rematik
e. Penanganan pada Rematik
MATERI PENYULUHAN REUMATIK

1. Definisi
Reumatik bukan merupakan suatu penyakit, tapi merupakan suatu sindrom.
Dan golongan penyakit yang menampilkan perwujudan sindroma reumatik
cukup banyak namun semuanya menunjukkan adanya persamaan ciri.
Menurut kesepakatan para ahli di bidang rematologi, reumatik dapat
terungkap sebagai keluhan dan/atau tanda. Dari kesepakatan, dinyatakan ada
tiga keluhan utama pada sistem muskuloskeletal yaitu: nyeri, kekakuan (rasa
kaku) dan kelemahan, serta adanya tiga tanda utama yaitu: pembengkakan
sendi., kelemahan otot, dangangguan gerak. (Soenarto, 1982)
Reumatik dapat terjadi pada semua umur dari kanak – kanak sampai
usia lanjut, atau sebagai kelanjutan sebelum usia lanjut. Dan gangguan
reumatik akan meningkat dengan meningkatnya umur. (Felson, 1993,
Soenarto dan Wardoyo).
lebih dari 150 jenis rematik diantaranya adalah Artritis reumatoid dan
Osteoartritis.
 Artritis Reumatoid merupakan radang yang umumnya menyerang pada
sendi sendi tangan dan kaki,yang semakin lama semakin bertambah
berat sakitnya.
 Osteoartritis yaitu peradangan pada sendi yang disebabkan rapuhnya
kapsul sendi,sehingga merusak lapisan tulang rawan yang menutup
permukaan ujung ujung tulang.
Umumnya menyerang sendi sendi penopang tubuh seperti lutut
pinggul,tulang belakang.Osteoartritis umumnya menyerang usia
lanjut.Pada sebagian penderita tidak sampai parah.
2. Penyebab
a. Atritis rheumatoid
Dapat berasal dari faktor genetik atau faktor resiko lingkungan tertentu
yang dapat menybabkan kekacauan daya tahan tubuh atau gangguan
autoimun.
b. Osteoartritis
Degenerasi atau ausnya kartilago ( jaringan elastis) yang seharusnya
melingkari ujung ujung tulang tulang pada persendian.
3. Faktor resiko
Faktor resiko itu antara lain pertambahan usia. Pada mereka yang sudah
berusia lanjut, lapisan pelindung persendian mulai menipis dan cairan tulang
mulai mengental, menyebabkan tubuh menjadi kaku dan sakit saat
digerakkan.
Mutu tulang rawan dan kelebihan berat badan Tulang rawan yang bagus akan
lebih tahan terhadap kondisi aus. Ibarat ban mobil kalau kualitasnya bagus
maka persendian tidak mudah aus walau dipakai lama.
Pada faktor kedua, berat badan yang berlebih akan memberi beban pada
jaringan tulang rawan di sendi lutut. Ia menganalogikan ban truk yang sering
dipakai mengangkut beban berat lebih mudah aus daripada ban yang jarang
mengangkut beban.

4. Tanda dan Gejala

1. Osteoartitis

 Nyeri pada persendian setelah beraktivitas

 Nyeri terasa saat terjadi perubahan cuaca dari panas ke dingin

 Terjadi peradangan dan hilangnya fleksibilitas sendi

 Sendi terlihat kemerahan dan berasa panas

2. Artritus rematoid

 Sendi terasa kaku di pagi hari

 Sendi bengkak tanpa sebab yang jelas

 Gerak terbatas. Misalnya sulit bangun dan memakai pakaian

 Merasa nyeri di persendian, terutama di pagi hari dan membaik


disiang hari
5. Pencegah dan penatalaksanaan mandiri
a. Pencegahan
 Mengurangi asupan lemak hewani dan melakukan sesuatu sesuai
dengan kemampuan fisik
 Memilih olahraga yang aman dan selalu melakukan pemanasan
sebelumnya
 Terus berupaya mencapai dan mempertahankan berat badan ideal
b. penatalaksanaan
 Konsultasi kan penyakit rematik anda dengan dokter ahli
reumatologi. Hal ini sangat penting untuk menentukan penyebab
rematik dan pengobatan mana yang tepat untuk anda. Apabila
anda sudah mendapatkan pengobatan yang tepat, tetap teruskan
obat-obatan sesuai dengan indikasi.
 Jangan ragu-ragu untuk meminta bantuan orang lain bila sedang
mengalami nyeri atau lainnya.
 Tetap melakukan olah raga. Olah raga merupakan satu hal yang
penting untuk menjaga anda tetap mobil (bergerak). Saat anda
menggerakkan sendi, anda sudah menjaga sendi anda kuat dan
fleksibel.
 Gunakan alat bantu bila perlu. Untuk usia lanjut disarankan untuk
menggunakan tongkat pada sendi yang sakit. Selain itu gunakan
sepatu yang cocok untuk kaki anda. Dengan menggunakan sepatu
yang cocok untuk menopang anda akan mengurangi nyeri dan
jatuh.
 Istirahat yang cukup. Peneliti menganjurkan jika kita tidur yang
cukup dapat mecegah kelelahan dan nyeri.
 Makan makanan yang sehat. Masih banyak penelitian yang
dikerjakan mengenai hubungan makanan dan arthritis reumatoid
(rematik). Anda dianjurkan makan makanan yang rendah lemak
dan kalori, kaya akan buah, sayuran dan gandum.
 Terapi panas dan dingin. Terapi panas dan dingin dianjurkan untuk
menghilangkan nyeri dan meningkatkan mobilitas sementara pada
sendi yang kaku. kompres panas dapat menurunkan ketegangan
otot dan melancarkan sirkulasi darah. Sedangkan compress dingin
dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan dan sangat
membantu mengurangi rasa nyeri
DAFTAR PUSTAKA

Doenges E Marilynn, 2000., Rencana Asuhan Keperawatan, EGC, Jakarta


Kalim, Handono, 1996., Ilmu Penyakit Dalam, Balai Penerbit FKUI, Jakarta.
Mansjoer, Arif, 2000., Kapita Selekta Kedokteran, Media Aesculaapius
FKUI, Jakarta.
Prince, Sylvia Anderson, 1999., Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-Proses
Penyakit., Ed. 4, EGC, Jakarta