Anda di halaman 1dari 2

TATA LAKSANA BALITA GIZI BURUK

(PERAWATAN DAN PENGOBATAN)


No. : …./ …. /SOP/
Dokumen PKM-LDK /2018

No. Revisi :
SOP
Tgl. Terbit : 3 Januari 2018

Halaman : 1/2

PUSKESMAS SITI SULATIN, SKM


LENDANG NANGKA NIP.19681231 199503 2 017

1. Pengertian Prosedur atau mekanisme pengobatan dan pelayaanan kepada


balita gizi buruk (indeks BB/TB nilai Z-score <-3SD dan atau tanda
klinis) yang dirawat inap maupun rawat jalan di fasilitas pelayanan
kesehatan dan masyarakat melalui 4 fase (stabilisasi, transisi,
rehabilitasi dan tindak lanjut).
2. Tujuan Membantu memulihkan kondisi balita gizi buruk (status gizi dan
komplikasi penyakit).
3. Kebijakan Kegiatan tata laksana gizi buruk dilaksanakan oleh Tim Asuhan Gizi
Buruk (Dokter, Nutrisionis, Perawat dan Laboran yang telah
mendapatkan pelatihan tata laksana gizi buruk).
4. Refrensi  Buku Bagan Tata Laksana Gizi Buruk I dan II, Direktorat Jendral
Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Jakarta. 2011)
 BukuPetunjuk Pelaksanaan Surveilans, Direktorat Jendral Bina
Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Jakarta. 2013)
5. Alat dan
Bahan
6. Prosedur / 1. Mencegah dan mengatasi hipoglikemia
Langkah - 2. Mencegah dan mengatasi hipotermi
Langkah 3. Mencegah dan mengatasi dehidrasi
4. Memperbaiki gangguan keseimbangan
5. Mengobati infeksi
6. Memperbaiki kekurangan zat gizi mikro
7. Memberikan makanan untuk stabilisasi dan transisi
8. Memberikan makanan
9. Memberikan stimulasi untuk tumbuh kembang
10. Mempersiapkan untuk tindak lanjut di rumah
7. Unit Terkait Ruang Rawat Inap

Halaman 2/2 SOP Tata Laksana Balita Gizi Buruk (Perawatan dan Pengobatan)

Anda mungkin juga menyukai