Anda di halaman 1dari 28

PROFIL PUSKESMAS

UPT PUSKESMAS TEMBUKU 1 BANGLI

Oleh:

Made Aniendya Putri Wiaya (1802611110)


Bhisma Dewabratha (1802611179)
Made Agus Cahya Nugraha Koriawan (1802611207)

Pembimbing :
dr. Anak Agung Sagung Sawitri, MPH

DALAM RANGKA MENJALANI KEPANITERAAN KLINIK MADYA DI


DEPARTEMEN KESEHATAN MASYARAKAT DAN DOKTER PENCEGAHAN
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA
DENPASAR
2018

i
ii

KATA PENGANTAR
Pertama-tama perkenankan kami penulis memanjatkan puji syukur ke
hadapan Ida SangHyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, karena hanya atas
asung wara nugraha-Nya/kurnia-Nya, Laporan Profil Puskesmas “UPT Puskesmas
Tembuku 1” ini dapat diselesaikan. Laporan profil puskesmas ini disusun dalam
rangka mengikuti Kepaniteraan Klinik Madya Ilmu Kedokteran Komunitas/Ilmu
Kedokteran Pencegahan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana yang
dilaksanakan tanggal 7 Mei 2018 – 17 Juni 2018 bertempat di UPT Puskesmas
Tembuku I, Kabupaten Bangli.
Semua tahapan laporan penelitian ini dapat diselesaikan dengan sebaik-
baiknya berkat dukungan berbagai pihak. Untuk itu kami penulis menyampaikan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. dr. Anak Agung Sagung Sawitri, MPH, selaku Dosen Pembimbing, atas
segala nasehat, bimbingan, dan masukannya untuk menyelesaikan Laporan
Penelitian ini.
2. I Putu Oka Partama, SKM selaku Kepala Puskesmas Tembuku I,
Kabupaten Bangli.
Diharapkan hasil laporan ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca
dan dapat menjadi inspirasi dalam perencanaan kegiatan dalam pembangunan
kesehatan di Indonesia dan khususnya di Bali.

Denpasar, Mei 2018

Penulis

ii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL...............................................................................................i
KATA PENGANTAR.............................................................................................ii
DAFTAR ISI..........................................................................................................iii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................................1
1.1 Latar Belakang..........................................................................................1
1.2 Tujuan........................................................................................................2
1.2.1 Tujuan Umum...............................................................................2
1.2.2 Tujuan Khusus..............................................................................2
1.3 Manfaat......................................................................................................3
BAB II PROFIL UPT KESMAS BLAHBATUH II............................................4
2.1 Visi Dan Misi.............................................................................................4
2.1.1 Visi................................................................................................4
2.1.2 Misi...............................................................................................4
2.2 Geografis...................................................................................................5
2.3 Demografi..................................................................................................7
2.4 Infrastruktur...............................................................................................8
2.4.1 Fasilitas Kesehatan UPT Kesmas Blahbatuh II (Tahun 2015)......9
2.5 Profil Penyakit Di Wilayah UPT Kesmas Blahbatuh II............................9
2.5.1 Pola 10 Penyakit Terbanyak..........................................................9
2.5.2 Angka Kematian..........................................................................11
2.6 Pelayanan Kesehatan Dasar.....................................................................11
2.6.1 Pembinaan Sanitasi dan Sanitasi Dasar.......................................11
2.6.2 Promosi Kesehatan......................................................................12
2.6.3 Keluarga Berencana (KB)...........................................................12
2.6.4 Pelayanan Imunisasi....................................................................12
2.6.5 Kesehatan Ibu dan Anak (KIA)...................................................13
2.6.6 Perbaikan Gizi Masyarakat.........................................................14
2.6.7 Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular....................14
BAB III PENUTUP..............................................................................................16
3.1 Simpulan..................................................................................................16
3.2 Saran........................................................................................................16

iii
iv

ii
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang berperan
memberikakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perorangan
tingkat pertama dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif namun tidak
melupakan upaya kuratif dan rehabilitatif.
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014
tentang Pusat Kesehatan Masyarakat bahwa salah satu bentuk kegiatan dalam
mengimplementasikan perundang-undangan tersebut maka disusunlah
kegiatannya dalam bentuk sebuah perencanaan upaya kesehatan dan evaluasi
kegiatan yaitu Profil Puskesmas Tembuku I.

Gambar 1.1 Puskesmas Tembuku I Bangli

1
2

1.2 TUJUAN

1.2.1 TUJUAN UMUM


Tujuan umum disusunnya profil kesehatan di Puskesmas Tembuku I adalah untuk
mengetahui dan mengevaluasi kegiatan Puskesmas dalam setahun (2016) tentang
cakupan, kesenjangan yang menjadi acuan dasar untuk menyusun Perencanaan
Tingkat Puskesmas (PTP) tahun berikutnya akan menjadi acuan penyusunan profil
tingkat kabupaten dan propinsi.

1.2.2 TUJUAN KHUSUS


Tujuan khusus disusunnya profil kesehatan di Puskesmas Tembuku I adalah
sebagai berikut:
a. Diperolehnya data/informasi umum dan lingkungan kesehatan wilayah kerja
Puskesmas Tembuku I Bangli meliputi: data lingkungan fisik/biologik, data
demografi dan sosial ekonomi.
b. Diperolehnya informasi mengenai program-program kesehatan meliputi:
1) Program Upaya Kesehatan Wajib
- Pelayanan promosi kesehatan termasuk UKS
- Pelayanan kesehatan lingkungan
- Pelayanan KIA-KB yang bersifat UKM
- Pelayanan pencegahan dan pengendalian penyakit
- Pelayanan Gizi yang bersifat UKM
- Pelayanan keperawatan kesehatan masyarakat
2) Program Upaya Kesehatan Pengembangan
- Pelayanan kesehatan jiwa
- Pelayanan kesehatan gigi masyarakat
- Pelayanan kesehatan tradisional komplementer (Yankestradkom)
- Pelayanan kesehatan olahraga
- Pelayanan kesehatan indera
- Pelayanan kesehatan lansia
- Pelayanan kesehatan kerja
- Pelayanan kesehatan sekolah
- Pelayanan kesehatan lainnya

ii
3

3) Pencapaian Upaya Kesehatan Perorangan, kefarmasian dan laboratorium


- Pelayanan pemeriksaan umum
- Pelayanan kesehatn gigi dan mulut
- Pelayanan KIA-KB yang bersifat UKP
- Pelayanan gawat darurat
- Pelayanan gizi yang bersifat UKP
- Pelayanan persalinan
- Pelayanan kefarmasian
- Pelayanan laboratorium
4) Jaringan pelayanan Puskesmas dan jejaring fasilitas pelayanan kesehatan
- Puskesmas Pembantu
- Puskesmas Keliling
- Bidan Desa
- Jejaring fasilitas pelayanan kesehatan
c. Diperolehnya data/informasi status kesehatan masyarakat di wilayah kerja
Puskesmas Tembuku I serta permasalahan kesehatan yang ada.
d. Tersedianya wadah integrasi berbagai data yang telah dikumpulkan oleh
berbagai sistem pencatatan dan pelaporan yang ada di Puskesmas sehingga
memacu penyempurnaan dalam pencatatan dan pelaporan program kesehatan.

1.3 MANFAAT
Adapun manfaat yang diharapkan dari penyusunan profil ini adalah sebagai
berikut:
a. Organisasi dapat melakukan reevaluasi obyektif.
b. Sebagai pedoman penyusunan Perancangan Tingkat Puskesmas.
c. Sebagai bahan supervisi dari dinas terkait dan program pendidikan.
d. Mampu berorientasi ke masa depan.
e. Meningkatkan tanggung jawab seluruh staf dan komponen puskesmas.

ii
BAB II
PROFIL PUSKESMAS TEMBUKU I BANGLI

2.1 VISI DAN MISI

2.1.1 VISI
Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh Puskesmas Tembuku I
adalah Terwujudnya masyarakat Tembuku sehat dan mandiri menuju Tembuku
yang GITA SANTI (gigih, ikhlas, takwa, aspiratif, sejahtera, aman, nyaman, tertib
dan indah) berlandaskan Tri Hita Karana.

2.1.2 MISI
Untuk dapat mewujudkan Visi dimaksud maka ditetapkan 4 (empat) Misi
Pembangunan Kesehatan di Puskesmas Tembuku I sebagai berikut::
1. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di kecamatan Tembuku.
2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat di
kecamatan Tembuku.
3. Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan keterjangkauan
pelayanan kesehatan yang diselenggarakan yang sesuai dengan standar dan
memuaskan masyarakat.
4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga dan
masyarakat beserta lingkungan.

2.2 GEOGRAFIS
Lokasi Puskesmas Tembuku I

Puskesmas Tembuku I terletak di Dusun Tembuku Kawan, Desa Tembuku,


Kecamatan Tembuku Kabupaten Bangli. Berjarak 6 Km dari Ibukota Kabupaten
Bangli dengan jarak tempuh 20 menit. Puskesmas Tembuku I berdiri pada tahun
1976 dengan luas wilayah kerja 22 km2 dengan batas wilayah sebagai berikut :

1. Sebelah Utara : Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

4
5

2. Sebelah Selatan : Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung

3. Sebelah Timur : Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.

4. Sebelah Barat : Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli.

Jarak dari puskesmas ke ibukota kecamatan 100 m dan dapat ditempuh


dalam waktu 1 (satu) menit. Bila dilihat dari penggunaan tanahnya dari luas
wilayah terdiri dari lahan sawah, lahan kering, perkebunan dan lahan lain-lain
(jalan, sungai dan lain-lain).

Wilayah kerja sebagian besar daerahnya merupakan dataran tinggi, hal ini
berpengaruh terhadap keadaan di wilayah ini. Keadaan iklim dan oerputaran atau
pertemuan arus udara yang disebabkan karena adanya pegunungan di daerah ini
menyebabkan rata-rata hujan di wilayah kerja puskesmas ini pada tahun 2016
relatif tinggi. Hal ini terjadi pada bulan-bulan Januari, September dan Oktober.

Puskesmas Tembuku I mewilayahi 4 Desa 35 Dusun. Desa yang menjadi


wilayah kerja terdiri dari:

a. Desa Jehem Luas wilayah 9 km2 Penduduk 7.643 jiwa. Terdiri dari 13
Dusun
1. Dusun Pembungan
2. Dusun Tambahan Klod
3. Dusun Tambahan Tengah
4. Dusun Tambahan Bakas
5. Dusun Jehem Kelod
6. Dusun Jehem Kaja
7. Dusun Galiran
8. Dusun Kelempung
9. Dusun Antugan
10. Dusun Sama Geria
11. Dusun Sama Undisan
12. Dusun Tingkad Batu
13. Dusun Pasekan

ii
6

b. Desa Tembuku Luas wilayah 6 km2 Penduduk 5.257 jiwa. Terdiri dari 8
Dusun
1. Dusun Kedui
2. Dusun Tegalasah
3. Dusun Penida Kaja
4. Dusun Penida Klod
5. Dusun Tembuku Kaja
6. Dusun Tembuku Bakas
7. Dusun Tembuku Kawan
8. Dusun Tembuku Sesetan
c. Desa Undisan Luas wilayah 3 km2 Penduduk 4.329 jiwa. Terdiri dari 7
Dusun
1. Dusun Undisan Klod
2. Dusun Pancasari
3. Dusun Undisan Kaja
4. Dusun Sekaan
5. Dusun Tabunan
6. Dusun Lokasari
7. Dusun Bukitsari
d. Desa Bangbang Luas wilayah 4 km2 Penduduk 4.823 jiwa. Terdiri dari
7 Dusun
1. Dusun Cepunggung
2. Dusun Pantunan
3. Dusun Bangkiang Sidem
4. Dusun Bangbang Kaja
5. Dusun Bangbang Tengah
6. Dusun Nyanglan Kaja
7. Dusun Bangbang Kawan.
Tabel 2.1 Wilayah Kerja Puskesmas Tembuku I
Luas Jumlah Penduduk Sex Kepadatan Rata-
Desa Wilayah KK Ratio Penduduk/km2 rata
Laki Perempuan Jumlah

1 2 3 4 5 6 7 8 9

ii
7

1. Jehem 9,00 2.204 3.866 3.777 7.643 102,36 849 3

2. Tembuku 6,00 1.471 2.534 2.723 5.257 93,06 876 4

3. Undisan 3,00 1.259 2.158 2.171 4.239 99,40 1443 3

4. Bangbang 4,00 1.301 2.399 2.424 4.823 98,97 1206 4

Tahun 2016 22 6.235 10.957 11.095 22.052 98,76 1.002 4

Gambar 2.1 Peta Wilayah Kerja UPT Puskesmas Tembuku I

ii
2.3 DEMOGRAFI
Kondisi demografi wilayah kerja Puskesmas Tembuku I yang meliputi desa, banjar, kependudukan serta komposisinya dipaparkan melalui
tabel di bawah ini.
Tabel 2.2. Profil Demografis (Kependudukan) dan Wilayah Kerja Puskesmas Tembuku I 2016
Jumlah Jumlah
Jumlah Jumlah Jumlah
Nama Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Penduduk Penduduk Estimasi
&% Posyandu Puskesmas
Desa banjar Penduduk RT Usia Sekolah Usia Ibu
Balita Aktif Pembantu
Lanjut Hamil
120
Jehem 13 7.643 2.204 838 914 113 13 2
(40,4%)
77
Tembuku 8 5.257 1.471 4659 746 70 8 1
(25,9%)
46
Undisan 7 4.329 1.259 776 524 42 7 1
(15,5%)
54
Bangbang 7 4.823 1.301 976 424 52 7 1
(18,2%)

Jumlah 33 22.052 6.235 297 7249 2608 277 35 5

8
2.4 INFRASTRUKTUR
Infrastruktur Puskesmas Tembuku I meliputi puskesmas pembantu, poskesdes, puskesmas keliling, posyandu, tenaga kesehatan, fasilitas
kesehatan dan pelayanan kesehatan lain. Jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Tembuku I pada tahun 2016 adalah sebanyak 38 orang
terdiri dari tenaga medis, paramedis dan staf administrasi.

Tabel 2.3 Posyandu dan Puskesmas Pembantu pada Puskesmas Tembuku I (tahun 2016)
Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Jumlah Jumlah Kader Jumlah Desa
Nama Desa Puskesmas Posyandu Posyandu Dukun
Posyandu Aktif Posyandu Aktif siaga
Pembantu Lansia Balita Bersalin
Jehem 1 13 65 1 1 13 -
Tembuku 2 8 40 1 1 8 -
Undisan 1 7 35 1 1 7 -
Bangbang 1 8 40 1 1 7 -
Jumlah 5 36 180 4 4 35 -

9
Tabel 2.4 Tenaga Kesehatan pada Puskesmas Tembuku I (tahun 2016)
Jenis
Dokter Dokter Perawat Kesehatan Kesehatan Analisis Non
Tenaga Perawat Bidan Farmasi Gizi
umum gigi Gigi Masyarakat Lingkungan Kesehatan Kesehatan
madis
Jumlah 1 2 10 2 11 2 1 2 3 1 8
TOTAL 38

ii
2.4.1 FASILITAS KESEHATAN PUSKESMAS TEMBUKU I (TAHUN
2016)
A. Sarana Pemerintah
 Sarana Transpostasi : 1 Mobil Puskel
1 Mobil Ambulans
 Puskesmas Induk : 1 Unit
 Puskesmas Pembantu : 5 Unit
 Poskesdes : 2 Unit
B. Sarana Swasta

 Dokter Praktek Swasta : 1 Orang


 Bidan Praktek Swasta : 4 Orang
 Perawat Praktek Swasta : 0 Orang
 Pengobatan Tradisional : Apotek (5)
Toko Obat (2)
C. Peran Serta Masyarakat
 Posyandu : 36
 Kader Posyandu : 180 Orang
 Poskesdes :2

2.5 PROFIL PENYAKIT DI WILAYAH PUSKESMAS TEMBUKU I

2.5.1 POLA 10 PENYAKIT TERBANYAK


Adapun 10 penyakit terbanyak di wilayah kerja Puskesmas Tembuku I pada tahun
2016 adalah:
1. ISPA : 689
kasus
2. Rheumatoid Arthritis : 366
kasus
3. Gastritis : 275
kasus
4. Penyakit Kulit Alergi : 259
kasus
5. Hipertensi : 207
kasus
6. Resorbsi Fisiologis Gigi : 207
kasus

11
12

7. Kecelakaan + Ruda Paksa : 158


kasus
8. Diabetes Mellitus : 124
kasus
9. Cephalgia : 101
kasus
10. Epilepsi : 26
kasus

2.6 PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN PUSKESMAS


TEMBUKU I MELALUI KEWENANGAN WAJIB STANDAR
PELAYANAN MINIMAL (SPM)

2.6.1 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Dasar


a. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi

1. Cakupan Kunjungan Ibu Hamil


Untuk mengetahui perkembangan janin dalam kandungan
seorang ibu perlu melakukan pemeriksaan terhadap kehamilannya
setiap triwulan dan paling sedikit dilakukan empat kali. Pada Tahun
2016 di Puskesmas Tembuku I Cakupan Ibu Hamil K4 mencapai 276
orang (99,64 %), meningkat dibandingkan Tahun 2015 mencapai 252
orang (87,20 %). Pencapaian tertinggi di Desa Bangbang ( 107,69%)
dan terendah di Desa Jehem (92,04%).

2. Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Nakes


Tingkat kematian bayi sangat didukung pula oleh tenaga yang
menolong persalinan. Pada tahun 2016 di Puskesmas Tembuku I
Cakupan pertolongan persalinan oleh nakes mencapai 111,99%
meningkat dengan dibanding Tahun 2015 sebesar 83,55% Pencapaian
tertinggi di Desa Tembuku (114,93%) dan terendah di Desa Bangbang
(109,80%).

3. Kunjungan Neonatus

ii
13

Cakupan Kunjungan Neonatus di Puskesmas Tembuku I Tahun


2015 sebesar 111,81% meningkat dari Tahun 2015 yang mencapai
92,8%. Semua desa sudah mencapai 100%.

4. BBLR
Cakupan BBLR di Puskesmas Tembuku I Tahun 2016 sebesar
3,03% meningkat dibandingkan Tahun 2015 sebesar 2,62%.
Pencapaian Tertinggi di Desa Bangbang (5,56%) dan terendah di Desa
Tembuku dan Undisan (0 %).

b. Pelayanan Kesehatan Anak Pra Sekolah dan Usia Sekolah

1. Cakupan Deteksi Tumbuh Kembang Anak Balita dan Pra Sekolah


Monitoring pertumbuhan terhadap anak balita dan pra sekolah
dilakukan melalui pemantauan secara dini perkembangan anak,
penanganan masalah pertumbuhan dan juga pelayanan rujukan ke
tingkat yang lebih mampu. Di Puskesmas Tembuku I Tahun 2016
sebesar 113,5 meningkat dibandingkan Tahun 2015 sebesar
94,64%.

2. Cakupan Pemeriksaan Kesehatan Siswa SD oleh Tenaga


Kesehatan/Terlatih.
Pada tahun 2016 persentase pencapaian di Puskesmas Tembuku
I sebesar 96,05% meningkat dibandingkan Tahun 2015 sebesar
95,41%. Pencapaian Tertinggi di Desa Bangbang (98,39%) dan
terendah di Desa Bangbang (93,94%).

c. Pelayanan Kesehatan KB
Cakupan peserta KB aktif terhadap PUS di Puskesmas Tembuku I
Tahun 2016 sebesar 80,27% menurun dibandingkan Tahun 2015 sebesar
82,49%. Pencapaian Tertinggi di Desa Bangbang (91,95%) dan terendah
di Desa Jehem (75,54%).

d. Pelayanan Kesehatan Imunisasi

ii
14

Dampak program imunisasi adalah menurunnya morbiditas dan


mortalitas penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tahun 2016 di
Puskesmas Tembuku I program imunisasi telah mencapai
Desa/Kelurahan UCI ( Universal Child Imunizaton).

e. Pelayanan Pengobatan/Perawatan
1. Cakupan Rawat Jalan
Pemanfaatan sarana kesehatan oleh masyarakat untuk rawat
jalan sudah mencapai 25,25 % dari jumlah penduduk, tetapi data ini
masih memakai jumlah kunjungan, belum utilasi pemanfaatan sarana
kesehatan oleh masyarakat.

2. Cakupan Rawat Inap.(untuk Pusk dengan RRI)


Puskesmas Tembuku I belum memiliki sarana dan prasarana
Puskesmas dengan ruang rawat inap.

f. Pelayanan Kesehatan Jiwa


Pelayanan kesehatan jiwa merupakan pelayanan pada pasien yang
mengalami gangguan kejiwaan meliputi pelayanan promotif, preventif,
kuratif dan rehabilitatif. Tahun 2016 di Puskesmas Tembuku I kunjungan
gangguan jiwa mencapai 1,59% meningkat dibandingkan tahun 2015
sebesar 0.90%

g. Pelayanan Kesehatan Usila


Pencapaian cakupan pelayanan kesehatan terhadap usila di
Puskesmas Tembuku I Tahun 2016 sebesar 90,22%. Meningkat
dibandingkan Tahun 2015 sebesar 58,70%.. Pencapaian Tertinggi di Desa
Bangbang (90,33%) dan terendah di Desa Undisan (90,08%).

2.6.2 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Perbaikan Gizi Masyarakat


a. Pemantauan Pertumbuhan Balita
1. Balita yang naik berat badan
Cakupan balita yang naik berat badannya untuk Puskesmas
Tembuku I Tahun 2016 sebesar 82,72% meningkat dari Tahun 2015
sebesar 80,24%.

ii
15

2. Balita bawah garis merah


Cakupan balita bawah garis merah untuk Puskesmas Tembuku I
Tahun 2016 yang mencapai 0,09% sama dengan Tahun 2015 sebesar
0,09%. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi, pola asuh dan
kelainan kongenital.

b. Pelayanan Gizi

1. Balita yang mendapat kapsul Vitamin A


Cakupan balita yang mendapat kapsul Vitamin A dosis tinggi di
Puskesmas Tembuku I Tahun 2016 sebesar 100% sama dengan tahun
2015 yang mencapai 100%.

2. Ibu Hamil yang mendapat 90 Tablet Fe


Cakupan Ibu Hamil yang mendapat 90 Tablet Fe untuk
Puskesmas Tembuku I Tahun 2016 mencapai 99,64%. Meningkat dari
Tahun 2015 sebesar 87,20%.

3. Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan


Penderita gizi buruk di Puskesmas Tembuku I tahun 2016
sebesar 0% sama dengan tahun 2015 sebesar 0%.

2.6.3 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Yankes Rujukan dan Penunjang


a. Pelayanan Obstetrik & Neonatal emergency Dasar & Komprehensif
1. Akses terhadap ketersediaan darah dan komponen aman untuk
rujukan bumil dan neonatus (Pusk PONED)
Pada Tahun 2016 Program PONED di Puskesmas Tembuku I
belum berjalan.

2. Bumil Resti/Komplikasi yang ditangani


Penanganan terhadap ibu hamil berisiko tinggi atau komplikasi
yang ditangani pada Puskesmas Tembuku I Tahun 2016 yang
mencapai 151,62%.

3. Neonatus Resti/Komplikasi yang ditangani

ii
16

Tahun 2016 Cakupan neonatus resti/komplikasi yang ditangani


mencapai 196,85%.

b. Pelayanan Gawat Darurat


Tahun 2016 sarana kesehatan yang mampu memberikan pelayanan
kegawat daruratan Sudah 100 % untuk sarana yang sudah dioperasikan.

2.6.4 Penyakit Menular


a. Penyelidikan Epidemiologi & KLB
1. Desa/Kelurahan mengalami KLB yang ditangani < 24 Jam
Pada Tahun 2016 tidak ada desa/kelurahan yang mengalami
KLB dari 4 desa yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tembuku I.

2. Kecamatan bebas rawan gizi


Pada Tahun 2016 di Wilayah Kerja Puskesmas Tembuku I tidak
ada desa/kecamatan yang rawan gizi.

b. Polio
Pada tahun 2016 kasus lumpuh layu (AFP) di Puskesmas Tembuku
I ditemukan 0 kasus dengan AFP Rate 0 per 100.000 penduduk resiko.

c. TB Paru
Kasus penderita baru yang BTA positif Tahun 2016 di Puskesmas
Tembuku I berjumlah 4 orang, dengan jumlah seluruh kasus TB sebanyak
6 orang dimana angka kesembuhan sebanyak 4 orang (100%)

d. ISPA
Pada tahun 2016 di Puskesmas Tembuku I tidak ada penderita
pneumonia pada balita.

e. PMS/HIV AIDS
Klien yang mendapat penanganan sesuai standar ada 0 orang di
wilayah kerja Puskesmas Tembuku I.

f. DBD
Pada tahun 2016 kasus DBD di Puskesmas Tembuku I ditemukan
45 kasus dengan Incidence Rate 204 per 100.000 penduduk resiko.

ii
17

g. Diare
Jumlah penderita diare mencapai 187 orang dengan penanganan
penderita sebesar 100%.

h. Malaria
Tidak ada kasus malaria untuk tahun 2016.

i. Filariasis
Tidak ada kasus filariasis untuk tahun 2016.

2.6.5 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Kesehatan Lingkungan dan


Sanitasi Dasar
a. Pelayanan Hygine dan Sanitasi di Tempat Umum
Tempat umum yang memenuhi syarat adalah terpenuhinya akses
sanitasi dasar (air, jamban, limbah, sampah) terlaksananya pengendalian
vektor, hygiene sanitasi makanan dan minuman, pencahayaan dan
ventilasi sesuai kriteria dan atau standar kesehatan. Tahun 2016 Cakupan
TTU diperiksa mencapai 100 %.

b. Sarana Sanitasi Dasar


Kepemilikan sarana sanitasi dasar sangat berpengaruh terhadap
kualitas lingkungan dan kejadian penyakit yang berbasis lingkungan.
Cakupan sarana sanitasi dasar di Puskesmas Tembuku I tahun 2016
meliputi: Cakupan penduduk yang memiliki akses air minum berkualitas
(layak) 91,55%, jamban sehat 99, 0%, dan rumah yang memenuhi syarat
kesehatan sebesar 73,78%.

2.6.6 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Promosi Kesehatan


a. Penyuluhan Perilaku Sehat
1. Rumah Tangga ber PHBS
Rumah tangga sehat adalah rumah tangga yang memenuhi
minimal 3 dari indikator yang meliput akses terhadap air bersih, akses
terhadap jamban, memiliki persediaan garam beryodium dan bebas
jentik nyamuk. Tahun 2016 cakupan rumah tangga ber PHBS

ii
18

mencapai 76,1%. Pencapaian tertinggi di Desa Jehem (78,1%)


terendah di Desa Bangbang (75,2%).

2. Bayi yang mendapat ASI Ekslusif


Cakupan pemberian Asi Ekslusif di Puskesmas Tembuku I
Tahun 2016 sebesar 64,57%. menurun dari Tahun 2015 sebesar
66,84%. Pencapaian Tertinggi di Desa Tembuku (68,75%) dan
terendah di Desa Bangbang (54,17%).

3. Posyandu Purnama dan Mandiri


Posyandu Purnama adalah posyandu yang melaksanakan
kegiatan hari buka dengan frekuensi 8 kali per tahun, rata-rata jumlah
kader 5 orang, cakupan program utama (KIA, KB, Gizi, Imunisasi)
lebih dari 50% dan sudah ada program tambahan serta cakupan dana
sehat <50%. Untuk Tahun 2016, ada 34 dusun yang melaksanakan
Posyandu Purnama dan 1 dusun yang sudah melaksanakan posyandu
mandiri.

2.6.7 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Nafza


Kegiatan penyuluhan Napza untuk Puskesmas Tembuku I Tahun 2016
sebesar 100%.

2.6.8 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Kefarmasian dan Alkes


a. Penyediaan Obat dan Perbekalan Kesehatan
1. Ketersediaan obat sesuai kebutuhan
Ketersediaan obat sesuai dengan kebutuhan pada Tahun 2016 di
Puskesmas Tembuku I mencapai 95 %.

2.6.9 Kewenangan Wajib Penyelenggaraan Pembiayaan dan Jaminan


Kesehatan
a. Penyelenggaraan pembiayaan untuk pelayanan kesehatan perorangan
Cakupan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan pra bayar di Puskesmas
Tembuku I Tahun 2016 mencapai 24,01% meliputi : Cakupan JKN
18,84% dan JKBM 24,01 %.

ii
19

b. Penyelenggaraan Pembiayaan Untuk Pelayanan Kesehatan Gakin dan


Masyarakat Rentan
Cakupan pemeliharaan kesehatan keluarga miskin di Puskesmas
Tembuku I Tahun 2016 mencapai 100 %.

2.7 ANGKA KEMATIAN


a. Angka Kematian Bayi (AKB)
Angka kematian bayi di wilayah kerja Puskesmas Tembuku I untuk
tahun 2016 sebesar 13,47 per 1000 Kelahiran Hidup meningkat dari
tahun 2015 sebesar 0 per 1000 kelahiran hidup.

b. Angka Kematian Balita (AKABA)


Untuk Tahun 2016 Angka Kematian Balita (AKABA) di Wilayah kerja
Puskesmas Tembuku I sebesar 13,47 per 1000 Kelahiran Hidup.

c. Angka Kematian Ibu (AKI)


Angka Kematian Ibu (AKI) di Puskesmas Tembuku I Tahun 2016
sebesar 337 per 100.000 KH meningkat dibandingkan Tahun 2015
sebesar 0 per 100.000 KH.

2.8 PELAYANAN KESEHATAN DASAR

2.8.1 KEADAAN LINGKUNGAN


1. Rumah Sehat
Rumah sehat adalah rumah yang memenuhi kriteria minimal seperti
akses air minum, akses jamban sehat, ventilasi dan pencahayaan. Dari
laporan program yang tergolong tatanan rumah tangga sehat pada Tahun
2016 mencapai 73,78% menurun dibandingkan Tahun 2015 yang
mencapai 94,24%.

2. Sanitasi Tempat –Tempat Umum


Keadaan Sarana TTU Sehat di Puskesmas Tembuku I dilihat dari
keadaan hotel, restaurant, pasar dan TUPM lainnya. Untuk Tahun 2016
mencapai 100% sama dengan Tahun 2015 TTU Sehat mencapai 100%.

ii
20

3. Akses Terhadap Air Minum yang Layak


Kemajuan pembangunan di bidang sanitasi dasar sulit diukur secara
konkrit karena keberhasilan dari program ini tidak hanya dilihat dari
bertambahnya sarana-sarana tersebut oleh masyarakat, namun dengan
melihat angka kesakitan diare yang berkaitan erat dengan kualitas air yang
digunakan masyarakat maka dampak penggunaan sarana air bersih dapat
diperkiraan. Untuk tahun 2016 penduduk yang memiliki akses air minum
yang layak mencapai 91,55%.

4. PUS Yang Menjadi Akseptor KB


Kontribusi sektor terkait lainnya dalam Pembangunan Kesehatan
adalah pencapaian Keluarga Berencana khususnya akseptor KB terhadap
PUS. Keberhasilan program KB dapat dilihat dari pencapaian target KB
baru, cakupan peserta KB aktif dan MKET (Metoda Kontrasepsi Efektif
Terpilih) yang meliputi:

a. Pencapaian Target Peserta KB Baru


Berdasarkan sumber yang dilaporkan oleh program KIA/KB pada
Tahun 2016 pencapaian peserta KB baru Puskesmas Tembuku I sebesar
3,02% dengan pola-pola penggunaan alat kontrasepsi terbanyak
digunakan dengan MKJP adalah IUD ( 18,55% ) dan untuk non MKJP
adalah metode suntik (53,23%). Menurun dibandingkan dengan Tahun
2015 pencapaian peserta KB baru sebesar 3,16%.

b. Peserta KB Aktif
Cakupan peserta KB Aktif dapat diketahui dari beberapa indikator
antara lain: cakupan pola penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka
Panjang (MKJP) yang meliputi: IUD, operasi dan implant merupakan
metode yang efektif dalam menjarangkan kehamilan karena memiliki
daya ungkit terhadap TFR (Total Fertility Rate).

Cakupan peserta KB Aktif terhadap PUS untuk Tahun 2016 mencapai


80,27% menurun dibandingkan dengan Tahun 2015 mencapai 82,49%.

ii
21

2.8.2 PROMOSI KESEHATAN


Pada tahun 2016 di wilayah kerja Puskesmas Blahbatuh II, melakukan
penyuluhan yang dilakukan hanya penyuluh kelompok saja sebesar 46 kali
dalam setahun.

2.8.3 KELUARGA BERENCANA (KB)


Pada tahun 2016, pencapaian peserta KB aktif di Puskesmas Tembuku I
sebanyak 3.291 (80,27%) dengan peserta KB baru sebesar 124 ( 3,02%).

Tabel 2.5 Cakupan Peserta KB Aktif Berdasarkan Desa


No. Desa Jumlah %
1. Jehem 1.365 75,54
2. Tembuku 596 77,30
3. Undisan 473 80,17
4. Bangbang 857 91,95

Tabel 2.6 Cakupan Peserta KB Baru Berdasarkan Desa


No. Desa Jumlah %
1. Jehem 47 2,60
2. Tembuku 41 5,32
3. Undisan 10 1,69
4. Bangbang 26 2,79

2.8.4 PELAYANAN IMUNISASI


A. Persentase Cakupan Imunisasi Bayi
Tabel 2.7 Cakupan Persentase Imunisasi Pada Bayi di Puskesmas
Tembuku I

Jenis Vaksin Target UCI Pencapaian


HB0 100% 115,35%
BCG 100% 114,57%
DPT-HB-Hib 1 100% 104%
DPT-HB-Hib 2 100% 102,4%
DPT-HB-Hib 3 100% 108,73%
Polio 1 100% 101,6%
Polio 2 100% 104%
Polio 3 100% 102,4%
Polio 4 100% 108,73%

ii
22

Campak 100% 101,59%

B. Imunisasi TT Pada Ibu Hamil


Cakupan imunisasi TT pada ibu hamil di Puskesmas Tembuku I tahun
2016 sebesar 75,6%

2.8.5 KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)


A. Cakupan Kunjungan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K1 dan K4)
Tabel 2.8 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K1 dan K4 Tahun 2016
Kunjungan
No. Desa/Kelurahan
K1 % K4 %
1. Jehem 113 100,00 104 92,04
2. Tembuku 76 108,57 74 105,71
3. Undisan 42 100,00 42 100,00
4. Bangbang 53 101,92 56 107,69
Total 284 102,53 276 99,64
Dari cakupan kunjungan K1 dan K4 beberapa desa sudah ada yang
mencapai target yaitu 102,53 % untuk K1 dan 99,64 % untuk K4.

B. Cakupan Pertolongan Persalinan Oleh Tenaga Kesehatan


Pada tahun 2016 di Puskesmas Tembuku I cakupan pertolongan persalinan
oleh tenaga kesehatan mencapai 111,99%.
C. Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas
Persentase ibu nifas yang mendapat pelayanan di Puskesmas Tembuku I
selama tahun 2016 adalah sebesar 105,62 %.
D. Cakupan Neonatus Dengan Komplikasi Yang Ditangani
Pada tahun 2016, di Puskesmas Tembuku I cakupan kunjungan neonatal
dengan komplikasi yang ditangani sebanyak 75 (196,85%).

2.8.6 PERBAIKAN GIZI MASYARAKAT


Upaya perbaikan gizi masyarakat dimaksudkan untuk menangani
permasalahan gizi di masyarakat. Berikut beberapa indikator perbaikan
gizi masyarakat:

ii
23

1. Persentase Bayi Berat Badan Lahir Rendah Pada tahun 2016, di


Puskesmas Tembuku I sebesar 117% bayi baru lahir ditimbang, 3,03%
BBLR.
2. Cakupan Balita Gizi Buruk Yang Mendapat Perawatan
Penderita gizi buruk di Puskesmas Tembuku I tahun 2016 sebesar 0%
sama dengan tahun 2015 sebesar 0%.

3. Cakupan penimbangan balita di posyandu


Dengan rutin menimbang balita setiap bulan di Posyandu merupakan
indikator pemantauan gizi balita untuk menghindari adanya balita
kurang gizi atau bahkan gizi buruk. Pada wilayah Puskesmas Tembuku
I tahun 2015 cakupan D/S balita sebesar 81,71%, balita dengan berat
badan naik sebesar 0,09%. Hal ini disebabkan karena faktor ekonomi,
pola asuh dan kelainan kongenital.

ii
24

BAB III
PENUTUP

3.1 SIMPULAN
Beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari paparan Profil Puskesmas Tembuku
I tahun 2016 adalah sebagai berikut:

1. Secara umum pelayanan kesehatan telah berjalan dengan baik dimana


sebagian besar program pemerintah dalam bidang kesehatan baik yang
merupakan upaya wajib maupun upaya pengembangan telah dilaksanakan
oleh Puskesmas Tembuku I.
2. Hasil kegiatan selama tahun 2016 sebagian besar program telah mencapai
target seperti yang diharapkan walaupun masih ada beberapa program yang
belum mencapai target.

3.2 SARAN
Secara umum hasil pencapaian program pelayanan kesehatan telah menunjukkan
peningkatan dalam pencapaian cakupan pelayanan kesehatan namun dalam upaya
untuk senantiasa menjaga mutu/kualitas pelayanan dan meningkatkan hasil
pencapaian cakupan, maka kiranya perlu diambil langkah-langkah seperti:

1. Peningkatan profesionalisme SDM dalam meningkatkan kualitas pelayanan


kesehatan.
2. Memanfaatkan secara optimal dana rutin dan dana proyek.
3. Meningkatkan dan memasyarakatkan pelayanan kesehatan yang lebih bersifat
pencegahan (promotif dan preventif) sesuai dengan paradigma sehat.

ii

Anda mungkin juga menyukai