Anda di halaman 1dari 6

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK MEKANIK OTOMOTIF


SMK ....................................................................

Mata Pelajaran : Kejuruan Otomotif


Kelas/Semester : XII / 6
Pertemuan Ke- : 1-6
Alokasi Waktu : 24 x 45 menit
Standar Kompetensi : Perbaikan poros penggerak roda
Kompetensi Dasar : Memelihara/servis poros penggerak roda/drive shaft dan
komponen-komponennya
Memperbaiki poros penggerak roda/drive shaft dan komponen-
komponennya
Indikator :
 Pemeliharaan/servis poros penggerak roda dilaksanakan
tanpa menyebabkan keru-sakan terhadap komponen atau
sistem lainnya.
 Informasi yang benar di-akses dari spesifikasi pabrik dan
dipahami.
 Perbaikan dan/atau peng-gantian pada poros peng-gerak
roda/drive shaft dan komponen-komponennya dilaksanakan
dengan meng-gunakan metoda dan per-lengkapan yang tepat,
sesuai dengan spesifikasi terhadap kendaraan/alat industri/
pabrik
 Perbaikan poros peng-gerak roda/drive shafts, dan komponen-
komponennya dilaksana-kan tanpa menyebabkan kerusakan
terhadap komponen atau sistem lainnya.
 Informasi yang benar diakses dari spesifikasi pabrik dan
dipahami.
 Perbaikan dan/atau penggantian pada poros penggerak
roda/drive shafts dan komponen-komponennya dilaksana-kan
dengan mengguna-kan metode dan perleng-kapan yang tepat,
sesuai dengan spesifikasi dan toleransi terhadap pabrik/
kendaraan.
 Data yang tepat dileng-kapi sesuai hasil peme-riksaan poros
penggerak roda.

I. Tujuan Pembelajaran : Selesai mengikuti pelajaran siswa mampu melakukan


pemeliharaan dan perbaikan poros penggerak roda beserta
komponen - komponennya
II. Materi Ajar :
 Prinsip kerja poros peng-gerak roda
 Komponen poros penggerak roda/drive shaft yang perlu
diperbaiki/ diganti
 Data spesifikasi pabrik
 Langkah kerja pemelihara-an/servis poros penggerak roda/
drive shift dan komponennya sesuai SOP, K3, peraturan dan
pro-sedur/kebijakan perusahaan.
 Prosedur perbaikan dan atau penggantian komponen pada
poros penggerak roda/drive shaft
 Konstruksi dan prinsip kerja poros penggerak.
 Identifikasi kerusakan dan metoda perbaik-an.
 Pengukuran dan spesifikasi toleransi.
 Standar prosedur keselamatan kerja

SUPRIYANA, S.Pd SMKN 39 JAKARTA


132 208 459 Page 1
III.Metode Pembelajaran : diskusi, penugasan,kerja kelompok dan Praktek

IV. Langkah-langkah Pembelajaran

Pertemuan I
A. Kegiatan Awal : Membuka pelajaran, absensi siswa, menjelaskan tujuan
pembelajaran
B. Kegiatan Inti : Mengexplorasi dan mendiskusikan prinsip kerja poros
penggerak roda melalui penggalian infomasi pada buku manual.
Kerja kelompok identifikasi fungsi bagan – bagian poros
penggerak roda

C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan dan menutup pelajaran

Pertemuan II
A. Kegiatan Awal : Membuka pelajaran Absensi siswa, memberikan pertanyaan
materi sebelumnya
B. Kegiatan Inti : Mempelajari konstruksi poros penggerak roda dan komponen-
komponennya melalui penggalian infomasi pada buku manual
C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan dan menutup pelajaran

Pertemuan III
A. Kegiatan Awal : Membuka pelajaran Absensi siswa, memberikan pertanyaan
materi sebelumnya
B. Kegiatan Inti : Mengidentifikasi peralatan perbaikan poros penggerak roda
sesuai spesifikasi pabrik.
Praktek melakukan prosedur perbaikan poros penggerak roda
melalui buku manual
C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan materi pelajaran dan hasil praktek

Pertemuan IV
A. Kegiatan Awal : Membuka pelajaran Absensi siswa, memberikan pertanyaan
materi sebelumnya
B. Kegiatan Inti : Praktek memeriksa kebengkokan poros penggerak roda secara
berkala sesuai petunjuk teknis pabrik.
Praktek memeriksa keausan alur-alur bagian dala, bantalan,
seal minyak pelumas poros penggerak roda sesuai SOP
C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan materi pelajaran dan hasil praktek

Pertemuan V
A. Kegiatan Awal : Membuka pelajaran, absensi siswa, menjelaskan tujuan
pembelajaran
B. Kegiatan Inti : Praktek mengganti bantalan dan seal minyak pelumas poros
penggerak roda berdasarkan data spesifikasi dari pabrik.
Praktek mengganti baut roda belakang dari flange sesuai data
spesifikasi dari pabrik
C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan dan menutup pelajaran

SUPRIYANA, S.Pd SMKN 39 JAKARTA


132 208 459 Page 2
Pertemuan VI, VII dan VIII
A. Kegiatan Awal : Membuka pelajaran, absensi siswa, menjelaskan tujuan
pembelajaran
B. Kegiatan Inti : Memeriksa dan menyetel end flay/kebebasan ujung poros
sesuai standar operasiobal prosedur/SOP.
Memperbaiki dan mengganti komponen-komponen yang rusak
sesuai data spesifikasi pabrik

C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan dan menutup pelajaran

V. Alat/Bahan/Sumber Belajar
Alat : Unit Mobil Penggerak roda depan dan penggerak roda
belakang, Dial tester Indikator, tang snap ring
Bahan : Greese (gemuk),
Sumber Belajar : Buku pelajaran Basic Astra Internasional
Buku New Step 1 PT. TOYOTA Astra Motor
Buku Petunjuk Praktek Untuk STM TOYOTA Astra Motor
www.howstuffworkcarengines.com, www.e-dukasi.net,
ikwww.animationcarengine.com, www.youyube.com

VI. Penilaian : Penugasan, observasi dan praktek


EVAUASI 1
1. Gambarkan unit konstruksi poros roda belakang jenis semi floating dan sebutkan
nama-nama komponennya.
2. Pemeriksaan apa saja yang dilakukan pada unit poros penggerak roda belakang semi
floating.
3. Persyaratan apa saja yang diperlukan pada waktu bekerja dibawah mobil.
4. Gambarkan konstruksi dari CV joint dan sebutkan komponen-komponen utamanya
5. Pemeriksaan apa saja yang dilakukan pada CV joint ?

b. Kunci Jawaban Formatif I


1.

1. Gasket. 5. Bantalan.
2. Perabot oli. 6. Penahan bantalan luar.

SUPRIYANA, S.Pd SMKN 39 JAKARTA


132 208 459 Page 3
3. Backing plat. 7. Poros penggerak roda.
4. Penahan bantalan dalam.
2. Pemeriksaan yang dilakukan adalah :
a. Bearing/ bantalan.
b. Oli seal.
c. Poros roda.
3. Persyaratannya adalah sebagai berikut :
a. Lantai datar.
b. Mobil harus ditumpu dengan jack stand.
c. Lantai harus bersih dari minyak.

4. .

5. Pemeriksaan pada CV joint adalah


a. Kekocakan out board joint.
b. kelengkungan poros.
c. Gerakan inboard.
d. Kebebasan inboard kearah radial.
e. Alur-alur pada ujung poros.

VII. Prosedur dan Mekanisme Penilaian.


a. Penilaian dilakukan dengan prosedur:
1) Tes lisan
2) Tes tertulis
3) Tugas
4) Project work
5) Tes perbuatan
6) Wawancara
7) Simulasi
8) Portfolio

Penilaian berbasis kelas dilaksanakan selama proses pemelajaran berlangsung oleh sekolah/guru.

SUPRIYANA, S.Pd SMKN 39 JAKARTA


132 208 459 Page 4
C. KRITERIA PENILAIAN
1. ASPEK PENILAIAN UJI KOMPETENSI TEORI :
NILAI
NILAI
NO ASPEK PENILAIAN PEROLEHAN KET
MAKS
(X 0,1)
1 Soal no 1 5
Soal no 2 15
2 Soal no 3 10
Soal no 4 10
Soal no 5 10
Soal no 6 10
Soal no 7 10
Soal no 8 10
Soal no 9 10
Soal no 10 10

Jumlah Nilai 100

2. ASPEK PENILAIAN UJI KOMPETENSI PRAKTEK


NILAI
NILAI
NO ASPEK PENILAIAN PEROLEHAN KET
MAKS
(X 0,1)
1 Sikap :
1. Pakaian 5
2. Persiapan alat 10
3. Sikap kerja 15
2 Ketrampilan Praktek :
1. penggunaan alat 10
2. urutan langkah kerja 15
pembogkaran
3. urutan langkah kerja 15
pemasangan
4. Ketelitian kerja 10
3. Hasil Kerja 20

Jumlah Nilai 100

VIII. Pedoman Penilaian :


- Nilai teori siswa lulus jika memperoleh nilai 7,51 keatas
- Nilai praktek diukur berdasarkan hasil, siswa mampu melakukan
pekerjaan pemeriksaan, pengukuran, penyetelan dan
pemasangan kembali komponen Air Conditioner tanpa
menyebabkan kerusakan komponen lainnya dan rem bekerja
normal.

Mengetahui
Kepala SMK ................................ Penyusun

SUPRIYANA, S.Pd SMKN 39 JAKARTA


132 208 459 Page 5
SUPRIYANA, S.Pd SMKN 39 JAKARTA
132 208 459 Page 6