Anda di halaman 1dari 3

PROFESI AKUNTAN PUBLIK

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat Nilai Mata Kuliah Pengauditan


Program Studi Komputerisasi Akuntansi Diploma IV

Disusun oleh :
1. Ayuk Oktaviani 4.41.08.0.04
2. Yoshita Nurusyama 4.41.08.0.23

PROGRAM STUDI KOMPUTERISASI AKUNTANSI


JURUSAN AKUNTANSI
POLITEKNIK NEGERI SEMARANG
2010
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Data keuangan dan data ekonomi sangat diperlukan seiring


dengan kemajuan perekonomian saat ini. Para pemilik atau penanam
modal sudah menyebar ke segala pelosok daerah dan operasinya sudah
tidak hanya di lingkungan dalam negeri namun sudah meluas hingga ke
luar negeri. Modal yang ditanamkan dalam perusahaan harus
mendapatkan pengawasan atau pengendalian. Oleh karena itu, mereka
sangat memerlukan laporan keuangan yang dapat dipercaya dari
perusahaan dimana mereka menanamkan modalnya.

Demikian juga pemerintah memerlukan laporan keuangan wajib


pajak sebagai dasar penentuan pajak agar lebih obyektif. Pihak-pihak
lain seperti calon kreditur, calon investor, serikat buruh, lembaga-
lembaga keuangan serta industri lainnya juga sangat memerlukan
laporan keuangan. Oleh karena itu laporan keuangan yang disajikan
harus mencerminkan keadaan yang sebenarnya, sehingga para
pengambil keputusan yang mendasarkan diri pada laporan keuangan
tersebut tidak tersesat. Hal itulah yang menjadikan peranan akuntan
sangat penting dalam penyajian laporan keuangan. Untuk menilai
kewajaran pertanggungjawaban keuangan diperlukan pengetahuan yang
disebut auditing. Pengetahuan ini menjadikan orang kompeten untuk
menilai kewajaran pertanggungjawaban keuangan, sehingga
memungkinkan masyarakat keuangan dapat memperoleh informasi
keuangan yang handal dan terpecaya. Informasi keuangan yang handal
dapat memberikan informasi kepada masyarakat kuangan dalam
mengambil keputusan pengalokasian sumber daya ekonomi secara
efektif dan efisien.

B. Perumusan Masalah

1. Bagaimana sejarah perkembangan profesi akuntan ?

2. Apa saja jasa yang dihasilkan profesi akuntan ?

3.