Anda di halaman 1dari 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN(RPP)

Satuan Pendidikan : SMA Negeri 3 Ciamis

Kelas / Semester : XI / Semester 1

Mata Pelajaran : Biologi

Program : Peminatan MIPA

Topik : Totipotensi dan Kultur Jaringan

Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


2.1 Berperilaku ilmiah: teliti, 1. Menunjukkan perilaku ilmiah terhadap
tekun, jujur terhadap data dan data dan fakta, ketika observasi, ketika
fakta, disiplin, tanggung jawab, mengajukan pertanyaan dan
dan peduli dalam observasi dan berargumentas.
eksperimen, berani dan santun 2. Menunjukkan sikap ilmiah dan kritis saat
dalam mengajukan pertanyaan berpendapat.
dan berargumentasi, peduli 3. Menunjukan sikap responsif dan proaktif
lingkungan, gotong royong, dalam setiap kegiatan.
bekerjasama, cinta damai,
berpendapat secara ilmiah dan
kritis, responsif dan proaktif
dalam dalam setiap tindakan dan
dalam melakukan Spengamatan
dan percobaan di dalam
kelas/laboratorium maupun di luar
kelas/laboratorium.

2.2 Peduli terhadap keselamatan 1. Menunjukkan perilaku peduli terhadap


diri dan lingkungan dengan keselamatan diri dan lingkungan.
menerapkan prinsip keselamatan 2. Mengaplikasikan prinsip keselamatan
kerja saat melakukan kegiatan kerja saat melakukan percobaan atau
pengamatan dan percobaan di yang lainnya.
laboratorium dan di lingkungan
sekitar.
3.3 Menerapkan konsep tentang 1. Mengetahui jenis-jenis jaringan penyusun
keterkaitan hubungan antara organ vegetatif (akar,batang, daun) dan
struktur sel pada jaringan organ generatif (bunga,buah,biji).
tumbuhan dengan fungsi organ 2. Menjelaskan ciri-ciri dan fungsi jaringan
pada tumbuhan berdasarkan hasil meristematis pada tumbuhan.
pengamatan. 3. Menjelaskan fungsi berbagai jenis jaringan
(jaringan dewasa).
4. Membedakan ciri-ciri berbagai jenis
jaringan permanen (jaringan dewasa).
5. Menjelaskan perbedaan anatomi tumbuhan
monokotil dengan dikotil.
6. Menjelaskan sifat totipotensi dan teknik
kultur jaringan tumbuhan.
7. Mengetahui keunggulan pembibitan
tanaman dengan teknik kultur jaringan.
8. Membandingkan struktur sel berbagai
jaringan tumbuhan pada gambar.
9. Menjelaskan fungsi dan struktur organ-
organ pada tumbuhan
10. Membedakan ciri-ciri struktur organ-organ
pada tumbuhan
11. Membandingkan struktur organ penyusun
tumbuhan
4.3 Menyajikan data tentang 1. Mengidentifikasi berbagai macam jaringan
struktur anatomi jaringan pada penyusun organ pada tumbuhan monokotil
tumbuhan berdasarkan hasil maupun dikotil melalui pengamatan
pengamatan untuk menunjukkan dengan menggunakan mikroskop.
pemahaman hubungan antara 2. Menciptakan gambar penampang
struktur dan fungsi jaringan pada melintang/membujur organ akar,batang
tumbuhan terhadap bioproses dan daun dari hasil pengamatan
yang berlangsung pada tumbuhan. mikroskopis.

A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah mempelajari materi mengenai jenis-jenis jaringan tumbuhan beserta
struktur dan fungsinya siswa menunjukkan perilaku ilmiah terhadap data dan
fakta, ketika observasi,serta ketika mengajukan pertanyaan dan berargumentas
dengan benar.
2. Setelah melakukan diskusi siswa menunjukkan sikap ilmiah dan kritis saat
berpendapat.
3. Setelah mempelajari materi mengenai jenis-jenis jaringan tumbuhan beserta
struktur dan fungsinya siswa menunjukan sikap responsif dan proaktif dalam setiap
kegiatan.
4. Setelah mempelajari materi mengenai jenis-jenis jaringan tumbuhan serta struktur
dan fungsinya siswa menunjukkan perilaku peduli terhadap keselamatan diri dan
lingkungan dengan benar.
5. Setelah mempelajari materi mengenai jenis-jenis jaringan tumbuhan serta struktur
dan fungsinya siswa mengaplikasikan prinsip keselamatan kerja saat melakukan
percobaan atau pengamatan dengan benar.
6. Setelah mendengarkan ekspositori dari guru siswa menyebutkan jenis-jenis
jaringan yang terdapat pada tumbuhan dengan benar.
7. Setelah mengkaji dari berbagai sumber bacaan siswa mampu menjelaskan ciri dan
fungsi yang dimiliki jaringan meristem pada tumbuhan dengan benar.
8. Setelah mengkaji dari berbagai sumber bacaan siswa menjelaskan ciri yang
dimiliki oleh berbagai jenis jaringan permanen pada tumbuhan dengan benar.
9. Setelah mengkaji dari berbagai sumber bacaan siswa menyebutkan fungsi yang
dimiliki oleh berbagai jenis jaringan permanen pada tumbuhan dengan benar.
10. Setelah mengkaji dari berbagai macam sumber bacaan siswa dapat menyebutkan 6
perbedaan tumbuhan dikotil dan monokotil.
11. Setelah membaca buku sumber siswa menjelaskan teori totipotensi.
12. Setelah menjadi dari berbagai sumber bacaan siswa menyebutkan tahapan-tahapan
kultur jaringan.
13. Setelah melalui tahap diskusi siswa mampu menjelaskan minimal 3 kelebihan dari
pembibitan tanaman secara kultur jaringan
14. Stela mengamati gambar sel dari tiap-tiap jenis jaringan tumbuhan siswa dapat
membedakan strtuktur sel antar jenis jaringan tumbuhan dengan benar.
15. Setelah mendengarkan ekspositori dari guru siswa mampu menyebutkan perbedaan
ciri struktural yang dimiliki organ-organ tumbuhan
16. Setelah melalui tahap diskusi dan tanya jawab mengenai organ tumbuhan, siswa
mampu menyebutkan minimal 3 fungsi yang dimiliki oleh tiap organ pada
tumbuhan.
17. Setelah mengamati gambar mengenai struktur organ penyusun tumbuhan siswa
dapat membedakan struktur dari tiap organ tumbuhan.
18. Setelah mengamati preparat jadi dari organ tumbuhan monokotil menggunakan
mikroskop, siswa dapat mengidentifikasi jaringan penyusun organ tersebut dengan
benar.
19. Setelah mengamati preparat jadi dari organ tumbuhan dikotil menggunakan
mikroskop, siswa dapat mengidentifikasi jaringan penyusun organ tersebut dengan
benar.
20. Setelah mengamati preparat jadi dari organ tumbuhan monokotil menggunakan
mikroskop, siswa dapat menciptakan gambar penampang melintang/membujur
dari organ tersebut dengan benar.
21. Setelah mengamati preparat jadi dari organ tumbuhan dikotil menggunakan
mikroskop, siswa dapat menciptakan gambar penampang melintang/membujur
dari organ tersebut dengan benar.
B. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fakta
1. Konsep
a. Akar dan batang tumbuhan tumbuh memanjang akibat pertumbuhan meristem
primer
b. Batang tumbuhan dikotil dan Gymnospermae bertambah besar akibat
pertumbuhan meristem sekunder
c. Jaringan dewasa (Permanen) bersifat nonmeristematik
d. Parenki merupakan jaringan dasar yang ditemukan hampir di semua bagian
tumbuhan
2. Prinsip
a. Teori Totipotensi
C. Prosedur
a. Tahapan Kultur Jaringan

D. METODE PEMBELAJARAN
a. Pendekatan : Scientific Learning
b. Model : Problem Based Learning.
c. Metode : Ekspository, Tanya Jawab dan Penugasan.

E. MEDIA, ALAT, DAN SUMBER PEMBELAJARAN


a. Media
 Power point
 Papan tulis
b. Alat dan Bahan
 Alat Tulis
 Laptop
 Proyektor
 Alat peraga

c. Sumber Pembelajaran
 Kistinah, Idun dan endang sri lestari.2009. Biologi Makhluk hidup dan
Lingkungannya SMA/MA Kelas XI.Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen
Pendidikan Nasional.
 Purnomo.2009. Biologi SMA/MA Kelas XI.Jakarta: Pusat Perbukuan
Departemen Pendidikan Nasional.
 Buku ajar Biologi (Peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam) untuk kelas
XI Semester 1 SMA/MA.MP CV Merah Putih.

Pertemuan kedua (2x45 menit)

Langkah Sintak model Kegiatan belajar Alokasi


Pembelajaran pembelajaran waktu
(menit)
Kegiatan a. Guru memberikan salam 10 menit
pendahuluan b. Guru meminta perwakilan siswa
memimpin doa bersama sebelum
pembelajaran dimulai.
c. Guru mengechek kehadiran siswa dan
mengkondisikan kelas.
d. Guru membagikan tugas mandiri
terstruktur yang sudah di beri
penilaian.
e. Apersepsi : guru menggali
pengetahuan siswa tentang berbagai
jaringan pada tumbuhan dan
funsinya,misalnya gabus,
parenkim,xilem dan floem.
f. Motivasi : Guru menunjukan
kemampuan dari potongan jaringan
tanaman cocor bebek yang tumbuh
menjadi individu baru.
g. Guru memberitahu siswa mengenai
tujuan pembelajaran dan kompetensi
dasar yang akan dicapai.
h. Guru menyampaikan garis besar
cakupan materi dan penjelasan yang
akan dilakukan siswa untuk
menyelesaikan permasalahan pada
pertemuan ini.

Kegiatan inti Sintak-1 a. Guru menyajikan gambar batang 40 menit


Orientasi siswa tumbuhan yang mengalami cangkok.
pada masalah. b. guru mempersilahkan siswa jika ada
yang ingin bertanya.
c. Guru memfasilitasi siswa sesi tanya
jawab.
d. Guru bertanya “berapa lama waktu
yang diperlukan untuk bibir
tumbuhan tersebut muncul pada
pencangkokan ? adakan cara yang
lebih efektif dan efisien dengan hasil
yang lebih baik?”
Sintak-2
Mengorganisasi
e. Guru memberikan dasar materi
siswa untuk
belajar. mengenai totipotensi kepada siswa.
f. Guru memberikan tugas melalui
kajian literatur dari berbagai sumber
mengenai apa saja tahapan kultur
jaringan serta keunggulan dari bibit
Sintak-3 tanaman hasil kultur jaringan.
Membimbing
penyelidikan
g. Guru mengawasi dan membimbing
individual
siswa saat melakukan kajian literaturd
maupun
ari berbagai sumber.
kelompok.
h. terdapat sesi tanya jawab
i. Guru memberikan tambahan
informasi.

Sintak-4
Mengembangkan
dan menyajikan j. Guru mempersilahkan perwakilan
hasil karya. siswa yang sudah selesai
mengerjakan tugas tersebut untuk
mengkomunikasikan tiap tahapan dari
kultur jaringan serta keunggulan yang
Sintak-5 didapatkan.
Menganalisis
dan
mengevaluasi
k. Guru mempersilahkan siswa untuk
proses
mengajukan pertanyaan pada
pemecahan
rekannya yang telah
masalah
mengkomunikasikan hasil kajiannya.
l. Guru mengevaluasi jawaban yang
diberikan.

Penutup a. Guru membimbing siswa untuk 10 menit


menyimpulkan tentang tahapan apa
saja yang terdapat pada kultur jaringan
serta keunggulannya.
b. Guru mengapresiasi siswa yang
emmberikan kinerja baik pada
pembelajaran.
c. Guru memberi tahu kepada siswa
rencana pembelajaran selanjutnya
yaitu organ pada tumbuhan.
d. Guru menutup kegiatan pembelajaran
dengan mengucapkan salam

F. PENILAIAN
1. Teknik penilaian
No Aspek Teknik Bentuk instrumen
1. Pengetahuan  Penugasan  Soal penugasan pada buku LKS
 Tes tulis  Soal uraian

2. Keterampilan Pengamatan (praktikum) Rubrik penilaian

2. Bentuk Instrumen : soal uraian


Lampiran 1

 Sifat totipotensi dan kultur jaringan


1. Teknik Kultur Jaringan
Kultur jaringan adalah suatu metode untuk mengisolasi bagianbagian tanaman
seperti sel, jaringan, atau organ serta menumbuhkannya secara aseptis (bebas hama) di
dalam atau di atas suatu medium budidaya sehingga bagian-bagian tanaman tersebut
dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali. Hal ini
karena sel tumbuhan bersifat autonom dan mempunyai totipotensi. Sel bersifat autonom
artinya dapat mengatur aktivitas hidupnya sendiri. Maksudnya, sel tumbuhan dapat
melakukan metabolisme serta tumbuh dan berkembang secara independen jika diisolasi
dari jaringan induknya. Totipotensi diartikan sebagai kemampuan dari sel tumbuhan
untuk beregenerasi menjadi tanaman lengkap kembali. Bagian kecil dari tanaman (sel,
jaringan, atau organ) yang digunakan untuk memulai suatu kultur disebut eksplan.
Eksplan yang digunakan di dalam kultur jaringan harus yang masih muda (primordia),
sel-selnya masih bersifat meristematis, dan sudah mengalami proses deferensiasi. Eksplan
ditanam pada media yang dilengkapi dengan unsur mikro dan makro. Setelah itu,
diletakkan di ruangan yang terkontrol suhu dan penyinarannya. Selanjutnya dilakukan
subkultur beberapa kali sampai eksplan tumbuh menjadi seedling (tanaman baru yang
dihasilkan). Subkultur adalah pemindahan sel-sel, jaringan, atau organ ke dalam medium
baru. Selanjutnya, seedling yang telah terbentuk dapat ditanam di dalam pot-pot kecil.
Salah satu tanaman yang dapat dikembangbiakkan dengan kultur jaringan adalah anggrek.
Sekarang, amati tahapan-tahapan yang dilakukan dalam teknik kultur jaringan pada
Gambar 2.33.
Lampiran 2
Rubrik penilaian kognitif (pengetahuan)

No Aspek yang dinilai Rubrik

1. Menjawab dan 3 : Siswa menjawab pertanyaan dari guru


menjelaskan pertanyaan dengan jelas dan benar minimal 3 kali
dari guru
2 : Siswa menjawab pertanyaan dari guru
dengan jelas dan benar minimal 2 kali

1 : Siswa menjawab pertanyaan dari guru dengan


jelas dan benar minimal 1 kali

2. Menjawab dan 3 : Siswa menjawab pertanyaan dari teman


menjelaskan pertanyaan dengan jelas dan benar minimal 3 kali
dari teman
2 : Siswa menjawab pertanyaan dari teman
dengan jelas dan benar minimal 2 kali

1 : Siswa menjawab pertanyaan dari teman dengan


jelas dan benar minimal 1 kali
1. Menjawab pertanyaan 3 : Siswa menjawab semua pertanyaan dengan
pada lembar kerja jelas dan benar.
praktikum dengan benar.
2 : Siswa menjawab sebagian pertanyaan
dengan jelas dan benar.

1 : Siswa menjawab pertanyaan sebagian tanpa


dijelaskan.
Skor maks : 6
Mengetahui,

Guru Pamong PPL

H.NANANG, S.Pd DIAN EVI RIANA