Anda di halaman 1dari 19
2016 MINING SOFTWARE TUTORIAL MINESCAPE 5,7 By Adi MINCOM MINESCAPE 4/21/2016
2016
MINING SOFTWARE
TUTORIAL
MINESCAPE 5,7
By Adi
MINCOM MINESCAPE
4/21/2016

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

D A F T A R

I S I

A. MEMULAI SEBUAH PROJECT/MEMBUAT PROJECT BARU

4

B. MEMBUAT PETA TOPOGRAFI

5

B.1. Mengimport Data Topografi

5

B.2. Generate Triangle Dari Design

8

B.3. Generate

10

 

B.3.1.

Contour Dari Grid File Sheet Spec

10

B.3.2. Grid Spec

11

B.3.3. Grid File

12

B.3.4. Membuat Surface Topografi dari Grid File

13

C. STRATMODEL

 

16

C.1. Membuat Schema

17

C.2. Setup

C.3. Setup

Current Model

32

Display Definition

33

C.4. Import Drill Holes Data

33

C.5. Validasi Table dan Grid

38

C.5.1. Validasi Table

38

C.5.2. Validasi Grid

40

C.6.Line Section dan Cross Section 2D

40

 

C.6.1. Membuat

Line Section

40

C.6.2. Membuat

Section 2D

43

C.7.

Kontur St ruktur

46

C.8.

Cropline/Subcropline

49

C.9. Quality

51

C.9.1. Quality Definition

52

 

C.9.2. Key Quality

 

54

C.9.3. Model Quality

55

C.9.4. Quality Default

56

C.9.5. Import Quality/Membuat Table Quality

56

C.9.6. Quality Composite

59

C.9.7.

Kontur Quality

62

D. OPEN CUT

 

64

D.1. Pit Optimalization…

65

 

D.1.1.

Membuat Batas Pit Area Potensial

65

D.1.2.

D.1.3.

Side Definition/Tag Design Segments

68

Pit Floor Solid

70

D.1.4.

Mining

Reserve

72

D.1.5. Export Table File ke Excel

77

D.1.6. Block-Strip Panel

78

D.1.6.1.

D.1.6.2.

Generate Block-Strip

78

Strip Intersection

82

D.1.6.3. Batterblock Solid

84

D.1.7. Resgraphic

86

D.1.7.1. Membuat XML untuk Coal Volume

86

D.1.7.2. Membuat XML untuk Non Coal Volume

88

D.1.7.3. Membuat XML untuk Striping Ratio

90

D.1.7.4. Membuat XML untuk Striping Ratio Warna

92

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

 

D.1.7.5. Memproses

Resgraphics

94

D.2. Design Pit Berdasarkan Resgraphic…

…………

 

96

D.2.1. Membuat Pit Limit Berdasarkan Resgraphic

96

D.2.2. Crests dan Toes

100

D.2.3. Membuat Boundary Pit …………

105

 

D.2.4. Memotong Design Pit

 

106

D.3. Menghitung

Volume dengan Triangles

110

D.4.

Menghitung

Volume

Level by Level

113

D.5. Kontur Striping Ratio

 

116

D.6. Design Pit Berdasarkan Kontur Striping Ratio

119

 

D.6.1. Membuat Pit Limit Berdasarkan Kontur Striping Ratio

119

D.6.2. Side Definition/Tag Design Segments

121

D.6.3. Ramp

122

D.7.

Disposal Area

128

D.7.1. Membuat Boundary Disposal

128

D.7.2. Side Definition Disposal

129

D.7.3. Ramp Disposal

131

D.7.4. Menghitung Volume/Kapasitas Disposal

134

E. QUICK PLOT

 

137

F. EXPORT DAN IMPORT FILE MINESCAPE KE AUTOCAD

 

143

F.1. Export File Minescape ke Autocad

143

F.2. Import File Autocad ke Minescape ……………………………

………………

144

A.

MEMULAI SEBUAH PROJECT/MEMBUAT PROJECT BARU

Buka program minescape. Pertama-tama atur dulu minescape plugins nya untuk mengatur produk apa saja yang akan ditampilkan pada menu minescape

Klik plugins manager

1. Klik plugins manager 2. klik plugins y g ingin ditampilkan 3. Klik load
1. Klik plugins manager
2. klik plugins y g ingin
ditampilkan
3. Klik load

Load on start up

Minescape Setelah plugins core dan GDB di load, klik close dan kemudian buat project baru

; dicentang agar pluginsnya otomatis tampil pada saat membuka

Klik file/new/project

1. Klik file/new/project Project Name; ketik nama project yang diinginkan Description; Keterangan dari project
1. Klik file/new/project
Project
Name; ketik nama project yang diinginkan
Description; Keterangan dari project (lewatkan saja)
Project Path. Tempat penyimpanan direktori project
Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Spatial Orentation Easting, northing; ambil salah satu kordinat topografi atau salah satu kordinat titik bor dan isikan pada kolom easting dan northing. koordinat ini merupakan titik pusat dari project, Tetapi jika kolom tsb ingin dikosongkan tidak apa-apa. Quadran.Masukkan NE (Quadran 1).

Current Unit:

Category. Nama unit category yang disediakan oleh Minescape.

Current unit.

unit dengan cara klik kiri dua kali pada field current unit pada masing-masing category

sampai menu pull-down ditampilkan (tanda segitiga hitam)kemudian klik menu pull- down dan pilih satuan unit yang anda inginkan. Decimal place. Jumlah angka desimal dibelakang koma. Anda dapat mengubah angka decimal dengan cara klik kiri pada field Decimal Place kemudian ketikkan angka desimal yang anda inginkan. Update. Jika anda mengubah current unit atau decimal place maka secara otomatis pada field Update akan diisi Yes. Jika anda tidak mengubah current unit atau decimal place maka secara otomatis pada field Update akan diisi No.

Satuan unit dari masing-masing category. Anda dapat mengubah satuan

Pada kolom category cari kolom Mass dan current unitnya diganti Tonnes (satuan ton) dan kolom Volume current unitnya diganti Cu. Meters (satuan meter kubik)

klik Create

diganti Cu. Meters (satuan meter kubik) klik Create Form diatas disebut GTI Window yang terdiri dari

Form diatas disebut GTI Window yang terdiri dari menu-menu, icon-icon, tool bar, tab, CAD window, dll.

B. MEMBUAT PETA TOPOGRAFI

B.1. Mengimport Data Topografi

Bentuk data yang dapat diimport kedalam minescape dapat berupa ASCII file, DXF/DWG, SURPAC, dan lain sebagainya. Berikut contoh format data dalam bentuk ASCII file, data topografi yang terdiri dari easting, northing dan elevation (XYZ)

Note; data topo,

data bor (data survey, data lithology) dan data kualitas jika masih

berupa Excel maka disave as keformat “formatted text (space delimited) dengan extention .prn atau txt. Header (judul data) di excel terlebih dahulu dihapus sebelum disave as.

Header dihapus Setiap kolom harus diberi jarak
Header dihapus
Setiap kolom
harus diberi jarak

a. Data topografi (Excel)

Setiap kolom harus diberi jarak a. Data topografi (Excel) b. Data topografi (notepad) Data karena kedalam

b. Data topografi (notepad)

Data

karena

kedalam suatu design file.

diatas merupakan data

itu

kita

perlu

topografi dalam bentuk angka - angka, o le h

data

tersebut

menjadi

garis

kontur

meng“IMPORT

Caranya adalah sebagai berikut:

Klik Design data/new design file

1.Klik kanan design data/new design file Nama; ketik topo (design file ini merupakan tempat menyimpan
1.Klik kanan
design data/new
design file
Nama;
ketik
topo
(design
file
ini
merupakan
tempat
menyimpan
data
topografi,
misalnya kontur)
Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Spatial Orientation; otomatis terisi sesuai dengan kordinat yang dimasukkan pada saat membuat project baru Dimensien; 3D (agar file yang dihasilkan bisa tampak dalam 3 dimensi) Quadrant; NE

Units Internal units; pilih metres (satuan panjang yang biasa dipakai di Indonesia) Klik ok, berikut hasilnya;

Design file baru
Design file baru

Note: sebelumnya data yang akan kita import harus di copy terlebih dahulu ke folder data project yang kita buat sebelumnya misalnya:

D/projects/nama project (italia)/data {data yang di copy adalah data topo, data bor (data survey, data lithology), data kualitas} dan data tersebut sudah diubah ke format “formatted text (space delimited) dengan extention .prn atau txt

Klik kanan design data/import

Klik kanan Design data/import Modul Minescape By adigeologist@gmail.com
Klik kanan Design
data/import
Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Pilih Tab ASCII Input File Name ; pilih data yang akan kita import yaitu “topo.prn”. Format; pilih xyzuser

Output Design file; hasil import data tersebut akan disimpan di design file mana, yaitu topo., maka pilih topo. Jika design file topo belum dibuat, maka harus dibuat dulu dengan cara klik kanan/create Layer; hasil import data tersebut mau dikasi nama apa, karena hasil import tersebut masih berupa point xyz maka lebih baik diberi nama points

Default Control Annotate User Data; centang Every Vertice; centang (untuk memunculkan semua kolom keterangan pada data topografi) Display definition; mau warna apa point xyz tersebut Class; karena berupa point, maka kita pilih “point” saja Klik Ok

centang kolomny a untuk membuka file/tarik file ke lay er kerja
centang kolomny a
untuk membuka
file/tarik file ke
lay er kerja

Gambar diatas merupakan data topografi yang masih dalam bentuk poin, sehingga kita masih perlu mengubahnya kedalam bentuk garis kontur, namun sebelum itu kita buat dulu bentuk solid 3D dari poin topografi diatas atau dalam minescape disebut triangle

B.2. Generate Triangle Dari Design Yaitu mengubah data kedalam bentuk solid atau triangle

Model/triangle/design

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com Tab Divider Main Input Design file; pilih design file topo (tempat dimana

Tab Divider Main Input Design file; pilih design file topo (tempat dimana layer/poin tersimpan Search layer; pilih points

Triangles Triangle file; disini kita belum memiliki tempat untuk menyimpan file-file triangle/data dalam bentuk solid sehingga kita harus membuatnya terlebih dahulu, caranya klik kanan/new, lalu tuliskan nama yang diinginkan, misal triangles Layer; tuliskan nama file yang akan kita buat, misal topo_tri

bersamaan

saja

membentuk

Surface name; Setiap kita

melakukan

proses

bidang

triangulasi

dari

data

kita

dapat

tersebut,

suatu

surface/permukaan

input

klik

kolomnya, otomatis terisi nama yang sama dengan layer triangle yang akan kita buat.

Display Definition; warna triangle

Tab Divider Option

buat. Display Definition; warna triangle Tab Divider Option Boundary Polygon Output Design file; pilih design file

Boundary Polygon Output Design file; pilih design file untuk menyimpan boundary topografi yang akan dibuat Layer: ketik nama boundary topografi yang akan dibuat

Controls:

Convexity : mengatur sampai sejauh mana triangulasi akan dibuat pada daerah dimana

tidak ada data, kisaran nilai 15

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Sheet, minimum dan maximum level: kosongkan Saja Klik ok

Berikut hasilnya;

Scroll ke bawah dan cari file triangles
Scroll ke bawah dan cari
file triangles

Setelah membuat data triangle dari data topo xyz, maka selanjutnya triangle tersebut dapat dibuat kontur dengan cara:

graphic/kontur/triangle. Tetapi sebaiknya dalam pembuatan kontur topografi kita menggunakan grid file dengan memakai triangle, karena hasilnya lebih baik.

Berikutnya kita akan membuat grid file

B.3. Generate Contour Dari Grid File

Terlebih dahulu kita buat sheet spec, grid spec dan grid filesnya.

B.3.1. Sheet Spec

Sheet spec merupakan batasan dari file yang akan kita olah. Berikut cara membuatnya:

Klik specs/klik kanan pada sheet/new spec file

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Klik kanan/new spec file
Klik kanan/new spec file

Sheet Name; ketikkan nama sheet yang akan kita buat, misalnya sheet topo , kemudian Klik icon plus disamping kolom name dan blok area topografi seperti gambar dibawah kemudian klik ok.

blok area topografi seperti gambar dibawah kemudian klik ok. B.3.2. Grid Spec Grid spec adalah data

B.3.2. Grid Spec

Grid spec adalah data grid yang terdapat didalam sheet spec Klik kanan specs/new spec category/pilih grid spec

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Klik kanan specs/new spec category
Klik kanan specs/new
spec category

Name; pilih gridspec Klik ok Kemudian muncul form berikut:

Name ; pilih gridspec Klik ok Kemudian muncul form berikut: Source sheet spec Sheet name; pilih

Source sheet spec Sheet name; pilih nama sheet yang sebelumnya kita buat

Grid spec Name; ketikkan nama gridnya, misal grid_topo

Definition Cell size; ketikkan berapa nila ukuran cell yang kita inginkan, misalnya 75, Kolom lain tidak perlu diisi (setelah mengisi kolom cell size biasanya sheet name akan hilang, oleh karena itu sheet name tersebut diisi lagi dengan sheet_topo) Klik Ok

B.3.3. Grid Files

Grid File yaitu suatu file yang berbentuk grid dimana grid tersebut memakai jaring- jaring atau grid, grid file i ni dapat berupa gr id file topo, ataupun grid file schema. Tujuannya kita ingin memasukkan data-data topografi menjadi bentuk grid file

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Note:

dipergunakan didalam model skema merupakan surface yang berasal dari Grid file

Recomendasi

dari

Minescape

akan

lebih

baik

jika

surface

topografi

yang

Perlu diingat bahwa proses ini kita hanya baru membentuk grid file & surfacenya saja, data topografinya belum dimasukkan ke grid file & surfacenya.

Klik kanan grids/new grid file

Klik kanan grids/new grid file
Klik kanan grids/new grid
file

File spec Grid files; ketikkan nama grid filesnya, misal topo_ori Grid distance unit; pilih satuan unitnya, yang digunakan metres

Values at each node (optional) Kolom value; sebaiknya ketikkan nama yang sesuai dengan nama grid filesnya, yaitu topo_ori Category; pilih categorinya, yaitu area Unit; pilih satuan unitnya, yaitu hektar

Grid spec Name; pilih grid yang tadi kita buat, yaitu grid_topo

B.3.4. Membuat Surface Topografi dari Grid File

Membuat surface topografi dengan grid file dengan mengimport atau memasukkan data topografi kedalam grid file yang telah kita buat sebelumnya. Membuat surface topografi dengan grid files dapat dilakukan dari design, data dan triangle. Sekarang ini kita akan membuat grid files menggunakan triangle, yaitu menggunakan file triangle yang sebelumnya kita buat.

Model/grid/triangle

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com Input Triangle file; pilih design file tempat menyimpan data-data triangles,

Input Triangle file; pilih design file tempat menyimpan data-data triangles, yaitu triangles Search layer; pilih file triangle yang sebelumnya dibuat, yaitu topo_tri

Output Grid file; pilih topo ori Value; pilih topo_ori Surface; klik saja kolomnya, otomatis akan terisi sesuai nama pada kolom value Value description; kosongkan saja Value unit category; area Unit; hectares

Poligon domains Jika kita ingin membuat batasan dari suatu area didalam/diluar polygon tersebut, kosongkan saja

controls grid spec; pilih grid_topo sheet_spec; pilih sheet_topo

klik Ok, dari sini berarti kita sudah mempunyai Surface Topografi dari grid file yang bernama Topo_ori. selanjutnya kita tinggal membuat kontur topografinya menggunakan grid file (topo_ori) tersebut.

Graphics/contour/grid Tab divider contour

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com Input; Grid file; pilih topo_ori Grid value; pilih topo_ori Output Design

Input; Grid file; pilih topo_ori Grid value; pilih topo_ori

Output Design file; pilih mau disimpan dimana file yang akan kita buat, pilih saja topo karena file yang akan dibuat berhubungan dengan topografi Layer; apa nama layer dari kontur topografi yang akan kita buat, misal kontur

Contour intervals Type; pilih intervals, karena data kontur tersebut berupa intervals Contour intervals; ketikkan interval konturnya Annotation frequency; ketikkan indeks konturnya mau kelipatan berapa Smoothing; kehalusan dari lekukan garis konturnya

Tab divider domain, kosongkan saja

Tab divider limits

Tab divider domain, kosongkan saja Tab divider limits Sheet spec; Masukkan sheet topo yang sebelumnya kita

Sheet spec; Masukkan sheet topo yang sebelumnya kita buat, agar kontur yang terbentuk hanya terdapat didalam batasan sheet tersebut

Tab divider display (Pengaturan warna garis kontur)

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com Display definition Major contour; pilih mau warna apa indeks konturnya Minor

Display definition Major contour; pilih mau warna apa indeks konturnya Minor contour; pilih mau warna apa garis konturnya Value contours; pilih mau warna apa nilai konturnya Klik ok

Berikut hasilnya:

mau warna apa nilai konturnya Klik ok Berikut hasilnya: Pembuatan peta topografi sudah selesai,

Pembuatan

peta

topografi

sudah

selesai,

selanjutnya

kita

akan

masuk

ke

materi

stratmodel

C.

STRATMODEL

Startmodel adalah produk yang dipergunakan untuk membuat model struktur geologi deposit batubara, guna membentuk suatu model struktur geologi batubara yang komprehensif maka diperlukan data-data seperti data-data lubang bor, data survey, data singkapan dan data struktur patahan. Dari hasil pemodelan tersebut selanjutnya dapat dibuat kontur struktur roof & floor dari masing-masing lapisan batubara dan sayatan penampang. Perintah-perintah didalam produk Stratmodel selain berfungsi untuk aplikasi pemodelan struktur geologi batubara juga berfungsi untuk melakukan pemodelan kualitas batubara, sehingga dapat pula menghasilkan kontour iso kualitas dari masing-masing lapisan.

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

C.1. Membuat Schema

Ubah dulu product minescapenya ke stratmodel dengan cara;

Klik plugin manager

1.Klik plugin manager 2.pilih startmodel 3.klik load 4.close
1.Klik plugin manager
2.pilih startmodel
3.klik load
4.close

Klik Schema/create

2.pilih startmodel 3.klik load 4.close Klik Schema/create Tab Divider Model Schema Name; ketikkan nama schema yang

Tab Divider Model Schema Name; ketikkan nama schema yang akan kita buat, misal schema

Model Files Table file; ketikkan saja table_file atau sesuai nama output table yang kita inginkan Grid File; ketikkan saja grid_file atau sesuai nama output grid yang kita inginkan

Modelling Controls Topography; Nama surface yang akan dipakai sebagai batas permukaan paling atas

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

dalam model yaitu topografi. Sehingga tidak ada surface atau interval yang dimodel diatas permukaan toporafi. Bila tidak ada model grid topo, maka drill hole collar (elevasi titik bor) dapat digunakan dengan tidak mengisi field tersebut.

Drill

Jangan

memberi nama surface tersebut dengan collar karena ini akan menyebabkan kekeliruan

yang

mengacu

hole

collar

ke

kemudian

dalam

dapat didefinisikan

table

Stratmodel

sebagai sebuah

data

collar

table

surface

kolom

dimana

disimpan.

nama-nama dalam pemeriksaan database.

Catatan; Sebelum menentukan drill hole collar, Table Model harus dibuat terlebih dahulu untuk digunakan sebagai surface topografi. Warning; Pilihan ini tidak dapat digunakan dalam sebuah faulted project dimana table Stratmodel dapat berisi lebih dari satu drill hole record untuk hole di daerah patahan. Surface tidak boleh berisi nilai yang kosong (-) dalam area yang akan dimodel. Tips; Walaupun surface topografi dapat berupa jenis surface apapun, tapi akan lebih baik untuk menggunakan surface yang digrid. Stratmodel tidak akan memodel melebihi batas topografi. Jika surface topografi hilang, model Stratigrafi tidak akan ada dibawah data topo yang hilang tersebut.

Model Option; Bagian ini akan menentukan surface-surface dan thickness yang akan dimasukkan sebagai kolom-kolom dalam table Stratmodel. Kolom-kolom surface dan thickness dalam table Stratmodel akan menentukan hubungan antara unit-unit yang dimodel.

Terdapat tujuh pilihan jenis model untuk digunakan dalam Stratmodel. Pilihan model yang berbeda menentukan kolom- kolom yang berbeda pula dalam table Stratmodel.

All; Pilihan ini akan memodel semua interval dan surface yang mungkin untuk Stratmodel. Pilihan ini memodel kolom-kolom inteburden - menggunakan trend surfaces oleh karenanya tidak direkomendasikan (lihat catatan di bawah) karena banyaknya kolom-kolom yang akan dibuat untuk pilihan ini. Batas 1000 kolom mungkin akan tercapai jika memodel lebih dari 80 unit yang didefinisikan dalam schema.

No burden; Pilihan ini memodel surface dan thickness, tapi tidak mengikutsertakan burden dalam model. Pilihan ini dianjurkan dibandingkan pilihan All jika trend surface didefinisikan dalam schema.

No roofs No floors; Pilihan Noroofs dan Nofloors memodel unit thickness dan interburdens dan salah satu unit surfaces untuk setiap yang didefinisikan dalam schema. Surface lainnya dimasukkan dalam table Stratmodel sebagai suatu kolom tapi nilai dari surface dihitung dari unit thickness dan surface yang dimodel. Jika pilihan Noroofs dipilih, maka nilai roof dihitung dari nilai floor hasil interpolasi dan unit thickness. Sebaliknya, jika pilihan Nofloors dipilih, maka nilai-nilai floor dihitung dari nilai-nilai roof hasil interpolasi dan unit thickness. Menggunakan trend surface dengan Noroofs atau Nofloors tidak dianjurkan mengingat pilihan-pilihan tersebut memodel interburden. Tips : Menggunakan Noroofs atau Nofloors dianjurkan daripada menggunakan pilihan All. Hasil modelling yang lebih baik akan tercapai karena Stratmodel tidak perlu untuk memecahkan banyak konflik yang mungkin muncul antara surface dan thickness.

Modul Minescape By adigeologist@gmail.com

SILAHKAN HUBUNGI CONTACT PERSON DIBAWAH JIKA MENGINGINKAN TUTORIAL LENGKAP MINESCAPE VERSI 5.7

TERSEDIA

TUTORIAL SURPAC

JUGA

TUTORIAL

CP; WA; 085250533386 Email; adigeologist@gmail.com http://adigeologist.blogspot.com

MINESCAPE

VERSI

4.119

DAN