Anda di halaman 1dari 6

PENGELOLAAN REAGEN

No. Dokumen : SOP/025/BAB-8/


PKM-MNW/2018
No. Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit : 15-01-2018
Halaman : 1-2
Kepala Puskesmas
Perawatan Menawi
Pemerintah
Kabupaten
Kepulauan Yapen
Marthen Sembai, S.Kep
NIP.1962103119870310511

PENGERTIAN Pengelolaan reagen adalah suatu serangkaian kegiatan guna


menjaga kualitas reagen agar tetap baik meliputi penyimpanan,
pemakaian serta distribusi reagen.
TUJUAN Sebagai pedoman bagi petugas laborat dalam melakukan
penyimpanan reagen.
KEBIJAKAN SK Kepala Puskesmas Perawatan Menawi Nomor : SK / 018 /
AK / PKM-MNW / 2018 tentang Penunjang Pelayanan Klinis.
REFERENSI 1. UU RI No. 36 th 2009 tentang Kesehatan
2. Kepmenkes RI No. 364 / Menkes / SK / III / 2003 tentang
Laboratorium Kesehatan
3. Kepmenkes RI No. 298 / Menkes / SK / III / 2008 tentang
Pedoman Akreditasi Laboratorium Kesehatan
4. Pedoman Praktik Laboratorium Yang Benar (Good
Laboratory Practice) PUSLABKES DEPKES RI.2008
PROSEDUR 1. Petugas mengusulkan kebutuhan reagen untuk satu bulan
kepada GF.
2. Petugas memastikan reagen diterima dalam kondisi baik.
3. Petugas memisahkan reagen yang harus disimpan dalam
suhu 2-8 C atau pada suhu ruang.
4. Menggunakan kaidah pertama masuk –pertama keluar
(FIFO) first in first out yaitu reagen yang lebih dulu masuk
persediaan harus digunakan lebih dahulu dalam
pendistribusian reagen.
5. Petugas menggunakan reagen yang mempunyai masa
kadaluwarsa pendek untuk dipakai terlebih dahulu. (FEFO) first
expire first out dalam pentimpanan reagen guna menjamin
barang tidak rusak akibat penyimpanan yang lama.
6. Petugas menyimpan larutan berwarna dan larutan organik
dalam botol coklat
7. Petugas menempatkan reagen pada tempat yang steril.
8. Petugas menyimpan reagen pada tempat yang tidak terkena
sinar matahari langsung
9. Petugas menyimpan reagen pada kemasan dan suhu
tergantung jenis reagen.
10. Petugas membuatkan label pada reagen .
11. Petugas membuat kartu stok pemakaian reagen
12. Petugas memusnahkan reagen yang telah ED dengan
dibakar untuk reagen kering dan dibuang melalui
pemuangan limbah basah untuk reagen yang berupa larutan.
KUALIFIKASI PENYIMPANAN REAGEN DI LABORAT

N
NAMA REAGEN KEMASAN SUHU
O
1 Alkohol 70 % Botol coklat Suhu ruangan
2 Metanol Botol coklat Suhu ruangan
3 Larutan truk Botol coklat Suhu ruangan
4 Larutan hayem Botol coklat Suhu ruangan
5 Na Citrat 3,8 % Botol coklat Suhu ruangan
6 Giemsa stain Botol coklat Suhu ruangan
7 HCL 0,1 N Botol coklat Suhu ruangan
8 Eosin 1 % Botol coklat Suhu ruangan
9 EDTA 10 % Botol coklat Suhu ruangan
10 Oil immersi Botol coklat Suhu ruangan
11 Glucosure stik Tube Suhu ruangan
12 UA sure stik Tube Suhu ruangan
13 Cholesterol stik Tube Suhu ruangan
14 Trigliseride stik Tube Suhu ruangan
15 Combistik Tube Suhu ruangan
16 PP Tes Box Suhu ruangan
17 Amonium Oxalat Botol Coklat Suhu ruang
18 Widal Vial 2o C – 8o C
19 Golongan darah Vial 2o C – 8o C
20 UA sure contro Vial 2o C – 8o C
DIAGRAM
Petugas mengusulkan kebutuhan reagen untuk
ALIR
satu bulan kepada GF

Petugas memastikan reagen diterima dalam kondisi baik

Petugas memisahkan reagen yang harus disimpan dalam


suhu 2-8 C atau pada suhu ruang

Menggunakan kaidah pertama masuk –pertama keluar (FIFO)


first in first out yaitu reagen yang lebih dulu masuk persediaan
harus digunakan lebih dahulu dalam pendistribusian reagen

Petugas menggunakan reagen yang mempunyai masa


kadaluwarsa pendek untuk dipakai terlebih dahulu. (FEFO) first
expire first out dalam pentimpanan reagen guna menjamin barang
tidak rusak akibat penyimpanan yang lama

Petugas menyimpan larutan berwarna dan larutan organik


dalam botol coklat

Petugas menempatkan reagen pada tempat yang steril

Petugas menyimpan reagen pada tempat yang tidak


terkena sinar matahari langsung

Petugas menyimpan reagen pada kemasan dan suhu


tergantung jenis reagen

Petugas membuatkan label pada reagen

Petugas membuat kartu stok pemakaian reagen

Petugas memusnahkan reagen yang telah ED dengan dibakar


untuk reagen kering dan dibuang melalui pemuangan limbah
basah untuk reagen yang berupa larutan

DISTRIBUSI Dokter; Koordinator UKP


DOKUMEN 1. Kartu stock reagen
TERKAIT 2. Buku stock reagen
3. Form suhu refrigerator

REKAMAN HISTORIS PERUBAHAN


Tanggal :
TANGGAL MULAI
NO. YANG DIRUBAH ISI PERUBAHAN
DIBERLAKUKAN
PENGELOLAAN REAGEN

No. Dokumen :

No. Revisi :
DAFTAR
TILIK Tanggal Terbit :
Puskesmas
Perawatan Menawi Halaman :

Tidak
No. Langkah Kegiatan Ya Tidak
Berlaku
1. Apakah petugas mengusulkan kebutuhan reagen
untuk satu bulan kepada GF.
2. Apakah petugas memastikan reagen diterima
dalam kondisi baik.
3. Apakah petugas memisahkan reagen yang harus
disimpan dalam suhu 2-8 C atau pada suhu
ruang.
4. Apakah petugas menggunakan kaidah pertama
masuk – pertama keluar (FIFO) first in first
out yaitu reagen yang lebih dulu masuk
persediaan harus digunakan lebih dahulu
dalam pendistribusian reagen.
5. Apakah petugas menggunakan reagen yang
mempunyai masa kadaluwarsa pendek
untuk dipakai terlebih dahulu. (FEFO) first
expire first out dalam pentimpanan reagen
guna menjamin barang tidak rusak akibat
penyimpanan yang lama.
6. Apakah petugas menyimpan larutan berwarna dan
larutan organik dalam botol coklat
7. Apakah pPetugas menempatkan reagen pada
tempat yang steril.
8. Apakah petugas menyimpan reagen pada tempat
yang tidak terkena sinar matahari langsung
9. Apakah petugas menyimpan reagen pada kemasan
dan suhu tergantung jenis reagen.
10. Apakah petugas membuatkan label pada reagen .

11. Apakah petugas membuat kartu stok pemakaian


reagen
12. Apakah petugas memusnahkan reagen yang telah
ED dengan dibakar untuk reagen kering
dan dibuang melalui pemuangan limbah
basah untuk reagen yang berupa larutan
Jumlah

CR = ................%

Aitiri, .............................................2018
Pelaksana / Auditor

( ....................................................... )