Anda di halaman 1dari 5

KERANGKA ACUAN PERENCANAAN PERSALINAN DAN

PENCEGAHAN KOMPLIKASI (P4K)


UPTD PUSKESMAS BOJONG

A. PENDAHULUAN
Pada tahun 2007 Menteri Kesehatan merencanakan program
perencanaan persalinan pencegahan komplikasi (P4K) dengan stiker
yang merupakan “Upaya Trobosan” dalam mempercepat penurunan
anka kematian ibu dan bayi baru lahir melalui kegiatan peningkatan
akses dan kualitas pelayanan, yang sekaligus merupakan kegiatan yang
membangun potensi masyarakat, khususnya kepedulian masyarakat
untuk persiapan dan tindakan dalam penyelamatan ibu dan bayi baru
lahir.
Program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi
(P4K) merupakan suatu kegiatan yang difasilitasi oleh bidan di desa
dalam rangka peningkatan peran aktif suami, keluarga dan masyarakat
dalam merencanakan persalinan yang aman dan persiapan menghadapi
komplikasi ibu hamil, termasuk perencanaan KB pasca persalinan
menggunakan stiker pelayanan kesehatan bagi ibu dan bayi baru lahir.
Dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari harus mengacu pada
visi misi serta tata nilai. Adapun visi dari UPTD Puskesmas Bojong
adalah : Menjadikan Puskesmas Bojong sebagai Puskesmas dengan
pelayanan prima menuju Kecamatan sehat 2021. Misi Puskesmas
Bojong :
1) Meningkatkan kinerja sumber daya manusia dan manajemen
Puskesmas.
2) Meningkatkan sarana dan prasarana Puskesmas
3) Mewujudkan lingkungan sehat yang mendorong kesehatan
masyarakat.
4) Meningkatkan kerjasama lintas program dan lintas sektor dalam
pembangunan berwawasan kesehatan.

Tata nilai Puskesmas Bojong adalah Prima :


1. Profesional : segenap pegawai puskesmas bojong memiliki
kemampuan yang baik sesuai dengan kompetensinya dan
berpegang teguh kepada nilai moral dalam mencapai visi dan misi
yang ditetapkan.
2. Ramah : segenap pegawai puskesmas Bojong melayani dengan
senyum, manis tutur kata dan bersikap menyenagkan agar tercipta
budaya kerja yang positif. .
3. Ikhlas : segenap pegawai puskesmas Bojong dalam melaksanakan
tugasnya bekerja dengan penuh kesungguhan,tanpa paksaan dalam
mensukseskan pembangunan berwawasan kesehatan
4. Melayani : segenap pegawai puskesmas Bojong memiliki komitmen
yang tinggi dengan memberikan pelayanan prima dalam melakukan
pelayanan kesehatan baik promotif ,preventif, kuratif dan rehabilitatif.
5. Akuntabel : segenap pegawai puskesmas Bojong memiliki
kemampuan untuk bekerja efektif, efisien dan bekolaboasi dengan
memberikan ide-ide keatif dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai
dengan prosedur yang berlaku.

B. LATAR BELAKANG
Kondisi kesehatan ibu dan anak di Indonesia saat ini masih sangat
penting untuk ditingkatkan serta mendapat perhatian khusus. Menurut
data terakhir survey demografi kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007
diperkirakan 1 orang ibu meninggal setiap jamnya akibat kehamilan,
hersalin dan nifas serta setiap hari 401 bayi meninggal. H uI ini secara
keseluruhan disebabkan latarbelakang dan penyebab kematian ibu dan
anak yang kompleks menyankut aspek medis yang harus ditangani oleh
tenaga kesehatan.sedangkan penyebab non medis merupakan
penyebab mendasar seperti stai:us perernpuan, keberadaan anak, social
budaya, pendidikan, ekonomi, geografis, transportasi dan sebagainya
yang memerlukan keterlibatan lintas sektor dalam penanganannya.
Penyebab kematian ibu terbesar secara berurutan disebabkan
terjadinya perdarahan, eklanisia, infeksi, persalinan lama dan keguguran.
Kematian bayi sebagian besar disebabkan karena bayi berat lahir rendah
(BBLR), kesulitan bernafas saat lahir dan infeksi. Upaya penurunan
kematian ibu dan bayi dapat dilakukan dengan peningkatan cakupan dan
kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak.salah satu upaya yang
dilakukan adalah mendekatkan jangkauan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat meialui program perencanaan persalinan dan pencegahan
komplikasi (P4K).

C. TUJUAN
a. Tujuan umum
Agar ibu hamil terdata, tercatat dan terlaporkan keadaannya
oleh bidan dengan melibatkan peran aktif unsur-unsur masyarakat
seperti kader, dukun dan tokoh masyarakat.
b. Tujuan khusus
1. Mempercepat berfungsinya desa siaga
2. Meningkatkan cakupan pelayanan ANC sesuai standar
3. Meningkatkan cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan terampil
4. Meningkatkan kemitraan bidan dan dukun
5. Tertanganinya kejadian komplikasi secara dini
6. Meningkatkan peserta KB pascapersalinan
7. Terpantaunya kesakitan dan kematian ibu dan bai h, Menurunnya
kejadian kesakitan dan kematian ibu dan bayi

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN

No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan


1 P4K Orientasi P4K dengan stiker
Sosialisasi di tingkat desa kepada kader, paraji,
tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK serta lintas
sektor di tingkat desa
Opersionalisai P4K dengan stiker di tingkat desa.
Rekapitulasi pelaporan
E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN
Kegiatan Keterangan
No Pelaksana Program Lintas Program Terkait Lintas Sektor Terkait
Pokok
1 P4K - Bidan bps - Kader
Memberikan data ibu hamil Mendata bumil dan
yang terdaftar di bidan menempel stiker,
- Dokter Memberikan penyuluhan
Menerima Konsultasi dari bidan yang berhubungan
dengan kesehatan ibu
(tanda bahaya kehamilan,
persalinan dan sesudah
melahirkan)
- Paraji
Kontak dengan ibu hamil
- Aparat Desa
Membantu kader dan
bidan desa menempel
stiker P4K, memberikan
penyuluhan yang
berhubungan dengan
kesehatan ibu (tanda
bahaya kehamilan,
persalinan dan sesudah
melahirkan)
F. SASARAN
Semua ibu hamil di wilayah kita

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


2018
No Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Jul Ags Sept Okt Nov Des

1 Perencanaan √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √ √
persalinan dan
pencegahan
komplikasi(P4K)

H. EVALUASI, PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORAN


Setetah melayani bidan merekap hasil pelayanan kedalam
pencatat kartu ibu, kohort ibu, PWS KIA, peta sasaran ibu hamil, kantong
persalinan, termasuk kematian ibu, bayi lahir dan mati di wilayah desa
(termasuk dokter dan bidan praktek swasta di desa tersebut).
Melaporkan hasil tersebut setiap bulan ke puskesmas.
Pemantauan intensif dilakukan terus pada ibu hamil, bersalin dan
nifas.Stiker dilepas sampai 40 hari pasca persalinan ibu dan bayi yang
dilahirkan aman dan selamat

I. PENCATATAN DAN PELAPORAN


Pencatatan di mulai dari laporan kader, aparat desa dan bidan
desa berdasarkan hasil pencatatan kegiatan dan dibuat setiap bulan di
akhir bulan pada tanggal 28 dan dilaporkan ke dinas sebelum tanggal 5
yaitu sekitar tanggal 2-5.
Evaluasi kegiatan di sampaikan pada kegiatan lokin bulanan dan
Iokmin triwulanan ch puskesmas