Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN

POMPA INJEKSI IN-LINE


MOTOR DIESEL

Disusun oleh:

NAMA : AHMAD DICKY SETIAWAN


KELAS : XI - TKR 1
NO : 16

SMK NEGERI 1 MOJOKERTO


Jl. Kedungsari, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto
[Type text]

KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Allah SWT atas Rahmat dan Hidyah-NYA


sehingga saya dapat memeriksaan sistem pompa injeksi di SMK
Negeri 1 Mojokerto dapat menyelesaikan penyusunan laporan tugas
akhir yang berjudul “LAPORAN SISTEM POMPA INJEKSI IN-
LINE MOTOR DIESEL”.

Laporan ini dapat tersusun dengan baik tidak terlepas dari


bantuan dari beberapa pihak. Oleh karena itu perkenankan saya
mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam penyusunan laporan ini. Terima kasih saya sampaikan kepada :

1. Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Mojokerto


2. Kepala Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri
1 Mojokerto
3. Guru pembimbing produktif SMK Negeri 1 Mojokerto
Dengan tersusunnya laporan ini, kami berharap dapat dijadikan
referensi dalam praktek pemeriksaan sistem pengisian, saya
menyadari masih terdapat kekurangan dalam laporan ini, saran dan
masukan saya butuhkan agar laporan ini menjadi komprehensif.

Motor Diesel Page 2


[Type text]

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan dunia semakin maju, sehingga semua hal yang mendukung
kemajuan dunia ini dituntut untuk mengikuti perkembangan jaman. Dengan
perkembangan jaman ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat
sehingga kehidupan masyarakat lebih layak. Transportasi juga merupakan bagian
dari perkembangan yang terjadi. Karena transportasi merupakan sarana
pendukung berjalannya perkembangan. Transportasi yang dibutuhkan pada
perkembang jaman ini yaitu yang dapat bekerja tanpa henti, hemat, kuat, dan
ramah lingkungan. Kriteria yang dibutuhkan sangat sesuai dengan mesin diesel.
Karena mesin diesel memiliki karakter kuat, tahan lama, hemat bahan bakar,
ramah lingkungan. Maka untuk sekarang mesin diesel mengalami perkembangan
yang sangat pesat, ini dilakukan untuk mengikuti perkembangan jaman.
Perkembangan pada mesin diesel yang sangat menonjol yaitu mengenai
sistem bahan bakarnya. Yang saat ini terus diteliti yaitu masalah sistem bahan
bakarnya agar tercipta mesin diesel yang minim getaran, bertenaga, hemat bahan
bakar, responsive. Salah satu sistem bahan bakar memiliki komponen utama yaitu
pompa injeksi. Pompa injeksi mempunyai berbagai kontruksi dan berbagai tipe,
namun pada makalah ini kami akan membahas mengenai pompa injeksi tipe in-
line atau segaris.
B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara mengatur volume bahan bakar yang akan
didinjeksikan pada pompa injeksi in-line ?
2. Bagaimana cara mematikan mesin yang menggunakan pompa injeksi
in-line ?
C. Tujuan
1. Mengetahui cara mengatur volume bahan bakar yang akan
didinjeksikan pada pompa injeksi in-line.
2. mengetahui cara mematikan mesin yang menggunakan pompa injeksi
in-line.

Motor Diesel Page 3


[Type text]

BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian Pompa Injeksi dan Jenis-jenisnya


Departemen Pendidikan Nasional (2003), pada sistem pengaliran bahan
bakar menggunakan pompa injeksi in-line terdiri dari beberapa komponen
diantaranya :
a. Tangki bahan bakar yang mempunyai fungsi untuk menyimpan bahan
bakar sementara yang akan digunakan dalam penyaluran.
b. Feed pump (priming pump) atau pompa penyalur berfungsi untuk
mengalirkan bahan bakar dengan cara memompa bahan bakar dari tangki
dan mengalirkannya ke pompa injeksi.
c. Fuel filter biasanya terdapat 2 (dua) yaitu pada bagian sebelum feed pump
yang dilengkapi pula dengan water separator yang berfungsi untuk
memisahkan air dalam sistim dan setelah feed pump yang berfungsi untuk
menyaring kotoran yang terdapat pada bahan bakar untuk menjaga kualitas
bahan bakar.
d. Pompa injeksi yang berfungsi untuk menaikkan tekanan sehingga bahan
bakar dapat dikabutkan oleh nozzle, menakar jumlah bahan bakar yang
dibutuhkan oleh engine dan mengatur saat injeksi sesuai dengan putaran
motor.
e. Automatic timer yang terpaang pada bagian depan pompa injeksi yang
berhubungan dengan timing gear berfungsi untuk memajukan saat injeksi
sesuai dengan putaran motor
f. Governor terpasang pada bagian belakang pompa injeksi yang berfungsi
sebagai pengatur jumlah injeksi bahan bakar sesuai dengan pembebanan
motor.
g. Pengabut (Nozzle) berfungsi untuk mengabutkan bahan bakar agar mudah
bercampur dengan oksigen sehingga mudah terbakar dalam silinder.

Motor Diesel Page 4


[Type text]

h. Pipa tekanan tinggi terbuat dari bahan baja yang berfungsi untuk
mengalirkan bahan bakar bertekanan tinggi dari pompa injeksi ke masing-
masing pengabut.
i. Busi pijar atau busi pemanas (glow plug) berfungsi untuk memanaskan
ruangan pre chamber pada saat mulai start.
j. Battery berfungsi sebagai sumber energi listrik yang mensupply energi
yang dibutuhkan oleh busi pijar untuk memanaskan ruangan pre chamber.
k. Kunci kontak sebagai saklar utama pada ssistim kelistrikan kendaraan.
l. Relay yang berfungsi sebagai pengaman dan pengatur saat pemanasan
ruang pre chamber

Gambar 01. Skema aliran bahan bakar dengan pompa injeksi jenis in-line

Skema aliran bahan bakar pada pengaliran dengan pompa injeksi in-line
ini terlihat pada gambar 01 sebagai berikut : Fuel tank – feed pump – fuel filter –
injection pump – nozzle – injection pump – fuel filter.
Pompa injeksi dalam motor diesel memiliki peran yang sangat penting
terutama dalam menyediakan bahan bakar yang dibutuhkan untuk proses
pembakaran yang menghendaki bahan bakar memiliki jumlah yang tepat, waktu
yang tepat, kualitas yang baik dan tekanan yang tinggi agar mudah dikabutkan
oleh nozzle. Oleh karenanya konstruksi pompa injeksi dibuat lebih rigid dan kuat,
rumah pompa dibuat dari bahan aluminium tuang (atau besi tuang). Agar mampu
menghasilkan tekanan bahan bakar yang tinggi dan memiliki keandalan tinggi
pula. Pada pompa injeksi in-line memiliki konstruksi elemen pompa sebaris,
dimana masing-masing silinder dilayani oleh satu plunger. Camshaft /poros nok

Motor Diesel Page 5


[Type text]

pompa disangga oleh dua bantalan roler tirus (tapered roller bearings) dan
digerakkan oleh mesin melalui rangkaian roda gigi. Elemen pompa, terdiri dari
plunyer dan silinder (atau barrel ), adalah bagian pompa yang paling penting.
Plunyer dan silinder ini dikerjakan dengan penyelesaian/finishing presisi tinggi,
dan ditempatkan dalam toleransi kecil sekali untuk memungkinkan elemen pompa
bertahan dalam tekanan tinggi sekali tanpa adanya kebocoran. Untuk alasan ini,
plunyer dan silinder harus tidak pernah diganti sendiri-sendiri/ secara terpisah,
tetapi diganti satu set.

Gambar 02. Konstruksi pompa injeksi in-line


Rak (rack) pengontrol dirangkaikan/dipasangkan ke akhir regulator
(governor), melalui roda gigi pengontrol mengelilingi plunyer untuk mengontrol
kwantitas pemberian bahan bakar (dan waktu injeksi dalam beberapa
tipe/model).Katup-katup delivery berfungsi untuk menghentikan bahan bakar dari
aliran balik sementara plunyer bergerak turun, dan juga mencegah penetesan/
“after-dripping “ bahan bakar dari nozel.
a. Jenis pompa in-line ukuran M, memiliki kapasitas yang paling kecil yaitu
mampu menghasilkan tekanan hingga 400 bar.

Gambar 03. Pompa injeksi in-line ukuran M

Motor Diesel Page 6


[Type text]

b. sehingga biasanya banyak digunakan untuk kendaraan dengan kapasitas


engine lebih besar.

Gambar 06. Pompa injeksi in-line ukuran P

B. Elemen pompa injeksi


Elemen pompa injeksi seperti yang ditunjukkan pada gambar di samping,
terdiri dari plunyer yang terpasang dalam silinder dengan toleransi kecil sekali
sekitar 1/1000 mm. Ketepatan pemasangan menjamin kerapatan minyak bahkan
pada saat tekanan injeksi yang sangat tinggi sekalipun, baik pada putaran tinggi
maupun pada putaran rendah. Lobang/celah diagonal disebut alur kontrol (control
groove), dipotong dalam bagian silinder atas plunyer. Alur dihubungkan dengan
bagian atas plunyer dengan lubang. Bahan bakar disuplai oleh pompa pengalir
bahan bakar ke elemen pompa injeksi, tahapan gerak bolak-balik plunyer adalah
sebagai berikut :

Gambar 07. Penyaluran bahan bakar oleh plunger

Motor Diesel Page 7


[Type text]

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
 Pada pompa injeksi in-line pengaturan volume bahan bakar dilakukan
dengan memutar plunger pompa injeksi, sehingga kedudukan feed hole
dan groove pada plunger akan berubah dan akan merubah langkah efektif
pompa injeksi. Selain itu, untuk menyesuaikan jumlah bahan bakar yang
diinjeksikan dengan putaran mesin dan beban mesin, diperlukan
komponen yang bernama governor dengan berbagai tipe pengendaliannya.
 Cara untuk mematikan mesin, pada mesin diesel dengan pompa tipe in-line
ini, yaitu menggunakan selenoid atau dengan governor secara manual dan
hidrolis. Selenoid akan menutup saluran bahan bakar kepompa injeksi jika
kunci kontak dalam kondisi off, sedangkan governor juga akan menutup
saluran bahan bakar yang menuju pompa injeksi baik secara manual
maupun hidrolis.
B. Saran
Saran bagi pembaca, pahamilah secara betul fungsi komponen dan cara
kerja pompa injeksi agar saat melakukan praktikum, dapat dengan mudah
memahaminya. Pada saat praktikum pun harus hati-hati karena komponen-
komponen motor diesel sangatlah presisi.

Motor Diesel Page 8