Anda di halaman 1dari 34

DOKUMEN LEVEL KODE

DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN

PERAWATAN LUKA Juli 2017

BIDANG KEILMUAN NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf

Nilai
No Aspek Penilaian 0 1 2

Aspek Head

1 a. Jelaskan analisa data kasus


b. Jelaskan Dx. Kep yang muncul
c. Jelaskan prinsip tindakan yang akan dilakukan
d. Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang akan
dilakukan
e. Kelengkapan alat
Di dalam bak steril :

1) Pinset anatomis 2 buah


2) pinset cirurgis 2 buah
3) Gunting angkat jahitan
4) Kom steril (2 buah)
5) Kassa steril secukupnya
6) bak instrument
Tidak steril :

1) Bengkok
2) Gunting verban
3) Plester
4) Alas dan perlak
5) Alkohol/wash bensin
6) Lidi kapas secukupnya
7) Dressing Luka primer (Hidrokoloid, Hidrogel, Zinc
Cream, Ca Alginate, Silver, Iodosorb)
8) Dressing Luka sekunder (Gauze, Foam, Transparant
Film)
9) Fiksasi (Orthopedic, Cohesive Bandage, Crepe
Bandage, Stockinet)
10) Sarung tangan bersih
11) Penggaris luka

Aspek Hand

2 Pelaksanaan

Membuka balutan lama

1.Cuci tangan
2.Pasang sampiran
3.Atur posisi pasien
4.Alas dipasang
5.Bengkok didekatkan
6.Gunting plester sesuai dengan kebutuhan
7.Pasang sarung tangan bersih
8.Basahi plester dengan wash bensin
9.Angkat balutan lama kemudian buang ke dalam bengkok
10.
Simpan pinset ke dalam bengkok yang telah diisi oleh
disinfektan
Membersihkan luka

1. Paket steril dibuka dengan benar


2. Larutan NaCl yang diperlukan di tuang ke kom (terlebih
dahulu dibuang ke bengkok, bila menggunakan larutan
yang telah dipakai sebelumnya)
3. Bila menggunakan sarung tangan steril digunakan dengan
benar
4. Pincet anatomis dan cirurgis diambil
5. Kassa untuk kompres diperas dan dipersiapkan terlebih
dahulu
6. Tangan kanan memegang pincet cirurgis dan tangan kiri
memegang pincet anatomis, lalu mengambil kapas basah
dengan pincet anatomis dan dipindahkan ke pincet cirurgis
7. Luka dibersihkan/ dicuci dengan benar lalu dikeringkan
8. Kaji kondisi luka :
- Lokasi dan Letak
- Stadium dan warna dasar luka (Merah, Kuning,
HItam)
- Bentuk dan Ukuran (gunakan penggaris luka)
- Tepi luka dan daerah sekitar luka
- Keadaan luka dikaji
- Eksudat dan Bau
9. Melakukan Wound Bed Preparation (TIME management) :
- T : Tisue
- I : Infection
- M : Moizture
- E : Edge
10. Luka di tutup dengan balutan sesuai kondisi luka
11. Luka difiksasi dengan yang rapih dan benar
12. Alat-alat dibereskan
13. Cuci tangan
14. Dokumentasi
Aspek heart

3 a. Melakukan komunikasi secara teurapetik


b. Menjaga privasi klien
c. Memperhatikan keselamatan klien
d. Bersikap empati kepada klien
Sub total

Total
DOKUMEN LEVEL KODE
DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN


PEMASANGAN EKG Februari 2016

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf

N PENILAIAN KET
KOMPONEN
O 0 1 2
ASPEK HEAD
1 Jelaskan analisa data kasus
2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul
3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan
4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang
dilakukan
5 Persiapan Alat ;
Kelengkapan alat dan bahan

a. Mesin EKG
b. Kertas Interpretasi EKG
c. Pulpen
d. Jelly
e. Kassa/Tisu
f. Kapas alkohol
ASPEK HAND
1 Persiapan
a. Cuci tangan
b. Menyiapkan dan mendekatkan alat
c. Cek order
d. Menyiapkan pasien:
a) Menjelaskan prosedur
b) Posisikan pasien dengan supinasi atau posisi
yang nyaman
e. Jaga privasi klien
2 Pelaksanaan :
Pelaksanaan

a. Perawat mencuci tangan


b. Menghidupkan mesin EKG
c. Membuka dan melonggarkan pakaian pasien serta
melepaskan jam tangan dan perhiasan yang
terbuatr dari logam
d. Membersihkan kotoran dan lemak dengan
menggunakan kapas alkoholdi daerah dada, kedua
tangan dan pada kedua kaki.
e. Megoleskan jelly pada bagian anggota tubuh yang
akan dipasang elektroda
f. Memasang elektroda di bagian ekstremitas (lead I,
II,II , aVR, aVF, AVL) dengan cara sebagai berikut:
1. Warna Merah pada tangan kanan
2. Warna Hijau pada kaki kiri
3. Warna Hitam pada kaki kanan
4. Warna Kuning pada tangan kiri
g. Memasang elektroda dada untuk Precordial lead :
1. V1 : ICS IV Mid klavikula pinggir kanan
sternum
2. V2 : ICS ke IV sejajar dengan V1 pinggir kiri
sternum
3. V3 : Ditengah antara V2 dan V4
4. V4 : ICS ke V garis mid klavikula kiri
5. V5 : Sejajar V4 garis Aksilaris kiri
6. V6 : Sejajar V5 garis Mid aksilaris kiri
h. Melakukan kalibrasi 10mm dengan keadaan
25mm/volt/detik
i. Membuat rekaman EKG secara berurutandengan
pilihan lead yang ada pada mesin EKG
j. Melakukan kalibrasi kembali setelah perekaman
selesai
k. Memberikan identitas pasien pada hasil rekaman :
nama, umur, jenis kelamin, tanggal dan waktu
merekam
l. Rapihkan dan bereskan alat

3 Evaluasi :Respon pasien

4 Dokumentasi
ASPEK HEART
1 Mengucapkan salam terapeutik
2 Menjaga privasi klien
3 Menjaga keselamatan klien
4 Bersikap empati kepada klien
DOKUMEN LEVEL KODE

DAFTAR TILIK DT 035

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN

INTERPRETASI EKG Februari 2016

BIDANG KEILMUAN NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji

NIM Paraf

N PENILAIAN KET
KOMPONEN
O 0 1 2

ASPEK HEAD

1 Jelaskan analisa data kasus

2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul

3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan

ASPEK HAND

1 Melakukan pemasangan EKG sesuai standar


internasional

2 Menuliskan identitas pasien (nama, umur, tempat


tanggal lahir, No RM) dan waktu pemeriksaan

3 Menentukan irama jantung

4 Menghitung frekuensi HR

5 Gel P : Gambaran yang ditimbulkan oleh depolarisasi


atrium (Normal ≤ 3 kotak kecil/ 0,12 S, selalu positif di
Lead II, selalu negative di AVR)

6 QRS Kompleks : Gambaran yang ditimbulkan oleh


depolarisasi ventrikel, normal 0,06 -0,12 S/ 1,5 – 3
kotak kecil

7 Gel Q : Normal Q < 1/3 Gel R atau < 0,04 s/ 1 kotak


kecil
Abnormalitas : Q patologis (nekrosis/infark yang sudah
lama)
8 PR Interval : Normal 0,12 -0,20 S / 3-5 kotak kecil

9 ST Segmen : Normal sejajar garis isoelektrik

ST Elevasi : Naik lebih dari 3 kotak kecil menunjukan


infark

ST Depresi : Turun lebih dari 3 kotak kecil menunjukan


iskemia

10 Axis Jantung :

Normal : - 300 sampai + 900

Sumbu X : Selisih R - S di Lead I

Sumbu Y : Selisih R - S di aVF

Abnormalitas RAD/LAD

11 Kesimpulan :

Menentukan jenis gelombang EKG apakah gelombang


sinus (normal) P selalu diikuti oleh QRS kompleks,
irama reguler/ireguler dengan melihat jarak antar
gelombang R, HR : normal, bradikardia atau takikardia.

ASPEK HEART

1 Mengucapkan salam terapeutik

2 Menjaga privasi klien

3 Menjaga keselamatan klien

4 Bersikap empati kepada klien


DOKUMEN LEVEL KODE

DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN

PEMASANGAN KATETER

BIDANG KEILMUAN NO REVISI :

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji

NIM Paraf

PENILAIAN KET
NO KOMPONEN
0 1 2

ASPEK HEAD

1 Jelaskan analisa data kasus

2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul

3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan

4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang


dilakukan
ASPEK HAND

1 PersiapanAlat ;

a. Dalam paket steril


- Sarung tangan
- Duk bolong
- Kom (2 buah)
- Kapas atau kassa untuk membersihkan perineum
- Pinset (1 buah)
- Bengkok
b. Bukan dalam paket steril

- Kateter utuh dalam plastik steril sesuai ukuran


- Spuit 10 cc dalam kemasan steril

- Urine Bag
- Bethadine dalam botol
- NaCl dalam botol
- Jelly yang larut dalam air
- Plester
- Gunting plester
- Korentang dalam tempatnya
- Bengkok

2 Persiapanpasien

a. Sapapasiendengankomukasiterapeutik
b. Perkenalkandiriperawatkepadapasien
c. Informed consent
d. Jelaskantujuandanprosedurpelaksanaantindakan
e. Pasang sampiran dan atur pencahayaan
f. Atur posisi yang nyaman bagi pasien (posisi terlentang
dengan paha sedikit di abduksi)
g. Memasang perlak dibawah bokong pasien
3 Persiapanperawat

Cuci tangan 6 langkah dengan sabun/disinfektan pada


air mengalir kemudian keringkan dengan handuk

4 Pelaksanaan

Buka paket steril dengan benar

- Buka tutup paket sterill dengan kedua tangan,


perhatikan tangan hanya berada pada bagian luar kain
(bagian ujungnya) buka kearah luar, dan
kemudiankain penutup paket steril di bentangkan
dibawah perineum.
- Atur penempatan bak steril dan alat-alat steril dalam
bak steril dengan menggunakan korentang.

5 Buka kateter dengan benar dan simpan di area steril

- Buka pembungkus dengan kedua tangan tetap berada


di luar pembungkus
- Simpan kateter dengan cara menjatuhkannya ke
dalam bak steril

6 a. Buka spuit dari kemasan dengan benar dan


disimpan di area steril
b. Tuangkan bethadine dan NaCl ke dalam kom steril
dengan benar
c. Tuangkan sedikit Jelly ke dalam baksteril sesuai
kebutuhan
d. Pakai sarung tangan steril dengan benar
e. Usapkan jelly ke ujung kateter
f. Dekatkan bengkok steril ke dekat perineum klien

7  Lakukan vulva higiene dengan tangan dominan dan


menggunakan pinset tangan yang tidak dominan
membuka meatus, arah dari atas ke bawah dengan satu
kali usapan untuk satu kapas untuk klien wanita
 Lakukan penis Hygne laki-laki pegang penis dengan
tangan non dominan, bersihkan secara sirkuler dengan
satu kali usapan untuk satu kapas, buang kapas dan
pinset ke dalam bengkok
 Pasang duk bolong diatas pasien

8 a. Masukkan kateter perlahan-lahan ke uretra sampai 2-3


cm (perempuan) atau 6-9 cm (laki-laki) atau sampai
keluar urine, anjurkan klien untuk menarik nafas dalam
b. Isi balon fiksasi dengan NaCl sesuai kebutuhan
c. Tarik kateter perlahan-lahan sampai kateter tersangkut
d. Buka Duk Bolong
e. Sambungkan ujung kateter dengan urine bag
f. Buka sarung tangan
g. Bereskan alat
h. Cuci tangan pada air mengalir

9 a. Fiksasi ujung kateter ke paha klien untuk wanita dan ke


perut untuk laki-laki dengan benar
b. Pasangkan urine bag pada gantungan, simpan di rangka
tempat tidur.
c. Atur posisi nyaman bagi klien

10 Evaluasi :

a. Keamanan klien
- Cek kebocoran kateter, fiksasi yang tidak benar,
keamanan urine bag
- Jumlah, warna urin yang keluar , adanya hematuria
b. Respon dan kenyamanan klien : Rasa tidak nyaman,
nyeri pada blass

11 Dokumentasi

a. Waktu pemasangan
b. Tipe dan ukuran kateter :
- Tipe kateter yang dipakai : Foley, Straight, atau
condom
- Ukuran
Anak-anak : No. 8-10

Dewasa Wanita : No.12-14

Dewasa Laki-laki : No. 16-20

c. Karakteristik urine
- Jumlah : dalam cc
- Warna : Kuning jernih, hematuri,
atau kecoklatan seperti air teh
- Konsistensi urine : Pekat atau encer
d. Nama Perawat yang memasang

ASPEK HEART

1 Mengucapkan salam terapeutik

2 Menjaga privasi klien

3 Menjaga keselamatan klien

4 Bersikap empati kepada klien

Ket:

0 :TidakDilakukan

1 :DilakukanTidakSempurna

2 :Dilakukansempurna

Nilai Akhir :

DOKUMEN LEVEL KODE


DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN


TRACHEOSTOMY CARE Februari 2016

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02


KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf
PENILAIAN KET
NO KOMPONEN
0 1 2
ASPEK HEAD
1 Jelaskan analisa data kasus
2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul
3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan
4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang dilakukan
5 Kelengkapan alat

a. Set perawatan luka


b. Kasa steril dalam tromol
c. Korentang
d. Hypapix dan gunting
e. Nierbekken/kantong balutan kotor
f. Alkohol 70%
g. Bethadin 10%
h. Handscoon steril
ASPEK HAND
1 Persiapan
a. Cuci tangan
b. Menyiapkan dan mendekatkan alat
c. Cek order
d. Menyiapkan pasien:
a) Menjelaskan prosedur
b) Posisikan pasien dengan supinasi atau posisi yang
nyaman
e. Jaga privasi klien
2 Pelaksanaan

 Kaji pernapasan klien, termasuk kebutuhan klien akan


pengisapan dan pembersihan trakeostomi
 Letakkan alat-alat di atas meja
 Tinggikan tempat tidur sampai ketinggian yang nyaman
untuk bekerja
 Bantu klien untuk mengambil posisi semi fowler atau
terlentang
 Jika diperlukan, hubungkan selang pengisap ke aparatus
penghisap. Letakkan ujung selang di tempat yang mudah di
jangkau dan hidupkan penghisap
 Letakkan handuk melintang di dada klien
 Buka set atau peralatan penghisap. Buka juga bungkus
alat-alat yang diperlukan unruk pembersihan
trakheostomi
 Letakkan perlak paling bawah dan atur peralatan
penghisap
 Atur mangkuk steril kedua dekat. Jangan sentuh bagian
dalam mangkuk
 Tuangkan 50 ml hidrogen peroksida ke mangkuk kedua.
Jangan sampai menetes ke perlak.
 Buka sikat steril dan letakkan di sebelah mangkuk yang
berisi hidrogen peroksida
 Buka ketiga bungkus kasa 10 x 10 cm. pertahankan
sterilitas kasa. Tuangkan hidrogen peroksida di atas kasa
pertama dan normal salin di kasa kedua. Biarkan kasa
ketiga tetap kering.
 Buka swab berujung kapas. Tuangkan hidrogen peroksida
pada satu paket swab dan normal salin pada paket swab
lainnya.
 Jika anda menggunakan kanul dalam sekali pakai, buka
bungkusnya sehingga kanul dapat dengan mudah
diambil. Pertahankan sterilsasi kanula dalam.
 Tetapkan panjang tali pengikat trakheostomi yang
diperlukan dengan menggandakan lingkar leher dan
menambah 5 cm dan gunting tali pada panjang
tersebut.
 Lakukan prosedur pengisapan. Pastikan bahwa anda telah
menggunakan mantel pelindung dan sarung tangan steril
 Lepaskan bib trakheostomi dari keliling pipa trakheostomi
dan buang bib tersebut.
 Lepaskan sarung tangan yang sudah basah dan kenakan
sarung tangan steril yang baru. Tangan dominan anda harus
tetap steril sepanjang prosedur dilakukan. Bersihkan kanul
dalam.
 Mangganti kanul dalam sekali pakai ( dispossible inner-
canula).
 Buka dan dengan hati-hati lepaskan kanul dengan
menggunakan tangan tak dominan anda.
 Lakukan pengiapan dengan teknik steril, jika diperlukan.
 Keluarkan kanul dalam baru steril dalam bungkusnya
dan siramkan sejumlah normal salin steril pada kanul
baru tersebut. Biarkan normal salin menetes dari kanul
dalam.
 Bantalan kasa pertama di gunakan untuk membersihkan
kulit di sektar trakheostomi. Kasa kedua digunakan untuk
mengangkat debris yang dilunakkan oleh hidrogen
peroksida, dan kasa ketiga digunakan untuk
mengeringkan kulit.
 Swab digunakan untuk membersihkan sekitar
trakheostomi.
 Kanul dalam steril harus sudah siap dipasang setelah
anda membersihkan kulit.
 Tali menahan trakheostomi di tempatnya tanpa
menghambat sirkulasi.
 Membersihkan jalan udara sehingga pembersihan
trakheostomi menjadi lebih efisien. Pengisapan merupakan
prosedur steril. Mantel pelindung mencegah kontak dengan
cairan tubuh klien.
 Kulit harus dibersihkan untuk mencegah kerusakan kulit.
 Menurunkan penyebaran mikroorganisme.
 Kanul dalam harus dilepaskan dan diganti untuk
mengurangi penyebaran mikroorganisme dan untuk
meningkatkan pernapasan.
 Melepaskan kanul dalam dapat menstimulasi batuk dan
klien mungkin membutuhkan pengisapan.
 Normal salin yang menetes ke dalam trakheostomi dapat
menyebabkan klien batuk.
 Dengan hati-hati dan cermat pasang kanul dalam ke
dalam bagian luar kanul dan kunci kembali agar tetap
berada di tempatnya.
 Hubungkan kembali klien dengan sumber oksigen.
 Membersihkan kanul dalam tak disposible
 Lapaskan kanul dalam menggunakan tangan tak
dominan anda dan letakkan kanul tersebut dalam
mangkuk yang berisi hidrogen peroksida.
 Bersihkan kanul dalam dengan sikat ( tangan dominan
anda memegang sikat dan tangan tak dominan anda
memegang kanul dalam).
 Pegang kanul di atas magkuk yang berisi hidrogen
peroksida dan tuangkan normal salin pada kanul tersebut
sampai semua kanul terbilas dengan baik. Biarkan normal
salin memetes dari kanul dalam.
 Pasang kembali kanul dalam ke dalam kanul luar dan
kunci agar tidak berubah letaknya.
 Hubungkan kembali ke sumber oksigen.
 Gunakan kasa dan swab berujung kapas yang dibasahi
dengan hidrogen peroksida untuk membersihkan
permukaan luar dari kanul luar dan area kulit
sekitarnya.bersihkan juga area kulit tepat di bawah
kanul. Lalu bilas menggunakan kasa dan swab yang
dibasahi dengan normal salin. Kemudian keringkan
dengan menggunakan kasa kering.
 Ganti tali pengikat trakheostomi. Biarkan tali yang lama
tetap di tempatnya sementara anda memasang tali yang
baru. Sisipkan tali yang baru pada salah satu sisi dari
faceplate. Lingkarkan kedua ujung bebasnya mengelilingi
bagian belakang leher lain ke sisi lainnya dari faceplate.
Sisipkan salah satu ujung bebasnya pada salah satu sisi
faceplate dan ikat dengan kuat tetapi tidak ketat.
Gunting tali yang lama.
 Letakkan bib trakheostomi atau balutan bersih
mengelilingi kanul luar di bawah tali pengikat faceplate.
Periksa untuk memastikan bahwa tali pengikat tidak
terlalu ketat tetapi pipa trakheostomi telah dengan aman
tertahan di tempatnya.
 Mengempiskan dan mengembangkan manset (cuff) pipa
trakheostomi.
 Pakai sarung tangan steril
 Lakukan penghisap jalan orofaring klien

3 Evaluasi :
4 Dokumentasi
ASPEK HEART
1 Mengucapkan salam terapeutik
2 Menjaga privasi klien
3 Menjaga keselamatan klien
4 Bersikap empati kepada klien

Keterangan 0 = tidak dilakukan


1 = dilakukan tidak sempurna

DOKUMEN LEVEL KODE


DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN


COLOSTOMY CARE Februari 2016

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf

N PENILAIAN KET
KOMPONEN
O 0 1 2
ASPEK HEAD
1 Jelaskan analisa data kasus
2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul
3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan
4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang
dilakukan
5 Persiapan Alat ;
Persiapanalat

1. Kolostomi bag
2. Air bersih, air biasa, air sabun biasa
3. Kasa
4. Pinset anatomi 1
5. Bengkok
6. Kom
7. Gunting
8. Kantong sampah plastic
9. Perlak dan alasnya
10. Handscoon

ASPEK HAND
1 Persiapan
f. Cuci tangan
g. Menyiapkan dan mendekatkan alat
h. Cek order
i. Menyiapkan pasien:
c) Menjelaskan prosedur
d) Posisikan pasien dengan supinasi atau posisi
yang nyaman
j. Jaga privasi klien
2 Pelaksanaan :

Pasang perlak dan alasnya

Dekatkan kantong sampah plastic

Buka kantung kolosyomi dengan memakai pinset


kearah bawah agar kantung dapat dibuka dengan
mudah, kemudiaan masukkan kantung tersebut
kedalam kantung sampah plastic

Setelah itu ambil air bersih, tuangkan ke dalam kom


yang telah berisi kasa

Letakkan bengkok ke dekat pasien

Pasang handscoon

Bersihkan stoma dan kulit sekitarnya dengan kasa yang


telah dibasahi dengan air sampai bersih, sambil
mengobservasi stoma dan kulit sekitar stoma
(perubahan warna, penonjolan, kulit, iritasi atau
keluhan lainnya)
Tutup stoma sementara dengan kasa yang telah
dibasahi dengan air bersih kemudian diperas agar tidak
terlalu basah, buat lilitan kasa disekitar stoma agar
tidak bersentuhan langsung dengan kantong stoma

Ukur stoma dengan stoma gate bila ada, sebelumnya


buka kasa penutup stoma. Kemudian ukuran kantung
stoma baru, tempelkan kantung kolostmi

Setelah kantung kolostomi terpasang, kemudian


rapikan pasien dan kaji respon pasien

Bereskan alat-alat setelah itu perawat cucitangan

3 Evaluasi :
- Respon pasien
- Kondisi stoma
4 Dokumentasi
ASPEK HEART
1 Mengucapkan salam terapeutik
2 Menjaga privasi klien
3 Menjaga keselamatan klien
4 Bersikap empati kepada klien
DOKUMEN LEVEL KODE
DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN


TES GLUKOSA DARAH Februari 2016

BIDANG KEILMUAN NO REVISI : 02

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf

N PENILAIAN KET
KOMPONEN
O 0 1 2
ASPEK HEAD
1 Jelaskan analisa data kasus
2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul
3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan
4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang
dilakukan
5 Persiapan Alat ;
1. Easy touch
2. Jarum lancet
3. Kapas alcohol

ASPEK HAND
1 Persiapan
a. Cuci tangan
b. Menyiapkan dan mendekatkan alat
c. Cek order
d. Menyiapkan pasien:
a) Menjelaskan prosedur
b) Posisikan pasien dengan supinasi atau posisi
yang nyaman
e. Jaga privasi klien
2 Pelaksanaan
a) Untuk cek gula, masukan chip gula dan strip
gula terlebih dahulu.
b) Pada layar akan muncul angka/kode sesuai pada
botol strip.
c) Setelah itu akan muncul gambar tetes darah dan
kedip-kedip.
d) Masukan jarum pada lancing/alat tembak
berbentuk pen dan atur kedalaman jarum.
e) Gunakan tisu alcohol untuk membersihkan jari
anda.
f) Tembakkan jarum pada jari dan tekan supaya
darah keluar.
g) Darah di sentuh pada strip dan bukan di tetes
diatas strip.
h) Sentuh pada bagian garis yang ada tanda panah.
i) Darah akan langsung meresap sampai ujung
strip dan bunyi beep.
j) Tunggu sebentar,hasil akan keluar beberapa
detik pada layar.
k) Cabut jarumnya dari lancing juga stripnya dan
buang.
l) Chip gula di simpan kebotol lagi.
m) Gunakan chip asam urat untuk tes asamu
ratdan chip kolestrol untuk tes kolestrol.
n) Tutup rapat botol strip jika tidak digunakan
lagi.
o) Perhatikan masa expired pada setiap strip
3 Evaluasi :
4 Dokumentasi
ASPEK HEART
1 Mengucapkan salam terapeutik
2 Menjaga privasi klien
3 Menjaga keselamatan klien
4 Bersikap empati kepada klien

Keterangan 0 = tidak dilakukan


1 = dilakukan tidak sempurna
2 = dilakukan sempurna
DOKUMEN LEVEL KODE
DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN


TERAPI INSULIN Februari 2016

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf

N PENILAIAN KET
KOMPONEN
O 0 1 2
ASPEK HEAD
1 Jelaskan analisa data kasus
2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul
3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan
4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang
dilakukan
5 Persiapan Alat ;
a. Obat insulin yang diresepkan biasanya berbentuk
vial
b. Spuit steril (3-5 ml)
c. Jarum steril dengan ukuran yang sesuai (bila tidak
ada dalam paket spuit)
d. Kapas alcohol
e. Kasa steril(jika diperlukan)
f. Bak Instrumen
g. Bengkok
h. Tempat sampah disposibel
i. Alas
j. Sarung tangan disposibel
ASPEK HAND
1 Persiapan
k. Cuci tangan
l. Menyiapkan dan mendekatkan alat
m. Cek order
n. Menyiapkan pasien:
e) Menjelaskan prosedur
f) Posisikan pasien dengan supinasi atau posisi
yang nyaman
o. Jaga privasi klien
2 Pelaksanaan
1. Siapkan alat dalam kondisi siap pakai : buka
bungkus spuit masukkan ke bank instrument
2. Cek order medikasi (short-acting, intermediate-
acting, long, campuran)
3. Mengenali informasi yang ada pada label botol
insulin
(1) Tipe(misal NPH, reguler, 70/30)
(2) Spesies (human, sapi/babi)
(3) Konsentrasi (misalnya U-100)
(4) Tanggal kadaluarsa
4. Pasang alas
5. Pasang sarung tangan
6. Masukan obat dalam spuit sesuai dengan order
7. Bantu klien menentukan posisi yang nyaman
(bergantung pada lokasi penusukan)
8. Tentukan lokasi penusukan (Dalam kasus
penyuntikkan insulin yang berulang setiap hari,
jangan gunakan tempat penyuntikan yang sama.
Rotakan tempat suntikan untuk mencegah
pembentukkan jaringan parut subkutan
9. Bersihkan kulit dengan kapas alkohol
a) Dengan gerakan memutar dari arah dalam
keluar
b) Tunggu sampai area penusukan kering
c) Siapkan kapas alkohol bersih pada tangan
perawat yang tidak dominan
10. Lepaskan tutup jarum
11. Pegang spuit diantara ibu jari dan jari telunjuk
pada tangan yang dominan
12. Untuk klien bertubuh sedang, dengan tangan non
dominan regangkan kedua belah sisi kulit / Untuk
klien yang obesitas cubit kulit pada tempat
suntikan
13. Suntikan jarum dengan cepat pada sudut 45
derajat :
14. Lepaskan regangkan kulit/ cubitan pada tangan
tidak dominan, pindah ke bagian bawah spuit
15. Aspirasi darah
a) Aspirasi darah dengan menarik plunger pada
spuit
b) Jika terdapat darah, tarik kembalik jarum
c) Jika tidak terdapat darah, injeksikan medikasi
dengan pelahan dan pertahankan dengan
kecepatan yang sama
16. Lepaskan jarum dengan cepat
17. Pijat lokasi penusukan dengan sedikit kapas
alkohol atau kassa steril kering, bergantung pada
jenis medikasi
3 Evaluasi :
4 Dokumentasi
ASPEK HEART
1 Mengucapkan salam terapeutik
2 Menjaga privasi klien
3 Menjaga keselamatan klien
4 Bersikap empati kepada klien

DAFTAR TILIK ROM

DOKUMEN LEVEL KODE

DAFTAR TILIK

JUDUL : Range Of Motion (ROM) TANGGAL DIKELUARKAN

29-11-2015

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02

KEPERAWATAN DASAR

Mahasiswa Penguji

NIM Paraf

Nilai
No Aspek Penilaian
0 1 2

Aspek Head

1 a. Jelaskan analisa data kasus


b. Jelaskan Dx. Kep yang muncul
c. Jelaskan prinsip tindakan yang akan dilakukan
d. Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang akan dilakukan
e. Kelengkapan alat
1) Pena, Pensil
2) Lembar catatan tanda vital atau format pencatatan computer
Aspek Hand

2 Pelaksanaan

a. Mengucapkan salam terapeutik


b. Cuci tangan
c. Posisikan klien sesuai kebutuhan
d. Latihan sendi leher : fleksi-Ekstensi, hiperekstensi, fleksi lateral
dextra dan sisnistra, rotasi
e. Latihan sendi bahu : fleksi-ekstensi-hiperekstensi, abduksi-adduksi,
rotasi internal-rotasi eksternal
f. Latihan sendi siku : fleksi-ekstensi, rotasi internal-rotasi eksternal
g. Latihan lengan bawah : pronasi-supinasi
h. Latihan sendi karpal : fleksi-ekstensi hiperekstensi, abduksi-adduksi
i. Latihan sendi falang : fleksi-ekstensi, hiperekstensi, abduksi-adduksi
j. Latihan digiti 1 : Fleksi-ekstensi, abduksi-adduksi, oposisi
k. Latihan sendi panggul : Fleksi-ekstensi, hiperekstensi, abduksi-
adduksi, rotasi internal-rotasi eksternal
l. Latihan sendi patela : Fleksi-ekstensi , sirkumduksi
m. Latihan sendi tarsal : Fleksi-ekstensi, hiperekstensi, Abduksi-adduksi,
rotasi internal-rotasi eksternal, inversi-eversi
n. Latihan digiti tarsal : Fleksi-ekstensi, abduksi-adduksi
o. Cuci tangan

Aspek Heart

3 a. Melakukan komunikasi secara teurapetik

b. Menjaga privasi klien

c. Memperhatikan keselamatan klien

d. Bersikap empati kepada klien

Sub total

Total

Keteranga: 0 = tidak dilakukan

1 = dilakukan tidak sempurna

2 = dilakukan sempurna
Nilai akhir:
∑𝑺𝑪𝑶𝑹𝑬 𝑻𝑶𝑻𝑨𝑳
NILAI : X 100 %
𝟒𝟖

DOKUMEN LEVEL KODE


DAFTAR TILIK

JUDUL : TANGGAL DIKELUARKAN


SUCTIONING Februari 2016

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02


KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji
NIM Paraf

N PENILAIAN KET
KOMPONEN
O 0 1 2
ASPEK HEAD
1 Jelaskan analisa data kasus
2 Jelaskan Dx. Kep yang muncul
3 Jelaskan prinsip tidakan yang akan dilakukan
4 Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang
dilakukan
5 Kelengkapan alat

a. Bak instrumen steril berisi handscoon steril


b. Kateter steril/selang penghisap lendir
c. Alat penghisap lendir dengan botol berisi larutan
desinfektan
d. Pinset
e. 2 buah kom (aquabides/NaCl & larutan desinfektan)
f. Kassa steril
g. Tissue
h. Waskom berisi air klorin 0,5%
i. Handuk kecil/lap tangan

ASPEK HAND
1 Persiapan
a. Cuci tangan
b. Menyiapkan dan mendekatkan alat
c. Cek order
d. Menyiapkan pasien:
c) Menjelaskan prosedur
d) Posisikan pasien dengan supinasi atau posisi
yang nyaman
f. Jaga privasi klien
2 Pelaksanaan

Memakai sarung tangan (perhatikan prinsip steril dan


pencegahan infeksi)

Hubungkan kateter penghisap dengan selang


penghisap

Hidupkan mesin penghisap

Lakukan penghisapan lendir (celupkan ke


aquabides/NaCl untuk mencegah trauma mukosa)

Masukan kateter penghisap dalam keadaan tidak


menghisap

Masukkan kateter dengan gerakan memutar kurang


dari 3-5 detik

Bilas kateter dengan aquabides/NaCl

Lakukan penghisapan hingga lendir bersih

Catat respon yang terjadi

Merapikan pasien

Membereskan alat yang digunakan

Mencuci tangan dan melepaskan sarung tangan secara


terbalik, merendam dalam larutan klorin 0,5% selama
10 menit

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir,


mengeringkan dengan handuk bersih

3 Evaluasi : Respon pasien


4 Dokumentasi
ASPEK HEART
1 Mengucapkan salam terapeutik
2 Menjaga privasi klien
3 Menjaga keselamatan klien
4 Bersikap empati kepada klien

Keterangan 0 = tidak dilakukan


1 = dilakukan tidak sempurna
2 = dilakukan sempurna

DAFTAR TILIK PEMBIDAIAN

DOKUMEN LEVEL KODE

DAFTAR TILIK

JUDUL : PEMBIDAIAN TANGGAL DIKELUARKAN

29-11-2015

BIDANG KEILMUAN NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji

NIM Paraf

Nilai
No Aspek Penilaian
0 1 2

Aspek Head

1 a. Jelaskan analisa data kasus


b. Jelaskan Dx. Kep yang muncul
c. Jelaskan prinsip tindakan yang akan dilakukan
d. Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang akan dilakukan
e. Kelengkapan alat
1) Pembalut yang sesuai (mitella/dasi/gulung)
2) Spalk
3) Plester
4) Kasa steril
5) Handscoon dalam bak instrument
6) Betadine dan cairan disinfektan dalam kom
7) Bengkok
8) Gunting plester
Aspek Hand

2 Persiapan

a. Pastikan pasien dan jelaskan prosedur


b. Cuci tangan
c. Dekatkan alat
3 Pelaksanaan

a. Mengucapkan salam terapeutik


b. Perkenalan diri perawat
c. Jelaskan tujuan
d. Jelaskan prosedur tindakan
e. Meminta persetujuan tindakan
f. Menjaga privasi klien
g. Memperhatikan keselamatan klien
h. Atur posisi nyaman
i. Mencuci tangan
j. Inspeksi bagian tubuh mana yang akan dibalut/ dibidai
k. Lepaskan pakaian yang menutupi area yang akan dilakukan
pemasangan balutan/pembidaian
l. Perhatikan terhadap letak, adanya luka terbuka atau tidak, luas luka
jika ada sebelum dilakukan pembalutan/pembidaian
m. Pakai handscoon
n. Tentukan jenis balutan/ bidai sesuai dengan kebutuhan klien
o. Lakukan perawatan luka jika ada luka terbuka, hentikan pendarahan
dengan balut tekan setelah luka dibersihkan.
p. Lakukan pembalutan/pembidaian dengan tekhnik yang benar
1) Mengatasi permasalahan ABC terlebih dahulu
2) Menghentikan pendarahan
3) Membuka pakaian yang menutupi daerah fraktur.
4) Kaji 6 P sebelum pemasangan bidai : P1 (pain ; nyeri ) P2 (pulse;
nadi) P3 (pallor ; panas/hangat) P4 (parastesia ; baal) P5 (paralise ;
kaku/lemah)
5) Jika terjadi deformitas lakukan traksi untuk memulihkan
kesejajaran anggota gerak
6) Melakukan perawatan luka jika ada luka terbuka dan menutup
luka dengan kasa steril
7) Memberikan bantalan yang cukup lunak pada bidai
8) Memasang bidai melewati dua sendi
9) Memasang verban gulung dengan tekhnik yang benar.
10) Mencatat respon pasien setelah pemasangan bidai
11) Kaji 6 P setelah pemasangan bidai : P1 (pain ; nyeri ) P2 (pulse;
nadi) P3 (pallor ; panas/hangat) P4 (parastesia ; baal) P5
(paralise ; kaku/lemah)
4 Cuci tangan

Aspek Heart

5 Hal-hal yang perlu diperhatikan perawat

a. Cek kenyamanan klien


b. Komunikasi yang terapeutik
c. Perhatikan keselamatan klien
d. Posisikan klien seperti semula
Sub total

Total
DAFTAR TILIK PEMBALUTAN

DOKUMEN LEVEL KODE

DAFTAR TILIK

JUDUL : PEMBALUTAN TANGGAL DIKELUARKAN

29-11-2015

BIDANG KEILMUAN : NO REVISI : 02

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH

Mahasiswa Penguji

NIM Paraf

Nilai
No Aspek Penilaian
0 1 2
Aspek Head

1 a. Jelaskan analisa data kasus


b. Jelaskan Dx. Kep yang muncul
c. Jelaskan prinsip tindakan yang akan dilakukan
d. Jelaskan indikasi dan kontraindikasi tindakan yang akan dilakukan
e. Kelengkapan alat
1) Pembalut yang sesuai (mitella/dasi/gulung)
2) Plester
3) Kasa steril
4) Handscoon dalam bak instrument
5) Bengkok
6) Gunting plester
Aspek Hand

2 Persiapan

a. Pastikan pasien dan jelaskan prosedur


b. Cuci tangan
c. Dekatkan alat
3 Pelaksanaan

a. Mengucapkan salam terapeutik


b. Perkenalan diri perawat
c. Jelaskan tujuan
d. Jelaskan prosedur tindakan
e. Meminta persetujuan tindakan
f. Menjaga privasi klien
g. Memperhatikan keselamatan klien
h. Atur posisi nyaman
i. Mencuci tangan
j. Inspeksi bagian tubuh mana yang akan dibalut/ dibidai
k. Lepaskan pakaian yang menutupi area yang akan dilakukan
pemasangan balutan/pembidaian
l. Perhatikan terhadap letak, adanya luka terbuka atau tidak, luas luka
jika ada sebelum dilakukan pembalutan/pembidaian
m. Pakai handscoon
n. Tentukan jenis balutan/ bidai sesuai dengan kebutuhan klien
o. Lakukan perawatan luka jika ada luka terbuka, hentikan pendarahan
dengan balut tekan setelah luka dibersihkan.
p. Lakukan pembalutan/pembidaian dengan tekhnik yang benar
a. Pembalutan :
1) Gunakan perban yang digulung ketat dengan lebar yang sesuai
2) Topang bagian yang akan diperban selama prosedur dilakukan
3) Berdirilah slalu di depan pasien, kecuali saat memasang
perban penutup
4) Pasanglah perban pada ekstermitas pada posisi diamnya,
misalnya : lengan baawah dan tangan pada posisi telungkup
5) Pegang perban dengan bagian kepala perban berada paling
atas dan tempelkan permukaan luar perban pada bagian
tubuh, jangan pernah melepaskan gulungan perban lebih dari
beberapa cm setiap kalinya.
6) Pasang perban dari bagian medial mengarah ke luar dan dari
bawah mengarah ke atas untuk menjaga keseimbangan
tekanan.
7) Mulai pemasangan perban dengan gulungan oblik yang stabil
untuk memfiksasinya dan biarkan setiap gulungan menutupi
dua pertiga bagian gulungan perban sebelumnya dengan ujung
bebasnya melintang
8) Buat gulungan balik atau silang pada permukaan luar
ekstermitas kecuali, bila gulungan tersebut melewati luka atau
penonjolan tulang, yang mana harus tetap berada pada bagian
ekstermitas.
9) Alasi aksila atau selangkangan ketika memasang perban pada
daerah ini sehingga dua permukaan kulit tidak saling
bersentuhan dibawah perban
10) Akhiri dengan gulungan lurus di atas bagian tubuh tersebut,
tahan ujungnya dan kencangkan dengan peniti.
Aspek Heart

4 Hal-hal yang perlu diperhatikan perawat

a. Cek kenyamanan klien


b. Komunikasi yang terapeutik
c. Perhatikan keselamatan klien
d. Posisikan klien seperti semula
Sub total

Total