Anda di halaman 1dari 2

Judul

No. Dokumen :
No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :
Halaman :
UPT Puskesmas Kopo Hj. Siti Juhaeni, S.ST
196601021986032007
1. Pengertian Prosedur yang mencakup semua kegiatan yang terkait dengan
identifikasi, dokumentasi dan pelaporan kasus KTD, KTC, KPC dan
KNC.

2. Tujuan Pelayanan klinis yang bermutu sangat dipengaruhi oleh kemampuan


puskesmas dalam mengidentifikasi, mendokumentasi, menganalisis
dan melaporkan permasalahan mutu pelayanan klinis berupa KTD,
KTC, KPC, dan KNC untuk itu perlu dibuat suatu standar prosedur
yang dapat membakukan manajemen resiko klinis.
3. Kebijakan SK Kebijakan kepala puskesmas No :

Tentang kebijakan mutu dan keselamatan pasien


4. Referensi 1. Permenkes RI No 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan
pada Jaminan Kesehatan Nasional
2. Undang-Undang No 25 tahun 2009, tetang Pelayanan Publik
3. Permenkes RI No 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas,
Klinik Pratama, tempat praktek mandiri dokter dan tempat
praktek mandiri dokter gigi

5. Prosedur/Langkah – blangko manajemen KTD,KTC, KPC, KNC dan Resiko medis


2.
langkah
bolpoin

6. Prosedur 1.
Pemberi pelayanan klinis yang mendapatkan KTD atau resiko medis
melakukan pertolongan dan penanganan awal sesuai kondisi
2.
Pemberi pelayanan klinis yang mengetahui adanya KTD,KTC, KNC, KPC
dan resiko klinis melakukan pengaman berupa isolasi bukti, laporan dan
lingkungan, selanjutnya melaporkan kondisi tersebut kepada tim
peningkatan mutu pelayanan klinis dan petugas klinis yang berkompeten
3.
Pemberi pelayanan klinis memberi tindakan medis dan observasi sesuai
kondisi.
4.
Ketua tim peningkatan mutu pelayanan klinis melakukan identifikasi
dengan mengumpulkan informasi dan bukti yang menyangkut input,
proses
dan output terjadinya KTD, KTC, KNC, KPC dan resiko klinis. Semua
hasil identifikasi di dokumentasikan dalam lembar manajemen KTD,KTC,
KNC,KPC dan resiko medis (formulir pelaporan insiden keselamatan)
5.
Kepala puskesmas dan tim peningkatan mutu pelayanan mengadakan
analisis penyebab dan tindak lanjut penanganan
6.
Sosialisasi rencana tindak dan pelaksanaannya pada rapat rutin puskesmas

7. Hal-Hal yang perlu


diperhatikan

8. Unit terkait Semua unit terkait

9. Dokumen terkait

10. Rekaman historis Tanggal mulai


No Yang diubah Isi Perubahan
perubahan diberlakukan