Anda di halaman 1dari 5

Pertanyaan

1. Kenapa manuver Dix-Hallpike bisa positif dan semakin parah jika berbaring ke sisi kanan?
2. Apakah pusing yang dirasakan pasien sebelumnya berhubungan dengan keluhan pasien?
3. Apakah ada hubungan usia pasien dengan munculnya keluhan?
4. Apakah mabuk perjalanan pasien berhubungan dengan keluhan pasien? Bagaimana
patofisiologinya? Atau fisiologis
5. Apa saja diagnosis banding penyakit pasien?
6. Apa saja anamnesis yang perlu dilakukan dan untuk mengeksklusi/inklusi apa?
7. Apa saja pemeriksaan dasar fisik berhubung usia dan pusing yang relevan?
8. Apakah pasien membutuhkan pemeriksaan tambahan?
9. Apa saja obat dan edukasi yang diberikan dokter pada pasien?
Pertanyaan

1. Kenapa manuver Dix-Hallpike bisa positif dan semakin parah jika berbaring ke sisi kanan?

Dix-hallpike untuk menilai vertigo. Nystagmus, perifer horizontal, sentral vertikal

 Didudukkan di ujung bed


 Tiduran
 Kepala diekstensi 30-45 derajat
 Dimiringkan ke kanan 10-15 detik
 Dilihat apakah ada nistagmus ke arah dahi
 Didudukkan selama 30 detik, dilihat apakah nystagmus masih ada
 Diluruskan, kemudah ditidurkan kembali
 Kepala diekstensi 30-45 derajat
 Dimiringkan ke kiri, dll

Kanalis semisirkularis, Rangsang angular

Utrikulus, sakulus, Rangsang vertikal

Traktus vestibularis akan menuju ke pusat keseimbangan serebelum. Gangguan pada traktus ini akan
menimbulkan manifestasi klinis. Bisa unilateral dan bilateral. Jika berbaring ke sisi yang sakit akan
meningkatkan impuls.

Perifer, berhubungan dengan gerakan kepala

Sentral, tidak terlalu

2. Apakah pusing perjalanan yang dirasakan pasien sebelumnya berhubungan dengan keluhan
pasien?
Berhubungan karena memicu vertigo.
3. Apakah mabuk perjalanan pasien berhubungan dengan keluhan pasien? Bagaimana
patofisiologinya? Atau fisiologis

Silia rusak mengakibatkan produksi cairan langsung banyak sehingga mengakibatkan impuls
berlebihan menyebabkan vertigo

4. Apakah ada hubungan usia pasien dengan munculnya keluhan?

Degenerasi sistem vestibular, membuat manula rentan dengan pergerakan spontan, seperti saat
perjalanan.
5. Apa saja diagnosis banding penyakit pasien?

Tidak seimbang pada geri

 Presincop
o Gejala mau pingsan
o Aliran darah tidak cukup ke otak
o Penyakit kardiovaskular
o Pemicu obat-obatan, depresi, stress

 Lightheadness
 Vertigo (penyebab jatuh terbanyak)
o Vestibular
 Sentral
 Pusing seperti melayang
 Perifer
 Seperti berputar
 Lebih pusing
 Ada mual muntah
 BPPV (Benign Paroxysmal Positional Vertigo), onset dalam detik
o Penurunan visus
o Pandangan buram
o Non-vestibular
 Multisensor equilibrium
 Hipotensi orthostatik
 Penurunan visus, tidak seimbang
o Psikogenik (fobia)
o Fisiologis (mabuk udara)
 Menier’s disease
o Ada tinnitus
o Onset dalam menit
o Telinga terasa penuh

6. Apa saja anamnesis yang perlu dilakukan dan untuk mengeksklusi/inklusi apa?

BPPV –

 Apakah ada riwayat keluarga yang mengalami?


 Apakah ada penyakit dahulu?
 Apakah mengonsumsi obat-obatan? Hipotensi, Benzodiazepin
 Onset
 Karakteristik pusing, berputar, <20 detik
 Apakah ada gangguan pendengaran? Tidak ada
Fisik

 Dix-Hallpike

Meniere’s disease

7. Apa saja pemeriksaan dasar fisik berhubung usia dan pusing yang relevan?
 Vertigo vestibular
 Stepping test, berjalan di tempat dengan tutup mata 50 langkah. Positif jika badan berputar
30 derajat.
 False-pointing test
o Menunjuk telunjuk dokter, miring positif
 Kalori test
o Dimasukka air ditelinga, positif jika vertigo muncul
 Eppley manuver
o Ditidurkan, dimiringkan, kemudian didudukan. Ada nystagmus, positif

 Non Vestibular
 Hipotensi Orthostatik. Pengurangan Systol >20mmhg, Diastol >10mmhg

 Meniere’s disease

8. Apakah pasien membutuhkan pemeriksaan tambahan?


 Vertigo
o CT-Scan, melihat apakah penyebab lain di SSP
 Meniere’s disease.
o Audiometri

9. Apa saja obat dan edukasi yang diberikan dokter pada pasien?

Non-medikamentosa

Latihan mengurangi keluhan. Duduk, berbaring ke kanan tapi kepala ke kiri. Dilakukan sebaliknya.

Epley maneuver dilakukan berulang.

Diberikan pegangan

Keluarga diedukasi, dikurangi pergerakan spontan pada pasien.

Istirahat
Menghindari faktor pencetus

Perbanyak minum air putih.

Medikamentosa

 Antikolinergik,
 Antihistamin, Menekan sistem vestibular, Dimenhidrinat
 Antagonis Ca,
 Benzodiazepin

 Neurotransmitter
o Kolinergik, Vestibular, Perifer
o Histamin, Pons, Sentral

BPPV, Sentral perifer

Meniere’s Disease

Motion Sickness