Anda di halaman 1dari 1

Sesak nafas

Pasien datang ke IGD RSU Dharma Yadnya pada hari Minggu 8 Juli 2018 jam 19.00 wita
dengan keluhan sesak nafas, batuk disertai sputum, dan lemas. Pasien mengatakan dahak
sulit keluar, warna dahak putih. Pasien mengatakan riwayat merokok, serta bekerja sebagai
buruh bangunan. Pasien mengatakan letih dan lemah setelah melakukan aktivitas sehari-
hari karena kesulitan bernafas, sesak nafas saat istirahat setelah beraktivitas, pasien terlihat
letih, pasien dibantu keluarga dalam pemenuhan adls nya, sebelumnya pasien sudah
merasa sesak nafas sejak hari rabu 5 juli 2018, pada kamis pagi pasien diantar berobat oleh
keluarganya ke Puskesmas II Dentim untuk mendapat pengobatan namun keadaan pasien
tidak kunjung membaik dan sesaknya pun bertambah. Kemudian pasien dibawa ke UGD RS
Dharma Yadnya pada hari jumat 6 juli 2018 pikul 20.00. hasil pemeriksaan di UGD
didapatkan hasil yaitu TD 110/70 mmHg, N : 84 x/dtk, S : 37oC, N : 126 x/mnt, RR : 36 x/mnt
kemudian diberikan terapi IVFD RL 20tpm, o2 3lpm, nebulizer Ventolin 2x 2.5 mg. Setelah
pasien mendapatkan pengobatan di UGD lalu pasien dianjurkan untuk dirawat inap agar
mendapatkan pelayanan yang lebih intensif. Pasien dipindahkan ke ruangan rawat inap
pada pukul 22.00 wita. Saat dilakukan pengkajian pada tanggal 9 juli 2018 lemas, batuk
berdahak dan dahak sulit dikeluarkan. Pasien mengatakan susah tidur pada malam hari
karena batuk, pasien mengatakan tidak dapat beristirahat dengan baik pasien sering
terbangun saat tidur di, pasien mengatakan terbangun 3 kali, pasien tidur selama 5 jam
sehari malam hari Hasil pemeriksaan diruangan didapatkan TD : 110/70 mmHg, N : 110
x/mnt, s : 36,5, RR : 32 x /mnt, sao2 : 98%.