Anda di halaman 1dari 8

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS KOTARAJA
Jln.Raya Kotaraja-Montong Gading Kecamatan Sikur Kode Pos 83662

KERANGKA ACUAN
SURVEY JENTIK
A. PENDAHULUAN
Angka kejadian penyakit Demam Berdarah yang cenderung sulit turun menyebabkan
berbagai upaya pemberantasan terus di lakukan .Sebagaimana kita kenal,metode pemberantasan
habitat nyamuk ini ,misalnya dengan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN),masih di
anggap cara paling efektif.Berkaitan dengan hal tersebut Pemerintah memiliki program kajian
yaitu dengan melakukan survey jentik pada rumah-rumah
B. LATAR BELAKANG
Dalam bidang kesehatan,serangga mempunyai arti yang sangat penting karena
peranannya sebagai vektor(perantara) dari berbagai penyakit.Penyakit yang di tularkan oleh
vector ini antara lain penyakit Demam Berdarah,Malaria,dan Filariasis.Ketiga penyakit ini di
tularkan dari orang yang satu ke orang yang lain melalui perantara nyamuk.
Dewasa ini, penyakit Demam Derdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah
kesehatan lingkungan yang cenderung meningkat jumlah penderita dan semakin luas daerah
penyebarannya,sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk .
Pada Tahun 2009,kasus DBD di wilayah Indonesia mencapai 150 juta kasus yang mana hal ini
menempatkan Indonesia menjadi Negara dengan kasus DBD tertinggi di ASEAN.DBD di
sebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty .Laju perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty yang
cukup cepat merupakan salah satu penyebab Penyakit DBD di Indonesia sulit di berantas
.(P2B2 2010).
Nyamuk sering kali berkembang biak di tempat penampungan air seperti bak
mandi,tempayam,drum,barang bekas,pot tanaman air,dan lain sebagainya.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi segala dampak yang bias di timbulkan
nyamuk,masyarakat umum perlu mengetahui jenis,kehidupan,permasalahan yang di
desebabkan oleh nyamuk bahkan pengetahuan mengenai kepadatan jentik nyamuk sebagai
langkah awal pencegahan terhadap dampak buruk akibat serangga(khususnya nyamuk) bagi
kesehatan.
C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Mampu melakukan pengukuran kepadatan larva atau jentik
2. Tujuan Khusus
1) Untuk mengetahui jenis larva atau jentik yang di amati atau di survey
2) Untuk melakukan interpretasi hasil kepadatan larva atau jentik dengan parameter ABJ
(Angka bebas jentik),House Indeks,Container Indeks
3) Untuk melakukan dan memberikan upaya pengendalian keberadaan larva atau jentik
di pemukiman

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Membagikan bubuk Abate kepada masyarakat yang memiliki bak penampungan air
2. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar melakukan PSN seminggu sekali

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Mencatat identitas pemilik rumah
2. Mendata jenis penampungan/container yang ada
3. Mengamati jentik nyamuk yang ada di dalam dan di luar rumah (positif ,negative)
4. Menganalisis data secara deskriptif
5. Menghitung Container Indek
6. Menghitung Host Indek
7. Menghitung ABJ

F. SASARAN
1. Tempat penampungan air
2. Kaleng bekas
3. Tempat minum burung
4. Ban bekas
5. dll
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Setiap Bulan Dan Berkala
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
Evaluasi pelaksanaan kegiatan secara rutin dilaksanakan oleh Sanitarian/petugas sanitasi
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
1.Terlaksananya kegiatan survey jentik sesuai dengan jadwal kegiatan
2.Rekapitulasi hasil survey jentik
3.Pelaporan dilaksanakan setiap bulan ke Dinas Kesehatan
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS TERARA
Jln.Raya Kotaraja-Montong Gading Kecamatan Sikur Kode Pos 83662

KERANGKA ACUAN
PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN)
A. PENDAHULUAN
Angka kejadian penyakit Demam Berdarah yang cenderung sulit turun menyebabkan
berbagai upaya pemberantasan terus di lakukan .Sebagaimana kita kenal,metode pemberantasan
habitat nyamuk ini ,misalnya dengan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN),masih di
anggap cara paling efektif.Berkaitan dengan hal tersebut Pemerintah memiliki program kajian
yaitu dengan melakukan survey jentik pada rumah-rumah
B. LATAR BELAKANG
Dalam bidang kesehatan,serangga mempunyai arti yang sangat penting karena
peranannya sebagai vektor(perantara) dari berbagai penyakit.Penyakit yang di tularkan oleh
vector ini antara lain penyakit Demam Berdarah,Malaria,dan Filariasis.Ketiga penyakit ini di
tularkan dari orang yang satu ke orang yang lain melalui perantara nyamuk.
Dewasa ini, penyakit Demam Derdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah
kesehatan lingkungan yang cenderung meningkat jumlah penderita dan semakin luas daerah
penyebarannya,sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk .
Pada Tahun 2009,kasus DBD di wilayah Indonesia mencapai 150 juta kasus yang mana
hal ini menempatkan Indonesia menjadi Negara dengan kasus DBD tertinggi di ASEAN.DBD
di sebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty .Laju perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty
yang cukup cepat merupakan salah satu penyebab Penyakit DBD di Indonesia sulit di berantas
.(P2B2 2010).
Nyamuk sering kali berkembang biak di tempat penampungan air seperti bak
mandi,tempayam,drum,barang bekas,pot tanaman air,dan lain sebagainya.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi segala dampak yang bias di timbulkan
nyamuk,masyarakat umum perlu mengetahui jenis,kehidupan,permasalahan yang di
desebabkan oleh nyamuk bahkan pengetahuan mengenai kepadatan jentik nyamuk sebagai
langkah awal pencegahan terhadap dampak buruk akibat serangga(khususnya nyamuk) bagi
kesehatan.
C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Untuk menghilangkan tempat perindukan nyamuk aedes aegipty
2. Tujuan Khusus
Untuk mencegah peningkatan jentik nyamuk aedes aegipty

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Membagikan bubuk Abate kepada masyarakat yang memiliki bak penampungan air
2. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar melakukan PSN seminggu sekali

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Gotong royong atau jum’at bersih
2. Melakukan pengurasan tempat penampungan air
3. Melakukan penutupan tempat penampungan air
4. Menguburkan barang-barang/kaleng-kaleng bekas
5. Membersihkan tempat- tempat bersarangnya nyamuk aedes aegipty

F. SASARAN
1. Tempat penampungan air
2. Kaleng bekas
3. Tempat minum burung
4. Ban bekas
5. dll

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Setiap bulan

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN


Evaluasi pelaksanaan kegiatan secara rutin dilaksanakan oleh Sanitarian/petugas Surveilans
I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN
1. Terlaksananya kegiatan PSN sesuai dengan jadwal kegiatan
2. Rekapitulasi hasil PSN
3. Pelaporan dilaksanakan setiap bulan ke Dinas Kesehatan
PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR
DINAS KESEHATAN
PUSKESMAS TERARA
Jln.Raya Kotaraja-Montong Gading Kecamatan Sikur Kode Pos 83662

KERANGKA ACUAN
ABATESASI

A. PENDAHULUAN
Angka kejadian penyakit Demam Berdarah yang cenderung sulit turun menyebabkan
berbagai upaya pemberantasan terus di lakukan .Sebagaimana kita kenal,metode pemberantasan
habitat nyamuk ini ,misalnya dengan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN),masih di
anggap cara paling efektif.Berkaitan dengan hal tersebut Pemerintah memiliki program kajian
yaitu dengan melakukan survey jentik pada rumah-rumah

B. LATAR BELAKANG
Dalam bidang kesehatan,serangga mempunyai arti yang sangat penting karena
peranannya sebagai vektor(perantara) dari berbagai penyakit.Penyakit yang di tularkan oleh
vector ini antara lain penyakit Demam Berdarah,Malaria,dan Filariasis.Ketiga penyakit ini di
tularkan dari orang yang satu ke orang yang lain melalui perantara nyamuk.
Dewasa ini, penyakit Demam Derdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah
kesehatan lingkungan yang cenderung meningkat jumlah penderita dan semakin luas daerah
penyebarannya,sejalan dengan meningkatnya mobilitas dan kepadatan penduduk .
Pada Tahun 2009,kasus DBD di wilayah Indonesia mencapai 150 juta kasus yang mana hal ini
menempatkan Indonesia menjadi Negara dengan kasus DBD tertinggi di ASEAN.DBD di
sebabkan oleh nyamuk Aedes Aegepty .Laju perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegepty yang
cukup cepat merupakan salah satu penyebab Penyakit DBD di Indonesia sulit di berantas
.(P2B2 2010).
Nyamuk sering kali berkembang biak di tempat penampungan air seperti bak
mandi,tempayam,drum,barang bekas,pot tanaman air,dan lain sebagainya.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi segala dampak yang bias di timbulkan
nyamuk,masyarakat umum perlu mengetahui jenis,kehidupan,permasalahan yang di
desebabkan oleh nyamuk bahkan pengetahuan mengenai kepadatan jentik nyamuk sebagai
langkah awal pencegahan terhadap dampak buruk akibat serangga(khususnya nyamuk) bagi
kesehatan.
C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Untuk mengendalikan vector larva nyamuk aedes aegipty
2. Tujuan Khusus
1) Untuk mencegah timbulnya jentik nyamuk aedes aegipty
2) Untuk membunuh jentik larva nyamuk aedes aegipty

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Membagikan bubuk Abate kepada masyarakat yang memiliki bak penampungan air
2. Memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar melakukan PSN seminggu sekali

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Memberikan bubuk abate kepada masyarakat
2. Mencelupkan bubuk abate ditempat- tempat penampungan air
3. Melakukan penutupan tempat penampungan air
4. Menguburkan barang-barang/kaleng-kaleng bekas
5. Membersihkan tempat- tempat bersarangnya nyamuk aedes aegipty

F. SASARAN
1. Tempat penampungan air
2. Kaleng bekas
3. Tempat minum burung
4. Ban bekas
5. dll

G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN


Setiap bulan
H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN
Evaluasi pelaksanaan kegiatan secara rutin dilaksanakan oleh Sanitarian/petugas Surveilans

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


1. Terlaksananya kegiatan Abatisasi sesuai dengan jadwal kegiatan
2. Rekapitulasi hasil kegiatan
3. Pelaporan dilaksanakan setiap bulan ke Dinas Kesehatan