Anda di halaman 1dari 1

Dasit

Suparka, M.E., 1988, Studi petrologi dan pola kimia komplek ofiolit Karangsambung Utara, Luh Ulo,
Jawa Tengah, Disertasi Doktor ITB, tidak diterbitkan, 181 hal.

Batuan dasit daerah penyelidikan dicirikan oleh warna abu-abu dengan bintik-bintik (mencapai
ukuran 6 mm) berwarna putih tersebar merata. Secara petrografis batuan ini memperlihatkan
tekstur porfiritik dengan fenokris plagioklas dan feldspar alkali, kuarsa dan sedikit mika (flogopit)
tertanam di dalam masa dasar yang sangat halus (foto III.7). masa dasar dibentuk oleh agregat
sangat halus (kurang dari 0,1mm) terdiri dari feldspar, kuarsa anhedral serta masa lempungan.
Batuan dasit ini memperlihatkan proses pengubahan yang tidak begitu kuat, menghasilkan serisit,
sedikit lempung, klorit, serta karbonat. Plagioklas hadir sebagai fenokris berukuran mencapai lebih
dari 5 mm dan juga berupa kristal sangat halus pada masa dasar. Fenokris plagioklas pada umumnya
berbentuk subhedral, dicirikan oleh kembar polisintetik; beberapa diantaranya terubah sebagian
menjadi serisit. Proses albitisasi atau penggantian oleh karbonat kadang-kadang teramati pada
kristal plagioklas. Feldspar alkali pada umumnya bersifat lebih jernih daripada plagioklas. Beberapa
fenokris feldspar alkali memperlihatkan pengubahan menjadi lempung.

Kuarsa dijumpai berupa kristal subhedral – anhedral berukuran sedang sampai kasar (mencapai lebih
dari 5mm) sebagai fenokris dan sebagian besar hadir berupa kristal anhedral sangat halus pada
masadasar. Sebagian besar fenokris kuarsa dicirikan oleh gejala korosi masadasar dan
memperlihatkan pemadaman agak bergelombang.

Flogopit hadir sebagai fenokris berupa kristal prismatik memanjang/tabular berwarna agak
kecoklatan berbutir halus (sekitar 0,5 mm). Sebagian besar dari mineral tersebut telah mengalami
pengubahan menjadi serabut klorit berwarna kehijauan. Mineral tambahan yang dijumpai dalam
batuan dasit mencakup mineral opak dan sirkon. Mineral opak dijumpai berupa mikrofenokris
( mencapai 0,1 mm) serta berupa butiran sangat halus di dalam masadasar; sedangkan sirkon hanya
dijumpai beberapa butir saja di dalam masadasar.