Anda di halaman 1dari 4

• Pengertian • Pengkajian Biologis, Psikologis, sosiao, psikologis, sosial, spiritual dan

tata nilai/budaya didapatkan pada saat anamnesa untuk mengkaji


keadaan pasien secara holistic/ menyeluruh, yang meliputi 5 aspek
yaitu kajian biologis, psikologis, social, spiritual dan budaya/tata nilai
pasien.
• Kajian Biologis : menanyakan apakah ada anggota keluarga yang
mempunyai penyakit yang sama
• Kajian Psikologis : Bagaimana hubungan antar anggota keluarga yang
satu dengan yang lain
• Kajian Sosial : Bagaimana peran pasien dan keluarga kepada
masyarakat
• Kajian Ekonomi : kajian yang kita peroleh untuk mengetahui tingkat
perekonomian keluarga.
• Kajian Spiritual : Sejauh mana ketaatan pasien menjalankan ibadah
sesuai agamanya
• Kajian Tata Nilai/Budaya : Bagaimana kebiasaan dan budaya
masyarakat di lingkungan tempat pasien tinggal.
• Pasien yang di lakukan Kajian secara holistic adalah pasien – pasien
dengan Penyakit Kronis. (Misalnya : Diabetes Miletus, Hipertensi,
Penyakit Kardiovaskuler, dsb)
• Tujuan Untuk mendiagnosa penyakit pasien secara menyeluruh/holistic sehingga
dokter bisa memberikan terapi secara menyeluruh.

• Kebijakan • SK Kepala Puskesmas Nomor 001 Tahun 2017 Tentang Jenis-Jenis


Pelayanan Yang Tersedia.
• SK Kepala Puskesmas Nomor 118 Tahun 2017 Tentang Penyampaian
Hak dan Kewajiban Pasien dan Keluarganya
• SK Kepala Puskesmas Nomor 56 Tahun Tentang Pelayanan
Klinis dan Layanan Terpadu

• Referensi • Peraturan Menteri Kesehatan RI No 269 Tahun 2008 Tentang Rekam


Medis
• Peraturan Menteri Kesehatan RI No 75 Tahun 2014 Tentang
Puskesmas.
• Peraturan Menteri Kesehatan RI No 514 Tahun 2015 Tentang
Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter Di Fasilitas Kesehatan Primer.

• Alat dan • Alat :


bahan • Alat tulis kantor

• Bahan :
• Tab
• Langkah- • Petugas poli memanggil pasien sesuai nomor urut.
langkah • Petugas poli mempersilahkan pasien untuk duduk.
• Petugas poli menanyakan ulang identitas pasien yang disesuaikan
dengan identitas yang tertera di no antrian pasien.
• Petugas poli memeriksa tanda-tanda vital dan mengukur berat badan
untuk pasien anak.
• Petugas poli menanyakan riwayat alergi obat.
• Petugas poli menyerahkan no antrian pasien yang berisi tanda vital
pasien kepada dokter pemeriksa.
• Dokter memanggil pasien sesuai dengan nomor antrian yang telah
diberikan petugas poli.
• Dokter menanyakan keluhan yang dirasakan pasien saat ini.
• Dokter menanyakan berapa lama keluhan dirasakan.
• Dokter menanyakan mengenai riwayat penyakit dahulu.
• Dokter menanyakan riwayat penyakit keluarga, aktifitas / pekerjaan
pasien / kondisi sosial ekonomi pasien.
• Dokter menanyakan adakah keluarga yang mempunyai riwayat
penyakit yang sama, hubungan pasien dengan masyarakat, aktivitas
keagamaan/ibadah pasien, dan kebiasaan/budaya masyarakat.
• Dokter menanyakan apakah disekitar tempat tinggal pasien ada yang
mengalami hal yang serupa ( untuk kasus yang mengindikasikan ke
arah DBD, malaria, diare, dsb ).
• Dokter menanyakan pemeriksaan penunjang yang pernah dilakukan
pasien sebelumnya.
• Dokter melakukan pemeriksaan fisik.
• Dokter mencatat hasil anamnesa dan pemeriksaan fisik ke rekam
medis elektronik
• Dokter akan mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan harapan pasien
dan keluarga yan9 mencakup pelayanan medis, penunjang medis, dan
keperawatan.
• Hal-hal yang
• Identitas pasien
perlu
• Kelengkapan status pasien
diperhatikan
• Unit Terkait Semua Poli
• Dokumen
• Rekam Medis elektronik
terkait

• Riwayat Perubahan Dokumen

No Yang dirubah Isi Perubahan Tanggal Terbit