Anda di halaman 1dari 14

BAB III

PELABUHAN EKSISTING DAN POTENSI HINTERLAND

3.1. Fasilitas Pelabuhan


Untuk melayani kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Makassar, berikut ini
adalah fasilitas yang tersedia di Pelabuhan Makassar diantaranya : Kolam
Pelabuhan, Alur Pelayaran, breakwater, dermaga, fasilitas umum, terminal, kantor
dan lain-lain.

1. Kolam Pelabuhan
Kolam Pelabuhan Makassar adalah 315,20 Ha dengan kedalaman minimum
mencapai -9 mlWS dan -8 mlWS pada dermaga.

Gambar 3.1. Areal Kolam Pelabuhan Makassar

2. Alur Pelayaran,Daratan dan Breakwater


Alur Pelabuhan Makassar adalah sepanjang 25 mil dan lebar 250 m dengan
kedalaman minimum 10 MLWs. Daratan Pelabuhan Makassar seluas 66,66 Ha
yang dipergunakan untuk terminal peti kemas, umum dan penumpang.
Pelabuhan Makassar juga ditunjang oleh breakwater dengan panjang mencapai
1.581 m.

3. Terminal / Pangkalan Pelabuhan Makassar


Pelabuhan Umum Makassar saat ini terdiri dari 3 (tiga) pangkalan utama yakni:
a. Pangkalan Soekarno (pelayanan bagi barang-barang general cargo dan
penumpang serta barang curah)
b. Pangkalan Hatta dan Hasanuddin
c. Pangkalan Paotere

12
Gambar 3.2. Lay out Pelabuhan Makassar saat ini

a. Pangkalan Soekarno
Pangkalan Soekarno memiliki panjang 1.310 m dengan kedalaman
minimum -8 MLWs. Pangkalan ini diperuntukkan sebagai pelayanan
barang-barang general cargo dan penumpang serta barang curah dan
penumpang. Berikut ini adalah fasilitas yang ada di Pangkalan Soekarno.

1) Dermaga
Pangkalan Soekarno memiliki panjang 1.310 m dengan kedalaman
minimum -8 MLWs. Pangkalan ini diperuntukkan sebagai pelayanan
barang-barang general cargo dan penumpang serta barang curah seperti
semen, batu bara, tepung terigu, penampungan minyak goreng dan aspal
cair. Pada Tabel 3.1 dijelaskan detail dermaga di Pangkalan Sooekarno.

13
Lebar Kapasitas
Draft
No Dermaga Panjang Tahun Peruntukan
(m) (mLWS) (ton/m²)

1. 100 100 11 -12 1.100 1917 Berdikari

2. 101 330 11 -12 3.630 1917 Umum & Curah

3. 103 230 11 -12 2.530 1917 Curah

4. 104 290 11 -12 3.190 1917 Penumpang & Roro

5. 105 180 11 -12 1.980 1917 Umum & EKp/Imp

6. 106 180 11 -12 1.980 1917 Umum & EKp/Imp

(Sumber : Otoritas Pelabuhan Makassar)

Tabel 3.1 Dermaga di Pangkalan Soekarno

2) Lapangan Penumpukan
Pangkalan Soekarno memiliki lapangan penumpukan seluas 5,54 Ha
dengan dengan fungsi untuk menampung barang umum (kendaraan, alat
berat, peti kemas dll) dengan rincian dapat dilihat pada Tabel 3.2 berikut.

Kapasitas Kondisi
No Lapangan Luas Tahun
(ton/m²) (%)

1. Ex Gudang 100 1.254 752 - 60

2. 101 1.213 728 1990 50

3. 102 1.930 1.158 1991 60

4. 103 3.374 2.024 1984 60

5. 104 1.017 610 1992 60

6. 105 1.216 730 1992 60

7. 106 925 555 1992 60

8. Ex Counter Yard 21.937 13.162 1985 & 1992 60

9. Ex Empety Container 3.347 2.008 1991 80

10. Ex Kaporlap 8.001 4.801 1995 80

11. Ex Pusri 8.417 5.050 - -

14
12. Ex Gudang Imco 2.800 1.680 - -

(Sumber : Informasi 25 Pelabuhan strategis Indonesia)

Tabel 3.2 Lapangan Penumpukan di Pangkalan Soekarno

3) Gudang
Pangkalan Soekarno memiliki gudang sebagai tempat penyimpanan
dengan total seluas 5,54 Ha yang terdiri dari gudang umum, CFS
(Container Freigh Station) dan gudang api. Pada tabel 3.3 berikut
dijelaskan mengenai gudang di Pangkalan Soekarno.

Kapasitas Kondisi
No Gudang Luas Tahun (%)
(ton/m²)
75
1. 101 3.800 2.280 1990
75
2. 102 3.800 2.280 1989
70
3. 103 4.000 2.400 1985

4. 104 3.800 2.280 1991 75

75
5. 105 3.800 2.280 1992
90
6. CFS 4.000 2.400 1994

7. Gudang Api 600 360 1980 60

(Sumber : Informasi 25 Pelabuhan Strategis Indonesia)


Tabel 3.3 Gudang di Pangkalan Soekarno

Gambar 3.3. Dermaga Pangkalan Soekarno

15
4) Terminal Penumpang
Pangkalan Soekarno dilengkapi juga dengan adanya terminal penumpang
dengan luas bangunan mencapai 4.000 m² dengan kapasitas 1.600 orang.
Bangunan ini dibangun pada tahun 1981 dengan kondisi bangunan 60.

Gambar 3.4. Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar

5) Perkantoran dan Bangunan lain


Perkantoran yang terdapat di Pangkalan Soekarno diantaranya : Kantor
OP, Pelindo IV dan Pusat Cabang Makassar, Bea cukai, Koperasi buruh,
Operasional Peti Kemas, Kantor PT.Eastern Pearl Flour Mills, Mesjid,
Kantin, Klinik dll.

6) Pintu Gerbang (Gate)


Pangkalan Soekarno memiliki 2 pintu masuk (gate). Gate 1 berfungsi
sebagai pintu gerbang masuk kendaraan berat (triler/truck) yang
beroperasi di sekitar pangkalan. Sedangkan Gate 2 berfungsi sebagai
pintu gerbang masuk bagi penumpang.

Gambar 3.5. Pintu masuk (gate) Pelabuhan Makassar

16
b. Pangkalan Hatta
Pangkalan Hatta dibangun pada tahun 1997, pangkalan ini memiliki panjang
dermaga 850 m dengan kedalaman minimum -12 m m LWS dan
diperuntukkan untuk melayani kapal peti kemas. Berikut ini adalah fasilitas
yang ada di Pangkalan Hatta.

1) Dermaga
Pangkalan Hatta memiliki panjang 850 m dengan kedalaman manimum -
12 m mLWS.Pangkalan ini diperuntukkan melayani peti kemas. Dengan
kedalaman yang ada dapat melayani kapal-kapal berkapasitas maksimal
3.000 TEU’s. Pada Tabel 3.4 berikut dijelaskan detail dermaga di
Pangkalan Hatta.

Panjang Lebar Draft Kapasitas Peruntukan


No Dermaga Tahun
(m) (m) (mLWS) (ton/m²)
1. Container 850 30 -12 25.500 1997 Peti Kemas

2. Hasanuddin 210 15 -12 3.100 1997 Ro-ro

(sumber : Otoritas Pelabuhan Makassar)

Tabel 3.4 Dermaga Pangkalan Hatta

Gambar 3.6. Pintu masuk (gate) pangkalan Hatta Pelabuhan Makassar

17
2) Lapangan Penumpukan
Lapangan Hatta memiliki lapangan penumpukan seluas 11,45 Ha dengan
fungsi untuk peti kemas. Pada Tabel 3.5 berikut ini diperhatikan rincian
lapangan penumpukan di Pangkalan Hatta.

Kapasitas Kondisi
NO Lapangan Luas Tahun (%)
(ton/m²)

1. Peti Kemas 75.000 45.000 1997 60

2. Multi Purpose 1 17.000 10.200 1997 60

3. Multi Purpose 2 22.446 13.468 1997 60

(Sumber : Informasi 25 Pelabuhan strategis Indonesia)

Tabel 3.5 Lapangan Penumpukan di Pangkalan Hatta

Gambar 3.7. Pintu masuk (gate) Terminal Peti kemas

3) Jembatan Timbang dan Pintu Gerbang


Pangkalan Hatta adalah Pangkalan khusus untuk melayani kapal Peti
Kemas, pangkalan ini juga dilengkapi dengan jembatan timbang dan
pintu masuk yang menjadi satu kesatuan.

18
3.2. Data Operasional Pelabuhan
Berikut merupakan data operasional pelabuhan makassar yang nantinya
akan diproyeksikan dalam tiga tahapan dalam perencanaan pelabuhan makassar.
Yaitu : jangka pendek, menengah dan panjang.

Call
Bongkar
Bongkar Muat Kapal Call Kapal Penumpang Naik Call Kapal
Muat Cargo
(Teus) Peti Cargo dan Turun Penumpang
Ton/m^³
Kemas
232141 523 1291336 202 756.99 224
244212 510 1345953 198 1119.495 218
244285 631 1372531 181 1144.51 229
256047 590 1443437 176 1311.956 215
302050 813 1341066 165 794.283 139
373468 681 1287304 157 895.976 122
374495 625 1216288 147 904.824 104
447377 493 1176024 153 688.15 79

Tabel 3.6 Lapangan Penumpukan di Pangkalan Hatta

3.3. Kinerja Pelabuhan


1. Pelayanan Kapal
Pelayanan jam tambah bagi kapal dalam dan luar negeri sudah cukup
efektif, pelayanan kapal luar negeri cenderung lebih lama dibandingkan kapal-
kapal dalam negeri, hal ini disebabkan karena kapal luar negeri memiliki ukuran
dan muatan lebih banyak dibandingkan kapal dalam negeri. Pada tabel 3.15 dan
3.16 berikut diperlihatkan kondisi pelayanan kapal di Pelabuhan Makassar dan
terminal Peti Kemas Makassar pada tahun 2007 – 2011.

TAHUN
SA
NO URAIAN
T
2007 2008 2009 2010 2011

a. Kapal Luar Negeri

1. Turn Round Time Jam 69.77 70.15 67.35 63.36 61.33


2. Waiting time :
a. Waiting Time Next (WTN)
b. Postpone Time (PT)
c. Approach Time (AT) Jam - 0 0 0 0
d. Waiting Time Gross (WTG)
3. Berthring Time (BT) Jam 1.02 0.53 0.91 0.43 0.15
a. Efective Time (ET)

19
b. Not Operating Time (NOT) Jam 3.00 2.87 2.24 1.95 1.84
c. Idle Time (IT)
Jam 4.02 3.40 3.38 2.56 2.04

Jam 65.75 66.74 63.97 60.80 59.29

Jam 50.68 52.06 55.24 51.48 50.85

Jam 8.22 7.71 4.50 5.19 5.01

Jam 6.85 6.97 4.23 4.13 3.43

b. Kapal Dalam Negeri

1. Turn Round Time (TRT) Jam 36.56 34.79 32.84 31.57 26.15
2. Waiting Time :
a. Waiting Time Net (TRT)
b. Postpone Time (PT)
c. Approach Time (AT) Jam - 0 0 0 0
d. Waiting Time Gross (WTG)
3. Berthing Time (BET) Jam 8.18 3.72 1.84 3.23 0.89
a. Effective Time (ET)
b. Not Operating Time (NOT) Jam 2.64 2.71 1.54 1.50 1.50
c. Idle Time (IT)
Jam 10.84 6.43 2.85 4.88 2.44

Jam 25.74 28.36 29.99 26.69 23.71

Jam 19.84 21.89 24.74 20.58 16.99

Jam 3.22 3.57 3.19 3.39 3.85

Jam 2.68 2.90 2.06 2.72 2.87

(Sumber : Kantor Cabang Pelindo IV Makassar)

Tabel 3.7 Kondisi Pelayanan Kapal di Pelabuhan Makassar 2007 - 2011

20
TAHUN
NO URAIAN SAT
2007 2008 2009 2010 2011

I PELAYANAN KAPAL
a. Kapal Luar Negeri
1. Turn Round Time
2. Waiting time :
a. Waiting Time Next (WTN) Jam 0.00 0.00 (2.00) 0.00 0.00
b. Postpone Time (PT)
c. Approach Time (AT)
d. Waiting Time Gross (WTG)
3. Berthring Time (BT) Jam - 0.00 0.00 0.00 0.00
a. Efective Time (ET)
b. Not Operating Time (NOT) Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
c. Idle Time (IT)
Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
b. Kapal Dalam Negeri
1. Turn Round Time (TRT)
Jam 0.00 0.00 (1.00) 0.00 0.00

Jam 0.00 0.00 (1.00) 0.00 0.00

Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

Jam 0.00 0.00 0.00 0.00

Jam 0.00 20.93 14.49 0.00 0.00

2. Waiting Time :

a. Waiting Time Net (TRT) Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
b. Postpone Time (PT)
c. Approach Time (AT) Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
d. Waiting Time Gross (WTG)
3. Berthing Time (BET) Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
a. Effective Time (ET)
b. Not Operating Time (NOT) Jam 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
c. Idle Time (IT)
Jam 0.00 20.93 14.49 0.00 0.00

Jam 0.00 14.83 12.12 0.00 0.00

Jam 0.00 3.27 1.69 0.00 0.00

Jam 0.0 2.83 0.68 0.00 0.00

(Sumber : Kantor Cabang Pelindo IV Makassar)

Tabel 3.8 Kondisi Pelayanan Kapal di Terminal Peti Kemas Makassar 2007 -
2011

21
2. Utilisasi Fasilitas Pelabuhan
Berdasarkan data yang diperoleh dari PT.Pelindo IV pada tabel-tabel dapat
dilihat bahwa nilai BOR (Berth accupation Ratio) pada dermaga umum
mencapai 48.25 pada tahun 2011 dan 27.07 pada dermaga peti kemas pada
tahun 2009. Untuk lebih jelasnya mengenai utilitas Fasilitas Pelabuhan
Makassar dapat dilihat pada tabel berikut ini.

TAHUN
URAIAN SAT
2007 2008 2009 2010 2011

FASILITAS & PERALATAN


a. Fasilitas
1. Dermaga
a. B O R
b. B T P
2. Gudang % 51.03 49.15 44.99 52.02 48.05
a. S O R
b. S T P Ton/M 1,495.14 1,495.14 1,275.82 2,028.82 1,764.78
3. Lapangan
1) Lapangan Soekarno
a. O S O R
b. O S T P %
2) Lapangan Paotere
a. O S O R Ton/M 23.88 17.65 17.08 5.40 10.68
b. O S T P
17.66 13.31 15.22 11.74 12.44

Ton/M 3.58 2.97 13.85 57.56 63.83

37.31 32.44 61.58 85.80 88.01

Ton/M 0.00 65.29 0.00 0.00 0.00

0.00 714.88 0.00 0.00 0.00

b. Peralatan Darat
1. Kran Darat
2. Reach Strcker % 24.49 18.86 16.59 12.12 10.98
3. Forklift
4. Top Leader % 0.00 3.458.07 17.89 10.10 24.80
5. Head Truck/Chassis
6. Bottom Lift % 10.14 0.00 8.16 21.26 27.82
7. Mobil Tronton
8. P M K

22
9. Trnstainer % 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
10. Gantry Crane
% 0.00 - 7.59 7.25 16.33

% - - 0 0 0

% - - 0 0 0

% - 0.00 0 0 0

% 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

% 0.00 0.00 0.00 0.00

c. Perelatan Apung

1. Kapal Tunda % 24.73 18.86 20.89 24.64 27.36

2. Kapal Pandu % 15.83 16.06 24.38 24.38 34.27

(Sumber : Kantor Cabang Pelindo IV Makassar)

Tabel 3.9 Kondisi Utilisasi Pelabuhan Makassar 2007 – 2011

3. Pelayaran Barang / Kenerja bongar Muat


Berdasarkan data yang di dapat dari PT.Pelindo IV cabang Makassar Tabel
3.19 dan 3.20 dibawah ini dapat dilihat bahwa kinerja bongkar muat barang dari
tahun 2007 – 2011 relatif naik, hal ini kemungkinan disebabkan karena
kemampuan alat untuk beroperasi sudah tidak optimal (rusak) atau adanya alat
guna meningkatkan kinerja bongkar muat.

TAHUN
NO URAIAN SAT
2007 2008 2009 2010 2011

a. Pelayaran Luar Negeri

1. Kapal General Cargo T/G/J 14.84 16.23 15.98 18.92 22.00

2. Kapal Bag Cargo T/G/J 33.10 18.72 21.14 20.75 23.00

3. Curah Kering T/G/J 94.71 58.90 79.08 78.33 83.71

4. Curah Kering T/G/J 17.84 0.00 0.00 0.00 0.00

5. Kapal Peti Kemas:


a. Terminal Peti
Kemas B/C/J - - 0 0 0
b. Terminal
Konvensional

B/C/J - - 0 0 0

23
b. Pelayaran Dalam Negeri

1. Kapal General Cargo


2. Kapal Bag Cargo
3. Curah Kering T/G/J 25.90 22.65 22.18 24.11 22.51
4. Curah Cair
5. Kapal Peti Kemas :
a. Terminal Peti
T/G/J 19.57 19.87 29.88 27.32 22.96
Kemas
b. Trminal T/G/J 123.34 90.23 96.95 94.19 92.92
Konvensional
T/G/J 42.37 16.08 4.57 24.98 0.00

B/C/J 25.00 25.00 0.00 0.00 0.00

B/C/J 12.00 12.00 0.00 0.00 0.00

c. Menurut Jenis Pelayaran

1. Samudera
2. Nusantara T/KPL/ 1,946.37 1,324,44 1,687,99 2,032. 2,400
HR 01 .36
905.71 450.90 428,13
T/KPL/ 495.39 711.6
HR 1

(Sumber : Kantor Cabang Pelindo IV Makassar)

Tabel 3.10 Kondisi Pelayanan Barang di Terminal Peti Kemas Makassar 2007
– 2011

TAHUN
NO URAIAN SAT
2007 2008 2009 2010 2011

a. Pelayaran Luar Negeri

1. Kapal General T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00


Cargo
2. Kapal Bag Cargo T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

3. Curah Kering T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

4. Curah Kering T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

24
5. Kapal Peti
Kemas:
a. Terminal Peti B/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
Kemas
b. Terminal
Konvensional

B/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

b. Pelayaran Dalam Negeri

1. Kapal General T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00


Cargo
2. Kapal Bag Cargo
3. Curah Kering
4. Curah Cair T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
5. Kapal Peti
Kemas : T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

T/G/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

a. Terminal Peti B/C/J 0.00 24.00 25.00 0.00 27.00


Kemas
b. Trminal
Konvensional
B/C/J 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00

c. Menurut Jenis Pelayaran

1. Samudera
2. Nusantara T/KPL/ 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
HR
0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
T/KPL/
HR

(Sumber : Kantor Cabang Pelindo IV Makassar)

Tabel 3.11 Kondisi Pelayanan Barang di Terminal Peti Kemas Makassar 2007 –
2011

25