Anda di halaman 1dari 2

PERJANJIAN MEMPRODUKSI MINYAK BUMI PADA SUMUR TUA

Perjanjian memproduksi Minyak Bumi Pada Sumur Tua (selanjutnya disebut dengan “PERJANJIAN”)
ini dibuat dan ditandatangani pada hari __________tanggal___bulan________tahun_____ oleh dan
antara :

1. PT _____________________ suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan ________,


selanjutnya disebut sebagai “PIHAK PERTAMA”.
2. KUD/BUMD yang didirikan berdasarkan _______________, selanjutnyya disebut sebagai
“PIHAK KEDUA”.

PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA, secara sendiri-sendiri disebut PIHAK dan secara bersama-sama
disebut PARA PIHAK terlebih dahulu menerangkan hal-hal sebagai berikut:

a. Bahwa PIHAK PERTAMA dan BPMIGAS telah menandatangai Kontrak Kerjasama untuk
Wilayah Kerja PIHAK PERTAMA pada tanggal _____________ selanjutnya disebut KKS.
b. Bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 01 Tahun
2008 tentang Pedoman Pengusahaan Pertambangan Minyak Bumi pada Sumur Tua (Permen
ESDM No.01/2008), dalam hal ini Kontraktor tidak mengusahakan dan memproduksi Minyak
Bumi dari Sumur Tua, KUD atau BUMD dapat mengusahakan dan memproduksikan Minyak
Bumi pada Sumur Tua setelah mendapat persetujuan Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral (Menteri ESDM).
c. Bahwa pada Wilayah Kerja PIHAk PERTAMA terdapat Sumur Tua yang tidak diusahakan dan
diproduksi PIHAK PERTAMA sebagaimana Lampiran A dan B dari PERJANJIAN ini.
d. Bahwa PIHAk KEDUA telah memperoleh rekomendasi dari Pemerintah
Kabupaten/Kotamadya _____________ sesuai Surat No...... dan telag memperoleh
persetujuan dari Pemerintah Propinsi____________sesuai surat ________tanggal____.
e. Bahwa PIHAK KEDUA telah mengajukan permohonan kepada PIHAK PERTAMA melalui surat
No.______tanggal______
f. Bahwa PIHAK KEDUA telah memperoleh persetujuan pengusahaan Sumur Tua berdasarkan
Surat Direktur Jenderal Migas No:__tanggal_____

Berdasarkan hal-hal tersebut diatas, dengan ini PARA PIHAK sepakat untuk membuat PERJANJIAN ini
dengan ketentuan dan syarat-syarat sebagai berikut:

Pasal 1

DEFINISI

1. Semua istilah yang dipergunakan dalam PERJANJIAN ini mempunyai pengertian yang sama
sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang No,22 Tahun 2001, Peraturan Pemerintah
Nomor 34 Tahun 2005 dan Permen ESDM No.01 Tahun 2008, kecuali ditentukan lain dalam
PERJANJIAN ini.
2. Hari adalah kurun waktu yang lamanya 24 (dua puluh empat) jam terus menerus, yang
dimulai pukul 00.00 WIB dan berakhir pada pukul 24.00 WIB hari yang sama.
3. Imbalan Jasa adalah sejumlah pembayaran atau kompensasi dari PIHAK PERTAMA kepada
PIHAK KEDUA.
4. Indonesia Crude Price (ICP) adalah formulasi harga Minyak Bumi di Wilayah Indonesia yang
ditetapkan oelh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi setiap bulan.
5. Titik penyerahan adalah suatu tempat penyerahan Minyak Bumi dari PIHAK KEDUA kepada
PIHAK PERTAMA, terletak di _________, atau tempat lain yang disepakati secara tertulis
oleh PARA PIHAK.

Pasal 2
RUANG LINGKUP
1. PIHAK PERTAMA setuju melakukan kerjasama dengan PIHAK KEDUA untuk mengusahakan
dan memproduksi Minyak Bumi dari Sumur-Sumur Tua yang terletak di _______ sesuai
Lampiran A dan Lampiran B PERJANJIAN ini (Sumur Tua), dan PIHAK KEDUA setuju untuk
bekerjasama dengan PIHAK PERTAMA memproduksikan, mengusahakan dan menyerahkan
hasil Minyak Bumi dari Sumur-Sumur Tua tersebut kepada PIHAK PERTAMA dengan
ketentuan dan syarat-syarat sebagaimana diatur dalam PERJANJIAN ini.
2. PERJANJIAN ini tidak menghapuskan hak, kewajiban dan tanggungjawab PIHAK PERtama
dala KKS kepada BPMIGAS dan pihak lainnya yang terkait dengan KKS