Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN BEDAH

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


RSIA-M/SPO/ 1/2

DITETAPKAN OLEH :
RSIA MILANO
DIREKTUR
STANDAR PROSEDUR
TANGGALTERBIT
OPERASIONAL

Suatu tindakan yang dilakukan dalam persiapan pasien sebelum


PENGERTIAN operasi untuk memastikan tepat lokasi, tepat
prosedur, dan tepat pasien
Tidak terjadi kesalahan dalam tindakan pembedahan pada
TUJUAN
pasien dengan tindakan operasi
Peraturan Direktur Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Milano
KEBIJAKAN Nomor /Dir/Per/RSIA-M/ tahun 2018 tentang Kebijakan
Pelayanan Bedah Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Milano.
1. Perawat bangsal melakukan persiapan pasien rencana
operasi ( pasien di puasakan, premedikasi, mencukur
rambut, lavement, persiapan darah, dll)
2. Dokter operator memberikan penandaan pada lokasi
operasi bersama dengan pasien dengan menggunakan
spidol permanen, bisa dilakukan di bangsal perawatan atau
di ruang operasi. ( pada pasien yang diperlukan penandaan
lokasi operasi)
3. Perawat ruang operasi memanggil pasien rencana operasi
untuk diantar ke ruang operasi.
4. Perawat ruang operasi melakukan verifikasi pasien pre
operasi (sign in) dengan menggunakan formulir checklist
PROSEDUR
keselamatan pasien.
5. Perawat ruang operasi melakukan verifikasi pasien saat
serah terima pasien preoperasi dengan perawat
bangsal(saat pasien masuk ruang operasi)
6. Perawat ruang operasi dan dokter operator melakukan
verifikasi tentang kepastian lokasi operasi, kepastian
prosedur, dan ketepatan pasien, rencana pembiusan.
7. Perawat runag operasi memastikan dokumen pasien yang
diperlukan untuk persiapan operasi( gambar rontgen, USG
dll)
8. Perawat ruang operasi dan dokter operator memastikan
ketersediaan alat dan implan yang akan digunakan untuk
PELAYANAN BEDAH

NO. DOKUMEN NO. REVISI HALAMAN


HALAMAN
RSIA-M/SPO/ 1/2
2/2

operasi
9. Perawat ruang operasi melakukan pengecekan terakhir
(time out) sebelum pembedahan dilakukan ( saat pasien
masuk kamar operasi/dimeja operasi), memastikan kembali
tentang lokasi operasi, prosedur dan ketepatan pasien.
10. Perawat kamar operasi mengamati dan melakukan
pencatatan kejadian selama operasi, setelah selesai
pembedahan (sebelum menutup luka pembedahan),
kelengkapan alat (instrumen , kasa, jarum) pelabelan
jaringan atau cairan tubuh yang diambil.
11. Perawat ruang operasi melakukan pemantauan pasien di
ruang pemulihan( tanda-tanda vital, posisi pasien,
kesadaran, resiko paska operasi)
12. Perawat ruang operasi melakukan serah terima dengan
perawat bangsal tentang pasien( tanda-tanda vital,
kesadaran , posisi pasien, jaringan pasien, terapi paska
operasi)
 Rawat Jalan
 Rawat Inap
UNIT TERKAIT  Operator
 Anastesi
 Perawat Ruang operasi