Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

Pokok Bahasan : Cuci Tangan 6 langkah

Hari / Tanggal :Senin, 21 Mei 2018

Waktu : 10.00 WIB

Tempat : Rg. ICU

Penyuluh : Profesi Ners

1. Tujuan

1.1 Tujuan Instruksional Umum

Setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga diharapkan


peserta dapat mengerti dan memahami tentang cuci tangan 6 langkah.

1.2 Tujuan Instruksional Khusus

Setelah dilakukan pendidikan kesehatan pada pasien dan keluarga diharapkan


mereka mampu menjelaskan tentang :

1.Defenisi cuci tangan

2.Kapan waktu cuci tangan

3.Manfaat mencuci tangan

4.Enam langkah cuci tangan


Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan

Media /
No Kegiatan Waktu Perawat Peserta
Alat
1) Salam pembuka
Pembuka
2) Memperkenalkan diri
3) Menjelaskan topik yang akan
D = Deskripsi Menjawab salam
disampaikan
1. 2 menit
4) Menjelaskan TIU dan TIK
T = Tujuan Mendengarkan
5) Menjelaskan relevansi dari materi
yang disampaikan terhadap
R = Relevansi
kesehatan
1. Penyampaian Materi Menjelaskan
tentang :
1) Defenisi cuci tangan
2) Kapan waktu cuci tangan Mendengarkan
3) Manfaat mencuci tangan dengan penuh
4) Enam langkah cuci tangan perhatian
8 menit 2. Tanya Jawab
Memberi kesempatan pada Bertanya
2. Kerja peserta untuk mengajukan · Leaflet
pertanyaaan. Menjawab
3. Evaluasi Pertanyaan
Memberikan pertanyaan tentang
1) Defenisi cuci tangan Menjelaskan dan
2) Kapan waktu cuci tangan memraktekkan
3) Manfaat mencuci tangan
4) Enam langkah cuci tangan

Mendengarkan
1) Menyimpulkan
3. Penutup 2 menit
2) Salam Penutup
Menjawab salam

III. Sasaran

Sasaran ditujukan pada klien dan keluarga diruang Dahlia

IV. Strategi Pelaksanaan

1. Metode : Ceramah, diskusi


2. Media : Leaflet
VI. Evaluasi

1. Evaluasi Struktural

1) Membuat SAP
2) Kontrak Waktu
3) Menyiapkan Peralatan

Peralatan atau media yang digunakan adalah leaflet

1) Setting

Tempat penyuluhan adalah ruang Dahlia

2. Evaluasi Proses

1) Peserta
1. Peserta penyuluhan mengikuti kegiatan sampai selesai.
2. Peserta penyuluhan kooperatif dan aktif berpartisipasi selama proses
penyuluhan
3. Pertemuan berjalan dengan lancar.
2) Penyuluh
1. Bisa memfasilitasi jalannya penyuluhan.
2. Bisa menjalankan perannya sesuai tugas dan tanggung jawab.
3. Suasana selama kegiatan penyuluhan kondusif.
MATERI PENDIDIKAN KESEHATAN

1. Defenisi cuci tangan

Menurut DEPKES 2007, mencuci tangan adalah proses yang secara


mekanis melepaskan kotoran dan debris dari kulit tangan dengan menggunakan sabun
biasa dan air. Mencuci tangan adalah membasahi tangan dengan air mengalir untuk
menghindari penyakit, agar kuman yang menempel pada tangan benar-benar hilang.

2. Waktu pelaksanaan mencuci tangan

Menurut Handayani , dkk (2000) waktu pelaksanaan cuci tangan adalah


sebagai berikut :

1) Sebelum dan setelah makan.


2) Setelah ganti pembalut.
3) Sebelum dan setelah menyiapkan makanan, khususnya sebelum dan setelah
memegang bahan mentah, seperti produk ternak dan ikan.
4) Setelah memegang hewan atau kotoran hewan.
5) Setelah mengusap hidung, atau bersin di tangan.
6) Sebelum dan setelah mengiris sesuatu.
7) Sebelum dan setelah memegang orang sakit atau orang yang terluka.
8) Setelah menangani sampah.
9) Sebelum memasukkan atau mencopot lensa kontak.
10) Setelah menggunakan fasilitas umum (mis. toilet, warnet, wartel, dan lain – lain).
11) Pulang bepergian dan setelah bermain.
12) Sesudah buang air besar dan buang air kecil.
3. Manfaat Mencuci tangan

Menurut Iswara (2007), mencuci tangan dalam upaya peningkatan Perilaku


Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sangatlah penting dan mudah dilakukan. Hal ini
dilakukan untuk mewujudkan Indonesia Sehat 2010. Mencuci tangan menjadi penting
jika ditinjau dari:

1) Kulit tangan banyak kontak dengan berbagai aktivitas, benda dan lingkungan.
2) Kuman dapat terdapat di kulit jari, sela kuku, kulit telapak tangan.
3) Kontak mulut dan tangan saat makan / minum.
4) Dapat menimbulkan penyakit saluran cerna.

Manfaat mencuci tangan adalah :

1) Membunuh kuman penyakit yang ada di tangan


2) Mencegah penularan penyakit seperti diare, disentri, kolera, thypus, kecacingan,
penyakit kulit, Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Flu burung dll
3) Tangan menjadi bersih dan penampilan lebih menarik

4. Langkah – langkah mencuci tangan

1) Gosok tangan dengan posisi telapak tangan pada telapak tangan


2) Telapak kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari-jari saling menjalin dan
sebaliknya
3) Telapak pada telapak dengan jari-jari saling menjalin
4) Punggung jari-jari pada telapak tangan berlawanan dengan jari-jari saling
mengunci
5) Gosok memutar dengan ibu jari tangan kanan mengunci pada telapak kiri dan
sebaliknya
6) Gosok memutar, kearah belakang dan kearah depan dengan jari-jari tangan kanan
mengunci pada telapak tangan kiri dan sebaliknya.
DAFTAR PUSTAKA

Brunner & Suddarth. (2002). Keperawatan Medikal Bedah. EGC : Jakarta

JNPK_KR. (2004). Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan


Kesehatan Dengan Sumber Daya Terbatas. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka
Sarwono Prawiroharjo.

M, Suproharta, Wahyu J.K. Wlewik S. (2000). KapitaSelektaKedokteran, ED : 3 jilid


: 1. Jakarta : Media Aesculapius FKUI.

Tarwoto & Wartonah. (2000). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan :
Jakarta.