Anda di halaman 1dari 6

KULIAH

PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN


Oleh : Dr. Edward Ngii, ST., MT

Contoh Perhitungan Alinyemen Horisontal :

1. Akan direncanakan jalan seperti pada gambar berikut :


(10.216;10.085) PI

B (10.472;10.009)
A (10.000;10.000)

- Titik A, sebagai awal proyek (STA 0+000) dengan koordinat elevasi seperti pada gambar di
atas
- Titik PI dengan koordinat seperti tergambar di atas merupakan tikungan pertama yang akan
direncanakan.
- Titik B, sebagai akhir proyek dan terletak pada sumbu jalan rencana
- Jalan yang akan direncanakan berupa jalan arteri pada daerah perbukitan.

Pembahasan :

 Dari Tabel 1.  VR = 60 – 80 km/jam, diambil = 60 km/jam


VR 2
 Dari Rumus, Rmin 
127 (emax  fmax)
 Dari Grafik 1, untuk e max = 10%, maka fmax = 0.153
 Diperoleh, R min = 115 m

 Alinemen Horisontal
Pada perencanaan alinemen horisontal, umumnya akan ditemui dua jenis bagian jalan, yaitu :
1. Bagian Lurus (Tangen)
2. Bagian Lengkung = tikungan (Circle)
a. Full Circle (FC)
b. Spiral – Circle – Spiral (S-C-S)
c. Spiral – Spiral (S-S)

 Bagian Lurus (Tangen)

Tabel. Panjang Bagian Lurus Maksimum


FUNGSI Panjang Bagian Lurus Max (m)
JALAN Datar Bukit Gunung
Arteri 3.000 2.500 2.000
Kolektor 2.000 1.750 1.500

1
 Bagian Tikungan (Circle)
Kendaraan tikungan dengan kecepatan  Gaya sentrifugal  tidak stabil
Untuk mengimbangi gaya sentrifugal  dibuat kemiringan melintang jalan, superelevasi
(e).
Saat melewati superelevasi (e)  ada gesekan ban-aspal, perbandingan gaya gesek
dan gaya normal disebut koefisien gesekan
melintang (f).

Tabel. Kecepatan Rencana (VR), sesuai klasifikasi fungsi dan medan jalan
FUNGSI KECEPATAN RENCANA, VR, (km/jam)
JALAN DATAR BUKIT GUNUNG
Arteri 70 – 120 60 – 80 40 – 70
Kolektor 60 – 90 50 – 60 30 – 50
Lokal 40 – 70 30 – 50 20 – 30
Catatan :
Untuk kondisi medan yang sulit, VR suatu segmen jalan dapat
diturunkan dengan syarat bahwa penurunan tersebut tidak lebih
dari 20 km/jam.

- Hitung R min
e max = 10%
f max = 0,153

- f1 = - 0,00065V+0,192  untuk V < 80 km/jam


f2 = - 0,00125V+0,24  untuk V, 80 – 112 km/jam
60 2
- Rmin   115 m
127 (0,10  0,153)

- Untuk berbagai nilai kecepatan, nilai R min diperoleh sbb :

2
VR (km/jam) 120 100 90 80 60 50 40 30 20
R min (m) 600 370 280 210 115 80 50 30 15

- Perencanaan Tikungan di (A – PI – B)
(1) Mencari jarak lurus (A – PI) dan (PI – B)
d A – PI = 232,13 m
d PI – B = 267,04 m

(2) Mencari besar sudut tikungan ∆ = 38,015°


(3) Perhitungan :

Keterangan :
∆ = Sudut Tikungan
O = Titik Pusat Lingkaran
Tc = Panjang Tangen ( jarak TC ke PI atau PI ke TC)
Rc = Jari-jari lingkaran
Lc = Panjang busur lingkaran
Ec = Jarak luar dari PI ke busur lingkaran

Tabel. Jari-jari tikungan yang tidak memerlukan lengkung peralihan


VR (km/jam) 120 100 80 60 50 40 30 20
R min (m) 2500 1500 900 500 350 250 130 60

3
Tc  Rc . tan 12 

Ec  Tc . tan 1
4 

Δ . 2 .π .Rc
Lc 
360

4
Alternatif I :
Menggunakan tikungan SCS dengan R = 150 m > R min = 115 m

Keterangan :
Xs = Jarak dari TS ke SC ( jarak lurus lengkung peralihan )
Ys = Jarak tegak lurus ke titik SC pada lengkung
Ls = Panjang lengkung peralihan ( panjang TS – SC atau CS – ST )
Lc = Panjang busur lingkaran ( panjang SC – CS )
Ts = Panjang tangen ( dari Titik PI – TS atau PI – ST )
TS = Titik dari tangen ke spiral
SC = Titk dari spiral ke lingkaran
Es = Jarak PI – Busur lingkaran
Θs = Sudut lengkung spiral
Rc = Jari-jari lingkaran
p = pergeseran tangen terhadap spiral
k = absis dari p pada garis tangen spiral.

Rumus-rumus :
- Lengkung Peralihan
Lengkung Peralihan  - Menghindari perubahan alinemen tiba-tiba
- Diantara antara tangen dan circle, sebelum atau sesudah
- Bentuk lengkung ”Clothoid”  Banyak digunakan
- Salah satu ciri Tikungan S-C-S

 Ls 2 
- Xs  Ls 1 - 2

 40.Rc 
Ls 2
- Ys 
6 Rc

5
90 Ls
- θs  
π Rc
Ls 2
- p - Rc 1 - Cos θs 
6 Rc
Ls 3
- k  Ls - - Rc Sin θs
40 Rc 2
- Ts  Rc  p tan 12   k
- Es  Rc  p sec 12 Δ  Rc
- Lc 
Δ  2θθ  π  Rc
180
- L tot  Lc  2Ls
- Jika Lc < 25 m, maka sebaiknya tidak digunakan bentuk SCS, tetapi digunakan lengkung S-
S, yaitu lengkung yang terdiri dari dua lengkung peralihan