Anda di halaman 1dari 2

1.

PT Solusindo membayarkan dividen kepada CV Perkasa pada bulan Maret 2009 sebesar Rp
200.000.000,00. Hitung PPh pasal 23 yang dipotong PT Solusindo!
Jawab: PPh pasal 23 adalah 15% x Rp 200.000.000,00 = Rp 30.000.000,00
2. PT Cipto menyewa truk dari PT Transpor yang beralamat di Jalan Raya 20, NPWP
01.222.565.0.888.000 untuk mengangkut mesin cetak ke Semarang. Nilai kontrak Rp 5.000.000,00.
Jawab: PPh pasal 23 adalah 2% x Rp 5.000.000 = Rp 100.000
3. Menyewa Safe deposito box PT Bank Mandiri untuk bebrapa surat berharga dengan harga sewa
Rp 4.000.000 untuk jangka waktu 2 tahun.
Jawab: Sesuai dengan UU no 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, penghasilan yang dibayar
atau terutang kepada bank dikecualikan dari pemotong PPh pasal 23.
4. Membayar biaya penyimpanan surat saham di PT KSEI sebesar Rp 5.000.000.
Jawab: Sesuai dengan UU no 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, biaya penyimpana surat
saham di PT KSEI dikecualikan dari pemotongan PPh pasal 23.
5. Membayar jasa perbaikan mesin produksi yang telah rusak sebesar Rp 15.000.000 kepada PT
Maju Jaya yang beralamat di Jalan Raya 7. NPWP 01.444.777.2.555.000.
Jawab: PPh pasal 23 adalah 2% x Rp 15.000.000 = Rp 300.000
6. Membayar jasa konsultan manajemen kepada Mr. Chou En Lai dari Hongkong yang berada di
Indonesia selam 5 bulan sebesar Rp 208.000.000. tidak ada Tax Treaty/P3B antara Indonesia dan
Hongkong.
Jawab: Pemberian jasa konsultan manajemen yang dilakukan oleh Subjek Pajak Luar Negeri yang
tidak mempunyai perjanjian perpajakan/ Tax Treaty dengan Indonesia dan melebihi jangka waktu 60
hari akan dianggap sebagai bentuk usah tetap (BUT). Sesuai dengan pasal 2 ayat (5) huruf m:
“pemberian jasa dalam bentuk apapun oleh pegawai atau orang lain, sepanjang dilakukan lebih dari 60
hari dalam jangka waktu 12 bulan.
PPh pasal 23 adalah 2% x Rp 208.000.000 = Rp 4.160.000
7. Membayar fee sebesar Rp 22.000.000 kepada KAP Wijaya & Co, yang beralamat di Jalan
Kepodang . NPWP 04.322.233.2.541.000.
Jawab:PPh pasal 23 adalah 2% x Rp 22.000.000 = Rp 440.000
8. PT Karya utama membayar bunga atas pinjaman membayarkan bunga kepada PT Indo Jaya
sebesar Rp 80.000.000.
Jawab: PPh pasal 23 adalah 15% x Rp 80.000.000 = Rp 12.000.000.
9. PT sejahtera menyewa sebuah kontraktor milik Susanto dengan nilai sewa sebesar Rp
10.000.000.
Jawab: PPh pasal 23 adalah 2% x Rp 10.000.000 = Rp 200.000.
10. Fa Duta Bangsa membayarkan jasa cleaning service kepada PT Mitra Makmur sebesar Rp
15.000.000.
Jawab:PPh pasal 23 yang dipotong oleh Fa Duta Bangsa adalah sebesar:
2% x Rp 15.000.000 = Rp 300.000.Apabila PT Mitra Makmur belum memiliki NPWP, maka PPh
pasal 23 yang dipotong Fa Duta Bangsa adalah: 4% x Rp 15.000.000 = Rp 600.000

11. PT Prima sebagai pihak pertama melakukan kontrak dengan PT Sarana selaku perusahaan agen
periklanan sebagai pihak kedua untuk membuat media sebagai pihak ketiga. Nilai kontrak PPh pasal
23:
Tagihan PT Sarana kepada PT Prima secara rinci:
1. Pembelian materai pembuatan iklan Rp 20.000.000
2. Jasa konsultan untuk pemasangan iklan Rp 10.000.000
3. Fee agen Rp 5.000.000
4. Biaya pemasangan iklan ke media Rp 115.000.000
a. Hitung PPh pasal 23 yang dipotong PT Sarana!
b. Besarnya PPh 23 yang dipotong PT Prima!
c. Jika tidak terdapat bukti pendukung berapa PPh pasal 23 yang dipotong PT Prima!

Jawab:
a.PPh pasal 23 yang dipotong PT Sarana
2% x Rp 115.000.000 = Rp 2.300.000
b.PPh 23 yang dipotong PT Prima
2% x Rp 10.000.000 = Rp 200.000
2% x Rp 5.000.000 = Rp 100.000
c. Jika tidak terdapat bukti pendukung berapa PPh pasal 23 yang dipotong PT Prima
2% x Rp 150.000.000 = Rp 3.000.000

PT. ABC (tidak terdaftar di Bursa Efek Indonesia) pada tanggal 4 Mei 2014 mengumumkan
pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Pada tanggal 13 Agustus 2014
perusahaan membagikan dividen tunai kepada para pemegang sahamnya, yang mana dividen tersebut
berasal dari cadangan laba yang ditahan. Total jumlah dividen yang dibagikan adalah sebesar
Rp.1.000.000.000,-. Susunan pemegang saham beserta prosentase kepemilikan sahamnya adalah sbb :

Jawaban