Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN PENDAHULUAN

KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DIAGNOSA HEPATITIS

A. Definisi
Hepatitis B adalah peradangan pada sel-sel hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis
B (HBV).
B. Pathway
Transmisi Virus hepatitis B
Secara Hematogen dan seksual

Hepatitis B Respons inflamasi lokal

Respons cedera inflamasi pada seluruh Nyeri dan ketidaknyaman


Etiologi dari sel-sel hati dan peningkatan nekrosisi abdominal kanan atas
penyakit Hepatitis sel-sel hati
B adalah virus
Hepatitis B
(HBV). Kolertasis yang Tidak adekuatnya fungsi hati Penurunan fungsi hati Respons psikologis
menyebabkan ikterus dan dan penurunan kadar albumin Misinterpretasi perawatan dan
hiperbilirubinemia serum pelaksanaan pengobatan

Perubahan warna Hipoalbuminemia Respons gangguan Kecemasan


Manifestasi klinik : kulit, urine gelap gastrointestinal Pemenuhan informasi
mual, muntah,
kembung, anoreksia,
Spider nevi Mual, muntah, Respons sistemik Perubahan
peningkatan suhu
tubuh, nyeri, Pruritus kembung, anoreksia Proses metabolik
perubahan warna Peningkatan suhu
kulit, anemia dan Aktual/risiko Intake nutrisi tidak tubuh Cepat lelah, kelemahan
hipoalbuminemia gangguan integritas adekuat fisik umum
integumen Hipertemi
Pengeluaran cairan Intoleransi aktivitas
dari muntah Gangguan reaksi
Komplikasi : fulminant imunitas Kesadaran menurun
hepatitis, HCC Ketidakseimbangan nutrisi kurang Toleransi relatif status
(hepatoma), anemia dari kebutuhan imunitas
Ensefalopi
aplastik, pankreatitis dan Aktual/risiko ketidakseimbangan
cairan dan elektrolit Hepatitis B
neuropati perifer. Hiperamoniemia
Kronis
Hepatoma
Tidak ada lagi antibodi
Peningkatan frekuensi
Diagnosa keperawatan : untuk virus hepatitis B
Regenerasi nodular dengan pernapasan
1. aktual/resiko pola nafas tidak efektif
hilangnya struktur lobular
NOC : respiratory status
Pembentukan Sirosis hepatis Pemecahan asam amino Pola napas tidak
:ventilation, respiratory status :
jaringan fibrotik enterik meningkat efektif
airway patency, vital sign status
NIC : manajemen jalan nafas, terapi
oksigen, monitor vital sign
2. pemenuhan informasi Peningkatan tekanan hidrostatik,
peningkatan permeabilitas Peningkatan vena porta
NOC :
NIC : vaskular
Varises esofagus
3. ketidakseimbangan nutrisi kurang
dari kebutuhan tubuh Filtrasi cairan ke ruang ketiga
NOC :nutrional status: food and Perdarahan gastrointestinal:
fluid intake, nutrient intake, weight Hematemesis dan Melena
control Asites dan edema perifer
NIC :manajemen nutrisi, monitoring
Alkalosis
nutrisi
Hipokalemia
4. intoleransi aktivitas
NOC : energy conservation, activy Masa hidup eritrosit pendek Anemia Penurunan
tolerance, selfs care: ADLs hemolisis perfusi perifer
NIC : terapi aktivitas
5. hipertermi
NOC : thermoregulation
NIC : perawatan demam, monitoring
vital sign, temprature regulation
6. nyeri akut
NOC : pain level, pain control,
comfort level
NIC : manajemen nyeri , pemeberian
analgesik
C. Pemeriksaan Penunjang

No Jenis Pemeriksaan Nilai Normal Manfaat


1 Pemeriksaan bilirubin darah Direk : 0 -0,4 mg/dl Untuk memeriksaan apakah ada kerusakan hati
Inderek : 0,3 – 1,0 mg/dl atau tidak
2 Imunologi Anti-HBs : 10 – 15 % Untuk menetapkan bahwa hepatitis akut yang
Anti-Hbe : diderita oleh virus B atau virus lain
3 Pemeriksaan Enzim SGOT : 3-45 U/L
SGPT : 0 – 35 u/l

D. Penatalaksanaan
1. terapi yang direkomendasikan untuk psien dengan bukti penyakit kronis aktif adalah
insiasi pengobatan dengan lamivudine, terutama sebelum dan setelah transpaltasi hati
dalam rangka mencapai penekanan virus dan mencegah kambuhnya penyakit setelah
prosedur
2. pembedahan
3. terapi diet

E. Daftar Pustaka
Huda Amin Nurarif dan Hardhi Kusuma, 2015, Aplikasi Asuhan Keperawatan Berdasarkan
Diagnose Medis dan Nanda NIC-NOC jilid 2, Yogyakarta: Media Action.

Muttaqin, Arif dan Kumala Sari, 2013, Gangguan gastrointestinal : Aplikasi asuhan
keperawatan medikal bedah, Jakarta: Salemba Medika.