Anda di halaman 1dari 23

F – KUR.

09
SMK NEGERI 2 SEMARANG
Rencana Pelaksanaan
Jl. Dr.Cipto 121 A
Pembelajaran ( RPP )
SEMARANG 2018/2019

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Nama Sekolah : SMK Negeri 2 Semarang
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI / 1 ( Ganjil )
Materi Pokok : Barisan dan deret Aritmetika
Alokasi Waktu : 6 Jam Pelajaran

A. Kompetensi Inti
1. Pengetahuan
KI 3 : Memahami, menerapkan dan menganalisis dan mengevaluasi tentang
pengetahuan faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai
dengan bidang dan lingkup kajian administrasi umum pada tingkat teknis,
spesifik, detail, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi,
seni, budaya, dan humaniora, dalam konteks pengembangan potensi diri
sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional,
regional, dan internasional.
2. Keterampilan
KI 4 : Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan
bidang kajian administrasi umum.
Menampilkan kinerja dibawah bimbingan dengan mutu dan kualitas yang
terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.
Menunjukkan keterampilan, menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif,
kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan,
gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah kongkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksSiswaan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

1
3. Kompetensi Dasar
KD pada KI Pengetahuan
3.5 Menganalisis barisan dan deret Aritmatika

KD pada KI Keterampilan
4.5. Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan barisan dan deret Aritmatika

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Mampu menentukan rumus suku umum suatu pola bilangan.
2. Mampu menuliskan bentuk notasi sigma suatu deret bilangan.
3. Mampu menuliskan barisan bilangan dari suatu notasi sigma.
4. Mampu menentukan rumus suku umum suatu barisan aritmatika.
5. Mampu menentukan suku ke-n barisan aritmatika jika diketahui dua suku yang lain.
6. Mampu menghitung jumlah n suku deret aritmatika.
7. Mampu menentukan suku ke-n suatu barisan aritmatika

D. Tujuan Pembelajaran

A. Audience = siswa,
B. Behavior=aktivitas/proses,
C. Condition=aktivitas yg harus dilakukan siswa, ditulis dalam bentuk kata kerja,
D. Degree= tingkat keberhasilan yang harus dicapai siswa
Dengan kegiatan diskusi dan pembelajaran kelompok dalam pembelajaran barisan dan
deret Aritmatika ini diharapkan peserta didik #A# terlibat aktif dalam kegiatan pembelajaran
dan bertanggungjawab #C# dalam menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan,
memberi saran dan kritik, serta dapat :
1. Menentukan #B# rumus suku umum suatu pola bilangan #D#.
2. Menuliskan bentuk notasi sigma suatu deret bilangan.
3. Menuliskan barisan bilangan dari suatu notasi sigma.
4. Menentukan rumus suku umum suatu barisan aritmatika.
5. Menentukan suku ke-n barisan aritmatika jika diketahui dua suku yang lain.
6. Menghitung jumlah n suku deret aritmatika.
7. Menentukan suku ke-n suatu barisan aritmatika

E. Materi Pembelajaran

- Pola bilangan
- Barisan dan deret aritmatika

F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran


Pendekatan pembelajaran : Scientific.
Model pembelajaran : Discovery Learning
Metode : diskusi, tanya jawab, dan pemberian tugas.
 Discovery Learning (penemuan) : mencari yang sudah
ada. Menemukan yang sudah ada, anak membuktikan.
(sudah ada dalam skenario guru)

2
G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1
Pendahuluan

 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
(religius)
 Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses
pembelajaran (mengatur tempat duduk, membuang sampah dll...... (peduli lingkungan)
 Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh rumus umum suku
suatu pola bilangan dan notasi sigma.
 Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari;
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan model
pembelajaran discovery learning
 Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus

Kegiatan Inti
Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan)
 Memulai kegiatan dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah
( mengamati, menanya )
Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah)
 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya
dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis /jawaban sementara atas pertanyaan
masalah ( menalar )
Data collection (Pengumpulan Data)
 Guru juga memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengumpulkan informasi
sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis (
menalar )
 Dengan kegiatan diskusi kelompok, siswa memecahkan masalah yang diberikan guru
dari soal LK ( Eksperimen ) (mandiri, kerjasama)
Data Processing (Pengolahan Data)
 Semua informasi hasil bacaan, observasi, dan sebagainya, semuanya diolah, diacak,
diklasifikasikan, dihitung dengan cara tertentu serta ditafsirkan pada tingkat
kepercayaan tertentu
 Siswa memaparkan hasil diskusi dengan dipandu oleh guru dan dikomentari oleh
siswa lain ( Mengasosiasi / Mengolah informasi )
Verification (Pembuktian)
 Siswa melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil
data processing
 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu konsep, teori,
aturan atau pemahaman melalui contoh-contoh yang ia jumpai dalam kehidupannya.
Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)

3
 Tahap generalisasi/ menarik kesimpulan adalah proses menarik sebuah kesimpulan
yang dapat dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk semua kejadian atau masalah
yang sama
 Siswa menyimpulkan rumus suku umum suatu pola bilangan
( Mengkomunikasikan )
Penutup
 Dengan tanya jawab siswa diminta menyebutkan kembali langkah-langkah
pembelajaran. (tanggungjawab, kreatif)
 Guru melakukan evaluasi dengan tanya jawab terhadap penguasaan materi pada tatap
muka tersebut
 Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk
selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
 Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas
individual maupun kelompok; dan
 Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

Pertemuan Kedua
Pendahuluan
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
(religius)
 Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses
pembelajaran (mengatur tempat duduk, membuang sampah dll...... (peduli lingkungan)
 Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, tentang rumus suku ke-n Barisan Aritmatika.
 Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari;
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan model
pembelajaran discovery learning
 Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus

Kegiatan Inti
Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan)
 Memulai kegiatan dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah
( mengamati, menanya )
Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah)
 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya
dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis /jawaban sementara atas pertanyaan
masalah ( menalar )
Data collection (Pengumpulan Data)
 Guru juga memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengumpulkan informasi
sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis (
menalar )
 Dengan kegiatan diskusi kelompok, siswa memecahkan masalah yang diberikan guru
dari soal LK ( Eksperimen ) (mandiri, kerjasama)
Data Processing (Pengolahan Data)

4
 Semua informasi hasil bacaan, observasi, dan sebagainya, semuanya diolah, diacak,
diklasifikasikan, dihitung dengan cara tertentu serta ditafsirkan pada tingkat
kepercayaan tertentu
 Siswa memaparkan hasil diskusi dengan dipandu oleh guru dan dikomentari oleh
siswa lain ( Mengasosiasi / Mengolah informasi )
Verification (Pembuktian)
 Siswa melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil
data processing
 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu konsep, teori,
aturan atau pemahaman melalui contoh-contoh yang ia jumpai dalam kehidupannya.
Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)

 Tahap generalisasi/ menarik kesimpulan adalah proses menarik sebuah kesimpulan


yang dapat dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk semua kejadian atau masalah
yang sama
 Siswa menyimpulkan rumus suku ke-n Barisan Aritmatika ( Mengkomunikasikan )
Penutup
 Dengan tanya jawab siswa diminta menyebutkan kembali langkah-langkah
pembelajaran. (tanggungjawab, kreatif)
 Guru melakukan evaluasi dengan tanya jawab terhadap penguasaan materi pada tatap
muka tersebut
 Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk
selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
 Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas
individual maupun kelompok; dan
Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

Pertemuan ketiga
Pendahuluan
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
(religius)
 Menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses
pembelajaran (mengatur tempat duduk, membuang sampah dll...... (peduli lingkungan)
 Memberi motivasi belajar siswa secara kontekstual sesuai manfaat dan aplikasi materi
ajar dalam kehidupan sehari-hari, dengan memberikan contoh rumus suku ke-n dan
suku ke-n dari Barisan Aritmatika.
 Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari;
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan model
pembelajaran discovery learning
 Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus

5
Kegiatan Inti
Stimulation (stimulasi/pemberian rangsangan)
 Memulai kegiatan dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan
aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah
( mengamati, menanya )
Problem statement (pernyataan/ identifikasi masalah)
 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin
agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya
dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis /jawaban sementara atas pertanyaan
masalah ( menalar )
Data collection (Pengumpulan Data)
 Guru juga memberi kesempatan kepada para siswa untuk mengumpulkan informasi
sebanyak-banyaknya yang relevan untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis (
menalar )
 Dengan kegiatan diskusi kelompok, siswa memecahkan masalah yang diberikan guru
dari soal LK ( Eksperimen ) (mandiri, kerjasama)
Data Processing (Pengolahan Data)
 Semua informasi hasil bacaan, observasi, dan sebagainya, semuanya diolah, diacak,
diklasifikasikan, dihitung dengan cara tertentu serta ditafsirkan pada tingkat
kepercayaan tertentu
 Siswa memaparkan hasil diskusi dengan dipandu oleh guru dan dikomentari oleh
siswa lain ( Mengasosiasi / Mengolah informasi )
Verification (Pembuktian)
 Siswa melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya
hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil
data processing
 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu konsep, teori,
aturan atau pemahaman melalui contoh-contoh yang ia jumpai dalam kehidupannya.
Generalization (menarik kesimpulan/generalisasi)

 Tahap generalisasi/ menarik kesimpulan adalah proses menarik sebuah kesimpulan


yang dapat dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk semua kejadian atau masalah
yang sama
 Siswa menyimpulkan rumus suku ke-n dan suku ke-n dari Barisan Aritmatika
( Mengkomunikasikan )
Penutup
 Dengan tanya jawab siswa diminta menyebutkan kembali langkah-langkah
pembelajaran. (tanggungjawab, kreatif)
 Guru melakukan evaluasi dengan tanya jawab terhadap penguasaan materi pada tatap
muka tersebut
 Seluruh rangkaian aktivitas pembelajaran dan hasil-hasil yang diperoleh untuk
selanjutnya secara bersama menemukan manfaat langsung maupun tidak langsung
dari hasil pembelajaran yang telah berlangsung;
 Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;
 Melakukan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pemberian tugas, baik tugas
individual maupun kelompok; dan
 Menginformasikan rencana kegiatan pembelajaran untuk pertemuan berikutnya

6
H. Penilaian Pembelajaran, Remidial dan Pengayaan
1. Teknik dan Instrumen Penilaian
a. Teknik Penilaian
Waktu
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian
Penilaian

1. Pengetahuan
1. Siswa dapat menentukan pola
bilangan 1. Penugasan ( Tugas 1. Selama
2. Siswa dapat menentukan rumus Terstruktur ) proses
umum suku ke n dari BA pembelajaran
2. Tes ( Ulangan 2. Akhir KD /
3. Siswa dapat menentukan nilai
Harian ) akhir materi
suku ke n dari DA
pokok

2. Keterampilan
1. Siswa terampil menyelesaikan
masalah berkaitan dengan pola Penugasan dan Kuis Akhir KD
bilangan Edmodo atau akhir
2. Siswa terampil menyelesaikan materi pokok
masalah yang berkaitan dengan
rumus umum suku ke n dari BA
menafsirkannya
3. Siswa terampil menyelesaikan dan
menentukan suku ke n dari DAuntuk
memperjelas dan menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan
kehidupan nyata

b. Instrumen penilaian ( lampiran )

2. Analisis Hasil Penilaian ( lampiran )

3. Pembelajaran Remidial dan Pengayaan ( lampiran )

I. Media , Alat, Bahan dan Sumber Pembelajaran


1. Media, Alat dan Bahan Pembelajaran
 Bahan Tayang / PPt ( Powerpoint Presentation )
 LCD dan Laptop
 LK ( lembar Kerja )
 Whiteboard dan spidol
 Kelas Edmodo

2. Sumber Pembelajaran
 Buku Matematika SMA kelas XI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,
Jakarta, 2014
 Internet
 Buku referensi lain ( Matematika Kelas XI Penerbit Erlangga )

Semarang, Ju
EVALUASI.
7
Selesaikan soal berikut.

1. Tentukan lima buah suku yang pertama pada barisan berikut :


n 1
a. Un = n2 + n – 2 c. Un =
n 1

n2
b. Un = (½)n d. Un =
n 1

2. Tentukan rumus suku ke-n dari barisan berikut :


a. 1, 4, 7, 10, … c. 1, ½, 1/3, ¼, …

2 3 4
b. 1, 3, 9, 27, … d. 1, , , ,...
3 5 7

3. Tulis dalam bentuk penjumlahan biasa yang berikut ini:


10 10
n
a.  (2n  10) c.  ( )
n 1 n 1 n  1

10
b.  (2
n 1
n 4
)

4. Ubahlah menjadi batas bawah satu dan tuliskan dalam bentuk monomial!.
10 8
a.  (4k  8)
k 5
= c.  (8  4k  2k
k  4
2
) =

4 6
b.  (3i  6i) =  (5i  2i  10) =
2 2
d.
i  2 i  3

KUNCI JAWAB EVALUASI.

1 1 1
1. a. 0, 4, 10, 18, 28 c. 0, , , ,...
3 5 7
8
1 4 9 16 25
b. ½ , ¼ , 1/8 , 1/16 , 1/32 d. , , , , ,...
2 3 4 5 6

2. a. Un = 3n – 2 c. Un = 1/n
2
b. Un = 3n-1 d. Un =
2n  1

3. a. 12, 14, 16, 18, …, 30


b. 1/8, ¼, ½, 0, … , 64

c. ½, 2/3, ¾, 4/5, … , 10/11


6 5 5
4. a. 4  k  48 c. 10  8 k  2 k
2

k  1 k 1 k 1

7 7 10 10
b. 3  i  24  i  315 d. 5 i  42 i  980
2 2

i 1 i 1 i 1 i 1

Norma penilaian

Setiap nomor soal diberi skor maksimal : 25

Nilai maksimal 100

EVALUASI.

Selesaikan soal berikut.

1. Tentukan suku pertama, beda, serta rumus suku ke-n dari barisan :
a.2, 5, 8, 11, … c. 9, 6, 3, 0, …
9
b. 1, 1½ , 2, 2½, …

2. Diketahui barisan aritmetika 105, 101½, 98, …


a. Tentukan rumus untuk suku ke-n
b. Suku keberapakah dari barisan ini yang sama dengan nol.

3. Suku ke-6 dari suatu barisan aritmetika sama dengan 19, sedangkan suku ke sepuluhnya
sama dengan 31. Tentukanlah :
a. Suku pertama dan beda barisan aritmetika tersebut.
b. Rumus suku ke-n
c. Suku ke-20.

4. Diketahui barisan aritmetika 147, 143, 139, 135, …


a. Tentukan beda dari barisan aritmetika ini.
b. Suku keberapakah yang nilainya –1.

5. Tentukan jumlah 15 suku yang pertama dari barisan :


a. 1 + 4 + 7 + …

b. 100 + 92 + 84 + …

6. Hitunglah jumlah deret berikut ini :


a. 2 + 4 + 6 + … + 50

b. 15 + 12 + 9 + … - 36

7. Hitunglah n jika 2 + 4 + 6 + … + 2n = 600

8. Deret aritmetika, diketahui jumlah enam suku yang pertama adalah 48 dan jumlah lima
suku pertama adalah 37. Tentukan :
a. suku pertama dan beda dari deret tersebut
b. rumus suku ke-n dari deret tersebut
c. suku ketiga deret tersebut

9. Deret aritmetika diketahui jumlah n suku pertama adalah : Sn = n2 + 3/2 n.


a. tentukan jumlah rumus umum suku ke-n

b. tentukan suku pertama dan bedanya

KUNCI JAWAB EVALUASI.

1. a. a = 2, b = 3, Un = 3n –1 c. c. a = 9, b = -3, Un = 12 – 3n
n 1
b. a = 1, b = ½ , Un =
2

10
 7n  217
2. a. Un = b. n = 31
2
3. a. a = 4, b = 3 c. U20 = 61
b. Un = 3n + 1

4. a. b = - 4 b. n = 38
5. a. S15 = 330 b. S15 = 660
6. a. S25 = 650 b. S18 = -189
7. n = 24
37
8. a. a=5, b = 6/5 c. U3 = 5
6n  19
b. Un =
5

4n  1
9. a. Un = b. a = 5/2, b = 2
2

Norma penilaian :
Setiap nomor diberi skor maksimal = 10
Nilai maksimal = 100

. Materi Ajar :

Pengertian. Pola bilangan

Perhatikan urutan bilangan : 2, 4, 6, 8, …


Pada urutan bilangan 2, 4, 6 , 8, … aturannya adalah tambahkan dengan 2. Urutan
bilangan dengan aturan tertentu disebut barisan bilangan. Masing-masing bilangan pada
barisan disebut suku-suku barisan tersebut. Dalam bentuk yang lebih umum, suku ke-n (Un)

11
adalah suatu fungsi dari himpunan bilangan asli. Pada barisan 2, 4, 6, 8, … suku ke-n dapat
dinyatakan dengan rumus Un = 2n, dengan n  bilangan asli.

Contoh :

Tentukan tiga buah suku yang pertama dari barisan, jika Un = 2n2 – 1

Jawab :

Un = 2n2 – 1

U1 = 2.12 – 1 = 1

U2 = 2.22 – 1 = 7

U3 = 2.32 – 1 = 17

Jadi tiga suku pertama adalah 1, 7, 17, …

Contoh :

Tentukan rumus suku ke-n untuk barisan berikut : 6, 8, 10, 12, …


Jawab :

6, 8, 10, 12, … didapat Un = 2n + 4

Pengertian deret.

Deret adalah bentuk penjumlahan dari suku-suku yang berurutan pada barisan. Jika U1, U2,
U3 , …Un merupakan suku-suku suatu barisan, maka bentuk U1+ U2 + U3 + … + Un
dinamakan suatu deret.

Notasi sigma

Untuk menyatakan penjumlahan suku-suku barisan dapat digunakan notasi sigma ( : dibaca
sigma).
n
Notasi sigma dituliskan dalam bentuk a
i  m
i , dibaca jumlah bilangan mulai dari suku ke i

= m sampai ke i = n. Sehingga notasi sigma didefinisikan sebagai berikut :


n

a
i  1
i = a1 + a2 + a3 + . . . + an

Contoh

12
Untuk menunjukkan jumlah bilangan ganjil dari suku ke 3 sampai ke 10 dapat ditulis:
10

 (2i  1) =
i 1
5 + 7 + 9 + . . . + 19

Sifat-sifat Notasi sigma


n
1. a
i  1
= n.a
n
2. a
i  1
i = a1 + a2 + a3 + . . . + an
n n
3. a .i
i  1
= a 
i  1
i
n
4. 
i  1
i = 1+2+3+...+n
n n n
5.  a i
i 1
 bi  = ai 
i  1
b
i  1
i

n p n
6. a i = a i + 
i  p 1
ai
i  1 i  1
n (n - p)

7. ai =
i  m
a
i  ( m - p)
(i  p)

Contoh :

1. Tuliskan dalam bentuk penjumlahan biasa kemudian tentukan jumlahnya!.


6

 (2i  1)
i 1
=

Jawab :
6

 (2i  1)
i 1
= 3 + 5 + 7 + 9 + 11 + 13 = 51

2. Tuliskan dalam bentuk notasi sigma : 2 + 5 + 10 + 17 + 26 + 37 + 50

Jawab:

2 + 5 + 10 + 17 + 26 + 37 + 50

U1 = 2  2 = 12 + 1

U2 = 5  5 = 22 + 1

U3 = 10  10 = 32 + 1

13
.

.Un = n  Un = n2 + 1
7
Jadi 2 + 5 + 10 + 17 + 26 + 37 + 50 =  (i
i 1
2
 1)

5
3. Ubahlah dengan batas bawah satu.:  (3i
i  1
2
 5i - 6)

Jawab :
5
.  (3i
i  1
2
 5i - 6)

52

 {3(i - 2)
i  1 2
2
 5(i - 2) - 6}

{3(i
i 1
2
- 4i  4)  5i - 10 - 6}

 (3i
i 1
2
- 8i  8  5i - 1 6)

 (3i
i 1
2
- 3i  8 )

5
4. Tulislah dalam bentuk monomial :  (2k
k 1
2
 4k  5) =

Jawab :
5 5 5 5
.  (2k  4k  5) =  2k 2 +  4k - 5
2

k 1 k 1 k 1 k 1

5 5
= 2 k + 4 k - 25
2

k 1 k 1

LATIHAN.

Selesaikan soal berikut.

1. Tentukan lima suku pertama pada barisan yang diketahui rumus suku ke-n :
n
a. Un = 3  d. Un = (-2)n
2
1
b. Un = 2 – n2 e. Un = (n-1)(n-2)(n-3)(n-4)+
n
c. Un = 4 + 2n – 3n2

14
2. Tentukan rumus suku ke-n dari barisan berikut :
a. 4, 5, 6, 7, … c. 1, 1/3, 1/5, 1/7, …

b. 3, 12, 27, 48, … d. 1, 2, 3, 2, 5, …

3. Tulislah dalam bentuk notasi sigma :


a. 1 + 4 + 7 + 10 + 13 + 16 + 19

b. 2 + 5 + 8 + … + 20

c. 1 + 3 + 5 + … + 21

d. 2 – 4 + 8 – 16 + 32 – 64 + 128

e. 15 + 25 + 35 + … + 105

f. 1 + ½ + 1/3 + ¼ + … + 1/100

4. Hitunglah :
8 5

a.  (10  2n)
n 1
e.  (2
p 1
p
 p)

8 5
b.  (10.i  i )  (n  10)
2 2
f.
i 1 n 1

7 6

c.  (2.i  4)
i 1
2
g.  (1)
j1
j
(2.j)

6
k(k  2) 5
4.p
d. 
2
h.  (p
p 1
2
 2.p)
k 1

5. Ubahlah menjadi batas bawah satu.


10 8
a.  (5i  10)
i6
= d.  (5k
k 4
2
 6k  15) =

3 4
b.  (3k  6k) = {(4n  2)(2n  4)} =
2
e.
k  4 n  5

6
c.  (5  4i  3i
i  1
2
)=

15
 .
.

1. Barisan Aritmetika
Perhatikan barisan-barisan berikut :

a. 2, 4, 6, 8, …

b. 15, 20, 25, 30, …

c. 8, 6, 4, 2, …

Pada tiap-tiap barisan di atas tampak bahwa selisih dua suku selalu konstan / tetap.
Barisan yang mempunyai ciri demikian disebut sebagai Barisan Aritmetika. Sedangkan
selisih dua suku yang selalu konstan tersebut disebut sebagai beda (b).

16
Jika suatu barisan aritmetika ditulis U1, U2, U3, … , Un maka didapat :

U1 = a

U2 = a + b

U3 = a + 2b

U4 = a + 3b

Un = a + (n – 1) b

Jadi rumus suku ke-n untuk barisan aritmetika : Un = a + (n – 1)b

Ket. a = U1= suku pertama

b = beda = Un – U(n – 1)

n = banyaknya suku

Contoh :

1. Tentukan suku pertama, beda dan suku ke tujuh pada barisan 6, 9, 12, 15, …
Jawab :
Barisan 6, 9, 12, 15, …
Suku pertama a = 6, b = 9 – 6 = 12 – 9 = 3
Suku ketujuh Un = a + (n – 1) b
U7 = 6 + ( 7 – 1) 3
= 6 + 18 = 24

2. Sebuah barisan aritmetika diketahui suku ketiga adalah 9 sedangkan suku ketujuh adalah
21. Tentukan suku ke-10
Jawab :
U3 = 9  a + 2b = 9 ……….. I)
U7 = 21  a + 6b = 21 ………. II)
dengan eliminasi didapat :– 12 = – 4b
b=3
b = 3 disubstitusi ke I) didapat : a + 2b = 9
a + 2.3 = 9
a=9–6
a=3
suku ke : 10 adalah : U10 = a + 9b
= 3 + 9.3
= 3 + 27 = 30

17
3. Diketahui barisan aritmetika dengan suku pertamanya 20 dan bedanya 5. Suku
keberapakah yang nilainya 140.
Jawab :
a = 20, b = 5, Un = 140
Un = a + (n-1)b
140 = 20 + (n-1)5
140 = 20 + 5n – 5
140 = 5n + 15
5n = 140 – 15
5n = 125
n = 25. Jadi 140 adalah suku ke 25.

2. Deret Aritmetika
Jika :U1+ U2 + U3 + … + Un = Sn , maka

Sn = a + (a + b) + (a + 2b) + … + {a + (n– 3)b}+{a + (n – 2 )b}+{a + (n – 1)b}

Sn = {a + (n – 1)b}+ {a + (n – 2)b}+ {a + (n – 3)b}+ … + (a+2b) + (a+b) + a


+

2Sn = {2a + (n – 1)b}+ {2a + (n – 1)b}+ … + {2ª + (n – 1)b}+ {2ª + (n – 1)b}

2Sn = n{2a + (n – 1)b}

n
sehingga didapat : Sn = {2a + (n – 1)b}
2

Keterangan : Sn = jumlah n suku pertama

n = banyaknya suku

a = suku pertama

b = beda

n
atau : Sn = ( a + Un ).
2

Contoh :

1. Diketahui deret aritmetika 2 + 5 + 8 + 11 + …, tentukanlah :


a. rumus jumlah n suku pertama
b. jumlah 15 suku pertama
Jawab :

a. diketahui : a = 2, b = 3

n
Sn = { 2a + (n – 1) b}
2

18
n
= {2.2 + (n – 1)3 }
2

n n n 3n 2  n
= (4 + 3n – 3) = (1 + 3n) = (3n + 1) =
2 2 2 2

3n 2  n
b. Sn =
2
3.152  15
S15 =
2

3.225  15 675  15 690


= = = = 425
2 2 2

2. Tentukan jumlah bilangan asli antara 1 dan 200 yang habis dibagi 3.

Jawab :

Jumlah bilangan asli antara 1 dan 200 yang habis dibagi 3, membentuk deret
aritmetika 3 + 6 + 9 + … + 198

Jadi a = 3, b = 3, Un = 198

Un = a + (n – 1)b

198 = 3 + (n – 1)3

198 = 3 + 3n – 3

198 = 3n  n = 66

n
didapat : Sn = ( a + Un )
2

S66 = 66/2 ( 3 + 198 )

= 33 ( 201 )

= 6.633

Jadi jumlah bilangan asli antara 1 dan 200 yang habis dibagi 3 adalah 6.633

3. Suku kelima dari suatu barisan aritmetika adalah 40 dan suku yang ke delapan adalah
25. Tentukan jumlah 10 suku yang pertama dari deret tersebut.

Jawab :

19
U5 = 40  a + 4b = 40 ……………… I )

U8 = 25  a + 7b = 25 ……………… II )

Dengan eliminasi didapat : b = -5

b = – 5 disubstitusi ke I ) didapat : a + 4b = 40

a + 4(-5) = 40

a – 20 = 40  a = 60

n
sehingga Sn = {2a + (n – 1)b}
2

10
S10 = 2
{2.60 + (10 – 1)(-5)}

= 5 ( 120 – 45 )

= 5 x 75

= 375

LATIHAN.

Selesaikan soal berikut.

1. Tentukan suku pertama, beda serta rumus suku ke-n dari :


a. 4, 5, 6, 7, … e. 20, 19, 18, 17, …

b. –1, 4, 9, 14, … f. 4, 2, 0, -2, …

c. 20, 30, 40, 50, … g. 12, 7, 2, -3, …

d. 4, 3 ½ , 3, 2 ½ , …

2. Suatu barisan aritmetika diketahui suku pertamanya 2 dan suku kesepuluhnya 29.
a. Hitunglah bedanya

b. Tentukan rumus suku ke-n nya

c. Tentukan suku ke-20


20
3. Diketahui barisan aritmetika dengan suku ketiga adalah 9, sedangkan suku kedelapan
adalah 4.
a. Tentukan suku pertama dan bedanya

b. Tentukan rumus untuk suku ke-n

c. Hitunglah suku ke-15 dan suku ke-20

4. Suatu barisan aritmetika dengan suku ke delapannya adalah 15, sedang jumlah suku kedua
dan keenambelas adalah 26.
a. Tentukan suku pertama dan bedanya

b. Tentukan rumus suku ke-n

c. Hitunglah suku ke-20

5. Tentukan banyak bilangan antara 0 dan 150 yang :


a. yang habis dibagi 3
b. yang habis dibagi 15

c. yang habis dibagi 3 tetapi tidak habis dibagi 15

6. Hitunglah jumlah 20 suku pertama dari deret berikut :


a. 4 + 6 + 8 + … c. 1,5 + 2,0 + 2,5 + …

b. 5 + 15 + 25 + … d. 40 + 37 + 34 + …

7. Hitunglah jumlah deret berikut ini :


a. 3 + 4 + 5 + … + 100. c. 70 + 65 + 60 + … + 5.

b. 4 + 4,5 + 5 + … + 40. d. –10 –11 – 12 - … - 100.

8. Tentukan banyak sukunya, jika :


a. 1 + 2 + 3 + … ....... = 153

b. 3 + 5 + 7 + ............ = 960

9. Hitunglah jumlah semua bilangan asli antara 1 dan 300 yang habis dibagi 5 tetapi tidak
habis dibagi 7.

21
10. Tentukan banyaknya suku suatu deret aritmetika 3 + 6 + 9 + … yang jumlahnya sama
dengan 165.

11. Jumlah n suku pertama sebuah deret aritmetika dirumuskan dengan Sn = n2 + 3n.
a. suku pertama dan beda dari deret tersebut

b. rumus suku ke-n dari deret tersebut

c. suku kesepuluh deret tersebut

12. Sebuah pabrik memproduksi barang tertentu. Banyaknya produksi perbulan ternyata
merupakan fungsi linier dari n (n  bilangan asli). Diketahui pula bahwa produksi pada
bulan kedua adalah 200 buah, sedangkan pada bulan kelima adalah 350 buah.
a. Hitunglah produksi pada bulan pertama serta pertambahan produksi setiap bulannya.

b. Hitung pula jumlah produksi pada tahun pertama, tahun kedua dan tahun ketiga.
Kesimpulan apakah yang kamu peroleh.

22
23